Juan

5.9K posts

Juan banner
Juan

Juan

@JujuanID

resemblance

Katılım Ağustos 2014
299 Takip Edilen2.2K Takipçiler
Juan
Juan@JujuanID·
@christianianggi @whoopziiy Bener. Tetanggaku tadi malam mati. Masih mending lu dikasih bernapas walaupun ga berguna.
Indonesia
0
0
0
105
Juan
Juan@JujuanID·
So far so good Full Garansi Tanya" Boleh DM atau WA 081396579260 Bantu RT Pak @TogaHQ Coba beli juga bisa hehe..
Juan tweet mediaJuan tweet mediaJuan tweet mediaJuan tweet media
Indonesia
0
1
3
496
Juan
Juan@JujuanID·
@TogaHQ Lengah dikit Ong Bak
Indonesia
0
0
0
16
Toga Nainggolan
Toga Nainggolan@TogaHQ·
Musim panas telah tiba di Medan. Saatnya summer camp sambil belajar bahasa daerah. 🙏
Indonesia
2
1
3
1.2K
Juan
Juan@JujuanID·
Premium Netflix 1 bulan Bisa TV
Juan tweet media
Indonesia
0
0
1
73
Juan
Juan@JujuanID·
Spotify Premium 1 bulan 18k saja
Juan tweet media
HT
1
0
1
58
Juan retweetledi
Séptino Biel
Séptino Biel@sxptinobiel·
Orang tua mereka meninggal di puing-puing pesawat, tapi ajaibnya 4 anak ini selamat dan bertahan sampai tim penyelamat datang. Ini cerita epik tentang Lesly (13), Soleiny (9), Tien (4), dan Cristin (11 bulan) yang bertahan 40 hari di Hutan Amazon yang super ganas!
Séptino Biel tweet media
Indonesia
201
3K
38.6K
5M
Juan retweetledi
Toga Nainggolan
Toga Nainggolan@TogaHQ·
Chairil diciptakan untuk membuktikan kapasitas bahasa Indonesia sebagai wadah ekspresi yang luar biasa. Melepaskan bahasa yang masih muda itu dari "belenggu" rima, pantun, dan tidak efisiennya syair terdahulu. Jangan mengambilnya sebagai anutan "moral", gaya hidup sehat, dsb. Di dunia fana, ringkih, dan makin berdebu ini, flawless hero itu cuma fantasi.
Indonesia
3
17
35
3.3K
Juan
Juan@JujuanID·
@TogaHQ Kayak habis baca 10 jurnal. Bedanya , ga terasa capek 😀
Indonesia
0
0
1
63
Toga Nainggolan
Toga Nainggolan@TogaHQ·
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐌𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠 𝐒𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐧𝐢𝐫𝐮, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐮𝐫𝐧𝐢 𝐈𝐭𝐮 𝐄𝐦𝐚𝐬 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 Tak ada yang benar-benar murni di dunia ini, Gaes. Emas batangan saja kadarnya 99,99%. Mengapa tanggung? Karena di dunia metalurgi dan kimia, "kemurnian absolut" itu hanya “cita-cita”. Dalam praktiknya, selalu ada jejak unsur lain—sekecil apa pun itu—yang tidak bisa sepenuhnya dipisahkan, meski dengan teknologi paling maknyos. Apalagi manusia yang memang makhluk berbaur? Apalagi Pertamax yang sudah dioplos? Kita hidup dalam lingkaran saling meniru. Mau gaya bicara, cara berpakaian, sistem pemerintahan, hingga... cara bikin mie gomak. Semua itu warisan hasil saling tiru dari budaya sebelumnya. Gulai santan pekat “khas” kampungmu itu juga ada pengaruh budaya India. Kau makan nasi tiap hari, itu meniru orang Tiongkok. Leluhur kita dulu makan umbi-umbian dan sagu. Peradaban Mesir kuno memengaruhi Yunani, Yunani diwarisi Romawi, Romawi menyentuh Eropa modern, dan kini Barat mulai mengenal Yoga dan Taichi, budaya Timur yang sedang naik daun. Tahu siapa negara superpower baru di dunia sekarang ini? Tiongkok. Apa jurus rahasianya? Meniru. Amerika Serikat dan Eropa sampai ketakutan sama kemampuan Tiongkok meniru produk dan menjualnya dengan harga jauh lebih murah di pasar. Kualitasnya? Lama-lama makin mirip yang ori. Jadi, bagaimana dengan sabda Nabi SAW, bahwa yang meniru suatu kaum adalah bagian dari kaum itu? Itu lebih ke hal-hal buruk, terutama dalam soal akidah yang memang berbeda dengan kita. Israel itu negara dengan alokasi anggaran terbesar di dunia untuk riset teknologi. Sekitar 5% dari GDP-nya dihabiskan untuk penelitian. Terus, demi agar tidak meniru Yahudi, kita jangan ikut-ikutan bikin riset? Ya, jadi bangsa Latteung-lah. Islam justru mendorong kita untuk belajar dari siapa pun, asal hal itu baik dan memberi manfaat. Rasulullah SAW sendiri memakai strategi perang Persia saat menggali parit dalam Perang Khandaq. Nabi Yusuf AS mengelola ekonomi Mesir dengan cara yang amat canggih di zamannya. Bahkan, dalam hadis ada kalimat terkenal: "Hikmah adalah milik orang beriman, di mana pun ia menemukannya, ia paling berhak mengambilnya." Lagi pula, Yahudi itu pun bukan bangsa murni. Budayanya ya, hasil tiru-meniru juga. Terlepas dari soal keimanan, secara historis teologi Yahudi juga dipengaruhi tradisi lain mulai dari Mesopotamia, Mesir, Zoroastrianisme, sampai filsafat Yunani (Hellenisme). Bisa panjang kali ini kalau dibahas. Kalau dipikir-pikir, yang bikin Yahudi ini jadi macam besar kali, ya kita-kita juga. Dikit-sikit dikaitkan sama mereka, padahal sekali lagi, seperti bangsa-bangsa lain yang ada di dunia ini, mereka juga meniru dan ditiru. Biasa saja. Sekarang mereka unggul secara militer, ya karena jadi sekutu utama Amerika Serikat, negara terkuat saat ini. Dulu? Berabad-abad terlunta-lunta jadi bangsa tanpa tanah air. Besok atau lusa? Siapa yang tahu? Begitulah sejarah berputar, persis hubungan suami dan istri: kadang di atas, kadang di bawah. Yahudi ini macam tetanggamu yang menyebalkan itu. Karena terus menerus kaupikirkan, tanpa sadar dia menjadi penguasa pikiranmu. Cobalah sekarang kembali fokus ke kebahagiaanmu sendiri, kemudian kebahagiaan orang-orang terdekatmu. Sudah bagaimana pambahenanmu sama mereka? Adanya tahe? (𝘚𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘶𝘯𝘨𝘨𝘢𝘩 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘣𝘰𝘬 𝘍𝘉, 𝘸𝘬𝘸𝘬)
Indonesia
7
19
46
3.6K
Juan
Juan@JujuanID·
Senang bapak ini tidak lagi mengadu ke Tuhan. 🙏
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono

