Return
2.6K posts

Return retweetledi

@FastBreakFlow @lookyourelf Kak maaf jb. Mau nanya boleh ya, aku lagi bingung juga mau beli tablet, kalau huawei 11.5 oke ga ga buat office? Edit file aja, pdf dan word gitu. Thanks in advance kak 🙏🏻
Indonesia

@lookyourelf 5 jutaan ambil HP aja, atau kalo bukan buat berat banget mending ambil tablet lebih enak ama mobilitas tinggi
Indonesia
Return retweetledi

@ProofofMaro Sadness exists so we can appreciate happiness more.
A world without the sad does not know the happy
English

@tahilalats Lagi perang dunia, tahun depan aja ya kalo udah ga perang 🙏🏻
Indonesia
Return retweetledi
Return retweetledi
Return retweetledi

Guys kata Tom Lembong di podcast Malaka dan ini salah satu yang paling jujur yang gw dengar dari mantan pejabat Indonesia soal kondisi sekarang.
Dia bilang kebijakan luar negeri Indonesia sekarang paling berantakan sejak 1965.
Bukan sejak 1998. B
ukan sejak reformasi. Tapi sejak 1965.
Dan dia kasih contoh konkret yang bikin gw tidak bisa bantah.
Beberapa minggu lalu Indonesia bergabung ke Board of Peace yang diketuai Amerika dan Israel.
Seminggu setelah itu Amerika dan Israel menyerang Iran.
Sekarang Indonesia ngemis ke Iran minta kapal tanker kita boleh lewat Hormuz.
Dan Iran dalam kondisi marah besar habis diserang mau simpati ke kita?
Itu konsekuensi langsung dari kebijakan luar negeri yang tidak berprinsip.
Soal energi ini yang paling bikin gw ngeri.
Stok BBM dan LPG nasional kita hanya ekuivalen dengan 20 sampai 25 hari konsumsi.
Itu saja.
Kalau Hormuz tidak buka dalam 25 hari puluhan kota di Indonesia bisa kehabisan bensin dan gas.
Ibu ibu tidak bisa masak.
Logistik lumpuh.
Bukan skenario jauh.
Itu risiko yang menurut Tom Lembong sangat nyata dan sangat dekat.
Bandingkan dengan Jepang yang stoknya 250 hari. China yang stoknya 1,3 miliar barel.
Mereka sudah siap dari jauh jauh hari.
Kita masih 20 hari dan tidak ada rencana darurat yang jelas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari semua yang dia bilang.
Tahun lalu harga minyak dunia lagi murah.
Surplus 2 juta barel per hari.
Itu saat yang sempurna untuk borong dan nambah cadangan nasional.
Tapi tidak dilakukan.
Uangnya dialihkan ke program program lain yang multiplier effect-nya kecil yang kita sudah tau semua itu yaps EMBEGE
Soal tarif Trump Indonesia panik duluan. Buru buru negosiasi. Dapat kesepakatan tarif 19%. Eh satu hari kemudian Mahkamah Agung Amerika batalkan tarif itu karena ilegal. Negara yang tidak panik sekarang cukup bayar 10%. Kita yang paling semangat negosiasi malah kena 19%.
Tom Lembong bilang ini pelajaran lama yang terus diulang. Kalau kita tinggalkan prinsip demi keuntungan jangka pendek hasilnya selalu buruk. Selalu.
Dan kata dia satu satunya hal yang bisa dilakukan masyarakat sekarang hemat. Kencangkan ikat pinggang. Nabung. Dan mulai pikirin alternatif kalau LPG benar benar langka.
Karena pemerintah sendiri belum punya solusinya.

Indonesia
Return retweetledi
Return retweetledi
Return retweetledi

@tempodotco @pandji Hampir semua postingan video special show dia di tiktok ga ada yg pro, isinya malah hujatan. Kenapa ya Indonesia ini, udah darurat banget kayanya deh.
Indonesia

Mens Rea menjadi sebuah pertunjukan yang tak hanya lucu, namun juga penuh dengan kritik politik bukan hanya kepada politisi namun juga kepada pemilihnya.
Mari berdiskusi bersama Pandji Pragiwaksono (@pandji) di live TikTok Tempo.
#LiveTiktokTempo #Tempodotco

Indonesia





























