Jaya Nugraha

53.7K posts

Jaya Nugraha banner
Jaya Nugraha

Jaya Nugraha

@JayaAch

Bapak Dosen

East Borneo, Indonesia Katılım Ağustos 2009
501 Takip Edilen1.3K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Jaya Nugraha
Jaya Nugraha@JayaAch·
100% pemasukan: 50% Fixed Cost 20% Variable Cost 15% Aset Produktif/Investasi/Modal 10% Tabungan 5% Zakat Sekedar mengingatkan 🙏🏻
Indonesia
0
1
2
0
Jaya Nugraha retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Barusan gw nonton podcast yang bilang rupiah akan nyentuh 22.000-25.000, pas bulan Juli-Agustus 2026 Itu kata Prof. Ferry Latulihin. Ekonom dan Mantan Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran. Loh kok bisa? Alasan Prof Ferry: - Efek krisis Hormuz, harga minyak sekarang di atas 100 dolar AS, bahkan otw 120 USD. - Karena masih impor BBM dan subsidi ditahan, beban APBN makin berat. - MBG sebagai the root of all evil. Bikin APBN boros karena memakan hampir 300 T - Efek MBG => Defisit fiskal membengkak sekitar Rp240 triliun Gara-gara ini kata Prof Ferry: - Pasar takut sama APBN Indo. Bisa jebol ga ni anggarannya? - Indonesia bisa turun rating menjadi non-investment grade - Ujung-ujungnya, pasar makin tidak percaya. Tapi ada lagi yang lebih seram..
Abul Muzaffar tweet media
Gopal@MYasfika

Kirain yang bullish porto kita ternyata malah Rupiah yang to the moon.

