Ridho

6.2K posts

Ridho banner
Ridho

Ridho

@Idho_k

Football addict

Jambi, Indonesia Katılım Temmuz 2011
370 Takip Edilen439 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Ridho
Ridho@Idho_k·
Sebuah kebanggan bisa lebih uptodate drpd istri, soal artis. #Arhan #zize
Ridho tweet mediaRidho tweet mediaRidho tweet media
Indonesia
9
0
73
434K
Viralitity
Viralitity@Viralitity·
Theo Hernandez during one of his supposed 'laughing gas' parties with alleged escorts. 👀
English
198
299
4.7K
1.2M
Ridho retweetledi
toparlanın gitmiyoruz
toparlanın gitmiyoruz@toparlanvegitme·
🔴Ünlü İngiliz aktör Michael Malarkey, elindeki kahvenin Starbucks olduğunu fark edince çöpe attı ve boykot çağrısı yaptı.
Türkçe
384
7.2K
36.4K
807.1K
Ridho retweetledi
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Padahal lomba 4 Pilar MPR RI, tapi finalnya malah merusak nilai-nilai 4 Pilar sendiri. Menurut gue, ini wujud Inkompetensi yang lengkap sih. Mulai dari Moderator/MC sampai Jurinya sama aja. Beneran kek representasi kehidupan kita capt, yg berkuasa salah tapi ga mau tau, wasitnya belain yang kasih makan. Jadi pada acara babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Adek yang berani karena benar itu dari SMAN 1 Pontianak. Sementara Jurinya adalah: 1. Dyastasita (Kepala Biro Pengkajian Konstitusi, MPR RI) 2. Indri Wahyuni (Kepala Bagian Badan Sosialisasi Setjen MPR RI) Buntut dari kejadian itu, SMA N 1 Pontianak melayangkan protes di Media Sosialnya. Rispek untuk SMA N 1 Pontianak dan Siswanya yang berani bersuara 🫡
Indonesia
1K
3.8K
10.1K
327.9K
Ridho
Ridho@Idho_k·
@Info_SerieA Vibenya udah kayak Homelander of Soccer 🤣
Indonesia
2
0
1
2K
Ridho
Ridho@Idho_k·
@Info_SerieA Masterpis post dari admin romanisti indonesia 👍
Ridho tweet media
Indonesia
1
1
15
1.8K
Info Serie A Italia
Info Serie A Italia@Info_SerieA·
MERAYAKAN PORORO DARI RUMANIA Kadang memang angka itu bukan suatu yang eksak di sepakbola, dan seringnya perjalanan hidup seorang pelatih tidak butuh barcode untuk dihargai. Semalam, Giuseppe Meazza menjadi saksi. Seorang pelatih yang sebelum datang ke timnya sekarang, yang jumlah matchnya (sebagai pelatih) di liga teratas masih jauh lebih sedikit dibanding total jari kaki dan jari tangan, membawa klub bernama Inter Milan meraih scudetto ke-21. Ragu karena pengalaman minim? Jelas. Trauma? Jelas masih ada. Sudah ada di bayang-bayang para fans dan penikmat liga italia, bahwa jangan-jangan tim ini akan kembali ke masa di mana Freddy Guarin menjadi pelaku utama langkanya burung-burung beterbangan di area Milan. Dijadiin lalapan oleh tim kota Paris plus ditinggal pelatih hebat yang money oriented tapi gamau ngaku, membuat semua berpikir: Apa cycle Inter sudah habis? Digantinya juga sama yang belum pengalaman? Pesimis ya udah pasti. Kompetitor makin serius. Transfer Napoli ngeri-ngeri. Milan mendatangkan the master of the dark arts. Hasil di awal musim pun seakan mencerminkan, ini pelatih