Haub Oggnam

43.2K posts

Haub Oggnam banner
Haub Oggnam

Haub Oggnam

@HaubAkalam

WWW: war, weapon, woman WW3: war, weapon, tree

Katılım Eylül 2017
444 Takip Edilen357 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Haub Oggnam
Haub Oggnam@HaubAkalam·
Men don't talk Men endure Men rejected Only pain loves men
Haub Oggnam tweet media
English
0
0
1
128
Haub Oggnam
Haub Oggnam@HaubAkalam·
Ada bnyak orang yg nganggap klo bebas aktif itu gk sama siapa2 alias jomblo Mereka membandingkan Indonesia dengan hidupnya sendiri
Ismail Fahmi@ismailfahmi

Dalam bahasa awam... Strategi Indonesia yang lagi jalan sekarang itu sederhananya namanya politik luar negeri bebas-aktif (non-aligned). Artinya, Indonesia tidak mau berpihak ke satu negara besar saja (seperti AS atau Rusia/Cina). Kita tetap berteman baik dengan semua pihak, tapi selalu utamakan kepentingan sendiri. Ini bukan hal baru, sejak zaman Soekarno-Hatta, Indonesia sudah pakai cara ini biar tidak jadi boneka siapa pun. Menteri Pertahanan Indonesia ketemu pejabat AS di Washington, lalu diumumkan kerjasama pertahanan baru namanya Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Tapi ini cuma kerangka longgar, mereka bilang "kita akan jajal kerjasama teknologi pertahanan, perawatan alutsista, dll." Belum ada janji konkret, belum ada uang besar, belum ada aliansi militer. Mirip janji "nanti kita kerjasama ya". Sama persis hari itu, Presiden Prabowo lagi di Moskow ketemu Putin. Mereka ngobrol soal geopolitik dunia, energi, ekonomi, dan Prabowo ucap terima kasih karena Rusia dukung Indonesia masuk BRICS (kelompok negara besar seperti Brasil, Rusia, India, Cina, dll. yang lagi naik daun). Jadi, di satu sisi kasih "foto op" sama AS, di sisi lain langsung kasih sinyal ke Rusia/BRICS, "Kita tetap independen, tidak cuma deket AS." Ada juga isu "deal rahasia" soal izin pesawat militer AS boleh terbang bebas di atas wilayah Indonesia (overflight rights). Ini bocor ke media India, langsung ditolak DPR, Kementerian Luar Negeri, dan Menteri Pertahanan bilang "masih draft, belum disetujui, dan kedaulatan kita yang pegang". Akhirnya deal itu kayaknya gagal atau ditunda. Ini nunjukin Indonesia tidak mau kasih "jalan tol gratis" buat militer asing di langit kita. Apakah strategi ini cerdas? Ya, sangat cerdas.