Indonesia
271
7.7K
24K
1.2M
Jaya Nugraha retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets economist.com/leaders/2026/0…
English
276
10.3K
17.3K
1.4M
Jaya Nugraha retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
The Economist tweet media
English
499
26.7K
40.5K
3.4M
Jaya Nugraha retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Prof. Ferry Latuhihin ekonom dengan 40 tahun pengalaman baru ngomong sesuatu yang menurut gue paling mengerikan yang pernah gue dengar soal rupiah dalam beberapa tahun terakhir. Dan yang bikin ini mengerikan bukan hanya angkanya. Tapi fakta bahwa prediksi-prediksi dia sebelumnya semua terbukti. Track record prediksi Ferry yang perlu lo ketahui dulu: Tahun lalu dia prediksi rating Indonesia akan di-downgrade. Terjadi outlook dari stable menjadi negatif. Tahun lalu dia prediksi dolar akan ke Rp17.000. Terjadi sekarang sudah Rp17.600. Tahun lalu dia prediksi IHSG akan ambruk. Terjadi sekarang di 6.700-an dan terus turun. Bahkan ketika seluruh pasar modal Asia naik Indonesia satu-satunya yang minus. Tiga prediksi. Tiga-tiganya benar. Dan sekarang dia punya prediksi baru. Prediksi terbaru Ferry dan ini yang bikin gue tidak bisa tidur: "Ramalan saya bisa 22.000 sampai 25.000 di semester kedua." Dolar Rp22.000 sampai Rp25.000. Dalam hitungan bulan. Dan dia punya alasan yang sangat konkret bukan spekulasi kosong. Mengapa bisa sampai ke sana penjelasannya: Pertama — harga minyak yang terus naik. Harga minyak sudah di atas Rp100 per barel. Kalau spot price-nya menyentuh Rp120 Indonesia yang masih mengimpor minyak dalam jumlah besar akan membutuhkan jauh lebih banyak dolar. Permintaan dolar meledak. Rupiah makin tertekan. Kedua — badai PHK yang sudah di depan mata. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang sendiri yang bilang: badai PHK di depan mata. Di tengah klaim pertumbuhan 5,61% dari Prabowo menterinya sendiri memberikan antitesis yang sangat telak. Bisnis kaing-kaing karena dolar mahal. Royalti pertambangan dinaikkan. Komisi ojek online dipaksa turun ke 8% padahal 20% saja GoTo masih bleeding selama 10 tahun lebih. Kalau platform ojek online berhenti operasi karena tidak bisa bayar 7 juta driver ojol menjadi pengangguran dalam semalam. Ketiga — defisit fiskal yang makin tidak terkendali. Kuartal pertama saja sudah minus Rp240 triliun. Ditutup dengan utang tambahan Rp258 triliun. MBG saja menghabiskan Rp335 triliun pos terbesar dalam APBN untuk program yang Ferry sebut sebagai bancakan. Dan ketika pemerintah kehabisan uang dan terus terbitkan surat berharga negara yang dibeli oleh Bank Indonesia sendiri itu bukan keuangan yang sehat. Itu money printing untuk menutup program bakar duit. Keempat — El Nino yang masuk bulan Juli-Agustus. El Nino akan memicu krisis pangan global. Indonesia yang masih impor kedelai, gula, beras, jagung, gandum semua dalam dolar akan menghadapi tekanan yang berlipat ganda. Dolar makin mahal. Bahan pangan makin mahal. Rakyat makin tercekik. Dan ini yang paling mengerikan dari seluruh analisis Ferry: "Kalau dolar ke atas Rp20.000 98 bisa terulang." Dia tidak bilang ini untuk menakut-nakuti. Dia bilang ini berdasarkan logika ekonom dengan 40 tahun pengalaman. Masyarakat sekarang sudah tidak makan tabungan lagi. Mereka makan pinjaman. Pinjol sudah Rp110 triliun di luar sistem perbankan resmi. Tabungan rata-rata masyarakat turun dari Rp3 juta ke Rp1,5 juta. Kelas menengah menyusut dari 57 juta menjadi 46 juta. Tinggal satu trigger. Dan trigger itu bisa datang dari dolar yang menembus Rp20.000. Dua rekomendasi darurat Ferry yang menurut gue sangat masuk akal: Pertama — hentikan MBG sekarang juga. Bukan bertahap. Sekarang. Karena ratusan triliun yang diselamatkan bisa menjadi bumper untuk menahan tekanan rupiah. Kedua — ganti Purbaya dengan orang yang benar-benar dipercaya oleh market. Karena selama Purbaya yang bicara dolar tetap naik. Market tidak berbohong. Kalau kata-katanya dipercaya dolar tidak akan terus ngacir. Dan soal pernyataan pemerintah yang bilang fundamental kuat: Ferry bilang dengan sangat blak-blakan: "Enggak dipercaya. Lu mau ngomong apa juga di sana dolar tetap ngacir. Harga saham tambah ambruk. Artinya omongan Anda tidak dipercaya oleh market." Dan dia tambahkan sesuatu yang lebih pedas lagi: Statement Purbaya soal kita keluar dari jebakan 5% menurut Ferry itu bukan untuk meyakinkan rakyat. Itu untuk menghibur presiden supaya Purbaya tidak dipecat. Ferry Latuhihin bukan dukun. Dia ekonom. Tiga prediksi sebelumnya terbukti semua. Dan sekarang dia bilang Rp22.000 sampai Rp25.000 bisa terjadi di semester kedua 2026. Kalau itu terjadi bukan hanya dompet yang terdampak. Bukan hanya harga sembako yang naik. Tapi fondasi dari seluruh sistem ekonomi yang sudah rapuh ini bisa runtuh dalam waktu yang jauh lebih cepat dari yang siapapun siapkan. Dan presiden kita masih berdiri di podium bilang: "Selama Purbaya masih senyum tenang aja."
Lambe Saham tweet media
Indonesia
88
1.3K
2.9K
123.2K
Jaya Nugraha retweetledi
Wicaksono Management LC
Wicaksono Management LC@bigdigjohnny·
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish": "Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024. Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah. Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar. Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis. Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya. Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi. Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk. Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman. Persimpangan jalan baru Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu. Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan. Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
The Economist@TheEconomist

