Sabitlenmiş Tweet
GICO | IELTS™ Course
455 posts

GICO | IELTS™ Course
@GICOeducation
✨Your IELTS Buddy✨ IDP IELTS Official Partner Giving You THE BEST IELTS™ Tips & Tricks 🙌 Free IELTS Mock Tests & Worksheets 👇
Katılım Aralık 2024
4 Takip Edilen47 Takipçiler

fokus 3 hal dulu aja:
→ kuasai materi
→ latih mulutmu
→ atur rasa takut
tiap hari coba:
→ ngomong sendiri 1–2 menit soal topik random
→ rekam suara / video, terus cek: jeda kebanyakan di mana? “e.. e..”-nya masih sering?
pas siap presentasi:
→ tulis poin penting, bukan teks full (biar gak kejebak baca)
→ latihan jawab kemungkinan pertanyaan (minimal 3–5 pertanyaan)
soal gugup:
→ normal banget, semua orang ngalamin
→ goal-nya bukan “gak gugup”, tapi “tetep bisa ngomong walau gugup”
Indonesia

Life hacks IELTS yang beneran kepake pas test (bukan cuma “latihan yang banyak”) 👇
1️⃣ Mindset & hari‑H: treat kaya performance, bukan latihan
Hari H itu lebih mirip konser daripada latihan band. Malam sebelum test jangan grind soal sampai otak gosong. Fokus ke:
- tidur cukup 7–9 jam,
- makan yang nggak bikin ngantuk,
- siapin semua dokumen + rute ke test centre, biar pagi nggak panik.
Riset cognitive psychology nunjukin kalau kurang tidur nurunin working memory + fokus, yang kepake banget pas Listening & Reading. Otak yang fresh > 3 jam last‑minute practice. 😴✨
Bonus: sehari sebelumnya, maksimalin light review: baca ulang essay bagus kamu, liat lagi useful phrases, cek vocab bank — bukan nambah materi baru.
2️⃣ Listening: predict dulu, baru denger 🎧
Jangan langsung pasrah nerima audio mentah. Sebelum audio mulai:
baca pertanyaan dulu,
- tebak jenis jawaban (angka? nama? opini? lokasi?),
- perhatiin keywords (date, place, reason, advantage, dsb).
Ini bikin otak punya “slot” khusus buat nyimpen info penting. Dalam istilah cognitive load theory, kamu lagi nge‑reduce beban otak supaya dia fokus ke hal yang relevan aja, bukan semua kata yang lewat.
Kalau sempet, bikin mini‑shorthand di soal (misal: “R?=reason, P?=price”). Nggak perlu full notes, cukup trigger buat otak.
3️⃣ Reading: main strategi, bukan ego teks 💪📚
Jangan kelamaan sama satu passage. Di awal:
- skimming cepet semua passage,
- tandai mana yang keliatan paling “ramah” (topik familiar / vocab nggak terlalu brutal),
kerjain dari situ dulu dulu buat bangun momentum.
Kognitifnya gini: kalau kamu mulai dari yang kelewat susah, stress naik → fokus turun → waktu kebuang. Mulai dari yang kamu bisa bikin otak percaya diri dulu, baru gas ke teks yang lebih kejam.
Inget juga:
- Soal fact‑matching / detail → cari keywords, bukan baca novel.
- Soal main idea → fokus ke intro + conclusion tiap paragraph.
Kalau stuck lama di 1 nomor, parkir dulu. Move on → balik lagi kalau ada sisa waktu.
4️⃣ Writing: sistem, bukan inspirasi doang ✍️
Di ruangan test bukan waktunya “nunggu ide turun”. Punya 2–3 template fleksibel itu game‑changer:
Intro Task 2 (opinion / discussion / problem‑solution)
“Nowadays, [topic] has become a significant issue in many parts of the world. This essay will [state your position / explain both views and give my opinion / discuss the main problems and possible solutions].”
Body paragraph pattern:
Topic sentence → explanation → example → mini‑conclusion.
Contoh singkat:
“One major reason is that [reason]. This means that [jelasin efeknya]. For instance, [contoh konkret, bahkan kalau simple]. As a result, [wrap up ke main point].”
Conclusion simpel & nggak drama:
“In conclusion, while [paraphrase both sides], I believe that [restate opinion]. Therefore, [general suggestion / prediction].”
Kenapa template bantu? Karena dia ngurangin “decision fatigue”. Riset decision making nunjukin makin banyak pilihan, makin lama kita mikir. Di Writing, kamu maunya mikir isi, bukan format.
Latihan di rumah: ambil 5–10 topik random, pakai template yang sama, dan cuma ganti isi. Lama‑lama muscle memory kebentuk.