Indonesia
1
3
6
3.4K
billing lumba2 baru
@HaubAkalam Mungkin maunya mereka, bebas aktifnya harus ikut orbit 🇺🇲 kayak Orba dan awal reformasi 😌
Indonesia
1
0
2
197
Haub Oggnam retweetledi
TheNdons ☘️
TheNdons ☘️@Ndons_Back·
Presiden RI Prabowo Subianto, kembali menegaskan peran aktif Indonesia di panggung global. Dalam lanjutan diplomasi strategisnya, Prabowo bertemu Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Selasa (14/4/2026). Kedatangannya disambut dengan upacara pasukan kehormatan—sebuah simbol kuat persahabatan dan saling menghormati antara Indonesia dan Prancis. Pertemuan kemudian dilanjutkan secara tête-à-tête, di mana kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama bilateral, mulai dari sektor pertahanan, ekonomi, hingga isu-isu global yang semakin kompleks. Suasana hangat dan penuh keakraban berlanjut dalam jamuan makan siang resmi, mencerminkan eratnya hubungan kedua negara dalam kerangka diplomasi tingkat tinggi. Dialog yang terjalin tidak hanya membahas kepentingan nasional masing-masing, tetapi juga kontribusi bersama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian langkah aktif Indonesia dalam memperluas jejaring strategis internasional. Sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, sebagai upaya memperkuat kerja sama lintas kawasan. Dengan diplomasi yang konsisten dan terarah, Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto semakin menegaskan posisinya sebagai aktor penting dalam membangun tatanan dunia yang damai, stabil, dan saling menguntungkan.
Indonesia
1
13
39
956
Haub Oggnam
Haub Oggnam@HaubAkalam·
@progresionalis Mereka doesn't deserve to be a nation, kelihatan sekali klo gk bakal ngebantu apa-apa klo situasi genting
Indonesia
0
0
0
70
Kontraktor Sosial
Kontraktor Sosial@progresionalis·
@HaubAkalam Memang apa lagi yang bisa ditawarin negara itu? Mereka sendiri yang dengan bangganya bilang kalo mau ngambil SDA mereka buat mereka sendiri.
Indonesia
1
0
0
84
Haub Oggnam retweetledi
Anish Moonka
Anish Moonka@anishmoonka·
Your body replaces 98% of its atoms every year. Within five years, every single one is swapped out. The you from 2021 is physically gone. Not "mostly gone." Gone. The atoms that used to be your face are now part of the air, the ocean, somebody else's lunch. Oak Ridge National Laboratory proved this in 1953. Your skin right now is about a month old. Your liver, six weeks. Your stomach lining regrows every five days. Your skeleton is completely different from ten years ago. A few atoms do stick around for life, buried in some brain cells, in parts of your heart, and in your tooth enamel. Scientists at the Karolinska Institute in Sweden tracked them using leftover radiation from 1950s nuclear bomb tests. The oldest surviving piece of "you" lives in your brain, your heart, and your teeth. Your brain is also erasing you. On purpose. A neuroscientist named Ron Davis at Scripps Research found that the brain has cells that release dopamine, the same chemical you feel after a good meal or a win, and use it to dissolve memories. When his team shut these cells off in test animals, they remembered twice as much. The chemical behind your best feelings is the same one shredding your past, and it never stops running. Ebbinghaus proved this back in 1885. You lose about half of everything you learn within one hour. A 2020 study from Baycrest's Rotman Research Institute had people live through a real experience and then checked how much they kept. At best, about a quarter. 75% of the details of your own life are being actively wiped by the organ that is supposed to be keeping track of it all. The universe is 13.8 billion years old. Squeeze all of it into one calendar year, with the Big Bang on January 1st, and humans show up at 11:52 PM on New Year's Eve. Your whole life, every birthday and breakup and boring Tuesday, lasts 0.17 seconds on that calendar. Not even long enough to blink. Stars will keep burning for about a hundred trillion more years, then the fuel runs out and the lights go off everywhere. The last things left will be black holes, places where gravity is so strong not even light can escape. Even those slowly leak away over a number of years so large you would need a hundred zeros to write it. After the last one is gone, nothing is left. No light, no warmth, nothing bumping into anything else, ever again. The universe reaches total stillness and stays there. Forever. Brian Cox once described the window where life can even exist as one-thousandth of a billion billion billionth, billion billion billionth, billion billion billionth of a percent of the universe's total run time. You are in that window right now. Built from borrowed atoms, running on a brain shredding its own records, here for a fifth of a second on a cosmic calendar that ends in permanent silence. Anyway, hope your Tuesday is going alright.
Seyir. 🌃@seyirnotlari

Beni en acımasız gerçekle yüzleştirin. 🤝

English
163
1.3K
6.5K
555.7K
Haub Oggnam retweetledi
Haub Oggnam retweetledi
key
key@99propaganda·
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu sejumlah investor seperti BlackRock di New York dan Washington DC, AS, untuk menjelaskan strategi fiskal RI agar kepercayaan tetap terjaga. Dalam kunjungannya menghadiri pertemuan World Bank, ia menyebut investor mulai yakin setelah mendapat klarifikasi soal isu fiskal dan menegaskan komitmen pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi.
key tweet media
Indonesia
0
6
13
287
Haub Oggnam retweetledi
fox_lyan
fox_lyan@O5Bravo·
Problemnya, konsep kebanyakan orang Indonesia tentang politik bebas aktif sebenarnya ngikutin tafsir Orde Baru. Bebas aktif menurut Orde Baru itu cuman ada dua alternatif, ikut Blok Barat atau diam tidak bicara sama sekali. Padahal konsep bebas aktif yang asli versi founding fathers kita lebih proaktif dan agresif. Ke Amerika dipepet buat dapat dukungan politik untuk merebut Papua, ke Soviet disamperin buat dapat dukungan senjata dan kapal perang, ke Cina juga dirayu buat kasih ToT bom atom. Tapi di luar, bikin Bandung Conference, Conefo, pidato To Build the World Anew. Makanya jangan terkejut liat pola politik luar negeri Prabowo yang dengan bebas mepet ke semua pihak. Dari Cina ke Rusia lanjut ke Amerika lalu balik ke Prancis. Ini kayak return to the true form. Lost Indonesian style foreign politics yang sempat hilang selama 32 tahun. Jauh lebih asyik lah dibanding politik bebas aktif ala Orde Baru yang culun itu. 🤓
fox_lyan tweet media
Ardaffa 🌙 🟦🟪@Ardaffaf

Melihat manuver Pemerintah belakangan ini ntah kenapa kayak ngasih liat "This is how politik bebas aktif works". Gaspol ke AS iya, ke Rusia juga, terus ke Prancis. Interesting... 🤔🤔🤔 Yang paham soal HI/Formiller, tlg koreksi jika gw salah ya. Ilmu gw belom tajam utk ini.

