Inocensius Evan

76 posts

Inocensius Evan

Inocensius Evan

@EvanInocensius

Katılım Şubat 2026
119 Takip Edilen0 Takipçiler
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@terpanggil313 @raykairi @LFC_ID @JalanArsenal @Indo_Gunner Opini lu salah, fans paling annoying di muka bumi ya MU pas jaman ferguson. Menurut gw malah fans Arsenal jaman ini gak koar2, mereka fokus di timnya sendiri yang udah buka puasa setelah 22 tahun. Jadi kalo lu bilang karena fans, salah besar.
Indonesia
1
0
2
76
Nite Hunter
Nite Hunter@terpanggil313·
@raykairi @LFC_ID Yaelah nutup mata amat sm kelakuan fans arsenal kya koar2 dimana2 Ga berani kan lu bacotin @JalanArsenal sm @Indo_Gunner Lagi juga siapa yg ngamuk,, santai gw mah org banterin yg 0 UCL ngapain pake emosi Dri 0 UCL aj udh jadi cemilan 🤣
Indonesia
5
0
0
675
LFC ID
LFC ID@LFC_ID·
Gue mau nulis agak panjang tentang fenomena "Arsenal vs everybody" di era sosmed ini, dan coba se fair, dan sejujur mungkin. Kalo ada yang mau komen dengan opini jujur silakan, mau repost kalo sepemahaman ama gue juga terimakasih Gue ijin quote postingan ini ya kak @arsenatasyas , karna gue nganggep di mutual gue, beliau ini salah satu Gooners yg rasionil, dan argumen nya kuat. Jadi alasan utama kenapa buanyak banget fans base dari banyak klub, bahkan di luar PL jadi pada seneng ngledek, atau istilah yg lg hits - ngebanter, menurut gue (udah banyak yg bilang juga), adalah karena : Banyaknya akun" yang boleh dibilang besar, sangat besar, dalam dan luar negeri, seringan bikin konten, teks atau video, yang emang sifatnya rage, click bait. Demi farming engagement. Dan, harus diakui, berhasil. Yang mengherankan, ada juga yang secara kasat mata ga cari engagement demi monet, tapi sering kali opininya, -- sorry, ga berdasar. Tapi ya sudahlah 😃 Situasi ini, lagi lagi di era sosmed ini jadi bola salju yang akhirnya berujung pada munculnya posting / konten yang merupakan reaksi atas komen" ngawur tadi, yang terlihat, atau emang keliatan men-generalisir semua fans Arsenal kek orang" dibalik akun" tadi. Dan karna akun" yang direspon publik tadi masih juga ga berubah, ya sudah, membuncah lah itu publik yg aktif di sosmed, lebih nylekit dalam ngebanter Padahal banyak juga Gooners yang rasional, pun risih ama kontennya akun akun tadi. Gue banyak punya kawan Gooners, yang sering duduk bareng ngopi ngebir, dan punya opini masuk akal. Banter? Biasa. Nah yang jadi "korban" menurut gue justru yang rasionil ini. Karena makin nylekitnya opini fans dari klub lain, akhirnya kecebur dan ikut bereaksi. Rame lah temlen. Perihal istilah HARAMBALL , gue kmrn sempet lempar topik diskusi, bahwa haramball adalah hak smua klub bola, dan oleh sebab itu maka penghakiman atas itu harus dikurangi di lini masa, karena ... halaaah, malah memplesetkan pembukaan UUD Ya begitulah intinya, haramball adalah approach pragmatis, untuk tujuan utama glory. Latar belakangnya? Banyak. Yunani di Euro 2004, udah sampe final lawan Portugal, tuan rumah dengan squad bertabur bintang saat itu. Internazionale di final UCL 2010 vs Barcelona juga melakukan hal yang sama. Bahkan, dari aspek defensive yang rigid, LFC di semifinal leg 2 2005 lawan Chelsea udah mendekati kategori ini, possession 40% vs 60% Pada kasus Arteta, gue coba minta jeminai bikin infografis hasil olah data dari sejumlah sumber. Dari situ gue menyimpulkan, kenapa memilih approach ini, utamanya ya demi glory, prestasi. Arteta perlu membuktikan diri bahwa dia mampu, setelah memasuki musim ke 7 nya menukangi Arsenal. Dan yang mungkin (dugaan gue) , adanya tuntutan dari manajemen untuk segera mewujudkan prestasi, setelah memberikan support penuh untuk berproses, berprogres, dalam bentuk nyata invenstasi cukup besar. Nett spend Arsenal sejak ditukangi Arteta sekitar £760 juta. Tapi emang ga smua akan suka, bahkan bbrp kawan gw yang fans Arsenal, yg menikmati era Wengerball juga bilang ga menikmati. Karena dahulu terbiasa liat maen cepet 1-2 touch pass ala Henry, Bergkamp, Pires, Ljunberg. Gue bahkan dulu berharap LFC era itu, bisa maen kek Arsenal. Kira kira gitu lah. Panjang lebar tulisan sepi makna ini Tabik
LFC ID tweet media
sya@arsenatasyas

