Zakiul Helmi

13K posts

Zakiul Helmi

Zakiul Helmi

@HelmiZakiul

Katılım Ocak 2023
660 Takip Edilen560 Takipçiler
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Menhan targetkan penambahan 750 batalyon 1 batalyon 1 kabupaten/kota. 1batalyon diisi 1000 prajurit. Urgensinya apa?
Edy Bayo Regar tweet media
Indonesia
298
160
584
43.2K
Zakiul Helmi retweetledi
NEG
NEG@negativisme·
Baru tau, ternyata masifnya pembelaan ke Nadiem dari berbagai kalangan tuh gak murni, ternyata by design, Mas Nadiem mas Nadiem... ternyata begitu ya anda?
Indonesia
114
91
350
46.5K
Zakiul Helmi
Zakiul Helmi@HelmiZakiul·
@MariaAlkaff_ Percaya dan yakin bisa; syarat dan ketentuan berlaku. Langkah Awal semua Mentri dan pejabat rongsokan jokowi harus disingkir, ditangkap dan diadili. Selanjutnya bisa diskusi orang's yang peduli negri; bukan para penjilat yang memperkaya diri
Indonesia
0
0
1
21
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Semoga tidak terjadi pada Indonesia
Indonesia
33
382
942
13.9K
Zakiul Helmi
Zakiul Helmi@HelmiZakiul·
@kenhans03 Ini jugakah (apakah sama dengan) yang dilakukan prabowo dan purbaya ??
Indonesia
0
0
3
459
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Apa kabar dengan BoP mu presiden @prabowo Apa kabar dgn jaminan keamanan yg anda berikan kepada Israel. Bagaimana dgn warga negaramu yg diculik oleh tentara Israel ini.
Indonesia
24
633
956
6.9K
Zakiul Helmi
Zakiul Helmi@HelmiZakiul·
@NenkMonica Dia cuma ingin memastikan bahwa, prediksi Indonesia bubar pada 2030 yang disampaikan prabowo terwujud
Indonesia
0
0
0
20
Ableh
Ableh@Ableh_Kusut·
@LambeSahamjja Tp khan selama 40th gaji lo gak akan 2jt terus, sedangkan cicilan tetep di 773rb. Menurut gue itu cukup membantu utk org income kecil bs punya rmh. Dulu wkt gue SMA bokap msh cicil rmh perumnas 16rb, spp gue 10rb. Tp klo abang punya ide lbh bagus sampaikan aja.
Indonesia
2
0
2
369
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, pemerintah baru saja mengumumkan sesuatu yang dikemas sebagai kabar baik untuk rakyat kecil. KPR 40 tahun. Cicilan hanya Rp773.000 per bulan. Pekerja bergaji Rp2 juta bisa punya rumah. Kedengarannya bagus. Kedengarannya pro rakyat. Kedengarannya seperti solusi. Tapi gue minta lo berhenti sejenak dan pikirkian apa yang sebenarnya sedang terjadi. Ini bukan solusi. Ini adalah desain perbudakan yang dilegalkan. KPR 40 tahun artinya lo mulai mencicil rumah usia 25 lo baru selesai di usia 65 tahun. Tepat saat pensiun. Tepat saat lo tidak punya penghasilan lagi. Seluruh masa produktif hidup lo dari muda sampai tua habis untuk membayar satu rumah. Bukan untuk menabung. Bukan untuk investasi. Bukan untuk pendidikan anak. Bukan untuk menikmati hidup. Untuk cicilan rumah yang tidak akan lunas sampai lo pensiun. Dan ini yang paling mengerikan dari kalkulasinya: Gaji Rp2 juta per bulan. Cicilan Rp773.000 per bulan. Itu 38,6% dari seluruh penghasilan hanya untuk cicilan rumah. Belum makan. Belum transportasi. Belum listrik. Belum air. Belum biaya anak sekolah. Belum biaya sakit. Sisa untuk hidup: Rp1,2 juta sebulan. Rp40.000 per hari. Dengan Rp40.000 per hari lo harus makan, transport, bayar semua kebutuhan hidup. Di era rupiah Rp17.600 per dolar. Di era harga pangan yang terus naik karena kedelai, gandum, dan minyak semuanya impor dalam dolar. Dan ini yang tidak pernah diceritakan pemerintah: Total yang lo bayar selama 40 tahun dengan bunga bukan hanya harga rumahnya. Lo membayar harga rumah ditambah bunga selama 40 tahun. Yang bisa berarti lo membayar dua sampai tiga kali lipat harga asal rumah itu. Rumah yang secara teknis bisa lo beli Rp200 juta lo bayar Rp400-600 juta selama 40 tahun. Selisihnya masuk ke mana? Ke sistem keuangan. Ke bank. Ke Tapera. Rakyat kecil yang tidak punya pilihan lain dipaksa membayar premium berlipat-lipat hanya karena mereka tidak punya uang di awal. Dan lo tahu apa yang paling gue ingat dari ini: John D. Rockefeller pernah bilang sesuatu yang sangat terkenal dan sangat mengerikan: "Saya tidak menginginkan bangsa pemikir. Saya menginginkan bangsa pekerja." Dan cara paling efektif untuk memastikan orang tidak berpikir kritis adalah memastikan mereka terlalu sibuk memikirkan cicilan. Orang yang gajinya Rp2 juta dan cicilannya Rp773.000 tidak punya bandwidth mental untuk memikirkan kenapa rupiah melemah. Tidak punya waktu untuk mempertanyakan kenapa anggaran pendidikan