Sabitlenmiş Tweet
GOTISTOT
2.5K posts


Rupiah melemah dan MBG tetap dibagikan. Masih mau bilang politik ga ngaruh ke hidup lu? Makan tuh rupiah 17.002 rebu
tempo.co@tempodotco
Rupiah Melemah ke Level Rp 17.002 per Dolar AS
Indonesia

@NOTASLIMBOY Bukannya berita bagus bagi para eksportir ya? Apalagi udah ada kebijakan 0% indo amerika? Yg jual hasil bumi ke sana kan cuan besar? Bukannya begitu ya?
Indonesia

@keluhkesacrypto Tapi saya pria biasa. Sang dewa kripto aja bisa salah. Apa lagi manusia biasa seperti saya
Indonesia

@B3doel___ Benar. Roda kehidupan berputar. Dulu ia manggung cuma dapat puluhan juta. Sekarang satu bulan bisa 1 M dari live.
Indonesia

Definisi ibu pejuang! 💪
Roda kehidupan berputar, dan kali ini Pinkan Mambo menunjukkan mental bajanya. Nggak peduli panas terik matahari dan debu jalanan, eks vokalis Ratu ini tetap totalitas menyanyi di pinggir jalan sambil live TikTok demi mencari rezeki halal dan mengumpulkan gift dari netizen.
Indonesia

