Enjup Jupriyah

3.5K posts

Enjup Jupriyah

Enjup Jupriyah

@EnjupKus

Emak-emak biasa yang tidak luar biasa. Islam adalah jalan hidupku. Anti gosip apalagi gibah.

Katılım Eylül 2023
319 Takip Edilen79 Takipçiler
myXLCare
myXLCare@myXLCare·
G I V E A W A Y ✨ Halo Teman Maya! 💙 Siapa nih yang mau hadiah SALDO GOPAY lagi? 💸 Yuk ikutan #QuizSeruMaya sekarang juga👇
myXLCare tweet mediamyXLCare tweet mediamyXLCare tweet media
Indonesia
296
207
248
5.7K
Enjup Jupriyah retweetledi
Samsung Indonesia
Samsung Indonesia@samsungID·
ADA HADIAH UANG DIGITAL TOTAL RP1.000.000! Retweet, Reply, dan share pengalamanmu, gimana fitur Parental Control di Galaxy Tab A11 Kids Pack bisa bantu aktivitas si kecil! Jangan lupa pakai hashtag yang tertera di bawah ya! Periode hingga 26 April 2026!
Samsung Indonesia tweet mediaSamsung Indonesia tweet mediaSamsung Indonesia tweet media
Indonesia
1.7K
1.6K
239
49.8K
Maria A. Alkaff
Maria A. Alkaff@MariaAlkaff_·
Mengenang Aaron Bushnell, Prajurit AS yang Rela Membakar Diri demi Palestina… 🕊️ Sebagai prajurit aktif Amerika Serikat, Aaron Bushnell menyadari bahwa dirinya adalah bagian dari sistem yang mendukung genosida yang dilakukan Israel.
Maria A. Alkaff tweet mediaMaria A. Alkaff tweet mediaMaria A. Alkaff tweet mediaMaria A. Alkaff tweet media
Indonesia
3
25
49
495
Maria A. Alkaff
Maria A. Alkaff@MariaAlkaff_·
Yaa Allah… 😭😭💔 Copas Bang Onim: NANGIS LIHATNYA, RUMAH SAKIT INDONESIA BUKAN UNTUK MARKAZ IDF 🇮🇱 TAPI UNTUK RAKYAT PALESTINA 🇵🇸 Rumah Sakit Indonesia 🇮🇩 di Gaza hasil uluran tangan jutaan masyarakat Indonesia, yang di hadiahkan kepada rakyat Gaza Palestina 🇵🇸. RSI dibangun tahun 2010 dan tahun 2015 pembangunan rampung dan diserahkan ke Kementerian Kesehatan Palestina, kini diambil alih, di kuasai zionis Israel 🇮🇱 dan di jadikan markaz IDF Apa kita ridho? Tenang gitu lihat nya?
Indonesia
56
526
544
7.8K
Enjup Jupriyah retweetledi
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ
Seorang anggota parlemen Spanyol baru saja memperingatkan Parlemen Eropa: hentikan Isr*el sekarang, atau apa yang menimpa P413st1na akan terjadi pada dunia.
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ tweet media
Indonesia
22
555
1.3K
8K
Enjup Jupriyah retweetledi
Indonesia Kaya
Indonesia Kaya@IndonesiaKaya·
Clue: Buku ini telah dicetak dalam beberapa versi berbeda dan terbit pertama kali di tahun 1911. 3 orang yang beruntung dengan jawaban tepat akan mendapatkan hadiah spesial dari Indonesia Kaya.✨
Indonesia
1
22
57
712
Enjup Jupriyah retweetledi
Wally Rashid
Wally Rashid@wallyrashid·
Israeli settler Shmuel Wendy, director of the "Chomesh" yeshiva, has been identified as the shooter at a Palestinian school, killing one child, a man, and several other.
Wally Rashid tweet media
English
366
3.5K
5.1K
70.2K
Enjup Jupriyah retweetledi
Motasem A Dalloul
Motasem A Dalloul@AbujomaaGaza·
MoH: Israeli occupation forces killed six Palestinians during the past 24 hours in Gaza..
Motasem A Dalloul tweet media
English
32
1K
1.2K
14.6K
Enjup Jupriyah retweetledi
🛡🏹 Last Janissary™️ 🗡🛡
Dialah sosok yang jika bukan karena perannya, niscaya Ghazan (cucu Hulagu Khan) akan menyerahkan Baitul Maqdis kepada sekutu Tentara Salibnya! Dialah pria yang dengan pemikiran dan tekadnya membangun benteng kokoh yang menghalangi penyerahan Baitul Maqdis kepada sekutu Ghazan. Di saat umat Islam melarikan diri ke Mesir dan Karak, kota-kota Islam di Syam berjatuhan di bawah injakan bangsa Mongol, wanita dan anak-anak Muslim berada dalam genggaman tentara Mongol, serta tentara Mamluk sedang dalam kondisi kekacauan yang nyata. Di tengah keputusasaan dan kelemahan ini, muncullah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah untuk mengubah jalannya sejarah. Hanya dengan keberanian dan iman yang teguh, seorang Ibnu Taimiyah mampu