Innes Inez

940 posts

Innes Inez

Innes Inez

@Innes_Pa

Katılım Mart 2024
21 Takip Edilen14 Takipçiler
Innes Inez retweetledi
TxtdariBekasy 🇵🇸
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi·
Prabowo completed his World Tour visiting 28 countries in just 1.5 years, while Taylor Swift needed 2 years for her World Tour in 21 countries.
TxtdariBekasy 🇵🇸 tweet mediaTxtdariBekasy 🇵🇸 tweet media
English
584
14.4K
40.6K
1.3M
Innes Inez
Innes Inez@Innes_Pa·
Perbedaan pola pikir
Indonesia
0
0
0
13
Innes Inez retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada momen di podcast Curhat Bang Denny Sumargo yang menurut gue paling menggetarkan dan paling menyentuh yang pernah gue dengar dari siapapun yang keluarganya terjerat kasus hukum. Franka Makarim istri Nadiem bicara untuk pertama kalinya di depan kamera. Dan cara dia bicara menurut gue jauh lebih keras dari tuntutan 27 tahun yang dilempar ke suaminya. Satu fakta yang perlu diingat dulu sebelum membaca ini: Nadiem Makarim adalah lulusan Harvard. CEO startup termuda yang pernah masuk daftar paling berpengaruh di Asia Tenggara. Meninggalkan semua itu untuk jadi menteri. Dan berdasarkan catatan pajak pribadinya hartanya tidak bertambah selama menjabat. Justru berkurang. PPATK sudah memeriksa. Tidak ada aliran dana ke Nadiem dari siapapun. Dari vendor, dari Google, dari PT manapun. Nol. Tapi dia masih ditahan 8 bulan. Dituntut 27 tahun. Dengan uang pengganti Rp5,6 triliun yang diambil dari nilai IPO Gojek di SPT pajak bukan dari uang yang pernah dia terima. Dan di tengah semua itu Franka pasang badan: Franka bukan tipe orang yang sering muncul di publik. Selama hampir satu tahun dia diam. Menjaga empat anak. Hadir di setiap sidang. Menemani dari kejauhan. Dan ketika dia akhirnya bicara yang pertama dia katakan bukan pembelaan. Tapi pertanyaan: "Jadi kejahatan suami saya apa?" Yang paling miris momen anak-anak yang tidak mengerti: Franka cerita soal putrinya yang berumur lima tahun. Satu hari setelah jam kunjungan habis anaknya berdiri di pojok lobi, menangis, dan bertanya: "Kenapa Siera enggak bisa nginep di sini sama Dada? Emang Dada enggak punya tempat tidur di situ?" Dia tidak mengerti kenapa ayahnya harus tinggal di sana. Dia pikir ayahnya hanya menginap saja. Dan Franka tidak bisa menjelaskan kenapa. Karena memang tidak ada penjelasan yang masuk akal untuk anak usia lima tahun soal mengapa seorang ayah ditahan untuk sesuatu yang tidak pernah bisa dibuktikan. Yang paling mengena dari seluruh obrolan ini: Franka ditanya: seberapa jujur Nadiem di matanya dalam skala 1 sampai 10? Jawabannya: 10. Tidak ada bohong satu pun. Dan dia kasih bukti yang sangat konkret: Nadiem selama 20 tahun hanya punya satu nomor HP. Tidak pernah ganti. Tidak ada yang perlu disembunyikan. "Siapapun bisa lihat. Anak buahnya bisa buka. Istrinya bisa buka. Everybody can access that." Fakta persidangan yang perlu diketahui publik: Pertama — grup WA yang disebut berulang kali sebelum penangkapan sebagai bukti perencanaan korupsi? Tidak pernah masuk ke dakwaan. Tidak ada. Kedua — Nadiem hanya hadir satu kali rapat sebelum pengadaan. Dan yang dia bilang hanya: " Teruskan." Dia tidak menandatangani persetujuan pembelian apapun. Ketiga — 800 miliar yang dituduhkan masuk ke Nadiem? Di persidangan dibuktikan itu adalah transaksi internal antar PT di dalam GOTO untuk persiapan IPO masuk dan keluar di hari yang sama. Bank statement dari Citibank menunjukkan nol aliran ke individu manapun. Keempat — harga Chromebook yang dituduh kemahalan? Vendor, reseller, dan distributor semua bersaksi bahwa harga yang dinilai wajar oleh BPKP dalam audit adalah harga yang akan membuat mereka rugi kalau dijual di angka itu. Artinya harga pengadaan sebenarnya sudah kompetitif. Kelima — petinggi Google dari seluruh dunia bersaksi secara online selama 11 jam. Sukarela. Membantah seluruh tuduhan kongkalikong yang ada di dakwaan. Yang paling tidak adil dari seluruh proses ini: Jaksa menghadirkan 55 saksi dengan 7 ahli selama 3,5 bulan. Tim Nadiem baru mulai pembelaan satu minggu lalu proses tiba-tiba mau dihentikan dan langsung masuk tuntutan. Franka bertanya dengan sangat tenang tapi sangat keras: "Apakah sebagai orang yang dituduhkan, yang hidupnya diambil dan ditangkap sebelum terbukti — kok tidak mendapatkan kesempatan yang sama?" Ada orang yang meninggalkan posisi luar biasa di sektor swasta untuk melayani negara. Hartanya berkurang selama menjabat. Tidak ada satu sen pun aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke rekeningnya. Saksi-saksi di persidangan membantah tuduhan satu per satu. Perusahaan teknologi global dari seluruh dunia rela bersaksi 11 jam untuk meluruskan faktanya. Tapi dia masih dituntut 27 tahun. Dan istrinya sekarang harus menjawab pertanyaan anak berumur lima tahun: kenapa Dada tidak bisa pulang? Kalau sistem hukum kita tidak bisa menjawab pertanyaan itu dengan jawaban yang jujur maka yang sedang kita saksikan bukan penegakan hukum. Itu adalah sesuatu yang jauh lebih berbahaya dari korupsi yang dituduhkan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
112
2K
5.3K
183K
Innes Inez retweetledi
シエラ! ࣪𖤐
シエラ! ࣪𖤐@faithreverie·
duit bisa diganti, tapi tanggung jawab moral lo yang gagalin mimpi orang tuh nggak akan bisa ditebus sih sampai kapanpun. bayangin nuker masa depan orang lain demi gengsi. duh, kenapa sih dunia.
oel@ahbersin