Guys, Timothy Ronald baru bahas sesuatu yang menurut gua adalah topik paling penting yang tidak pernah diajarkan di sekolah manapun di Indonesia dan mungkin di dunia.
Dan gua mau breakdown ini dengan bahasa yang paling gampang dipahami karena ini beneran mengubah cara kamu melihat uang yang ada di dompet kamu sekarang.
Mulai dari pertanyaan paling sederhana yang jawabannya ternyata sangat mengejutkan. Apa itu uang? Kita semua diajarin dari kecil bahwa uang itu susah dicari, harus ditabung, harus dihemat.
Tapi tidak ada yang pernah mengajarkan kita bagaimana uang sebenarnya bekerja.
Dan jawabannya menurut Timothy adalah uang itu pada dasarnya adalah store of time penyimpan waktu.
Ketika kamu bayar driver Gojek, kamu sebenarnya membeli waktu dia supaya kamu tidak perlu ambil makanan sendiri. Ketika kamu terima gaji, itu adalah konversi dari waktu kamu yang sudah kamu tukar dengan uang.
Sebelum ada uang, manusia menggunakan barter. Sebelum barter ada emas.
Emas jadi standar karena dia langka, tidak bisa dibuat dari angin, dan nilainya tahan lama.
Bank pertama di dunia lahir karena orang menitipkan emasnya di brankas dan mendapat kertas sebagai bukti kepemilikan.
Kertas itulah yang kemudian menjadi uang kertas pertama di sejarah manusia.
Tapi di sinilah mulai yang menarik dan mengejutkan. Di tahun 1971 Richard Nixon memutus hubungan antara US Dollar dan emas.
Artinya sejak 1971 tidak ada satu lembar dolar pun yang dijamin oleh emas fisik yang sesungguhnya.
Dolar sejak itu adalah fiat currency dan kata fiat itu sendiri berasal dari bahasa Latin yang artinya jadilah demikian.
Pemerintah bilang ini uang dan dunia percaya. Selesai.
Tidak ada backing apapun selain kepercayaan kolektif.
Dan ini yang bikin gua berhenti sejenak ketika pertama kali memahaminya.
Kalau kamu cetak uang sendiri di rumah itu disebut pemalsuan uang dan kamu masuk penjara.
Tapi Federal Reserve Amerika melakukan hal yang persis sama setiap hari mencetak uang dari angin dan itu disebut kebijakan moneter.
Bedanya cuma satu
mereka yang berwenang dan kamu tidak.
Selama pandemi COVID 2021 saja 40 persen dari seluruh dolar yang beredar di dunia dicetak dalam waktu satu tahun.
Empat puluh persen.
Bayangkan apa artinya itu terhadap nilai uang yang kamu simpan di tabungan.
Sekarang siapa yang mengontrol semua ini? Federal Reserve.
Dan ini yang paling mengejutkan bagi kebanyakan orang Federal Reserve bukan bagian dari pemerintah Amerika.
Ini adalah entitas independen swasta yang tidak tunduk kepada siapapun, tidak bisa diaudit oleh lembaga pemerintah manapun, dan bisa mencetak uang serta meminjamkannya kepada pemerintah Amerika dengan bunga.
Jadi negara paling kuat di dunia itu berhutang kepada sebuah lembaga swasta yang tidak dipilih oleh siapapun melalui pemilu.
Federal Reserve lahir dari pertemuan rahasia di tahun 1910 antara enam orang yang bersama-sama memiliki seperempat dari seluruh kekayaan dunia pada saat itu.
Mereka bertemu selama sembilan hari dan hasilnya adalah Federal Reserve Act yang disahkan kongres di tahun 1913.
Dan cara mereka meloloskan undang-undang ini di hadapan publik sangat cerdik dan sangat jahat secara bersamaan mereka menyuruh bank-bank besar yang berafiliasi dengan mereka untuk berpura-pura menentang Federal Reserve di depan publik.
Karena publik membenci banker kaya, mereka pikir kalau banker membenci sesuatu maka sesuatu itu pasti baik.
Dan Federal Reserve pun disetujui.
Dan dampaknya langsung terasa hingga sekarang di dompet kita semua.
Setiap kali Federal Reserve mencetak dolar, nilai rupiah ikut melemah karena rupiah dan seluruh mata uang dunia dibacking oleh dolar yang posisinya sebagai world reserve currency.
Kamu tidak memilih Federal Reserve.
Kamu tidak bisa mengaudit Federal Reserve.
Tapi setiap keputusan mereka soal suku bunga dan pencetakan uang langsung mempengaruhi berapa besar daya beli uang yang kamu hasilkan dengan susah payah setiap harinya.
Dan ini yang menurut Timothy menjelaskan kenapa krisis 2008 terjadi.
Bukan murni karena keserakahan bank-bank besar seperti Lehman Brothers.
Tapi karena keputusan satu orang Alan Greenspan ketua Federal Reserve yang memotong suku bunga sampai 1 persen di awal 2000an.
Suku bunga rendah membuat utang jadi murah. Semua orang pinjam uang untuk beli rumah.
Harga rumah naik karena semua orang beli.
Semua orang ngerasa kaya.
Tapi kekayaan itu dibangun di atas uang dari angin. Dan ketika gelembung itu pecah di 2008 orang miskin yang kehilangan rumah, orang miskin yang kehilangan pekerjaan, orang miskin yang tabungannya lenyap.
Sementara Federal Reserve mencetak triliunan dolar lagi untuk menyelamatkan bank-bank besar yang justru menciptakan masalah itu.
Pointnya adalah memahami bahwa sistem uang yang kita gunakan sehari-hari didesain oleh sekelompok kecil orang yang sangat berkuasa, dijalankan tanpa akuntabilitas publik yang sesungguhnya, dan secara struktural menguntungkan mereka yang dekat dengan sumber pencetakan uang itu sementara mengikis nilai simpanan orang-orang yang tidak tahu apa yang sedang terjadi.
Henry Ford bilang kalau masyarakat benar-benar memahami sistem perbankan, revolusi akan terjadi besok pagi.
Dan bank bank semua langsung pada bangkrut.

Indonesia

@Heraloebss Kalau masalah ilmu entertain. Saya percaya dia jago. Dan paham bagaimana cara dapat cuan dari hiburan. Saya menanggapi justru malah dia jenius. Paham pasar
Indonesia