Saya mengamati, Danantara yang diluncurkan Presiden Prabowo 24 Februari 2025 lalu mendapatkan tanggapan dari kalangan ekonom, pengamat dan juga politisi. Yang saya tangkap, sejumlah kalangan mengkhawatirkan kalau Danantara ini tidak memberikan manfaat, dan justru sebaliknya bakal menjadi masalah bagi perekonomian Indonesia. Kalangan tersebut menyangsikan governance, transparansi dan akuntabilitas lembaga investasi baru ini. Juga dikhawatirkan jika ada konflik kepentingan dan "political envolvement" yang tidak semestinya. Pandangan saya, sebenarnya niat dan tujuan Presiden Prabowo ini baik. Keberadaan Danantara diharapkan bisa memperkuat investasi nasional, utamanya yang bersifat strategis (long-term strategic investment) yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menuju ekonomi Indonesia yang kuat (strong economy). Saya berpendapat, kesangsian dan kecemasan sebagian kalangan ini mesti dilihat dari kacamata yang positif. Artinya, mereka tidak ingin Danantara yang bertujuan mulia ini gagal dan tidak mencapai tujuannya. Terhadap suara rakyat seperti itu justru mesti membuat para pengelola Danantara tertantang dan mesti pula membuktikan bahwa kecemasan rakyat itu tak akan terjadi. Kuncinya, Danantara harus benar-benar memiliki "good governance", “expertise” (kecakapan) para pengelola Danantara, "economic & business judgement" yang tepat dan pruden, akuntabilitas dan transparansi, kepatuhan pada pranata hukum dan ada progres yang positif dari waktu ke waktu. Pengelolaan Danantara juga mesti bebas dari konflik kepentingan, "politics free" dan kemajuannya secara berkala diinformasikan kepada masyarakat. *SBY*