musim ini menjelaskan banget kalo some people hate arsenal more than they love their club 😂😂😂 it’s funny

Indonesia
55
133
390
61K
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@IDGoonerscom Rispekkk ama doi semalem, tetep maksa maen walopun risikonya cidera hamstring dan gabisa ikut world cup.
Indonesia
0
0
2
282
Totally AC Milan
Totally AC Milan@TotallyACMILAN·
Kok lebih mending belum punya trofi daripada udah punya trofi????? Ini pemikiranmu gimana sih dani ya allah😫
Indonesia
116
193
1.4K
86.2K
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@IDGoonerscom Semuanya ada, yang gada Nwaneri, masih bagian dari Arsenal ga sih musim ini? Sampe Desember masih jadi bagian tim lho.
Indonesia
1
0
0
546
IDG
IDG@IDGoonerscom·
AKU BARU SADAR SESUATU! Ada yang lihat Gyokeres ngga sih? Kok dari tadi perasaan ngga kelihatan yak? Apa saya yang miss?
Indonesia
28
1
117
21.8K
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@SmudgeStan Iya komentatornya bilang "I've never seen in my life, a team that so comfortable without ball possesion".
English
0
0
0
73
fath
fath@SmudgeStan·
Ini di-point out sama komentator semalam. Arsenal nyaman banget main tanpa bola. PSG on the other hand nyerang kayak ayam tanpa kepala.
Garis Tengah@garistengah_id

Waktu Arsenal menang, banyak orang geram karena pendekatan permainan mereka. Waktu Arsenal kalah, semua dirasa sudah layak dan sepantasnya. Padahal di final UCL vs PSG, terlihat jelas bahwa merekalah yg menguasai pertandingan. Merekalah yg nyaman setidaknya hingga menit 70an.. Kontrol bukan dilihat penguasaan bola. Bukan juga soal jumlah percobaan tembakan. Kontrol adalah bagaimana kita bisa memaksa lawan untuk bermain di luar zona nyaman mereka. Mengikuti alur yg kita ciptakan. Arsenal melakukan itu selama satu jam lebih di laga final. Keputusan mereka untuk memenuhi area sentral memaksa PSG hanya bisa main melebar. Keputusan mereka menempatkan 4 bek tengah sebagai tembok di depan gawang tidak meninggalkan lubang. Joao Neves & Fabian Ruiz yg biasa siap menyambut umpan tarik dari sayap kesulitan mendapat ruang. Vitinha yg biasa bisa membawa bola dengan leluasa dan melepaskan umpan berkelas untuk membebaskan Kvara, Doue, dan Dembele, dikunci sebelum bisa beraksi. Arsenal baru mulai goyang ketika Gyokeres dan Timber masuk. Mereka memiliki peran serta area yg berbeda dengan Odegaard & Mosquera. Bahkan sejak pergantian itu, PSG mulai leluasa, sampai Barcola hampir sukses menciptakan gol kemenangan dengan aksi individunya. Ternyata Arsenal selamat dan terus bisa mengimbangi PSG hingga adu penalti. Tanpa tiga penendang utamanya (Saka, Odegaard, dan Havertz) anak-anak asuh Arteta akhirnya kalah. Namun mereka layak mendapatkan apresiasi. Mereka harus menerima kekalahan ini dengan kepala tetap terangkat tinggi. Apa yg mereka capai musim ini, sudah jauh di atas ekspektasi. Apabila bisa melanjutkan momentum ini, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat mereka mendapat kesempatan bermain di final UCL lagi 👏👏🫡

