June K.

1K posts

June K.

June K.

@JuneDay04

Katılım Aralık 2022
34 Takip Edilen1 Takipçiler
June K. retweetledi
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Pantesan kalah 3 kali Pantesan dinilai 11/100 Pantesan diberhentikan BJ Habibie Ternyata beneran se gak layak itu jadi presiden.
Indonesia
209
24.1K
68.5K
601.3K
June K. retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Awak bingung harus respons macam mane 😭😭😭
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
236
10K
57.9K
492.3K
June K. retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
🇮🇩 1 Wakil Presiden 🇮🇩 49 Menteri 🇮🇩 59 Wakil Menteri 🇮🇩 580 Anggota DPR 🇮🇩 152 Anggota DPD 🇮🇩 2.120 Anggota DPRD Provinsi 🇮🇩 17.610 Anggota DPRD Kabupaten/Kota TOTAL: 20.571 ORANG. 20.571 pejabat yang digaji pake uang rakyat.… SERIUSAN ga ada SATUPUN yang merasa pidato Prabowo bermasalah? Terus rakyat disuruh percaya negara ini diisi orang-orang kompeten? cc:albertsutopo
Indonesia
285
6.7K
15.5K
283.8K
June K. retweetledi
Wicaksono Management LC
Wicaksono Management LC@bigdigjohnny·
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish": "Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024. Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah. Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar. Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis. Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya. Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi. Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk. Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman. Persimpangan jalan baru Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu. Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan. Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
The Economist@TheEconomist

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Indonesia
109
15.9K
34.9K
907K
June K. retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Setelah nnton pesta babi. Jadi ngerti kenapa dulu 'Pria oslo' itu sering blusukan ke tanah papua. Sampe dijuluki Bapak Papua krn baru dia pemimpin yg sering kesana. Ternyata oh ternyata ada udang dibalik bakwan, ada bakwan dibalik nasi pecel. Pdhl setulus dan seseneng itu tatapan anak2 papua pas ada pemimpin yg kunjungi mereka Tega banget ya merekaa cc:threadanggadewimahardheka
Indonesia
68
719
4.1K
258.2K
June K. retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..👇 - Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia. - Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas. - Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi. - Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter. - Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu “thuggish” (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri. - Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.
The Economist@TheEconomist

Prabowo Subianto is too spendthrift and too authoritarian economist.com/briefing/2026/…

