Santap!

2.1K posts

Santap!

Santap!

@JacBrildrill

Manusia

Katılım Kasım 2020
925 Takip Edilen21 Takipçiler
Santap! retweetledi
🐯 Kang Ibnuks
🐯 Kang Ibnuks@ibnux·
Jika terlanjur ter install harus bagaimana? Aktifkan flight mode Cari aplikasinya, lalu uninstall. Cek pengelola ijin, permission management, disitu cek ijin SMS dan notifikasi, ada yang mencurigakan, hapus Aplikasinya sederhana, hanya sadap sms dan notifikasi
Indonesia
23
2.2K
6.8K
590.3K
Santap! retweetledi
🐯 Kang Ibnuks
🐯 Kang Ibnuks@ibnux·
Barang siapa dikirimin File APK, baik itu berupa Undangan Online atau kurir, atau lainnya Kirim ke saya File APK nya Biar saya isengin target server pelaku, kebanyakan pake Telegram, jadi saya banjirin target dengan gambar Tai
🐯 Kang Ibnuks tweet media
Indonesia
641
19.4K
36.5K
3.3M
Santap! retweetledi
Irilrahmanr
Irilrahmanr@catonlythoughts·
Ini gratis ya. Ini namanya perpustakaan digital, gue naro berbagai topik di sini. Gue ga akan minta balasan apa-apa, kalau mau donasi, mau balas dengan berbicara baik, dan lain-lain is up to you guys. Ambil aja semua bentuk digital dan kontributor mostly gue sendiri, sisanya donasi dengan consent. lynk.id/fadhlirrahman/…
Indonesia
38
995
5K
104.7K
Santap! retweetledi
copieconformes
copieconformes@copieconformes·
"I admire people who truly enjoy their lives." Kitchen for Singles (2022) dir. Hiroki Sugiyama
copieconformes tweet mediacopieconformes tweet mediacopieconformes tweet mediacopieconformes tweet media
English
1
1K
6.3K
112.9K
Santap! retweetledi
Ahmad Arif
Ahmad Arif@aik_arif·
MBG memang luar biasa. Nggak nemu padanannya di negara lain. Anomali di Indonesia program ini menyerap sekitar 7 persen anggaran negara, ketika negara lain umumnya berada di bawah 1 persen, bahkan banyak yang tidak mencapai 0,5 persen. Apalagi, MBG tidak berdiri sebagai pos anggaran yang netral. MBG menyerap anggaran pendidikan. Secara konstitusional, Indonesia wajib mengalokasikan 20 persen APBN untuk pendidikan, sekitar Rp757,8 triliun pada 2026. Namun, sebagian dari dana ini ikut digunakan membiayai MBG. Belum lagi penggunaan anggarannya, yg ternyata banyak untuk non-makanan, kualitas menu tak bergizi, kasus keracunan, dll. Sulit memahami logika ekonomi atau gizi di balik program ini. Kecuali logika politik praktis sih. kompas.id/artikel/mbg-da…
Indonesia
35
773
1.3K
36.8K
Santap! retweetledi
Sehra.
Sehra.@quesehra·
Kalau mau liat cewek yang ‘tanda kutip’, ga perlu private chat group. Mampir aja ke akun biker boys, gymrat boys, atau cosplayer masked man (Terutama Ghost COD). Isinya komen pelecehan semua dari cewek2. Kalau gak salah model Leon RE pernah sampe ngamuk karena dia di sexualized. Perempuan jarang di call out karena bias sosial melihat perempuan sebagai korban, padahal bisa jadi pelaku. Tanpa menihilkan statistik bahwa laki-laki yg paling banyak melakukan pelecehan, kasus tetap harus dilihat dari perilaku individu, bukan gender atau orientasi.
nava@felixgalon

