@SeputarMadrid bukannya fokus ke masalah klub yg masih banyak permasalahan (hasil jelek, pemain ribut, tim medis, dll) malah ribut bacotin soal ego arogansi pribadi udah kaya prabowo aja anjg 😂
jgn heran dah musim depan masih throphyless. perez ini perez era galacticos 1.0
🚨 Florentino Pérez: “Saya menyesal harus memberi tahu kalian, karena ada pihak di luar sana yang mengatakan bahwa saya akan mengundurkan diri, tetapi SAYA TIDAK AKAN MUNDUR!”
“Sebaliknya, saya telah meminta komite pemilihan untuk memulai proses pemilihan Dewan Direksi, yang akan kami ikuti kembali (Dewan Direksi saat ini).”
@SeputarMadrid udah bagus sebetulnya Xabi datang, sebagai revolusi tim, eh malah ga nurut, liat PSG tuh bagus banget, individual nya pada bagus tapi tetep ga pada egois, pemain Madrid stres taeek
🚨 NEW: Saat ini, tidak ada lagi persatuan di dalam ruang ganti Real Madrid. Ada pemain yang mendukung apa yang coba dibangun Xabi Alonso di awal musim, ada juga yang menolaknya dan lebih percaya pada pendekatan Arbeloa.
Semua proses itu meninggalkan luka dan dendam internal yang kini mulai muncul ke permukaan, menciptakan kebingungan bahkan di antara anggota skuad sendiri.
Dan rasa frustrasi itu sudah menyebar ke seluruh ruang ganti: “Ini sangat menyedihkan, semoga semua ini cepat selesai,” ujar beberapa sumber dari internal tim. Yang dimaksud dengan “semua ini” adalah musim ini secara keseluruhan.
Dengan Madrid sudah tidak punya peluang meraih gelar dan mayoritas pemain mulai memikirkan Piala Dunia, pertandingan sisa musim hanya terasa seperti ancaman tambahan bagi klub. @diarioas
🚨 IGS Klarifikasi Fede Valverde:
“Kemarin saya mengalami sebuah insiden dengan seorang rekan setim sebagai akibat dari sebuah situasi dalam latihan, di mana kelelahan akibat kompetisi dan frustrasi membuat segalanya menjadi lebih besar dari yang sebenarnya.
Di ruang ganti yang normal, hal-hal seperti ini bisa terjadi dan biasanya diselesaikan di antara kami sendiri tanpa harus diketahui publik. Jelas ada seseorang di belakang semua ini yang terlalu cepat menyebarkan cerita tersebut, ditambah musim tanpa gelar di mana Madrid selalu menjadi pusat perhatian dan semuanya dibesar-besarkan.
Hari ini kami kembali mengalami perselisihan. Dalam perdebatan itu, saya secara tidak sengaja terbentur meja hingga mengalami luka kecil di dahi yang mengharuskan saya menjalani pemeriksaan prosedural di rumah sakit.
Rekan setim saya sama sekali tidak memukul saya dan saya juga tidak memukulnya, meskipun saya paham bahwa mungkin lebih mudah bagi kalian untuk percaya bahwa kami saling baku hantam atau bahwa semuanya dilakukan dengan sengaja, tetapi itu tidak terjadi.
Saya merasa kemarahan saya terhadap situasi ini, frustrasi melihat beberapa dari kami mencapai akhir musim dengan tenaga terakhir kami hingga jiwa kami terasa hancur, membuat saya sampai pada batas bertengkar dengan seorang rekan setim.
Saya minta maaf. Saya sungguh minta maaf dari hati karena situasi ini menyakitkan bagi saya, momen yang sedang kami alami menyakitkan bagi saya. Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya dan saya tidak bisa bersikap acuh tak acuh. Semua ini adalah hasil dari akumulasi banyak hal yang akhirnya berujung pada sebuah pertengkaran tanpa arti, merusak citra saya, dan membuka ruang bagi keraguan, cerita yang dibuat-buat, fitnah, serta tambahan bumbu pada sebuah kecelakaan. Saya tidak ragu bahwa gesekan yang mungkin kami alami di luar lapangan akan berhenti begitu kami berada di dalam lapangan, dan jika saya harus membelanya di stadion, saya akan menjadi orang pertama yang melakukannya.