Indonesia
3
2
10
1.8K
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@Adinugh3 @ibnheri @Info_SerieA Kenapa ya semua tim benci yang maen defense? Lu berharap nonton bola skornya 100-100?? Atau 25-25?? Pelatih yang baik harus tau kapan maen defense, kapan maen ofense, lawan PSG ofense ya nasib lu kaya Bayern, dibobol 5 gol!
Indonesia
1
0
0
81
Mas Nugh
Mas Nugh@Adinugh3·
@ibnheri @Info_SerieA yg main defense dari menit 1 itu tim apa? goal arsenal itu hasil high press & turn over di zonanya PSG
Indonesia
2
0
0
492
Info Serie A Italia
Info Serie A Italia@Info_SerieA·
Fans Arsenal gausa terlalu pikirin omongan orang yang bilang tim u membosankan, parkir bus bla bla bla Itu defensive masterclass yg dikasih Arteta n team semalam. Kalo u maksa maen nyerang mah u bakal digedor bertubi-tubi ama PSG. Apalagi bek kanan kiri menurut i masih belum banyak fengalamannya, masih hijau. Ga bakal u juara liga & nyeret PSG ampe tos tosan kalo maksa maen “indah”. Main kayak semalem itu tidaklah naif bro, naif udah bubar.
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer

Sama2 parkir bus di final Sama2 1-1 sampai 120 menit dan adu penalti Tapi beda nasib Chelsea Arsenal vs vs Bayern PSG

Indonesia
104
183
734
97K
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@Info_SerieA Masalahnya admin Serie A yang laen kayak kontol kelakuannya, IQnya lebih rendah daripada lu min.
Indonesia
0
0
0
41
VroN
VroN@kovrontovol·
Broohh namanya negative football pasti dibenci seluruh dunia Fans celsi dah ngalamin ini bertahun tahun Parkir bus, tayo fc, sampe ke tucheliban wkwkkw So gausa bikin narasi klo ars itu pusat dunia Tp td emang parah sih Ball poss 28% wkwkkw Celsi 2012 aja msh 40% 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Raden Yusril@atmawiratna_

Tak satu pun dari mereka yang memberi selamat kepada kami ketika kami memenangkan Liga Premier kemarin, tetapi mereka gerak cepat untuk mengejek kami sekarang. Inilah mengapa hampir semua tim di Liga Premier bermain seperti final Piala Dunia ketika melawan Arsenal sementara mereka sendiri berusaha keras untuk memberi jalan kepada City. Arsenal vs Everyone

Indonesia
39
413
2.2K
87.5K
MHN
MHN@Haidarnabil22·
@EvanInocensius @saiful457574 @kovrontovol Pramusim kata tim yg kagak bisa ikut karena gak dapet tropi eropa buat token masuk ke turnamennya. Udah kalah delusional pulak tolol wkwkwk
Indonesia
1
0
3
550
United Classic
United Classic@ClassicUtd_ID·
Juara eropa bukan untuk semua tim ternyata benar. Terlepas dari kekalahan semalam Respect untuk Arsenal bermain dengan pertahanan yg disiplin semalam, tapi tetap “Attack win you the game” berlaku di Turnamen seperti UCL. Kalo udah di Final emang tim yang punya mentalitas kuat dan mentalitas juara yang bakal angkat trophy. Makanya semalem PSG emang punya mentalitas itu. Ya PSG yg emang cocok juara tadi malam 😆😆 Musim depan UCL terlebih EPL akan lebih seru karena peta kekuatan semua tim big 6 berubah banyak kecuali Arsenal, United bakal ditunggu kiprahnya di Bursa Transfer. Kalau United bisa menaklukkan summer transfer dengan komposisi yang pas, bakal jadi Title Contender di semua kompetisi, bahkan bisa Treble Winner. Selamat merayakan gelar PSG, selamat meratapi Arsenal 🤣
United Classic@ClassicUtd_ID

🎶🎶 You’ll never sing that, You’ll never sing that ~~~, Champions of Europe, You’ll never sing that🎶🎶 🎶🎶second again ole oleeee, second again second again, secind again ole ole ~~ 🎶🎶