menghentikan sendirian laju invasi Mongol ke dunia Islam. Pada saat itu, orang-orang tidak memiliki pilihan selain melarikan diri. Bahkan Khalifah Abbasiyah, Al-Mustakfi Billah, dan Sultan Mesir, Muhammad bin Qalawun, dilanda ketakutan yang luar biasa. Mereka mengamati langit dengan cemas, menunggu kapan pun tentara Mongol akan memasuki Kairo. Para wanita dan anak-anak di Mesir diungsikan ke gunung-gunung dan bersembunyi di gua-gua. Para tetua berdoa dalam diam, memohon rahmat Allah dari nasib buruk ini, sementara suara-suara yang menyerukan penyerahan negara karena ketidakmampuan melawan penjajah semakin kencang. Di saat genting inilah Ibnu Taimiyah, sang ulama agung yang tidak mengenal rasa putus asa, berdiri teguh. Ia menguatkan hati Gubernur Syam dan para prajuritnya, serta menjanjikan kemenangan atas Tatar (Mongol). Gubernur dan para amir (pemimpin militer) memintanya pergi ke Mesir untuk mendesak Sultan agar datang membantu. Maka berangkatlah ia ke Mesir. Di Mesir, Ibnu Taimiyah mendapati Sultan Al-Nashir bin Qalawun dalam keadaan ketakutan. Ia berdiri di hadapan Sultan dan berkata: "Wahai Sultan, jika seandainya Anda bukan penguasa Syam maupun rajanya, lalu penduduknya meminta pertolongan Anda, maka wajib bagi Anda untuk menolong mereka. Lantas bagaimana jadinya jika Anda adalah penguasa dan sultan mereka, sedangkan mereka adalah rakyat Anda yang akan Anda pertanggungjawabkan?" Kata-kata Ibnu Taimiyah mulai mengalirkan semangat ke dalam hati Sultan, hingga rasa takut yang melanda sirna. Ia terus membakar semangat Sultan dan rakyat untuk berjihad melawan Tatar. Akhirnya, bala tentara keluar dari Mesir menuju Syam, dan rakyat pun menyambut mereka dengan penuh sukacita. Ibnu Taimiyah bersumpah di hadapan para amir dan rakyat: "Demi Allah, sesungguhnya kalian dalam serangan kali ini akan menang." Para amir berkata kepadanya: "Katakanlah Insya Allah." Ia menjawab: "Insya Allah sebagai kepastian (tahqiqan), bukan sekadar penggantungan harapan (ta’liqan)." Pada masa itu, intelijen Tatar menyebarkan fatwa di tengah masyarakat tentang tidak bolehnya memerangi bangsa Tatar karena kali ini mereka menampakkan diri sebagai pemeluk Islam. Ibnu Taimiyah lantas berkata kepada orang-orang: "Jika kalian melihatku berada di pihak mereka (Tatar) dengan mushaf di atas kepalaku, maka bunuhlah aku!" Mendengar itu, keberanian rakyat bangkit untuk memerangi Tatar, serta hati dan niat mereka menjadi kuat, walhamdulillah. Ketika Tatar mulai menyerang dan pasukan Islam sempat terpukul mundur, Ibnu Taimiyah berdiri tegak di atas kudanya, bergerak maju menuju pasukan Tatar yang sangat besar, persis seperti yang dilakukan Nabi ﷺ dalam Perang Hunain. Ia tidak ragu menghadapi pasukan raksasa berjumlah 30.000 personel dengan keberanian yang bersumber dari iman yang dalam. Itu adalah Perang Shaqhab di awal Ramadhan tahun 702 H. Ibnu Taimiyah hadir dengan seluruh kekuatan mental dan fisiknya, mengarahkan prajurit dan mendesak mereka untuk bertahan, siap untuk menjemput syahadah.
🛡🏹 Last Janissary™️ 🗡🛡 tweet media🛡🏹 Last Janissary™️ 🗡🛡 tweet media
Indonesia
6
41
130
6.4K
Enjup Jupriyah retweetledi
KBA NEWS
KBA NEWS@kba_news·
Anies Baswedan Jadi Pembicara Rakernas I IGI 2026, Pesan “Jangan Pernah Berhenti Belajar” Disambut Antusias. kbanews.com/hot-news/anies…
KBA NEWS tweet media
Indonesia
0
6
11
42
Enjup Jupriyah retweetledi
Samsung Indonesia
Samsung Indonesia@samsungID·
Reply & menangkan Rp 1,5 juta untuk 5 pemenang!🎁👇 Can you guess it?👀✨ Tebak fitur Galaxy S26 Ultra apa yang bikin screen kamu stays unseen all the time! 💬RT, like, & reply jawabanmu sebanyak-banyaknya dengan template dan sertakan hashtag #S26StayUnseen #S26vsZombie #GalaxyS26 Series #YouandAICan
Samsung Indonesia tweet mediaSamsung Indonesia tweet media
Indonesia
673
255
336
11.4K