FREE WILL

7.8K posts

FREE WILL banner
FREE WILL

FREE WILL

@Infinite0007_

حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

DKI Jakarta, Indonesia Katılım Kasım 2016
1.3K Takip Edilen1.3K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
FREE WILL
FREE WILL@Infinite0007_·
Resolusi 2025: Dua Rakaat Sebelum Subuh 🤲
Indonesia
0
0
2
156
TahooMan™️
TahooMan™️@AraituLaki·
Penampakan Dapur MBG yg kena sidak… dah kek Gudang Makanan Sampah‼️ Tumpukan Buah BUSUK dan Bahan makanan yg TIDAK LAYAK Konsumsi masih disimpan… Yg kek gitu mo dibagikan ke Murid?? Untuk Anak2 kita??? UNTALEN DEWE!!!! 🤬
Indonesia
826
6.5K
13.9K
564.2K
FREE WILL
FREE WILL@Infinite0007_·
@MariaAlkaff_ Kemarin dia kutip hoax, mestinya dipenjara seperti ratna sarumpet
Indonesia
0
0
0
10
Reza Pahlavi
Reza Pahlavi@PahlaviReza·
My dear compatriots, Decisive moments lie before us. The assistance that the President of the United States had promised to the brave people of Iran has now arrived. This is a humanitarian intervention, and its target is the Islamic Republic, its apparatus of repression, and its machinery of killing—not the country and great nation of Iran. However, despite the arrival of this assistance, the final victory will still be achieved by us. It is we, the people of Iran, who will finish this task in this final battle. The time to return to the streets is approaching. Now that the Islamic Republic is collapsing, my message to the country’s military, law enforcement, and security forces is clear: You have sworn an oath to protect Iran and the Iranian nation, not the Islamic Republic and its leaders. Your duty is to defend the people, not to defend a regime that has taken our homeland hostage through repression and crime. Join the nation and help ensure a stable and secure transition. Otherwise, you will sink with Khamenei’s ship and his crumbling regime. And my message to the President of the United States, President Trump, is this: The honorable people of Iran, despite the brutal repression and killings carried out by this regime, stood bravely for nearly two months. I now ask you to exercise the utmost possible caution to preserve the lives of civilians and my compatriots. The people of Iran are your natural allies and the allies of the free world, and they will not forget your assistance during the most difficult period of Iran’s contemporary history. And to you, my dear compatriots in Iran: In these sensitive hours and days, more than ever we must remain focused on our ultimate goal: reclaiming Iran. I ask you, for now, to remain in your homes and remain calm and safe. Stay alert and ready to return to the streets for the final action at the appropriate time, which I will communicate to you. Follow my messages through social media and satellite media. If disruptions occur in the internet and satellite broadcasts, I will remain in contact with you via radio. We are very close to final victory. I hope to be with you as soon as possible so that together we may reclaim Iran and rebuild it. Long live Iran. Reza Pahlavi
Reza Pahlavi@PahlaviReza

هم‌میهنان عزیزم، لحظاتی سرنوشت‌ساز پیشِ روی ماست. کمکی که رئیس‌جمهور ایالات متحده به مردم شجاع ایران وعده داده بود، اکنون رسیده است. این یک مداخله بشردوستانه است؛ و هدف آن، جمهوری اسلامی، دستگاه سرکوب و ماشین کشتار آن است؛ نه کشور و ملت بزرگ ایران. اما، با وجود رسیدن این کمک، پیروزی نهایی هم‌چنان به دست ما رقم خواهد خورد. این ما ملت ایران هستیم که در این آخرین نبرد کار را تمام خواهیم کرد. زمان بازگشت به خیابان‌ها نزدیک است. اکنون که جمهوری اسلامی در حال فروپاشی است، پیام من به نیروهای نظامی، انتظامی و امنیتی کشور روشن است: شما سوگند خورده‌اید حافظ ایران و ملت ایران باشید، نه حافظ جمهوری اسلامی و سرکردگانش. وظیفه شما دفاع از مردم است، نه دفاع از رژیمی که با سرکوب و جنایت، میهن ما را به گروگان گرفته است. به ملت بپیوندید و به یک گذار باثبات و امن کمک کنید. در غیر این صورت، با کشتی درهم‌شکسته خامنه‌ای و رژیمش غرق خواهید شد. و پیام من به رئیس‌جمهور ایالات متحده، پرزیدنت ترامپ، این است: ملت شریف ایران، با وجود سرکوب و کشتار وحشیانه این رژیم، نزدیک به دو ماه با دلاوری ایستادگی کرد. اینک از شما می‌خواهم بیشترین احتیاط ممکن را برای حفظ جان غیرنظامیان و هم‌میهنانم به کار ببرید. مردم ایران، متحدان طبیعی شما و جهان آزادند، و یاری شما در سخت‌ترین دوره تاریخ معاصر ایران را فراموش نخواهند کرد. و به شما هم‌میهنان عزیزم در ایران: در این ساعت‌ها و روزهای حساس، بیش از هر زمان دیگر باید بر هدف نهایی خود متمرکز بمانیم: بازپس‌گرفتن ایران. من از شما می‌خواهم که در حال حاضر در خانه‌های خود بمانید و آرامش و امنیت خود را حفظ کنید. هوشیار و آماده باشید تا در زمان مناسب، که به‌طور دقیق به اطلاع شما خواهم رساند، برای اقدام نهایی به خیابان‌ها باز گردید. پیام‌های من را از طریق شبکه‌های اجتماعی و رسانه‌های ماهواره‌ای دنبال کنید. اگر در اینترنت و ماهواره اختلال ایجاد شد، از طریق امواج رادیویی با شما در تماس خواهم بود. ما به پیروزی نهایی بسیار نزدیکیم. می‌خواهم هر چه زودتر در کنار شما باشم تا با هم ایران را پس بگیریم و دوباره بسازیم. پاینده ایران، رضا پهلوی