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Indonesia
166
19.8K
43.3K
1.2M
Jaya Nugraha retweetledi
Casemiro
Casemiro@Casemiro·
There are places we pass through in life… and there are places that become part of who we are. Manchester will forever be my home. To the city, the club, and every supporter, my sincerest thank you. These past four years have been unforgettable, filled with moments my family and I will carry with us for the rest of our lives. There simply aren’t enough words to describe the happiness and warmth we’ve felt here. Thank you for every cheer, every memory, and for making us feel at home from the very first day. Forever a Red Devil ❤️
Casemiro tweet mediaCasemiro tweet mediaCasemiro tweet mediaCasemiro tweet media
English
5.7K
45K
241.1K
2.7M
Jaya Nugraha retweetledi
Football Fandom
Football Fandom@FandomID_·
David Beckham pernah selingkuh 😱😱😱 Berita ini menghebohkan di tahun 2004 silam Dengan siapa Becks selingkuh? Dia dikabarkan selingkuh dg Rebecca Loos, perempuan yg merupakan asisten pribadinya. Kejadian itu terjadi di tahun 2003 ketika David Beckham bermain untuk Real Madrid. Pada awal bermain untuk El Real, Beckham tinggal sendiri di Madrid. Sementara Victoria dan anak2nya tetap tinggal di Inggris. Hal tersebut memicu kesepian yang berujung perselingkuhan. Rebecca sendiri yg mengungkapkan ke publik. Dalam sebuah wawancara dg media Inggris pd April 2004, dirinya mengklaim telah menjalin hubungan gelap selama empat bulan dengan David Beckham. Guna menyelamatkan keluarganya, Victoria akhirnya memilih pindah menemani suaminya di Madrid. Dan spt yg kita ketahui skr, mereka tetap hidup bersama hingga kini dan tampak bahagia menjalani hidup bersama. Siapa lagi berita perselingkuhan pesepakbola yg kalian ingat?
Football Fandom tweet mediaFootball Fandom tweet mediaFootball Fandom tweet media
Indonesia
52
28
380
892.1K
Jaya Nugraha retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
840
16.8K
28K
997.5K
Jaya Nugraha retweetledi
Premier League
Premier League@premierleague·
✨ Patrick Dorgu. In off the bar. At the Emirates. ✨
English
1.6K
9.6K
63K
2.9M
Jaya Nugraha retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya. Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah. Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. 🧵
Nathaniel Rayestu@rayestu

Kalau mau tau kenapa tiket pesawat domestik mahal, bisa baca paper LPEM ini lpem.org/repec/lpe/pape…

Indonesia
213
13.9K
30.8K
1.6M
Jaya Nugraha retweetledi
Manchester United
Manchester United@ManUtd_ID·
Dicela direndah-rendahkan saya diam. Dihina-hina saya juga diam. Tapi hari ini di Old Trafford, saya akan lawan! ✊️ #MUFC #MUNLIV
Manchester United tweet mediaManchester United tweet media
Indonesia
342
2.5K
8.8K
251.6K
Jaya Nugraha retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Negeri Wano di One Piece ini menarik karena.... 1. Ada program makan buah gratis yang dikasih penguasa. Dampaknya? Rakyatnya tidak bisa mengekspresikan apapun kecuali ketawa 2. Industrialisasi masif di bawah rezim otoriter. pejabatnya itu cuma simbol, aslinya mah ada antek asing di luar negara itu yang mengendalikan. 3. Ada pihak yang melawan? siap-siap masuk penjara, tanpa remisi apalagi reintegrasi. jadi pekerja paksa 4. Yang tak boleh dilupakan, sejarah telah direvisi. Di sekolah, anak-anak diberi doktrin bahwa pihak yang sebenarnya jahat dianggap sebagai pahlawan. Sebaliknya, pihak yang baik hanya tersisa dalam ingatan, itu pun di generasi tua. 5. Penguasanya menentukan ibu kota baru (Onigashima) yang jauh dari gerak ekonomi masyarakat. Jadinya kalau mau demonstrasi atau revolusi, rakyat harus menyeberang lautan ganas.
cha@chattebayo

ngeri banget masa kepala negara boong begini tentang keadaan rakyatnya. untung cuma di anime ya kannnn (😅🥲😭)