Indonesia
24
157
676
41.4K
Haub Oggnam retweetledi
Fortis Est Veritas
Fortis Est Veritas@VeritasArdentur·
Mereka hipokrit aja. Mereka sudah lama menjual negara mereka ke FPDA. Perjanjian pertahanan mereka dg amrik basically memposisikan mereka jadi spy dan penyedia logistik amrik.
Karlouiz@ticon_deroga

@VeritasArdentur respon orang sebelah, di X dan FB kok pd nggak suka ya, contohnya ini x.com/IDFVETRAPIST/s…

Indonesia
6
39
178
9.7K
Haub Oggnam retweetledi
TheNdons ☘️
TheNdons ☘️@Ndons_Back·
Diplomasi Cerdas Prabowo Lawatan ke Rusia dan Prancis Presiden Prabowo Subianto baru saja menunjukkan kelas diplomasi yang jarang kita lihat di era pemimpin sebelumnya: langsung dari Kremlin ke Élysée Palace. Usai pertemuan maraton lima jam dengan Presiden Vladimir Putin di Moskow (13 April 2026), Prabowo terbang hanya 3,5 jam dan mendarat di Paris malam itu juga untuk bertemu empat mata dengan Presiden Emmanuel Macron. Ini bukan sekadar “lawatan biasa”. Ini diplomasi cerdas level tinggi. Mengapa cerdas? Karena Prabowo tidak sedang “memilih kubu”. Ia sedang membangun opsi. Di Rusia, agenda jelas: energi. Indonesia sedang menghadapi tekanan pasokan minyak dan kebutuhan energi yang terus membengkak. Pertemuan dengan Putin membuka pintu kerjasama yang lebih dalam di sektor minyak, gas, dan bahkan teknologi strategis. Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, memiliki mitra seperti Rusia yang siap supply tanpa syarat politik berlebihan adalah langkah pragmatis. Bukan anti-Barat, tapi anti ketergantungan. Lalu langsung ke Prancis. Macron bukan sekadar pemimpin Eropa; ia pemimpin negara yang punya rekam jejak independen di NATO dan selalu kritis terhadap hegemoni tunggal. Kerjasama strategis dengan Paris (pertahanan, teknologi, investasi, bahkan isu Indo-Pasifik) memberi Indonesia akses ke pasar Eropa yang canggih tanpa harus bergantung sepenuhnya pada satu kekuatan. Lawatan ini sekaligus mengirim sinyal: Indonesia tetap menghargai mitra tradisional di Eropa Barat. Indonesia bukan antek siapa pun termasuk Amerika Serikat. Prabowo sudah beberapa kali berkunjung ke Washington sebelumnya, dan hubungan dengan AS tetap terjaga baik. Tapi ia tidak berhenti di situ. Dengan mendatangi Moskow lalu Paris secara berurutan, Prabowo sedang mempraktikkan *diplomasi bebas-aktif yang sesungguhnya di abad 21* : multi-alignment, bukan non-alignment pasif. Ia tidak anti-AS, tapi juga tidak mau dikunci hanya di satu sisi. Ini berbeda dengan era-era sebelumnya yang kadang terkesan terlalu “hati-hati” atau malah terlalu condong ke satu arah. Prabowo memainkan semua kartu sekaligus: energi dari Rusia, teknologi & prestise dari Prancis, sekaligus menjaga kanal komunikasi yang baik dengan Washington. Hasilnya? Indonesia semakin dilihat sebagai **middle power yang credible**, bukan lagi follower. Di tengah perang dagang AS-China, ketegangan Rusia-Barat, dan perebutan pengaruh di Indo-Pasifik, langkah seperti ini adalah * *diplomasi cerdas yang berani*. Prabowo tidak sedang mencari “teman baru” untuk ganti “teman lama”. Ia sedang memperluas meja permainan agar Indonesia punya banyak pilihan dan itu jauh lebih menguntungkan daripada sekadar menjadi “satu sisi” ke siapa pun. Kalau ada yang masih bilang ini “mendekat ke Rusia = anti-AS”, itu cara berpikir lama. Dunia sudah berubah. Yang cerdas adalah yang bisa berteman dengan semua pihak tanpa kehilangan kedaulatan. Dan kali ini, Prabowo sedang melakukannya dengan gaya yang tegas sekaligus elegan. *Selamat, Pak Presiden.* Ini bukan sekadar lawatan. Ini statement diplomasi Indonesia yang sedang naik kelas.
Indonesia
13
34
94
4.1K