dipotong 44%. Tidak punya energi untuk marah tentang Nadiem yang dituntut 27 tahun atau Noel yang bilang menyesal tidak korupsi lebih banyak. Mereka terlalu lelah. Terlalu sibuk bertahan. Terlalu tenggelam dalam tekanan cicilan yang tidak akan selesai sampai mereka pensiun. Itu bukan kebijakan perumahan. Itu adalah mekanisme kontrol sosial. Dan ini sambungkan dengan semua yang sudah terjadi: Gaji tidak naik signifikan. Kelas menengah menyusut dari 57 juta ke 46 juta. Tabungan rata-rata turun dari Rp3 juta ke Rp1,5 juta. Rupiah Rp17.600. Harga pangan naik. Guru honorer digaji di bawah UMP. Tapi solusi yang ditawarkan bukan menaikkan upah. Bukan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Bukan memastikan inflasi terkendali. Solusinya: perpanjang tenor KPR dari 30 tahun menjadi 40 tahun. Supaya cicilan per bulannya kelihatan lebih kecil padahal total yang dibayar jauh lebih besar. Supaya lebih banyak orang bisa masuk ke dalam sistem utang jangka panjang yang mengikat mereka seumur hidup produktif. Ini bukan membantu rakyat memiliki rumah. Ini membantu sistem keuangan memiliki rakyat. Dan yang paling miris: Pemerintah mengklaim ini sebagai kebijakan pro rakyat. Sebagai solusi untuk krisis perumahan. Sebagai bukti bahwa pemerintah peduli dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Tapi coba bayangkan satu skenario sederhana: Lo mulai KPR di usia 25 dengan gaji Rp2 juta. Lo cicil selama 40 tahun. Di tahun ke-15 usia lo 40 rupiah makin melemah, harga kebutuhan pokok naik, dan lo di-PHK karena otomasi AI atau karena bisnis tempat lo kerja bangkrut karena investor asing kabur. Cicilan tetap harus dibayar. Rumah disita kalau tidak bayar. Lo kehilangan segalanya setelah 15 tahun mencicil. Itu bukan kepemilikan rumah. Itu adalah ilusi kepemilikan yang bisa diambil kapan saja kalau lo tidak bisa membayar. KPR 40 tahun bukan solusi krisis perumahan. Itu adalah pengakuan resmi bahwa gaji rakyat Indonesia terlalu kecil untuk membeli rumah dengan cara yang wajar dan alih-alih menaikkan gaji atau menurunkan harga rumah, pemerintah memilih memperpanjang masa perbudakan finansialnya. Rockefeller tidak membutuhkan rantai untuk mengikat pekerjanya. Dia cukup memastikan mereka punya cukup utang untuk tidak berani berhenti bekerja. KPR 40 tahun adalah versi modern dari filosofi itu. Diberikan dengan senyum. Dikemas sebagai bantuan. D an dirayakan sebagai terobosan kebijakan. Sementara yang sebenarnya terjadi adalah: rakyat yang sudah kelelahan dipastikan akan terus kelelahan untuk empat puluh tahun ke depan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
154
685
1.6K
144.1K
ER
ER@mybxpress·
Why eggs?
English
1.4K
704
6K
99.1K
Zakiul Helmi
Zakiul Helmi@HelmiZakiul·
@Jelli_cent Bagus ini, untuk mempercepat prediksi prabowo: 2 0 3 0 BUBAR❗
Indonesia
0
0
0
90
Jeni_Ly again
Jeni_Ly again@Jelli_cent·
Ya udh gitu aja.. Kasih semua kerjaan ke TNI Dprd cuma latihan2 pernah doang 😌
Indonesia
72
111
392
36.9K
Zakiul Helmi retweetledi
GEMPURJOKOWI
GEMPURJOKOWI@GempurJokowi·
Membongkar korupsi pasti mati!
Indonesia
61
814
2K
30.3K
street lawyers
street lawyers@streetlawyers85·
Kementerian dikelola seperti perusahaan pribadi.
Indonesia
8
10
14
406
CatatanAli7
CatatanAli7@Catatan_ali7·
1 KATA UNTUK MENGGAMBARKAN KEPEMIMPINAN BAPAK INI !
CatatanAli7 tweet media
Indonesia
1.3K
37
230
389.9K
King Purwa
King Purwa@BosPurwa·
Woi... DPR itu lembaga pengawas, bkn tim tim humas cadangan. Kalo ketua komisi bicara persis sprt juru bicara pemerintah, lalu siapa yg ngoreksi? Rakyat? Rakyat sdh capek ngoreksi sendiri ajig!
Indonesia
412
592
1.5K
81.7K
b3'doel
b3'doel@B3doel___·
Detik-detik Tendangan Mavt! Viral! Rusak Warung dan Pukul Ibu-ibu, Si Botol Dapat Salam Olahraga Dari Akamsi 🎥: istimewa
Indonesia
1.6K
3.9K
30.5K
1.8M
Virdian Aurellio
Virdian Aurellio@virdianaurellio·
Kalau mau berantas korupsi harusnya mereka pejabat pusat yang pangkas anggaran pendidikan kita. Pejabat daerah yang korupsi uang bangunan dan fasilitas sekolah. Pejabat sekolah yang memberlakukan pungli kepada muridnya. Ini bikin kasus diada-adain justru buat usut program yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat. Ngga masuk akal
Indonesia
16
228
576
4.7K
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Menhan Cerita Trump Masukkan RI ke BoP, tetapi Kini “Left Behind” imbas Perang AS-Iran ~RS
Indonesia
28
16
60
22.5K