Grady Nagara

2K posts

Grady Nagara banner
Grady Nagara

Grady Nagara

@GradyNagara

Hanya segumpal darah dan daging yang diberi nyawa

Indonesia Katılım Eylül 2011
776 Takip Edilen2K Takipçiler
Grady Nagara retweetledi
Grady Nagara
Grady Nagara@GradyNagara·
Sejak awal sampe Ferry ngisi kuliah, pidato akademik, sampe ngajar kelas ekonomi aja ini udah cenderung bablas sebenernya. Tapi kampus malah kasih panggung, dan mahasiswanya gayung bersambut
Indonesia
7
15
206
25.6K
Grady Nagara
Grady Nagara@GradyNagara·
Ferry Irwandi memang bukan intelektual. Dia influencer. Kerjaannya hari2 mencari hook. Yg jadi masalah, sekarang batasan intelektual dan influencer ini jadi blur. Karena org2 macam Ferry ini menampilkan diri seolah intelektual di panggung publik. Dan "sialnya", banyak orang suka
Alfian Bahri@AlfianBahri47

Inilah yang saya kurang suka sama Ferry Irwandi, dia seperti selalu berdalil biar terjadi diskusi, kritis, berpikir, dan sejenisnya. Padahal banyak narasinya yang memang keliru dan sekadar hook awal saja (ramai). Sy rasa intelektual gak bermain dengan cara itu...

Indonesia
106
903
3.2K
453.8K
Grady Nagara
Grady Nagara@GradyNagara·
@abulmuzaffar10 @AvelinoGuido28 Ini udah enggak ya. Kerugian BUMN ga sama dengan kerugian negara. Cek di penjelasan pasal 4B UU BUMN yg baru (keuntungan dan kerugian BUMN adalah apa yg dialami BUMN sendiri).
Indonesia
0
1
0
57
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Susah mas Soalnya BUMN dianggap keuangan negara Kalau kita baca pasal 2 pasal 3 UU Tipikor, dan 604 di KUHP.. kerugian pada keuangan negara itu dianggap sebagai awal dari kasus korupsi Tinggal dicek apakah prosedurnya bertentangan dengan hukum, dan ada pihak yang diuntungkan (entah itu pribadi, orang lain atau perusahaan)
Indonesia
4
4
57
5.1K
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Terus kenapa bos? Bahkan SoftBank yang punya dana $100 miliar pernah rugi $17,7 miliar dalam satu tahun fiskal gara-gara WeWork dan Uber. CEO-nya sendiri ngaku di depan publik bahwa investasi ke WeWork itu "foolish" Tiger Global, salah satu VC terbesar di dunia, hilang $17 miliar hanya dalam 4 bulan di 2022. Dua pertiga keuntungan selama 20 tahun lenyap dalam hitungan bulan Sequoia Capital, yang pernah invest ke Apple dan Airbnb, 50% fund-nya sejak 2018 tetap tercatat rugi untuk investor mereka Ini realita industri VC Riset Harvard Business School udah bilang: 75% startup yang didanai VC tidak pernah mengembalikan uang ke investornya. Lagian Investasi $5 juta ke Tanihub sudah lewat rapat direksi, komisaris, due diligence berlapis. Prosedurnya jalan. Hasilnya tetap gagal. Itu risiko bisnis, bukan korupsi! Kalau logika "investasi gagal sama dengan pidana" dipakai seenaknya gitu, orang sekelas Masayoshi Son udah dipenjara seumur hidup
Hasto Suprayogo@HastoSuprayogo

Komentar seorang kawan di jajaran teras @BANKBRI_ID

Indonesia
36
325
1.3K
86.7K
Grady Nagara retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Susah untuk jadi oposisi. Karena HAMPIR TIDAK ADA INSENTIFNYA. Nih gue beberkan 5 alasannya: 1. Mayoritas politisi punya masalah hukum. Kalau tidak ada masalah, maka bisa dibikin masalahnya. Atau orang dekatnya yang diserang. Hukum sudah jadi alat politik untuk mengontrol orang. 2. Biaya politik di Indo mahal. Operasional partai milyaran. Partai butuh pendapatan. Masalahnya, jadi oposisi berarti kering dari pendapatan. Parpol-parpol gimana pun perlu uang. Dan ini hanya bisa didapatkan dengan cara berkuasa dan ikut kekuasaan. 3. Tidak ada pengusaha yang berani ikut arus oposisi. Pebisnis skala besar pasti takut kalau pejabat-pejabat mengganggu bisnis mereka, misalnya dengan ancaman aparat atau dengan mengubah regulasi yang bisa merugikan bisnis mereka. Source gambar: papuapegunungan.kpu.go.id/blog/read/1125…
Abul Muzaffar tweet media
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha

Jujur… Kita butuh oposisi. Beneran sebutuh itu. Oposisi yang membuat iklim demokrasi sehat karena diskursus tumbuh untuk mencari solusi terbaik. Oposisi yang terlembaga di dalam trias politica. Bukan cuma di media sosial atau media massa.