sanggup ga ya? Apakah pelatih baru ini just another pelatih Penjas? Dia tidak datang sebagai revolusioner sok jenius. Dia tidak mengubah semuanya. Dia pun (terbukti) masih naif saat laga big match. Tapi dia doang pelatih tersedia yang “PAHAM” Inter Milan. Masuk awal tahun, momentumnya terasa pas: Inter makin stabil di liga. Dibikin fokus ke liga sama tim bernama Bodo. Menang pun jadi kebiasaan. Rival makin ga jelas. Yang penting apa? Yak yang penting konsisten. “Inter juara karena rivalnya pada jelek di musim ini”, ya terserah. Berarti Inter lebih baik dong? Berarti Inter memang siap juara dengan jadi yang paling konsisten di atas dong? Sepak bola kadang sesederhana itu, imajinasi dan demand penonton yang bikin jadi njelimet. Simple saja. Yang paling mengerti klub, yang paling tahan tekanan, yang paling konsisten. Ya dialah yang angkat trofi. Badai cedera, pilar utama jadi kambing hitam kegagalan Italia ke piala dunia, drama perwasitan, dan kerikil kerikil lain jadi bumbu penyedap di petualangan musim ini. Ini bukan cuma tentang Inter yang juara. Ini tentang satu orang yang datang tanpa banyak suara, dipandang sebelah mata, lalu pulang dengan menjawab doa. Akhir kata Selamat menikmati gelar ke-21, Inter Milan. Tambahan satu gelar lagi untuk melengkapi 20 (atau 19) gelar yang sudah terpatri di histori. Dan yang terpenting Selamat atas gelarnya Mr. Cristian “Pororo” Chivu. Silahkan sibuk merayakan, karena yang sibuk menjelaskan itu urusan wong kalahan. . . . Saya Daniel Johns, pamit undur diri.
Info Serie A Italia tweet media
Indonesia
63
194
488
18.7K
Ridho
Ridho@Idho_k·
@FansNerazzurri Bovo sm cocchi hitungannya juara scudetto apa nggak ya?
Indonesia
0
0
1
438
FN
FN@FansNerazzurri·
Banyak Capture moment menarik disini Dumfries si paling hapal dan kemudian ngebully Bisseck Di Gennaro dan Pio rangkulan sesama alumnus Primavera Lautaro dan Chivu di barisan paling belakang saling bercanda Bovo dan Cocchi yang ikut selebrasi
Indonesia
10
84
480
20.7K
Jardon Sinnerismo
Jardon Sinnerismo@jasharismooo·
Uno sporco scudettino non pareggerà mai la più grande umiliazione di sempre 31 MAGGIO NELLA ST5RIA
Italiano
196
310
3.1K
67.8K
Ridho retweetledi
Inter ⭐⭐
Inter ⭐⭐@Inter·
SIAMO I CAMPIOOOOONI D'ITALIA 🏆🇮🇹 🖤💙 @BYDGlobal
Inter ⭐⭐ tweet media
Italiano
256
2.6K
10.5K
213.2K
Ridho retweetledi
Lega Serie A
Lega Serie A@SerieA·
Ogni cambiamento nasce dal silenzio. Ogni rinascita, da ciò che si lascia alle spalle. La storia si rinnova, la grandezza ritorna. Metamorphosis, Reborn in Glory. 🐍 #InterScudetto
Italiano
145
910
3K
84.8K
Ridho retweetledi
Thomas Andreasen
Thomas Andreasen@thomasandrea80·
Stop så, internet. 🤣🤣🤣
Dansk
7
64
354
24.1K
SANSO Ⓜ️
SANSO Ⓜ️@NapoliSansone·
The HONORABLE champions remain. FORZA NAPOLI.
SANSO Ⓜ️ tweet media
English
41
17
156
15.3K
Ridho
Ridho@Idho_k·
@rossonerifreak Ini udah 50+ tahun, pasti orang lupa kan ((Trauma seumur hidup)) dih 🤣
Ridho tweet media
Indonesia
5
9
22
1.3K