English
8.3K
30.8K
105.4K
12.5M
FREE WILL retweetledi
IranDefenceForce
IranDefenceForce@IranDefenceForc·
Reports confirm that Imam Khamenei is alive and overseeing national security matters personally.
IranDefenceForce tweet media
English
171
390
4.3K
260.6K
FREE WILL
FREE WILL@Infinite0007_·
Stay with Iran
FREE WILL tweet media
English
0
0
0
22
FREE WILL retweetledi
ARŞİV 🇹🇷
ARŞİV 🇹🇷@ArsivTC·
Son Dakika | Hamaney, İsrail tarafından öldürüldüğünü yalanlayan bir video ile İran halkına seslendi. #hamaney
Türkçe
3
1
4
2.3K
FREE WILL retweetledi
S. B. Yudhoyono
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono·
HARI-HARI YANG MENENTUKAN SEJARAH AMERIKA DAN IRAN: PERANG ATAU DAMAI? Jenewa kota yang indah, damai dan saat ini hawanya sejuk. Namun, jam-jam ini, hari-hari mendatang, kota yang penuh legenda ini bisa menjadi saksi sejarah. Bisa melahirkan sebuah “game change” yang berimplikasi besar pada perkembangan dunia. Di penghujung Februari 2026 ini, tengah berlangsung sebuah perundingan dan negosiasi yang sangat penting. Juru runding Amerika Serikat tengah melakukan pertemuan tidak langsung (melalui mediator) dengan juru runding Iran. Banyak kalangan yang tengah menunggu hasil negosiasi itu, utamanya bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah. Sukses atau gagal? Bawa kedamaian, atau sebaliknya menyulut terjadinya peperangan yang dahsyat? Semua tahu bahwa negosiasi, utamanya menyangkut masa depan proyek nuklir Iran itu sesuatu yang sangat rumit dan tidak mudah untuk membangun opsi yang bisa diterima kedua belah pihak. Kepentingan kedua negara sangat berbeda. Ketika perundingan tengah berlangsung, di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang. Para juru runding juga harus cerdas membaca pikiran kedua pemimpin yang memberikan mandat pada mereka, Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei. Membangun “harmoni” antara juru runding dengan para bosnya mungkin juga sesuatu yang tidak mudah. Sebagai seorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam resolusi konflik, baik pada tingkat nasional maupun internasional, saya mesti mengatakan bahwa sebuah negosiasi itu sangat melelahkan. Perlu kesabaran, kecerdasan, dan keuletan. Siap untuk berkompromi serta bersedia untuk sebuah “take and give”. Keinginan dan sasaran yang digariskan oleh kedua pemimpin negara juga harus sangat dimengerti. Khusus negosiasi Amerika-Iran ini, saya mengamati bahwa kedua pemimpin mereka, Donald Trump dan Ali Khamenei memiliki “uniqueness”. Keduanya memiliki ego, ambisi dan juga “personal interest”. Trump khawatir kalau sampai gagal, reputasi serta “legacy” indah yang ingin diraih bisa hancur berantakan. Ali Khamenei juga khawatir kalau sengketa sengit dengan Amerika ini, jika nasibnya naas, bisa berakhir dengan pergantian rezim dan “he must go”. Berarti, ini merupakan “survival interest” buat pemimpin Iran itu. Banyak pihak yang memprediksi atau menyimpulkan jika perundingan ini gagal, maka perang besar pun akan segera meletus. Ibaratnya kondisi sudah matang. Tinggal menunggu komando Trump dan Khamenei. Pendapat saya, terjadinya perang yang seolah diniscayakan itu, bisa iya, bisa tidak. Apalagi kalau para jenderal di kedua belah pihak, terus mengawal pengambilan keputusan para pemimpinnya. Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah. Ada catatan penting bagi seorang “commander-in-chief” untuk mengambil jalan perang guna memenuhi kepentingan nasionalnya. Pertama, apakah perang itu harus dilaksanakan atau masih ada opsi yang lain? Inilah yang sering disebut “war of necessity” dan “war of choice”. Pada akhirnya, kedua belah pihak akan menentukan berperang atau menempuh jalan lain. Kedua, negara siap berperang kalau kalkulasi rasionalnya menjamin bahwa perang dapat dimenangkan. Baik Trump maupun Khamenei harus bisa meyakinkan dirinya sendiri, dengan menggunakan logika dan akal sehatnya, bahwa perang yang ia pilih memang akan bisa dimenangkan. Karena perang terkait dengan nasib dan masa depan rakyat yang dipimpinnya, yang memberikan mandat dan kepercayaan, suara mereka mesti didengar. Pertimbangan dan saran para jenderal dan petinggi militer juga mesti diindahkan, jangan terkubur dengan ego pemimpin yang kelewat tinggi. Bagi Amerika yang boleh dikatakan terus sesumbar untuk menghancurkan Iran (meskipun belakangan Iran juga mengobarkan dan menjanjikan ancaman), perlu dipikirkan dalam-dalam sebelum mengambil keputusan untuk berperang. Maksud saya, jangan-jangan bagi Amerika menang perangnya sulit dicapai, kemudian “exit” atau mengakhiri peperangan juga tidak mudah dilakukan. Ingat kembali pengalaman pahit ketika melakukan peperangan di Vietnam, Irak dan Afghanistan. Ingat, Iran adalah Iran. Iran bukan Irak dan bukan Afghanistan. Terakhir, ada pesan dari seorang warga Indonesia dan juga warga dunia melalui media ini. Bukan hanya untuk Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei, tetapi juga untuk seluruh pemimpin politik di dunia yang di tangannya ada sebuah tombol untuk memulai peperangan. Begini pesan saya. Para perwira dan para prajurit itu juga punya jiwa, punya keyakinan, punya akal sehat, dan tentunya punya harapan. Kalau soal berkorban untuk nusa dan bangsa, tentara selalu siap mengorbankan jiwa dan raganya. Hal itu tidak perlu diragukan. Selama 30 tahun saya mengabdi di dunia militer, lima tahun saya pernah bertempur untuk Sang Merah Putih. Namun, sukses sebuah peperangan juga ditentukan oleh apa yang ada dalam hati dan pikiran para prajurit. Ada kalimat indah yang mesti diingat oleh para pemimpin politik – presiden atau perdana menteri – “Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for” (Prajurit tidak bertempur dan siap untuk mati, kecuali mereka tahu untuk apa mereka bertempur dan mati) *SBY*
Indonesia
724
7.3K
30.1K
2M
Handout
Handout@Zeefire02·
🤨😮‍💨
QME
683
445
1.2K
119.6K
FREE WILL retweetledi
Firgiawan
Firgiawan@seterahdeh·
stress, ada yang bikin kloningan gmail, gdrive, google photo nya epstein😭😭 jmail.world
Firgiawan tweet media
Indonesia
188
1.9K
19.3K
1.5M
FREE WILL
FREE WILL@Infinite0007_·
@P3gEl Ini juga Goblok nga ketolong
Indonesia
0
0
0
3
5tePh3N
5tePh3N@P3gEl·
Tutorial untuk viral
Indonesia
123
20
94
9.8K
FREE WILL
FREE WILL@Infinite0007_·
@bripvdv Siapa anjing ini. Kontol bodoh. Tolol.
Indonesia
0
0
0
5
Buzz Loop
Buzz Loop@bripvdv·
🤔😒
QME
2K
146
522
90.8K
FREE WILL
FREE WILL@Infinite0007_·
@P3gEl Pengacara Anjing ini mah.
Indonesia
0
0
0
6
5tePh3N
5tePh3N@P3gEl·
Pengacara pelaku penjambretan yg tewas gak terima dengan DPR. Minta keadilan katanya☺️
Indonesia
372
104
274
33.4K
FREE WILL
FREE WILL@Infinite0007_·
@kevinpramudya_ Ujung2nya pulang angkat koper di 16 besar. ini Klub udah berapa UCL ??
Indonesia
0
0
0
8
BP™
BP™@BangPino__·
🥱🥱🥱
QME
2.2K
464
3.7K
627.9K