Indonesia
10
113
317
14.6K
Grady Nagara retweetledi
CarolineDrieënhuizen
CarolineDrieënhuizen@CDrieenhuizen·
Teman2 dari Indonesia, mohon bantuannya. Aku sedang meneliti seseorang yang membuat patung palsu dari sekitar tahun 1850. Dalam arsip2 kolonial, da dikenal sebagai ‘Mas Bei Kerto-Widjojo’. Apakah ada yang mengetahui lebih lanjut tentang orang ini?
CarolineDrieënhuizen tweet media
Indonesia
103
2K
11K
375.4K
Grady Nagara retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Saya baru selesai membaca ini, ternyata ada yang memperhatikan situasi guru. Terima kasih. btw, penulisnya mirip artikel-artikel di New York Times yang menyentuh persoalan-persoalan mendasar, seperti apa itu hidup, makna kehidupan sehari-hari dan arti menjadi manusia. Penulisnya berusaha menggunakan bahasa Indonesia, meski saya yakin kalau ditulis dengan bahasa Inggris, kalimatnya lebih tajam. silahkan: prada.substack.com/p/tuhan-menghu…
Indonesia
2
100
344
19.3K
Grady Nagara
Grady Nagara@GradyNagara·
@abulmuzaffar10 Hal yg gw demen dari X ini adalah bs diskusi nyambung2in sampe jauh bener dari debat soal lapangan padel nyasarnya ke pendiri republik. 🤣
Indonesia
1
1
7
525
Grady Nagara retweetledi
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸
Menurut kawan saya @GradyNagara , ada pemangkasan transparansi APBN dibanding sebelumnya. Celakanya hal itu terjadi ketika belanja negara sangat ekspansif. Sebagai wajib pajak, adakah kita punya hak protes atas uang kita? mengingat 80% lebih APBN dibiayai dari pajak kita. Minimal sudahkah kita punya hak menuntut transparansi & akuntabilitasnya? transparansi.org/publikasi/di-m…
Indonesia
0
2
2
259
Grady Nagara
Grady Nagara@GradyNagara·
Yg bahaya dari pernyataan semacam ini adalah pengabaian terhadap fakta hukum. Ini sudah mengarah pada keyakinan membabi buta yg mengabaikan peristiwa yg telah terverifikasi lewat alat bukti, saksi, atau keterangan lainnya.
Ghozy Ul-Haq@ghozyulhaq

“Jangan mau kemakan sama narasi timnya @ibamarief” duh gimana ya, narasi yg terus berupaya mengkambing hitamkan mas Ibam datangnya dari Tekarok, Hera, dan temen-temen buzzernya inilah mengapa gue ngerasa aneh dan semakin yakin mas Ibam cuma dikorbankan saja

Indonesia
0
0
1
114
Grady Nagara
Grady Nagara@GradyNagara·
Energi netizen emang perlu mulai diarahin ke pengadaan2nya program prioritas macam MBG dan koperasi merah putih yg super ajaib itu. Diskresi bablas semua itu isinya. Norma2 aturan pengadaan barang jasa juga diterabas.
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_

Gelooo, jutaan guru (termasuk saya) terancam kehilangan pekerjaan berkat Surat Edaran Kemendikdasmen No. 7 Tahun 2026 Tapi rekrutmen untuk Manajer Koperasi Merah Putih dibuka gitu aja, mantap Indonesiaku wkwkwk

Indonesia
0
0
1
191
Grady Nagara
Grady Nagara@GradyNagara·
Kalo siswa disuruh nonton TVRI buat belajar saat pandemi covid itu namanya inovasi pendidikan bukan mas?
Indonesia
0
0
0
71
ℬ𝒶𝑔𝒾𝓃𝒹𝑜 𝒦𝑜𝓅𝒾
Purbakala: Penemuan ompreng raksasa yang diyakini peninggalan kuno. Dari hasil penelitian arkeolog, ompreng raksasa tersebut merupakan peninggalan pemerintahan purbakala yang sudah berusia puluhan ribu tahun. Diyakini bahwa pada masa ribuan tahun sebelum masehi pemerintah kala itu sudah menerapkan makan bergizi sebagai salah satu program kerajaan.
ℬ𝒶𝑔𝒾𝓃𝒹𝑜 𝒦𝑜𝓅𝒾 tweet media
Indonesia
442
246
970
111.2K
Grady Nagara retweetledi
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸
Dear teman-teman Indonesia New Media Forum alias Homeless Media, Jujur, saya kecewa berat sama cara main kalian. Kalian selalu riding the wave isu yang lagi jadi keresahan publik, bahkan terkesan berpihak. Sampai pasang avatar hijau-pink itu, sampai beberapa dari kalian muncul di depan DPR waktu 17+8. Tapi ternyata semua itu cuma modal cari engagement, yang kemudian dimonetisasi dengan mengkhianati ekspektasi audiens kalian: merapat ke rezim. Kalian sudah kasih bantahan, sampai Tempo merevisi beritanya. Tapi siaran pers istana tak bisa dibendung. Dan tidak ada satupun fakta yang berubah, kalian tetap sudah merapat. Mau berdalih cover both sides pun tidak akan mengubah kenyataan bahwa pada 10 Maret lalu jauh sebelum Qodari bicara ke publik, kalian sudah duluan ketemu Gibran. Mau diklarifikasi kayak apapun pertemuan ini jadi bukti: KALIAN SEBENERNYA GA PUNYA MASALAH SAMA REZIM INI. Dan Qodari melihat celah itu. Menurut saya tujuan Qodari bukan sekadar mau kasih proyek kalian. Tapi mau ngancurin kredibilitas media alternatif yg dianggap pro publik. Dia tau kalian sering pake angle kritis, apalagi pas 17+8. Semua media mainstream sudah dikooptasi rezim, tinggal homeless media. Sekarang tanpa kooptasi, hanya pake sekali siaran pers. hancurlah harapan kami pada kalian. Sekarang coba jelasin, gimana kami masih harus percaya sama kalian?
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸 tweet media
Indonesia
200
3.2K
6.2K
327.4K