5️⃣ Speaking: think “structured ngobrol”, bukan interview polisi 😄🗣️
Anggap examiner itu partner ngobrol yang lagi dikasih script IELTS. Tugas kamu bukan “jawab sependek mungkin biar aman”, tapi nunjukin:
- fluency (ngalir),
- coherence (urutan ide jelas),
- range grammar & vocab.
Pola jawaban yang aman dan kuat:
Jawaban inti → alasan → contoh
“I prefer studying in the morning because my mind is clearer. For example, when I prepare for IELTS at 7 a.m., I can focus on reading passages more easily compared to at night.”
Tips behavior:
- Eye contact (secukupnya, nggak perlu melotot),
- senyum dikit biar keliatan engaged 😊,
kalau stuck, pakai filler natural:
“Let me think about that for a second…” / “That’s an interesting question…”
Riset tentang komunikasi nunjukin non‑verbal cues (intonation, eye contact, gesture) ngaruh ke bagaimana lawan bicara persepsiin “fluency” dan “confidence”. Jadi bukan cuma grammar doang yang dinilai.
6️⃣ Timing & micro‑reset ⏱
IELTS itu maraton, bukan sprint 5 menit. Di tengah test, terutama Reading–Writing, otak bakal lelah. Pakai micro‑reset:
- begitu selesai satu section, tarik napas pelan 5–10 detik,
- rilexin bahu & rahang (banyak orang tegang di situ),
- re‑focus ke section berikutnya.
Teknik simple ini mirip mindfulness mini‑version. Ada banyak studi yang nunjukin even short breathing exercise bisa nurunin anxiety secara cepat dan naikin fokus.
7️⃣ Bangun “IELTS muscle” jauh sebelum hari H
Instead of cuma “banyak latihan”, latihannya dibikin pinter:
Short daily practice (20–40 menit) > binge 4 jam weekend. Ini selaras sama spacing effect: otak lebih kuat nyimpen info yang diulang berkala daripada sekali duduk lama.
1 sesi belajar fokus 1 skill: hari ini cuma Writing Task 1, besok cuma Listening Section 3–4, lusa cuma Speaking Part 2.
Selalu sisipin review mistakes:
Kenapa salah?
Pattern‑nya apa? (misal: selalu nyangkut di True/False/Not Given, atau selalu kurang detail di Writing Task 1)
8️⃣ Sumber yang bisa kamu squeeze maksimal 🔍
- “Official Cambridge IELTS series”: buat ngerasain feel soal asli + buat mock test.
- “IELTS Official Practice Materials” dari Cambridge/IDP/British Council: standar resmi, nggak ngadi‑ngadi.
Channel YouTube IELTS yang fokus ke how to think, bukan cuma kasih jawaban, misalnya:
- Mr. Simon IELTS (Writing ideas & structure),
- IELTS Liz (strategy & explanation),
- E2 IELTS (live classes & listening/reading tips).
Buku vocab academic: “Oxford Word Skills (Intermediate/Advanced)” atau “English Vocabulary in Use” buat ngisi amunisi kata yang natural.
9️⃣ Mock test: lab percobaan, bukan hakim nilai 🧪
Mock test itu tempat buat:
nyoba strategi (predict di Listening, skimming di Reading, template Writing),
ngukur stamina 2+ jam duduk konsen,
ngumpulin data: section mana yang paling bikin nilai jebol.
Kalau ada feedback (dari teacher / tutor / temen yang paham band descriptor/ gico ielts mastery tool/ ai):
minta mereka tunjukin contoh konkret di Writing/Speaking:
“Bagian mana yang bikin ini lebih ke Band 6 daripada 7?”
bandingin script kamu dengan contoh band 7+ untuk topik yang sama, lihat bedanya di specificity, grammar range, coherence.
Jadi mindset‑nya gini:
Mock test = tempat eksperimen & belajar baca rapot → Hari H = showtime pakai strategi yang udah teruji,
IELTS itu bukan cuma “pintar bahasa Inggris”, tapi seberapa efisien kamu make otak di situasi high‑pressure. Begitu kamu paham cara kerja fokus, memori, dan stamina, test jadi lebih kayak game yang bisa di‑strategi‑in, bukan monster yang random.
Latihan tetap penting, tapi latihan yang sadar strategi + ngerti kenapa itu works (secara sains maupun praktik) bakal bawa kamu jauh lebih jauh daripada sekadar “ngerjain banyak soal”.
English E-Modul on Pinned!@english_menfess
(En) Guys kasi tips and trick buat IELTS dongg, bukan cuma banyak latihan/mock up test tapi bener bener life hacks yang berguna bgtt pas test🥹🥹
Indonesia

