Bagi Gen Z, beragama bukan lagi soal ritual semata, tapi soal kemanfaatan nyata. Survei terbaru menunjukkan:
✅ 89% menyukai cara beragama yang simpel & rasional
✅ Kualitas pendidikan & kesehatan dinilai "worth it"
✅ 82,9% mendukung KHGT demi kepastian hari raya
Temuan menarik dari PSKP UAD mengungkap fenomena unik: 46,5% anak muda yang bangga pada Muhammadiyah justru datang dari kalangan non-kader.
Ini membuktikan bahwa daya tarik organisasi kini melampaui batas sekat formalitas.
Rahasianya apa ya?🧐
Fenomena ini melahirkan "Muslim Independen" yang menyaring nilai secara eklektik.
Muhammadiyah kini bukan sekadar tempat bernaung, melainkan penyedia fasilitas publik profesional yang inklusif bagi siapa saja. 🤝
Kamu juga mau log in Muhammadiyah, Sob?
Generasi Z dan Pencarian Substansi di Balik Label Organisasi 🎓
Bagi generasi terdahulu, ormas adalah identitas mutlak. Namun bagi generasi muda, substansi kajian jauh lebih krusial daripada asal-usul ustaz.
Berdasarkan prediksi kalender Kemenag dan Almanak NU, Lebaran kemungkinan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 jika hilal belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.
Keputusan resmi pemerintah akan diumumkan dalam Sidang Isbat pada 19 Maret 2026.
Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026 berdasarkan metode hisab KHGT.
Sementara itu, pemerintah dan NU masih menunggu rukyatul hilal.
Hari ini tantangannya bukan lagi soal beda mazhab, tapi gimana menghadapi Saintisme dan Eksistensialisme yang bikin manusia merasa jadi pusat semesta.
Kuncinya satu: Integrasi Ilmu Amaliah & Wahyu. Jangan mau terjebak polemik usang.
Dua provinsi ini membuktikan kalau dakwah lewat pendidikan dan kesehatan nggak harus Jawa-sentris.
📍 Sulsel: Juaranya konsolidasi ranting (1.196 PRM!).
📍 Sumut: Juaranya fondasi sekolah & kampus (UMSU).
Benarkah Minangkabau adalah "Benteng" Muhammadiyah di luar Jawa? 🧐🤔
Jawabannya mungkin bakal bikin kamu kaget.
Meski punya sejarah panjang di Sumatra Barat, ternyata Sulawesi Selatan dan Sumatra Utara kini memimpin dalam jumlah Amal Usaha (AUM) dan konsolidasi organisasi.
Masjid Istiqlal dan beberapa masjid besar lainnya sudah memulai langkah ini.
Dengan pengaturan adab yang tetap terjaga, suara ulama perempuan kini mulai didengar oleh ribuan jamaah lintas gender.
Tahun ini terasa istimewa: Umat Muslim menjalankan Ramadan, dan umat Katolik menjalankan puasa 40 hari Pra-Paskah.
Gereja St. Paulus Miki rutin merawat kerukunan ini setiap tahun. Bukti bahwa tembok perbedaan bisa runtuh oleh sebungkis takjil dan senyuman.😊
Menhut Raja Juli Antoni membawa pesan penting ke Muhammadiyah: Perbaikan tata kelola lingkungan harus punya energi moral.
Larangan merusak bumi bukan cuma soal dosa, tapi menjaga amanah Allah.
Pas perang saja kita dilarang tebang pohon, apalagi di masa damai? Simak ulasannya!
Muhammadiyah mengajarkan teologi pengorbanan, tapi tetap mengedepankan prinsip "Tengahan" (proporsional).
Merawat AUM berarti menghadirkan kesejahteraan bagi orang lain tanpa mengabaikan kemaslahatan diri sendiri.
Di Pengajian Ramadan UMY, Muhadjir Effendy menegaskan: Merawat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) adalah level tertinggi dari Tauhid. Kenapa? Karena di sana ada kerelaan melepas apa yang paling kita cintai demi umat. 🤝
Simak bedah Teologi Al-Ma'un yang "futuristik" di utas ini! 👇