BANTU VIRALIN GUYS‼️ arini dan suaminya nilep uang vote buat rio lahskart sampe 3 digit. harusnya rio lolos ke gf tapi karna si pantek 2 ini rio cuma sampe top 3. kata gua siap siap lu arini, haji igun dan bg deo udah bawa pengacara. selamat pake baju oren

Indonesia
7
48
217
10.2K
Innes Inez retweetledi
kiv z
kiv z@triwul82·
Korban penyiraman air keras yang fisiknya hancur & matanya nyaris buta, kini malah diancam pidana oleh Hakim Militer karena menolak hadir di sidang sandiwara. ​Andrie Yunus konsisten: Penjahat & Pengadil tidak boleh satu institusi. Memaksa korban masuk ke sistem yang tidak berpihak padanya adalah bentuk kekerasan negara yang nyata. Stop intimidasi korban, tegakkan supremasi sipil. Sumber : kompas
Indonesia
314
2.7K
5.6K
126.8K
Innes Inez retweetledi
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Lu mau tau gak gobloknya narasi lu di mana? Ada murid yang suka dan merasa terbantu dengan MBG, tapi difarming bahwa MBG itu berhasil. Padahal, kalo lu pinteran dikit, postingan lu ini bisa dijadikan kunci buat evaluasi ulang program MBG. Sini, biar gue bantu jelasin: 1. Murid yang merasa terbantu dengan adanya MBG didata, mereka berasal dari keluarga miskin/menengah/kaya; 2. Dengan data yang didapat di poin 1, kelompokan data per kelas ekonomi-tingkat kepuasan; 3. Jika rata2 yang merasa terbantu adalah kelas miskin, maka program wajib tersegmentasi bagi murid tidak/kurang mampu; 4. Kenapa MBG harus dievaluasi ulang dan segmentasi penerimanya hanya kelas kurang/tidak mampu? Karena itulah problema yang harus diselesaikan oleh pemerintah; 5. Apa yang akan terjadi jika penerima MBG hanya dari kalangan kurang/tidak mampu? Porsi anggaran berkurang, negara bisa hemat hingga ratusan triliun per tahun, APBN kembi sehat, penerima manfaat jadi tepat sasaran, hingga meminimalisir potensi korupsi oleh pemilik dapur; 6. Jika penerima manfaat sudah "targeted" ke murid dari kelas kurang/tidak mampu, apa langkah selanjutnya yang harus diambil oleh pemerintah?; 7. Perluas lagi sasarannya ke HANYA penderita stunting/gizi buruk, sedangkan ibu hamil diberikan paketan MBG yang berbeda (produk khusus selama masa kehamilan untuk membantu pertumbuhan/kesehatan janin; bukan makanan berat yang berpotensi terdapat kandungan racun); 8. Jika pemerintah mampu melakukan poin 1-7, gue yakin Prabowo bakal dapat banyak pujian bahkan dari orang2 yang sebelumnya ngasih kritikan keras ke program MBG. Tapi yang jadi pertanyaan, apakah Prabowo mampu dan berani untuk evaluasi ulang (total) programnya, termasuk pengurangan jumlah insentif per hari bagi pemilik dapur?
Partai Gerindra@Gerindra

Di tengah berbagai pendapat tentang MBG, ada banyak cerita dari anak-anak yang menerima langsung manfaatnya. #mbg