Wajar banget burn out pas skripsi. 😞 Keep in mind:
- Pikiran "gak ada yang paham" itu cuma mind games. Jangan kemakan.
- Gak usah nunggu motivasi. Cicil dikit dikit, 1 paragraf atau beresin 1 typo juga kemajuan.
- Demot itu cuma tamu lewat, bukan berarti kamu pemalas.
Kalau kamu udah nyicil 1% aja hari ini itu udah termasuk progress kokk, slow progress is also progress.
Indonesia

#WorldHealthDay 🧠✨
Serius, stop maksa belajar IELTS 8 jam nonstop. Otak kamu butuh istirahat biar skor nggak jeblok 😵💫
Coba cari ritme belajar yg pas: Pomodoro, 25/5, 50/10, atau versi kamu sendiri.
kamu sendiri paling cocok yg mana? share di reply biar bisa saling bantu 🤝
Indonesia

Mau coba IELTS Mock Test GRATIS yang mirip real exam?
✅ Full Listening + Reading + Answer Key
✅ Bisa langsung cek skor
Link di bio atau reply “MOCK” biar kami kirim yaa!
Siapa yang mau cobaaa? 👀
#FreeIELTS #GICOeducation
Indonesia

fokus 7.0 itu bukan soal “denger semua kata”, tapi 3 hal ini 👇
- Latihan pakai real test → Cambridge / past exams, timer on, jangan di-pause biar kebiasaan fokus
- Pas listening: jangan kejar tiap kata → tandai keywords (nama, angka, tempat, kata benda penting)
- Pas latihan: selalu replay & cek transcript → cari kenapa miss (accent? linking sound? vocab?)
Biar otak kebiasa: 20–30 menit/hari denger English (podcast, YT, film) tapi active listening → pause, tebak, lalu cek
Indonesia

@geminijahat real banget sihh 😭 kalo soal sertif blm yakin bisa lolos bisa cek kemampuan kamu dulu kokk di gico education💫
Indonesia