@tanyarlfes grup wa cewe buat gosipin kelakuan cowo yg brengsek grup wa cowo buat gosipin kelakuan cewe DAN jokes seksual lu cowo kalo pada sebel sama kelakuan cewe ya silahkan katain aja kelakuannya yg bikin kalian kesel, overprotektif kek, cerewet kek, tapi GAUSAH SAMPE KE RANAH SEKSUAL

Indonesia
77
1.5K
7.5K
286.6K
Santap! retweetledi
novel baswedan
novel baswedan@nazaqistsha·
*Ilusi Privasi Digital: Sekali Send, Kendali Hilang Selamanya* (Analisis Dugaan Pelecehan Seksual Berbasis Digital dalam Perspektif Keamanan Siber) Kasus dugaan Kekerasan Seksual Berbasis Gender Online (KSBGO) yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) pada April 2026 ini merupakan preseden yang sangat serius. Dari kacamata sosial dan hukum, ini adalah pelanggaran etika dan moral yang berat. Namun, jika kita membedahnya dari perspektif keamanan siber (cybersecurity), kasus ini mengungkap banyak realitas teknis tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan ruang digital, kerentanan data, dan penanganan bukti elektronik. Kasus ini bermula dari percakapan bernada pelecehan di sebuah grup WhatsApp yang dianggap "aman" dan privat oleh para anggotanya. Namun, percakapan tersebut bocor ke ruang publik (platform X/Twitter) melalui tangkapan layar (screenshot). Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa perlindungan sistem terenkripsi menjadi tidak berguna ketika eksfiltrasi data (kebocoran) dilakukan secara langsung dari perangkat milik individu yang ada di dalam lingkaran tersebut. Berikut 5 Hukum Mutlak Ruang Digital yang Wajib Dipahami: *1. Enkripsi Mengamankan Jalurnya, Bukan Orangnya* Fitur End-to-End Encryption (seperti di WhatsApp) memang canggih untuk mencegah pesan disadap oleh hacker di tengah jalan. Tapi ingat, enkripsi tidak bisa mencegah teman di dalam grup melakukan screenshot. Sistem keamanan siber terkuat pun langsung runtuh oleh satu tangkapan layar. *2. Sekali "Send", Kendali 100% Hilang* Begitu Anda menekan tombol kirim, data tersebut bukan lagi milik Anda. Teks, gambar, atau stiker itu sudah otomatis tersalin dan berdiam di memori perangkat belasan atau puluhan orang di dalam grup. Anda tidak bisa menarik kembali apa yang sudah dicerna oleh perangkat orang lain. *3. "Orang Dalam" Adalah Ancaman Terbesar* Kebocoran percakapan atau data ke publik sangat jarang terjadi karena peretasan dari luar. Hampir selalu, kebocoran berasal dari dalam lingkaran itu sendiri—entah karena ada yang sengaja menyebarkan, atau perangkat salah satu anggota dipinjam orang lain. Jangan jadikan "kepercayaan" sebagai gembok keamanan Anda. *4. Jejak Digital Lebih Kejam dari Jejak Fisik* Obrolan lisan di warung kopi bisa hilang terbawa angin, tapi ketikan di dunia maya adalah barang bukti permanen. Meskipun Anda sudah memencet delete for everyone atau membubarkan grup, jejaknya tetap abadi dan bisa diangkat kembali melalui forensik digital, cache, atau cadangan sistem (cloud backup). *5. Ilusi Ruang Privat* Grup "tertutup" sering kali memberikan ilusi bahwa kita bisa bebas bicara tanpa konsekuensi. Kenyataannya, internet tidak memiliki ruang kedap suara. Ruang privat di platform digital terhubung dengan hukum publik. Apa yang Anda ketik adalah rekam jejak integritas Anda yang terekam selamanya. Lessons Learned: *Perlakukan setiap ruang digital, se-privat apa pun labelnya, sebagai ruang publik yang diawasi. Jika Anda tidak berani mengucapkan suatu kalimat secara lantang di depan umum, jangan pernah mengetiknya di atas layar*. ~ Aulia Postiera @apostiera (Cyberity Network)
