Sabitlenmiş Tweet
babyboo
4.7K posts


@callmenonaaaaa Selamat kak, semoga lancar dan selalu diberikan kemudahan🫶🏻
Indonesia

@xpeacessea Mie ayam hotplate lv. 5, habis pesen tbtb denger bapak” disebelah cerita. Kalo kmrn ponakan dia pesen lv.5 dan langsung mules wkwk. Ternyata beneran besokannya aku juga mules😭
Indonesia

@bersuwara_ Bbrp hari lagi mau ada kunjungan ke salah satu daerah dan ada “oknum” yg minta iuran ke UMKM katanya buat nyambut presiden😂
Punya kuasa malah jadi preman dan nyusahin masyarakat. Astagfirullah😭
Indonesia

bapak bapak ini memang selalu melakukan semua kegiatan selain ngurus negara sendiri ya
tyh@changaaa13
tbtb dateng ke kondangan, eh btw mana gandengannya ya?
Indonesia
babyboo retweetledi
babyboo retweetledi
babyboo retweetledi
babyboo retweetledi
babyboo retweetledi
babyboo retweetledi

Ga usah sok nyamain kenaikan BBM sama harga kopi 30rb an itu ya karena yg konsumsi kopi itu cuma sebagian masyarakat. Tapi kalau BBM non-subsidi buat logistik naik, efek dominonya sampai ke piring orang yang bahkan ga pernah ngerasain nongkrong di kafe.
Gausah sok mantep jadi pembela rezim! Negeri lu mau roboh, MBG tetep jalan terus!!!!!
Indonesia
babyboo retweetledi
babyboo retweetledi

Perempuan-perempuannya berprinsip, bernyali.
Sdangkan laki-lakinya, kaya miftah, murahan, akal warasnya rela disetebuhi rezim.
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ@NenkMonica
Pendakwah NU ini disuruh untuk tidak membahas politik di panggung pengajian, karena sebelumnya membandingkan gaji tukang cuci ompreng MBG dan gaji guru honorer.
Indonesia
babyboo retweetledi
babyboo retweetledi

susah payah aku bertahan dr kiamat 2012 dan covid 2020... pada akhirnya disiksa oleh rezim jg
Tanyarl 💚@tanyakanrl
jadi ini kehidupan yang gw lindungi dengan masker di 2020 itu 😔 💚
Indonesia
babyboo retweetledi

Bensin naik, gas naik, plastik naik
Gaji lu ngga
tempo.co@tempodotco
Pertamina Patra Niaga naikkan harga LPG 12 kg jadi Rp 228 ribu per tabung.. Dari sebelumnya Rp 192 ribu, artinya ada kenaikan sekitar 18,75 persen. Menurut kamu kenaikan ini wajar gak? 👀
Indonesia
babyboo retweetledi
babyboo retweetledi

Guys, KPK baru rilis sesuatu yang menurut gue harusnya jadi headline utama semua media hari ini.
KPK menemukan 8 potensi korupsi dalam program MBG dengan anggaran yang naik dari Rp71 triliun di 2025 menjadi Rp171 triliun di 2026.
Dan gue mau mulai dengan satu pertanyaan sederhana:
Kalau KPK sudah tahu kenapa belum ada yang diusut?
Delapan potensi korupsi yang KPK temukan:
- regulasi pelaksanaan lemah.
- mekanisme bantuan pemerintah
-pendekatan terlalu terpusat pada BGN.
- konflik kepentingan dalam penentuan mitra pelaksana.
- transparansi lemah.
- standar dapur belum terpenuhi.
- pengawasan keamanan pangan minimal.
- tidak ada indikator keberhasilan yang terukur.
Dan sekarang gue mau fokus ke hal yang paling mengganggu:
KPK punya tugas pokok berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2019 yang sangat jelas: menyelidiki, menyidik, menuntut, mengkoordinasi, mensupervisi, memantau, dan mencegah korupsi.
Bukan hanya membuat daftar potensi korupsi lalu minta perbaikan dengan sopan.
Kalau KPK sudah punya temuan 8 titik rawan korupsi dalam satu program dengan anggaran Rp171 triliun pertanyaannya bukan apa rekomendasinya?
Pertanyaannya adalah:
siapa yang sudah dipanggil untuk diperiksa?
Karena kalau jawabannya tidak ada maka KPK tidak sedang menjalankan fungsi penindakan.
KPK sedang menulis laporan tahunan.
Yang paling bikin gue tidak habis pikir:
Anggaran MBG naik 140% dalam satu tahun dari Rp71 triliun ke Rp171 triliun.
Hampir dua setengah kali lipat.
Dan di saat yang bersamaan KPK baru merilis laporan bahwa kerangka regulasi, tata kelola, dan mekanisme pengawasannya belum memadai.
Artinya anggaran naik duluan.
Sistemnya belum siap.
Dan KPK tahu ini.
Kalau ini terjadi di perusahaan swasta direksinya sudah dipanggil pemegang saham.
Kalau ini terjadi di lembaga donor internasional auditnya sudah dimulai dari hari pertama.
Tapi di sini yang keluar adalah tujuh rekomendasi yang akan dikirim ke BGN dan berharap mereka mau memperbaiki diri sendiri.
Dan ini yang paling gilanya
KPK punya wewenang untuk tidak hanya merekomendasikan tapi untuk menyelidiki.
Punya wewenang untuk memanggil.
Punya wewenang untuk menyita dokumen.
Punya wewenang untuk menetapkan tersangka.
Tapi yang keluar dari lembaga ini soal MBG sampai hari ini baru sebatas laporan tahunan dan tujuh rekomendasi tertulis.
Sementara di survei publik 88% responden bilang manfaat MBG lebih banyak dinikmati pejabat dan pengelola dapur.
Hanya 6,5% yang dirasakan anak-anak sebagai penerima yang seharusnya.
Sementara puluhan kasus keracunan terjadi tanpa ada satu pun SPPG yang dicabut izinnya secara publik.
Sementara Rp1,6 miliar habis untuk sikat dan semir sepatu dengan harga tiga kali lipat pasar.
Dan KPK merekomendasikan agar sistem pelaporan keuangannya diperbaiki.
Tugas KPK bukan hanya menulis laporan tentang potensi korupsi.
Tugas KPK adalah menindak korupsi.
Kalau 8 potensi korupsi sudah teridentifikasi dalam satu program dengan anggaran Rp171 triliun dan tidak ada satu pun langkah penindakan yang dimulai maka yang perlu dipertanyakan bukan hanya tata kelola MBG.
Yang perlu dipertanyakan adalah apakah KPK masih punya nyali untuk menjalankan fungsinya??
atau hanya punya kemampuan untuk mendokumentasikan masalah yang tidak akan pernah diselesaikan.
Karena rakyat Indonesia tidak butuh dokumen tentang korupsi yang mungkin terjadi.
Rakyat butuh seseorang yang berani menindak korupsi yang sudah terjadi.
kalo kpk aja gk berani ??
berharap kesiapa lagi kah kita rakyat ??

Indonesia




