Life hacks IELTS yang beneran kepake pas test (bukan cuma “latihan yang banyak”) 👇
- Treat test day kaya performance, bukan latihan: malam sebelum test jangan grind soal sampai kecapean; tidur cukup + siapin semua dokumen biar pagi nggak panik. Otak yang well‑rested perform better (working memory, fokus, dll).
- Di Listening, fokus ke predict dulu baru denger: baca pertanyaan sebentar, tebak jenis jawaban (angka? nama? opini?), baru denger. Ini bikin otak punya “slot” sendiri buat info penting, bukan nerima audio mentah.
- Di Reading, jangan fokus 1 teks: skimming dulu semua passage, tandai mana yang paling 'gampang', kerjain darisitu buat bangun momentum, baru lompat ke yang susah.
- Di Writing, siapin 2–3 template fleksibel (cara buka intro, cara kasih contoh, cara nutup), jadi di ruangan kamu tinggal “isi variable topik”, bukan nyusun dari nol.
- Di Speaking, anggap examiner partner ngobrol, bukan grammar police. Eye contact, senyum dikit, dan jawab pakai struktur jelas (jawaban inti → alasan → contoh) biasanya bikin fluency kamu jauh lebih stabil.
Mock test is still super useful, tapi anggap aja sebagai tempat buat nyoba semua life hack ini dan lihat apa yang actually works buat kamu, apalagi kalau ada feedback-nya, kamu bisa lihat jelas: “oh, bagian mana yang masih jebol dan perlu di-fix sebelum hari H.”
Indonesia

@ydnpastibisa Woww, geografi!🌏nggak apa banget telat update, justru mulai riset itu langkah awal buat ngejar impian kamu! fokus aja dulu nyiapin apa yang bisa dicicil sekarang kayak skill bahasa & administrasi. Semangat terus ya, kita di GICO doain beneran tembus! 🙏✨"
Indonesia

@GICOeducation Geografi minn,kemarin sempet muncul oxford gitu dan baru tau juga heheh,dulu taunya yg bagus di Toronto (kurang update akunya)heheh iya nih. Amin min thank you ✨
Indonesia

@ydnpastibisa Wahh spill dong kak jurusannya apa? denger uni besar emang suka bikin overthinking sih 😂 persiapan bisa jadi ribet, tapi bahasa itu skill yg bisa dilatih kokk. mulai aja pelan2 dari sekarang sambil nyiapin yang lain, nanti pas daftar pasti lebih siap. You got this! ✨
Indonesia

@GICOeducation iya min,aku jg cari" di google jurusan yg lagi aku pegang sekarang juga di Oxford bagus ternyata heheh, mau bgt sebenarnya tp yaa mendengar namanya aja langsung banyak pikiran heheh,tp study abord kampus lain juga tetap banyak persiapan nya ya min,apalagi problematik di bahasa
Indonesia

@mayeethose 2 minggu masih bisa banget buat nge-boost basics kok, asal fokus 😌kalau mau nyobain latihan soal & mock, gico education bisa ngebantu
Indonesia

ada gak ya les persiapan ielts 2 minggu doang… #zonauang yg trusted pls
Indonesia

Semangat kakk buat interview besok, wajar deg‑degan kok 🥹💚 Biar ga belibet, bisa latihan dikit dari sekarang:
- Latih ngomong keras‑keras di kamar → baca jawabanmu sambil lihat kaca / rekam HP
- Pakai pola simpel:
→ jawaban inti dulu
→ lalu 1 alasan
→ 1 contoh singkat
Pelan‑pelan aja pas interview, tarik napas dulu sebelum jawab, nggak harus cepat yang penting jelas 💪
Indonesia

@ydnpastibisa bener banget! vibes kampus luar itu emang beda ya, apalagi yang sejarahnya kuat kayak Oxford/Harvard. bayanginnya aja udah seru, apalagi kalau beneran bisa masuk sana 😭✨ siapa tau beneran kejadian suatu saat nanti!
Indonesia

@GICOeducation Pastinya kampus top dunia min,dari dulu mau banget ke Oxford,Harvard sama univ" luar yang keren" itu🤩
Indonesia

tu aplikasi legit, soalnya emang produk resminya British Council 👍 Tapi soal sertifikatnya penting buat apa dulu:
- Buat nambah CV / portofolio: oke² aja, lumayan sebagai “proof” tambahan
- Buat syarat resmi (kampus luar, beasiswa, imigrasi, dll): yang diakui tetap IELTS/TOEFL resminya, bukan sertif practice app
Jadi anggap sertifikatnya sebagai bonus, bukan pengganti official test.
Indonesia

@ver2000_ butuh skill sih, soalnya job competition sekarang udah gila²an 😵 harus mulai improve dari sekarangg
Indonesia