Indonesia
93
2.7K
4.9K
149.1K
Jaya Nugraha retweetledi
cha
cha@chattebayo·
ngeri banget masa kepala negara boong begini tentang keadaan rakyatnya. untung cuma di anime ya kannnn (😅🥲😭)
cha tweet mediacha tweet mediacha tweet mediacha tweet media
Indonesia
138
2.9K
6.3K
290.8K
Jaya Nugraha retweetledi
GP Racing Indonesia F1
GP Racing Indonesia F1@gpri_f1·
SEMUA PEMBALAP F1 TERANCAM PIDANA?! 🤯 Semua pembalap F1 yang aktif dan yang baru-baru ini berkompetisi, dan juga para staff tim saat ini dilaporkan dalam investigasi polisi keuangan Italia. Para atlet luar negeri sendiri wajib membayar pajak kerja dari penghasilan yang didapatkan selama berkompetisi di Italia. Otoritas pajak telah menghubungi para pembalap untuk menyerahkan laporan pajak tahun 2025. Lalu, otoritas pajak juga berniat mengaudit pendapatan pembalap secara mendalam. Lalu, untuk mendapatkan gambaran pendapatan pembalap yang akurat, mereka dilaporkan ingin mengakses kontrak pembalap dan juga kontrak sponsorship. Mereka juga menargetkan penyelesaian pajak yang belum dibayar dalam beberapa tahun ke belakang. Pengetatan aturan ini juga tidak diduga, karena sebelumnya para pembalap dan personel tim tidak pernah ada diminta untuk melakukan pembayaran pajak, dan dampaknya bisa cukup mengejutkan. Apabila pajak yang belum dibayar melebihi €50.000, maka pelanggaran tersebut dianggap sebagai tindak pidana, serta akan ada denda besar yang dijatuhkan selain kewajiban membayar pajak yang ditunggak.
GP Racing Indonesia F1 tweet media
Indonesia
145
838
7.5K
579.4K
Jaya Nugraha retweetledi
MUFCEDIT
MUFCEDIT@MUFCEDIT·
😄
MUFCEDIT tweet mediaMUFCEDIT tweet mediaMUFCEDIT tweet mediaMUFCEDIT tweet media
QME
23
755
2.9K
49.5K
Jaya Nugraha retweetledi
Sudut Garis
Sudut Garis@Sudgarrr·
Jangan Pernah Membandingkan Sir Alex dengan Guardiola Sir Alex Ferguson dan Pep Guardiola. Dua nama besar, sering dibandingkan. Padahal… kalau kita tarik dari awal, ceritanya akan berbeda jauh. Pep Guardiola baru pertama kali dipercaya melatih tim utama Barcelona pada musim 2008/09. Setelah menimba ilmu di Barcelona B, selama satu musim (2007/08) saat memegang kendali team utama Barcelona, dia langsung dikasih tim yang isinya Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, sampai Sergio Busquets, Samuel Eto’o, Thierry Henry Generational talents. Sistem udah jadi. Filosofi klub juga udah kebentuk dari akademi. Pep tinggal nyusun puzzle yang emang udah mahal dari sananya, ibarat dia lagi balapan di Moto3 tapi dia pake motor spesifikasi MotoGP Hasilnya? Treble. Dominasi Eropa. Sepakbola yang katanya “beautiful game”. Fair. Gak ada yang salah, dia jenius. Tapi.........
Sudut Garis tweet media
Indonesia
71
415
898
194.4K
Jaya Nugraha retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47K
102.1K
11.1M
Jaya Nugraha retweetledi
About Music
About Music@AboutMusicYT·
Happy 21st birthday to the icon Danielle!
About Music tweet mediaAbout Music tweet media
English
213
6.6K
33K
357.7K
Jaya Nugraha retweetledi
Pokémon Daily
Pokémon Daily@pokemon_daily·
Pokémon Daily tweet media
ZXX
455
5.7K
29.5K
1.2M