Santap! retweetledi
Santap!
2.1K posts

Santap! retweetledi
Santap! retweetledi

Ini gratis ya.
Ini namanya perpustakaan digital, gue naro berbagai topik di sini.
Gue ga akan minta balasan apa-apa, kalau mau donasi, mau balas dengan berbicara baik, dan lain-lain is up to you guys.
Ambil aja semua bentuk digital dan kontributor mostly gue sendiri, sisanya donasi dengan consent.
lynk.id/fadhlirrahman/…
Indonesia
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi

MBG memang luar biasa. Nggak nemu padanannya di negara lain. Anomali di Indonesia program ini menyerap sekitar 7 persen anggaran negara, ketika negara lain umumnya berada di bawah 1 persen, bahkan banyak yang tidak mencapai 0,5 persen. Apalagi, MBG tidak berdiri sebagai pos anggaran yang netral. MBG menyerap anggaran pendidikan. Secara konstitusional, Indonesia wajib mengalokasikan 20 persen APBN untuk pendidikan, sekitar Rp757,8 triliun pada 2026. Namun, sebagian dari dana ini ikut digunakan membiayai MBG. Belum lagi penggunaan anggarannya, yg ternyata banyak untuk non-makanan, kualitas menu tak bergizi, kasus keracunan, dll.
Sulit memahami logika ekonomi atau gizi di balik program ini. Kecuali logika politik praktis sih.
kompas.id/artikel/mbg-da…
Indonesia
Santap! retweetledi

My top 4 trees:
1. Trembesi (Samanea saman)
2. Flamboyan (Delonix regia)
3. Karet kebo (Ficus elastica)
4. Keben (Barringtonia asiatica)
Honorable mention: kepel, angsana, sukun, pule.




Leon@Leon_F_T
My top 4 trees: 1. Weeping willow 2. Tuscan cypress 3. Lebanese cedar 4. Stone pine honourable mentions: Olive tree Oriental Arborvitae
Indonesia
Santap! retweetledi

Kalau mau liat cewek yang ‘tanda kutip’, ga perlu private chat group. Mampir aja ke akun biker boys, gymrat boys, atau cosplayer masked man (Terutama Ghost COD). Isinya komen pelecehan semua dari cewek2. Kalau gak salah model Leon RE pernah sampe ngamuk karena dia di sexualized.
Perempuan jarang di call out karena bias sosial melihat perempuan sebagai korban, padahal bisa jadi pelaku.
Tanpa menihilkan statistik bahwa laki-laki yg paling banyak melakukan pelecehan, kasus tetap harus dilihat dari perilaku individu, bukan gender atau orientasi.
nava@felixgalon
@tanyarlfes grup wa cewe buat gosipin kelakuan cowo yg brengsek grup wa cowo buat gosipin kelakuan cewe DAN jokes seksual lu cowo kalo pada sebel sama kelakuan cewe ya silahkan katain aja kelakuannya yg bikin kalian kesel, overprotektif kek, cerewet kek, tapi GAUSAH SAMPE KE RANAH SEKSUAL
Indonesia
Santap! retweetledi

*Ilusi Privasi Digital: Sekali Send, Kendali Hilang Selamanya*
(Analisis Dugaan Pelecehan Seksual Berbasis Digital dalam Perspektif Keamanan Siber)
Kasus dugaan Kekerasan Seksual Berbasis Gender Online (KSBGO) yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) pada April 2026 ini merupakan preseden yang sangat serius. Dari kacamata sosial dan hukum, ini adalah pelanggaran etika dan moral yang berat. Namun, jika kita membedahnya dari perspektif keamanan siber (cybersecurity), kasus ini mengungkap banyak realitas teknis tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan ruang digital, kerentanan data, dan penanganan bukti elektronik.
Kasus ini bermula dari percakapan bernada pelecehan di sebuah grup WhatsApp yang dianggap "aman" dan privat oleh para anggotanya. Namun, percakapan tersebut bocor ke ruang publik (platform X/Twitter) melalui tangkapan layar (screenshot). Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa perlindungan sistem terenkripsi menjadi tidak berguna ketika eksfiltrasi data (kebocoran) dilakukan secara langsung dari perangkat milik individu yang ada di dalam lingkaran tersebut.
Berikut 5 Hukum Mutlak Ruang Digital yang Wajib Dipahami:
*1. Enkripsi Mengamankan Jalurnya, Bukan Orangnya*
Fitur End-to-End Encryption (seperti di WhatsApp) memang canggih untuk mencegah pesan disadap oleh hacker di tengah jalan. Tapi ingat, enkripsi tidak bisa mencegah teman di dalam grup melakukan screenshot. Sistem keamanan siber terkuat pun langsung runtuh oleh satu tangkapan layar.
*2. Sekali "Send", Kendali 100% Hilang*
Begitu Anda menekan tombol kirim, data tersebut bukan lagi milik Anda. Teks, gambar, atau stiker itu sudah otomatis tersalin dan berdiam di memori perangkat belasan atau puluhan orang di dalam grup. Anda tidak bisa menarik kembali apa yang sudah dicerna oleh perangkat orang lain.
*3. "Orang Dalam" Adalah Ancaman Terbesar*
Kebocoran percakapan atau data ke publik sangat jarang terjadi karena peretasan dari luar. Hampir selalu, kebocoran berasal dari dalam lingkaran itu sendiri—entah karena ada yang sengaja menyebarkan, atau perangkat salah satu anggota dipinjam orang lain. Jangan jadikan "kepercayaan" sebagai gembok keamanan Anda.
*4. Jejak Digital Lebih Kejam dari Jejak Fisik*
Obrolan lisan di warung kopi bisa hilang terbawa angin, tapi ketikan di dunia maya adalah barang bukti permanen. Meskipun Anda sudah memencet delete for everyone atau membubarkan grup, jejaknya tetap abadi dan bisa diangkat kembali melalui forensik digital, cache, atau cadangan sistem (cloud backup).
*5. Ilusi Ruang Privat*
Grup "tertutup" sering kali memberikan ilusi bahwa kita bisa bebas bicara tanpa konsekuensi. Kenyataannya, internet tidak memiliki ruang kedap suara. Ruang privat di platform digital terhubung dengan hukum publik. Apa yang Anda ketik adalah rekam jejak integritas Anda yang terekam selamanya.
Lessons Learned: *Perlakukan setiap ruang digital, se-privat apa pun labelnya, sebagai ruang publik yang diawasi. Jika Anda tidak berani mengucapkan suatu kalimat secara lantang di depan umum, jangan pernah mengetiknya di atas layar*.
~ Aulia Postiera @apostiera
(Cyberity Network)
Indonesia
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi

Ada @masasilamdotcom yang rutin digitalisasi buku (dan film) klasik yang sudah domain publik.



Jean-Pierre Clotaine@jpclotaine
Apa2 saja buku sastra klasik bahasa Indonesia yang udah di public domain? Kalau yang B. Inggris dan Mandarin kan ada banyak banget ya. Kalau ada, mungkin yang begitu yang bisa dikasih ke orang buat baca dengan murah
Indonesia
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi
Santap! retweetledi




