Indonesia
6
7
23
2K
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@MCSCIndonesia Bangsat banget ini statement, jadi maksud lu juara piala kebo & FA lebih bagus drpd juara EPL dan masuk final UCL? Nalar anak SMP / SMA emang patut dipertanyakan sih. Pantes prabowoh kekeh negara ini butuh banyak gizi.
Indonesia
0
0
0
248
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@PorosHalangID Bangsat, karena timnya sampah, jadinya pake foto juara tim lain. 🤣🤣🤣🤣
Indonesia
3
0
1
214
Poros Halang ID
Poros Halang ID@PorosHalangID·
Stay humble eh 😅😅😅
Poros Halang ID tweet mediaPoros Halang ID tweet media
English
19
27
590
13.3K
Inocensius Evan
Inocensius Evan@EvanInocensius·
@Fandom_ID Apalagi Arteta pelatih rookie, belom pernah pegang tim manapun. 6 tahun pegang Arsenal dapet 4 gelar, yaaaa kalo ukurannya pelatih senior sih jelek ya, cuma gw mau kasih kredit karena Arsenal tim pertama dia. If they called us good in defence, so lets defend our title!
Indonesia
0
0
0
88
Football Fandom
Football Fandom@Fandom_ID·
Saya sendiri salut dengan perjuangan dan kesabaran Arsenal selama ini Di era skr, memberi kesempatan seorang Mikel Arteta selama 7 tahun itu bukan waktu yg sebentar Di tahun ketujuh, proses itu tampak hasilnya, juara Premier League setelah 22 tahun Ke final Liga Champions setelah 20 tahun, karena terakhir mereka ke final adl saat kalah 1-2 dari Barcelona Skuad The Gunners musim ini juga baru 26,6 tahun, kebanyakan masih di golden age atau baru mulai berkembang Salah satu yg termuda adalah Myles Lewis-Skelly yang baru berusia 19 tahun dan dipercaya tampil di starting eleven vs PSG Sebuah proses yg tidak mudah, termasuk kesabaran yg luar biasa Hanya saja, untuk musim depan, tantangan akan jauh lebih besar karena kompetitor di Premier League semua berbenah Manchester United mulai mapan dg Michael Carrick, Chelsea menunjuk Xabi Alonso, Liverpool memilih berpisah dg Arne Slot, bahkan Spurs pun memperkuat timnya setelah musim ini berjuang lolos degradasi Apakah Arsenal bisa mempertahankan gelarnya musim depan?
Football Fandom tweet mediaFootball Fandom tweet media
Indo Gunner@Indo_Gunner

Mereka bilang PSG akan menghancurkan Arsenal seperti yang mereka lakukan terhadap Bayern. Namun kenyataannya, mereka tidak hanya gagal mengalahkan Arsenal dalam 120 menit, mereka juga tidak mampu mencetak satu pun gol dari open play tapi adu penalti menjadi faktor penentu. Mereka bilang Mikel Arteta kalah di final karena kurang berpengalaman. Tapi saya katakan kepada kalian — dengan skuad Arsenal dan manajer seperti ini, kalian akan melihat Arsenal yg lebih perpengalaman dan di level yg lebih tinggi musim depan. Selamat kepada Paris Saint-Germain karena mereka memiliki keberuntungan untuk meraih gelar secara beruntun. Well done, Arsenal! COYG !

Indonesia
22
32
123
43.6K
Rey
Rey@vinseennn·
@theflankerID Chelsea fans here. Hats off to Arsenal, tapi emang sebenernya mereka juara di EPL pun gegara pada bobrok juga big 6 lainnya. Sedangkan kalo CL tuh pure mental and a bit of tactics. Apalagi ini penalty kan. Nevertheless, great game by both of them.
Indonesia
7
1
43
3.3K
The Flanker
The Flanker@theflankerID·
EMANG BELUM WAKTUNYA, ARSENAL. Jujur, mereka sudah bertahan sebaik-baiknya vs PSG. Mampu mengontrol kotak penalti dengan baik. Namun, level pemenang dan runner-up hanya tipis beberapa sentimeter saja. Ini belum waktunya, belum ada apinya, & mungkin juara PL saja sudah cukup.
Indonesia
94
265
1.4K
62.5K