Guys, Timothy Ronald baru ngomong sesuatu yang dia sendiri mengaku lumayan takut buat ngomongnya.
Dan setelah gue dengerin gue ngerti kenapa.
Permainan di pasar modal Indonesia itu tidak adil untuk retail.
Bukan clickbait.
Itu kata-katanya langsung.
Dan dia kasih konteks yang bikin gue diem lama.
Siapa sebenernya Bandar itu?
Ini yang paling mengejutkan dari semua yang dia ceritain.
Bandar terbesar dari suatu saham di Indonesia bukan hedge fund asing.
Bukan institusi gede.
Bukan siapapun yang lo kira.
Bandar terbesar itu adalah owner emitennya sendiri.
Logikanya simpel.
Siapa yang paling tahu kapan corporate action bakal terjadi?
Kapan ada right issue?
Kapan ada berita bagus yang belum keluar ke publik?
Ya ownernya sendiri.
Dan di Indonesia karena regulasi insider trading praktis hampir nggak pernah ditegakkan seperti di Amerika mereka bisa manfaatin itu.
Beli saham pakai nama orang lain, KTP orang lain, akun sekuritas orang lain.
Nomini setahun paling Rp1 juta.
Murah banget buat main miliaran.
Cara kerja Bandar ini yang harus lo pahami.
Timothy breakdown dua tipe bandar.
Tipe pertama Bandar Ngampok.
Naikin harga setinggi-tingginya, buang semua barang ke retail di puncak, selesai.
Sahamnya tinggal puing.
Tipe kedua Bandar Pintar.
Ini yang lebih berbahaya karena keliatan normal.
Cara mainnya begini dia beli di harga 700, naikin ke 2.600, jual semua.
Profit gede.
Saham turun ke 1.000.
Tapi dia nggak pergi.
Dia masuk lagi di 1.000 pakai profit yang tadi.
Terus dia pupuk pelan-pelan beli sedikit di 1.000, retail ikut masuk, dia beli lagi di 1.300, retail ikut lagi, di 1.400 dia beli lagi.
Dia nggak perlu modal gede buat naikin dari 1.000 ke 3.000. Retail yang ikut-ikutan itu yang jadi bahan bakarnya.
Dan siklus ini berulang terus akumulasi, distribusi, akumulasi, distribusi.
Selama emitennya mau maintain, permainan ini bisa jalan bertahun-tahun.
Soal pompom lo selama ini salah kaprah.
Banyak yang kira pompom artinya influencer suruh beli, harga naik, dia ikut untung.
Salah.
Pompom yang sesungguhnya adalah bandar udah beli dulu di harga bawah, udah naikin harganya sendiri, baru suruh retail beli di harga yang udah tinggi itu.
Retail jadi exit liquidity tempat bandar buang barangnya.

Indonesia

@Gotistott @FahmiAgustian Emas itu udh pengalaman ribuan tahun sebagai penjaga nilai Aset , uang fiat aja babak belur di sebabkan sistem ekonomi Kapitalis riba ini , apa lagi sistem elektronik berupa cripto atau uang elektronik ,... Bisa di bayangkan seperti Swis kemeren 1 hari mati listrik otw down 😂
Indonesia

Setelah 2 minggu naiknya ugal-ugalan, harga Emas kembali terkoreksi ke harga sebelum minggu ini.
Meskipun di Antam sudah turun ke 2,8 juta, tetapi harga di pasar masih diatas 3 juta per gram-nya.
Investasi di Emas apa ada risikonya? Ya jelas ada. Mana ada investasi yg gk ada risikonya? 😂
Tapi, Emas itu valuenya meningkat. Berapa lama akan meningkat, itu bergantung pada banyak hal. Emas 1 gr hari ini tetap akan 1 gr 10 tahun lagi. Tapi uang Rp. 10.000 hari ini akan berbeda dg Rp. 10.000 di 10 tahun lagi. Dulu, kita bisa beli air mineral botolan Rp. 1.500 sekarang?
Makanya Emas itu untuk investasi atau tabungan jangka panjang. Misal, untuk tabungan pendidikan, tabungan bangun rumah, tabungan naik haji dll.
Kita daftar haji tahun ini, berangkatnya masih 10-20 tahun lagi, biaya daftar pakai kurs hari ini, setelah dapat kursi, mulai nabung dg Emas. Jadi, jelang berangkat Haji, Emas-nya dijual untuk melunasi biaya Haji. Akan lebih hemat.
Begitu juga jika digunakan untuk tabungan pendidikan anak. Beli Emas hari ini, untuk digunakan saat anak masuk kuliah.
Ingat, gunakan uang dingin, beli Emas, lalu simpan.

Indonesia

@Gotistott Ya memang mungkin saja terjadi. Tapi yg sekarang tersenyum tentu yg punya banyak emas. Kalau emas dianggap gk penting, kenapa banyak bank sentral borong emas? 😅
Indonesia

@bukanpamanmu Bukannya kalau beli yg bagus itu di harga murah? Aneh
Indonesia
GOTISTOT retweetledi
