Saya sebenarnya tidak ingin berbicara sampai akhir musim. Kami tersingkir dari Liga Champions dan saya menyimpan kemarahan serta kekecewaan itu sendiri. Kami telah menyia-nyiakan satu tahun lagi dan saya merasa bukan saatnya membuat unggahan di media sosial ketika satu-satunya jawaban yang harus saya berikan adalah di lapangan, dan saya merasa saya telah melakukannya. Karena itu, saya adalah orang yang paling sedih dan terpukul harus melalui situasi ini yang membuat saya tidak bisa bermain di pertandingan berikutnya karena keputusan medis. Saya selalu berjuang sampai akhir, sampai konsekuensi terakhir, dan tidak bisa melakukannya sekarang lebih menyakitkan bagi saya dibanding siapa pun. Saya menyerahkan diri saya kepada klub dan rekan-rekan setim saya untuk membantu dalam keputusan apa pun yang mereka anggap perlu.
Terima kasih.”
🚨⚪️ PERNYATAAN RESMI REAL MADRID C. F.
Real Madrid C. F. mengumumkan bahwa, menyusul insiden yang terjadi pagi ini dalam sesi latihan tim utama, klub telah memutuskan untuk membuka masing-masing proses disipliner terhadap pemain kami, Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni.
Klub akan menyampaikan pada waktunya keputusan dari kedua proses tersebut, setelah seluruh prosedur internal terkait selesai dilaksanakan.
🔗 realmadrid.com/es-ES/noticias…
@jogja_base Sebagai perempuan, bare minimum yang harus aku punya adalah kesehatan secara fisik maupun psikis, berpendidikan, tau mana yang penting dan yang tidak, punya penghasilan sendiri, dan bisa bertanggung jawab minimal atas dirinya sendiri.
🚨 BREAKING: Kylian Mbappé terlibat adu argumen panas dengan seorang staf Álvaro Arbeloa saat sesi latihan. Insiden terjadi dalam sebuah permainan, ketika staf tersebut bertindak sebagai asisten wasit dan menyatakan Mbappé dalam posisi offside.
Menurut sumber, Mbappé bereaksi dengan nada marah dan kata-kata yang dianggap menghina kepada staf tersebut. Situasi seperti ini bukan hal yang jarang terjadi di level sepak bola elit, dan tidak ada indikasi bahwa Mbappé mendapat sanksi internal.
Meski demikian, kejadian-kejadian ini turut memperburuk suasana di dalam Real Madrid dan menjadi hal yang cukup signifikan dalam konteks tersebut.
[via @MarioCortegana & @GuillermoRai_, @TheAthleticFC]
🔗 nytimes.com/athletic/72524…
🚨 JUST IN: Kylian Mbappé hadir di Valdebebas hari ini dan akan menjalani tes kontrol lagi pada Rabu, yang akan menjadi hari penentuan untuk mengetahui apakah ia bisa bermain di El Clásico atau tidak. @AbrahamPRomero ❓🇫🇷
Gareth Bale, dengan kontribusi serta pencapaian sebesar itu dalam salah satu masa kejayaan Real Madrid, 'diasingkan' oleh madridistas pada masanya karena banner “Golf, Wales, Madrid. In that order.”
Just saying.
@kelinciloki9@Txtmlbb_ Itu blunder namanya bush bagian lord dah di bukain semua sm alek nino harusnya ekspek kyy bakalan flanking malah santuy gaming, koh delwyn aja kesel nontonnya 🤣🤣
That 5-4 PSG vs Bayern was like a game between two spoiled brats, 2nd generation of privileged super wealthy families…
While Atletico vs Arsenal match would be like the working class fight, between tough men who earned their success through hard working and being street smart.