Santri Nahdliyin retweetledi
Santri Nahdliyin
2.3K posts

Santri Nahdliyin
@FNKSDA
Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam I Islam Progresif I Ekologi I Agraria ▪Kontak: [email protected]
Indonesia Katılım Mart 2020
155 Takip Edilen4.9K Takipçiler

@BuruhYogyakarta @jsscaprmrth @FederasiSEMESTA Ikut organisir warga di sekitar yang memperjuangkan hak penghidupan layak juga boleh lho.. ada banyak ruang gerak yang bisa dilakukan.
Indonesia

@jsscaprmrth Ikut serikat pekerja kak @FederasiSEMESTA
Indonesia

Coba kasih tau aja caranya gimana kita gerak lagi tanpa harus ada yg ditangkep, dipersekusi, didoxxing, diancam dan diteror. Itu aja dulu coba kasih tau caranya.
Gue dengerin dan simak dgn baik.
Alnick@alnickmnathan
Hey, you know, those are a list of political demands right? Demands that you can further translate into political programs? That you can operationalise into actionable goals & strategies? That you can use to further organise more people & achieve those demands? Right? Right????
Indonesia

Tulisan dari 3 kader FNKSDA dalam Reportase mendalam di dua Kampung Pesisir Jakarta yang mulai hilang ditelan ombak. Akibat penurunan tanah jakarta dan naiknya muka air laut.
thecontrapuntal.com/indonesias-sin…
Indonesia
Santri Nahdliyin retweetledi
Santri Nahdliyin retweetledi

Rabu pagi, 3 Desember 2025, situasi di Sukahaji, Kota Bandung, kembali memanas. Sekelompok orang yang diduga ormas mencoba menerobos dan membubarkan paksa warga yang masih bertahan. Gesekan pun tak terhindarkan, mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka.
#Sukahaji
Indonesia
Santri Nahdliyin retweetledi
Santri Nahdliyin retweetledi

ACEH
Peta ini memperlihatkan bahwa banjir besar yang melumpuhkan Aceh terjadi di wilayah yang salah satu konsesi hutannya dimiliki langsung oleh Prabowo Subianto melalui PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan HTI yang menguasai sekitar 97 ribu hektare hutan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara.
Konsesi milik Prabowo ini berdiri berdampingan dengan puluhan izin tambang, HTI, HPH, dan kebun sawit berskala raksasa yang bersama‑sama menggerus tutupan hutan di pegunungan dan hulu sungai, merusak daerah tangkapan air, dan melemahkan kemampuan alam menahan limpasan hujan.
Banjir yang menerjang baru-baru ini datang ketika curah hujan ekstrem turun di kawasan yang sudah lama dikapling izin-izin tersebut, sehingga air hujan tidak lagi tertahan oleh hutan dan tanah yang sehat. Air mengalir deras membawa lumpur dan kayu ke pemukiman, menjadikan banjir bandang di Aceh sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir, menenggelamkan ribuan rumah dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Wilayah yang disorot dengan garis ungu di peta—Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues hingga Aceh Singkil—adalah kabupaten dengan banjir terparah yang resmi berstatus siaga darurat. Di banyak titik, penjelasan resmi memang menyebut luapan sungai setelah hujan lebat berhari‑hari, tetapi peta ini menambahkan lapisan fakta lain: hulu sungai yang sama sudah dibebani 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare ditambah konsesi kayu dan HTI yang membentang hingga ke batas permukiman.
Salah satu contoh yang paling menonjol adalah kawasan Linge di Aceh Tengah, tempat PT Tusam Hutani Lestari menguasai hampir 100 ribu hektare hutan dan telah lama diprotes warga karena merampas ruang hidup mereka dan mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus.
Dengan demikian, bencana ini bukan hanya soal hujan dan alam, tetapi juga soal kepemilikan lahan raksasa oleh elit politik, termasuk presiden, yang ikut menentukan seberapa parah air bah menerjang kampung‑kampung di hilir.

Indonesia

..& mlihat kjadian ini sebagai tindkn tdk sesuai prosedur krna kduanya tdk mndapatkan panggilan klarifikasi, pmriksaan saksi / pnggilan lain sebelumnya.
Saat ini Tim Hukum brsama Aliansi Msyarakat Sipil tngah mngupayakn pnangguhan penahanan.
#AwasSemuaBisaKena
Indonesia
Santri Nahdliyin retweetledi

🚨5 petani Pino Raya, Bengkulu Selatan diduga ditembak oleh pihak keamanan perusahaan sawit PT Agro Bengkulu Selatan (ABS). Salah satu warga mendapat tembakan di dada. Sebelum kejadian ini, para petani berulang kali mendapat teror melalui pengrusakan pondok dan tanaman warga.
Atas kejadian itu kami mendesak:
Pertama, Kepolisian Daerah Bengkulu untuk mengusut tuntas kejadian penembakan termasuk kepemilikan senjata api yang dimiliki oleh Pihak Keamanan PT. ABS yang digunakan untuk menembak 5 (lima) orang Petani Pino Raya, Bengkulu Selatan;
Kedua, Kepolisian Daerah Bengkulu memastikan perlindungan keamanan bagi korban, keluarga korban dan Petani Pino Raya;
Ketiga, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI melakukan pengawasan pengusutan kasus sampai tuntas untuk pemulihan korban secara khusus dan petani Pino Raya;
Keempat, Komnas HAM, Komnas Perempuan, Ombudsman Republik Indonesia (ORI), dan LPSK RI melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini dan memberikan perlindungan terhadap korban, keluarga korban dan Petani Pino Raya;
Kelima, Kementerian ATR/BPN RI untuk segera memastikan penyelesaian konflik Agraria yang berpihak pada keadilan bagi Petani Pino Raya dan mencabut Izin Perkebunan PT. ABS
Indonesia
Santri Nahdliyin retweetledi

Artikel yg saya janjikan soal relasi kuasa dalam konteks pesantren dan sekitarnya. Mungkin akan cukup membantu memahami bentuk2 kekerasan yg dalam beberapa waktu terakhir muncul dari konteks pesantren. Terima kasih @indoprogress sudah menerbitkannya. indoprogress.com/2025/11/relasi…
Indonesia
Santri Nahdliyin retweetledi