Indonesia
9
128
303
14.9K
Santap! retweetledi
lala
lala@subtlelotus·
kalau kamu pernah melihat puzzle yang terbentuk dari kanopi-kanopi pohon yang enggan bersentuhan, ini namanya crown shyness. katanya mereka kasih celah dan ruang ini agar tumbuh tidak saling bergesekan dan bisa kasih sinar matahari untuk kehidupan di bawahnya.
lala tweet medialala tweet medialala tweet media
Indonesia
19
1.1K
6.8K
64.3K
Santap! retweetledi
orgil
orgil@bingungharaboji·
mungkin gue sebenernya uda hidup di doa dan mimpi yg gue harapkan itu cuma ga sadar aja. soalnya ketika kita grow, ekspektasi kita berubah lagi ke referensi lain. padahal yg sekarang mungkin harapan kita yg waktu dulu.
Indonesia
156
22.7K
60.3K
953.3K
Santap! retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Kamu yg usianya udah di atas 20+++ kalau gamau dan ga ada niat utk memperbaiki postur, 5–10 tahun lagi dari sekarang punggung kalian berisiko bungkuk kek gini Belum tua udah bungkuk yg mana tentu saja sangat ga enak dilihat + ganggu fungsi produktivitas sehari-hariii 🥺
Яizal do tweet media
Indonesia
13
231
1.4K
50K
Santap! retweetledi
Schaa
Schaa@theultramilkkk·
unpopular opinion tentang agama :
Schaa tweet media
Indonesia
310
62
478
2.8M
Santap! retweetledi
kajeyy
kajeyy@Atrzeyy·
@AymanAlatas Kaya students exchange gitu ya
Filipino
39
24
1K
33.2K
Santap! retweetledi
ayayay
ayayay@geschietans·
pas kuliah sering banget dosen ngomong "jangan sampai melihat peristiwa sejarah pakai lensa dan standar masa kini" dulu mah saking seringnya denger, sampe mikir siapa juga yang gitu buset. sekarang baru agak paham kenapa itu diulang-ulang terus.
Indonesia
34
1.9K
14.8K
286.4K
Santap! retweetledi
Handoko Tjung
Handoko Tjung@handokotjung·
- Currencynya melemah terus. - Indeks sahamnya turun terus. - Anggarannya defisit terus. - Bendaharanya gak tau ada pembelian fasilitas masif. - Pejabatnya ditanya anggarannya dari mana dijawab “pokoknya ada.” I dont know how many “wallahi we’re finished” I have left in me.
Indonesia
146
16.2K
28.5K
352.7K
Santap! retweetledi
Pandu
Pandu@pandurijal·
Pernah penasaran kota atau daerah tempat kamu tinggal dulu keliatannya seperti apa ratusan tahun lalu? Ada website yang ngumpulin lebih dari 1 juta peta historis dari seluruh dunia dalam satu platform. Gratis, bisa dicari berdasarkan lokasi, dan resolusinya tinggi. Namanya OldMapsOnline.
Pandu tweet mediaPandu tweet media
Indonesia
26
1.9K
7.1K
190.9K
Santap! retweetledi
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 pengen deh mulai ngereview-review film dan buku gitu. belajar reviewnya kayak gimana ya? biar gak cuma "oh iya ini bagus" "seru banget" doang
Indonesia
62
198
2.7K
79.6K
Santap! retweetledi
togel sejati
togel sejati@ANJlNK·
Dari surat maryam kita belajar.. Cara Allah menghibur Maryam saat sedih itu dengan makanlah makanan yg baik dengan minuman yang menenangkan. bukan dengan menyuruh bersabar ataupun ikhlas. qs maryam : 26
togel sejati tweet media
Indonesia
159
8.8K
40.6K
935K