Indonesia
1
0
1
102
Juan
Juan@JujuanID·
@TogaHQ Ga ngerti masak, tapi penjelasan ini bisa paham. Apa perasaanku aja faham yaa..? 🫣
Indonesia
0
0
1
29
Toga Nainggolan
Toga Nainggolan@TogaHQ·
Aku juga bukan ahlinya. Anggap aja obrolan di dapur, ya. Makin halus, rasa dan aroma khas baput makin terasa. Nama tersangkanya: allicin. Rasa yg dihasilkan bawang putih sebenarnya kompleks, tapi semua macam minder karena ulah tersangka berinisial A ini. Hukum asal bumbu, makin halus = makin efektif dan efisien/hemat. Terus mengapa tidak semua pakai baput giling/blender? Malah ada yg bulat utuh? Kan, jadi boros? Untuk menghindari aroma itu. Makin utuh si baput, makin sedikit allicin yg keluar. Sekarang ada lagi bawang putih-hitam. Proses fermentasi yg bertujuan sama, utk meredam si allicin tadi.
hanudiyan@hanudiyan

@TogaHQ Bang, bisa dijelaskan bedanya bawang putih dirajang, geprek, uleg? Rasa, kegunaan, dll.

Indonesia
3
3
8
1.2K
Juan
Juan@JujuanID·
@TogaHQ Kok kerja bapak ini keknya bersenang2 mulu yaa..? 🙄
Indonesia
1
0
1
37
Toga Nainggolan
Toga Nainggolan@TogaHQ·
Mumpung di kampung, kusempatkan "manarutung", atau memanen durian jatuh langsung di kebunnya. Idealnya malam, sih, tapi udahlah, ya. Capek, tapi sangat sebanding.
Indonesia
8
2
32
1.8K
SSZSASZA
SSZSASZA@ujbslayfm·
@bacottetangga__ Indonesia semakin tak taat hukum, kasus kriminal dimana-mana, pejabat korupsi dimana-mana, nepotisme dinormalisasi
Indonesia
9
81
1.4K
110.2K
Bugih lamo.
Bugih lamo.@chatap4nk·
@CNNIndonesia Bagaimana cara dia merangkul rakyat jelata benar-benar Arogan sombong sok berkuasa
Indonesia
87
139
1.2K
161.7K
Juan
Juan@JujuanID·
@narkosun @rido_trio Ooh jadi ingat video si Ibu yg dulu viral jelang pemilu. Ternyata sudah ada 'rencana' gini toh..
Indonesia
1
0
0
35
narkosun
narkosun@narkosun·
@rido_trio Akar rumput wes paham mainnya mereka...
Indonesia
3
5
335
12.3K
narkosun
narkosun@narkosun·
Kemarin, saya ke Surabaya. Naik ojol, iseng tanya ke drivernya. Saya: "Besok nyoblos siapa pak?" Driver: "Saya nyoblos Risma, bisa kerja, bagus. Tapi yg menang Khafifah". S: "Loh kok bisa gitu pak?" D: "Yaa, liat saja hasilnya besok. Mungkin bu Risma klo mau jadi gubernur, 5 tahun lagi, 2029". Dan ternyata omongan bapak tersebut benar. 👇
narkosun tweet media
Indonesia
237
112
903
80.6K