Indonesia
215
7.8K
22K
642.2K
Innes Inez retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Dollar mau nyentuh 17.500, euro 20.000, IHSG Anjlok, investor asing cabut, Phk dmna-mna, Bahan baku naik, bbm naik. Presiden kita malah kondangan cokk
Indonesia
371
17.6K
50.4K
720.1K
Innes Inez retweetledi
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Hey @Harvard, One of your graduates (Stella Christie) is out here arguing against salary floors for lecturers, claiming “competition” and “quality-based pay” are essential for university progress and national scientific advancement. Yet under the very same regime she serves, she fails to explain why MBG staff can earn far more than the lecturers who actually teach, research, and carry the university’s core academic mission. For Harvard, having an alumna publicly defend this kind of selective and hypocritical logic is honestly embarrassing. Thank you for your attention to this matter!
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen

Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok Wamendikti Goblok

English
120
6.4K
19.2K
577.2K
Innes Inez retweetledi
Ommi de Queen👑
Ommi de Queen👑@ommi_siregar·
Wamen Kemendikti Prof. Stella sebut gaji rendah dosen karena dianggap tidak kompeten. Padahal, syarat jadi Presiden dan Wakil Presiden aja minimal tamatan SMA, sementara dosen minimal S2... 🤔 ku fikir dia pintar, ternyata 'kurang akal'. 👇
Ommi de Queen👑 tweet mediaOmmi de Queen👑 tweet media
Indonesia
15
4.4K
13.3K
379.4K
Innes Inez retweetledi
Science girl
Science girl@sciencegirl·
Misleading packages are illegal in Japan
English
308
1.7K
25.7K
4M
Innes Inez retweetledi
( ◕◡◕)っ
( ◕◡◕)っ@kaptenAmercia·
Perbedaan belanja di negara kaya dengan negara sok kaya yang pajaknya dipake foya-foya kagak jls
( ◕◡◕)っ tweet media( ◕◡◕)っ tweet media
Indonesia
220
3.4K
23.5K
1.1M
Innes Inez retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47K
102.1K
11.1M
Innes Inez retweetledi
JJ Rizal
JJ Rizal@JJRizal·
raffi adalah wajah politik indonesia yaitu wajah dekadensi, istilah ini menggambarkan kondisi jatuhnya kualitas dari standar, bahkan standar yg paling rendah, kepantasan tidak ada lagi, asal en sembarang saja sehingga di mana-mana terasa ketiadaan kualitas alias serba jeblok
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, lu pada tau gak? Ternyata di balik image santai dan sultan entertainer Raffi Ahmad sekarang lagi main di level yang beda bukan cuma dunia hiburan, tapi juga lingkaran dalam pemerintahan. Dari Entertainer ke Orang Dekat Presiden Raffi sekarang punya jabatan resmi sebagai Utusan Khusus Presiden di era Prabowo Subianto. Tugasnya bukan sekadar simbolis dia bantu percepatan program pemerintah, khususnya di bidang: Generasi muda Pekerja seni Dan ini penting: Posisi ini diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres No. 137) Artinya: bukan gimmick, ini jabatan formal. Sebenarnya Ngapain Sih Kerjanya? Menurut Raffi sendiri, kerjaannya itu kayak: “Masuk hutan belantara” Kenapa? Karena: Dia gak dikasih blueprint jelas Harus inisiatif bikin program sendiri Harus kolaborasi lintas kementerian Contoh real: Datang ke Nusakambangan Ngeliat langsung pembinaan napi (tambak, pertanian, dll) Terus dikemas ulang jadi narasi yang relate ke anak muda dia jadi “jembatan” antara pemerintah dan generasi muda. Ini yang agak “nendang” Raffi bilang: Banyak anak muda sekarang pengen privilege dulu, proses belakangan Padahal menurut dia: Privilege itu HARUS hasil dari proses Bukan dikasih, tapi dibangun Dia bahkan bandingin sama perjalanan orang-orang sukses kayak: Hotman Paris Hutapea Nunung Yang dulunya: Bayaran kecil Perjuangan panjang Baru akhirnya “meledak” Pertanyaan paling “pedas” juga ditanya langsung: “Lu jadi pejabat karena dekat sama Prabowo?” Jawaban Raffi: Dia udah lama ikut dinamika politik Pernah dukung Joko Widodo juga Sekarang cuma “lanjutan relasi + kontribusi” Tapi jujur aja… Ini yang bikin banyak orang mikir: ini murni kompetensi, atau kombinasi koneksi + momentum? Raffi udah keliling puluhan kota Kolaborasi dengan banyak kementerian Tapi tetap bilang: “Gue masih belajar, masih ketok pintu ke senior dulu” Artinya: Meski punya power, dia sadar belum di level top decision maker Pertanyaannya sekarang: Ini awal tren baru? Atau cuma kasus spesial karena Raffi punya influence gede? Kalau menurut lu gimana? Raffi ini beneran impactful… atau lebih ke simbol aja?

Indonesia
89
3.2K
9.5K
440K