Haqkitadiserang

710 posts

Haqkitadiserang banner
Haqkitadiserang

Haqkitadiserang

@JBaihaqi

Menyukai buku, juga masakan ibu

Blitar, Jawa Timur Katılım Şubat 2021
498 Takip Edilen3 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Haqkitadiserang
Haqkitadiserang@JBaihaqi·
"Seharusnya aku sudah mati sejak dulu, tapi ada satu hal yang mencegahku kasih ibu......". Naoji dalam matahari terbenam karya Osamu Dazai. Saya kira Naoji adalah tipikal kebanyakan kita, yang menemukan makna hidupnya dalam senyuman ibunya.
Indonesia
0
0
1
239
Haqkitadiserang retweetledi
Lex Wu
Lex Wu@LexWu_13·
si Mama kan ada dtg waktu kamisan... kalau tiba2 ada rekaman dengan narasi, berbeda... ya gk usah heran... artinya kan ada sesuatu. ada yg takut bola panas "PESTA BABI". ada babi yang terusik "Proyeknya".
Lex Wu tweet mediaLex Wu tweet mediaLex Wu tweet mediaLex Wu tweet media
Indonesia
113
6.6K
25.8K
384.3K
Haqkitadiserang retweetledi
Taman Buku Bebasari
Taman Buku Bebasari@tb_bebasari·
Persib adl kosa kata bersama bagi orang Bandung. Seperti rokok yang ditawarkan dua orang asing di trotoar: satu tak punya korek, yang lain memberi api. bandungbergerak.id/article/detail…
Taman Buku Bebasari tweet mediaTaman Buku Bebasari tweet media
Indonesia
0
121
230
8.7K
Haqkitadiserang retweetledi
Taman Buku Bebasari
Taman Buku Bebasari@tb_bebasari·
Kalender Rakyat adl saat orang2 yg kalah dlm hidup sehari2, babak belur dlm penghidupan sepanjang tahun, menguasai jalanan kota & menihilkan aturan2 kekuasaan. Setiap kota harus punya kalender rakyatnya masing2 agar utopia bisa bernafas & distopia bisa ditangguhkan walau sesaat.
Indonesia
4
170
282
7.9K
Haqkitadiserang
Haqkitadiserang@JBaihaqi·
Ketika satu klub diakuisisi, maka seringkali mimpi anak-anak untuk menjadi pemain sepakbola di suatu daerah akan hilang. Ekonomi yang biasanya berputar saat laga juga tak lagi ada. Tulisan Pak Zen RS sudah sejak 9 tahun lalu, tapi masih sepenuhnya relevan dengan kondisi kiwari.
Indonesia
0
0
0
48
Haqkitadiserang
Haqkitadiserang@JBaihaqi·
Sepakbola adalah hak segala bangsa jika sipil boleh main bola, tentara dan pejabat juga boleh main bola. Tapi tentu dengan regulasi dan cara-cara yang lebih bermartabat daripada sekadar akuisisi. Sebab sepakbola sejatinya melebihi olahraga, ia seringkali nadi sosial.
Indonesia
1
0
0
10
Haqkitadiserang
Haqkitadiserang@JBaihaqi·
Beberapa hari yang lalu, Garudayaksa dan Adhyaksa resmi promosi ke liga satu. Banyak orang yang sensi dengan klub berbau politik semacam ini. Kata mereka pemerintah tak selayaknya ikut kompetisi. Zen rs pernah nulis tentang hal ini, panditfootball.com/article/show/e…
Indonesia
1
0
0
50
Haqkitadiserang retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Tentang beredarnya link PESTA BABI
Dandhy Laksono tweet media
Indonesia
110
1K
4.6K
140.7K
Haqkitadiserang retweetledi
Whoscare
Whoscare@Whoscare86·
PANTES aja KEOK. Pemainnya aja sama sama tukang nyalahin. Dengerin aja ada yg bilang mereka boleh mindahin main ke Samarinda dari Jakarta tapi jgn harap mereka ambil 3 point dari kita . LUCU nih pemain. Pensiun aja dah 😅
Indonesia
310
365
2.5K
591.9K
Haqkitadiserang retweetledi
Garda Meier
Garda Meier@gardameier·
@LamidetFm mengutip zenrs, “anda tidak bisa membayangkan situasi tanpa kekerasan ketika society-nya sendiri, masyarakatnya sendiri, penuh dengan praktik-praktik kekerasan. Mungkin PSIM enggak tanding, PSS enggak tanding, tapi di lahan parkir setiap hari ada aja yang berkelahi.”
Indonesia
0
37
47
7.2K
Haqkitadiserang retweetledi
Benidictus Siregar
Benidictus Siregar@Benidictivity·
Dari segala jenis kebusukan dan kebobrokan di negeri ini yang layak kita hajar, orang-orang ini malah memilih baku hantam karena sepakbola. Ealah bangsaku.
Indonesia
17
195
571
30K
Haqkitadiserang retweetledi
Persibverse 𝕏
Persibverse 𝕏@Persib_world·
Persija lost 0-2 to Arema at GBK, and there was zero incident. Zero.
Persibverse 𝕏 tweet media
English
40
173
1.5K
118.9K
Haqkitadiserang retweetledi
Haqkitadiserang retweetledi
Haqkitadiserang retweetledi
Andina Dwifatma
Andina Dwifatma@andinadwifatma·
LPW Tangerang, 1981. Seorang tapol ikut rombongan keluar membuang sampah. Di sana ia lihat ada anak gembel, berbaju compang-camping. Ternyata itu anaknya sendiri, yang kabur karena sering dibentak "dasar anak tapol!" ☹️ Dari "Perempuan - Kebenaran dan Penjara" (Sulami, 1999)
Andina Dwifatma tweet mediaAndina Dwifatma tweet media
Indonesia
1
42
125
3.1K
Haqkitadiserang retweetledi
her diary.
her diary.@herdiary___26·
karna sedari awal laki-laki di indonesia emang ga pernah dididik jadi pemimpin sama keluarganya. mereka cuma dikasih pemahaman kalo mereka otomatis pemimpin cuma karna mereka punya penis.
沐夏@11099l

Memang udah wataknya; kalau nggak mampu melawan substansi dngn logika, laki-laki pasti lari ke humor sampah dan narasi derogatory. Mereka sengaja bikin gaslighting massal cuma untuk nutupi fakta kalau mereka memang nggak punya kapasitas otak untuk diskusi yg setara.

Indonesia
144
5.9K
19.3K
302.5K