Indonesia
140
28.3K
58.8K
1.1M
June K. retweetledi
Arman
Arman@dipanggilarman·
Perhatiin polanya : pengusaha, TNI, Polri dll dikasih proyek : MBG, Kopdes Merah Putih dll Hakim dikasih kenaikan gaji udah tau mau kemana arahnya kan? siap-siap aja
Indonesia
173
10.5K
33.7K
1.2M
June K. retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
TOP 10 KASUS KORUPSI TERBESAR DI INDONESIA 1. PERTAMIN: 968,5 TRILIUN 2. PT TIMAH: 300 TRILIUN 3. IKN: 161 TRILIUN 4. BLBI: 138 TRILIUN 5. DUTA PALMA: 104,1 TRILIUN 6. TPPI TUBAN: 37,8 TRILIUN 7. ASABRI: 22,7 TRILIUN 8. JIWASRAYA: 16,8 TRILIUN 9. EKSPOR CPO: 12,8 TRILIUN 10. PESAWAT GARUDA : 9,9 TRILIUN Penjelasan singkat vonis pelakunya dan yang paling sakit adalah beberapa pelaku sudah keluar dan sedang menikmati hasil korupsi yang triliun tersebut💔 1. Pertamina BBM Oplosan 2018-2023 Kerugian: Rp 968,5 T Tersangka utama: Riva Siahaan Dirut Pertamina Patra Niaga, Yoki Firnandi Dirut KPI, Maya Kusmaya, Edy Massaid Status: Masih sidang 2025. Tuntutan ke Yoki 16 tahun, Riva 15 tahun. Angka kerugian masih sementara, cuma hitungan tahun 2023. 2. PT Timah 2015-2022 Kerugian: Rp 300 T Tersangka utama: Harvey Moeis, Helena Lim, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani Status: Masih sidang di PN Jakpus. Tuntutan jaksa ke Harvey 12 tahun penjara + denda Rp 1M + uang pengganti Rp 210M. Helena dituntut 8 tahun. Belum ada vonis final. 3. CANDI IKN Kerugian : APBN 90 TRILIUN +SWASTA 72 TRILIUN= TOTAL 161 TRILIUN Tersangka utama: jokowi dan pembantunya Note: Kasus ini belum di buka, tapi pintu masuk sudah ada dengan di tetapkanya kembali ibukota negara tetap di Jakarta oleh MK. Jika kasus ini di usut hukumannya bisa ratusan tahun bahkan berpotensi hukuman mati tergantung nanti pembuktian di pengadilan. 4. BLBI 1997-1998 Kerugian: Rp 138 T Tersangka utama: Sjamsul Nursalim & Itjih Nursalim pemilik BDNI, Samadikun Hartono Status: Campur. Sjamsul divonis 3 tahun 2020. Samadikun kabur ke Singapura, divonis 17 tahun in absentia. Banyak aset masih digugat secara perdata. 5. Duta Palma Sawit Ilegal Kerugian: Rp 104,1 T Tersangka utama: Surya Darmadi Status: Sudah inkrah. Divonis 15 tahun penjara + denda Rp 1M + uang pengganti Rp 2,2 T oleh MA 2023. Sekarang lagi jalani hukuman. 6. PT TPPI Kilang Tuban Kerugian: Rp 37,8 T Tersangka utama: Raden Priyono mantan Dirut Pertamina, Bachtiar Abdul Fatah Status: Sudah inkrah. Raden Priyono divonis 16 tahun 2013, udah selesai menjalani hukuman. 7. PT Asabri Kerugian: Rp 22,7 T Tersangka utama: Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Adam Damiri eks Dirut Asabri Status: Sudah inkrah. Heru Hidayat divonis mati 2022. Benny Tjokro seumur hidup 2022. Adam Damiri 15 tahun. Ini vonis terberat sepanjang sejarah korupsi. 8. PT Jiwasraya Kerugian: Rp 16,8 T Tersangka utama: Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Hendrisman Rahim eks Dirut Jiwasraya Status: Sudah inkrah. Heru Hidayat divonis mati 2020. Benny Tjokro seumur hidup 2020. Hendrisman 20 tahun. 9. Ekspor CPO Sawit 2022 Kerugian: Rp 12,8 T Tersangka utama: Indrasari Wisnu Wardhana Dirjen Daglu Kemendag, pejabat Permata Hijau & Wilmar Status: Sudah inkrah. Indrasari divonis 8 tahun 2023. Korporasi kena denda Rp 250M-500M. 10. Pengadaan Pesawat Garuda Kerugian: Rp 9,9 T Tersangka utama: Emirsyah Satar mantan Dirut Garuda, Hadinoto Nadjib Status: Sudah inkrah. Emirsyah divonis 8 tahun 2020, bebas bersyarat 2024.
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
141
7.3K
14.6K
286.7K
June K. retweetledi
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸
Waduh, investor mulai berani teriak! Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita! Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan: 1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis. 2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan. 3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200% 4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres. Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: drive.google.com/file/d/1Gi5Af3…
Ahmad Jilul Q. Farid 🇵🇸 tweet media
Indonesia
590
12.9K
32.9K
1.9M
June K. retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama. Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan: "Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam." Bukan karena KTP-nya. Tapi karena cara berpikirnya. Masalah pertama kita salah paham soal tawakal: Felix kasih contoh yang sangat konkret. Ada pesantren roboh. Respons orang Indonesia: "Qadarullah, ini takdir Allah." Felix langsung potong: itu bukan tawakal. Itu kebodohan yang dibungkus agama. Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh. Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu. Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah. Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri. Rasulullah memakai baju besi dua lapis di medan perang. Seorang sahabat tanya kenapa. Jawabannya sederhana: karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya. Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya. Masalah kedua "enggak apa-apa mereka ambil dunia, yang penting kita akhirat" Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini. Karena logikanya terbalik total. Cara masuk surga menurut ulama ada empat: dengan ilmu, dengan kekuatan, dengan harta, atau dengan doa. Kalau kamu tidak punya ilmu, tidak punya kekuatan, tidak punya harta kamu hanya tersisa doa. Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat. Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha. Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya. Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan. Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan. "Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain, jangan ngomong akhirat. Akhirat itu lebih susah dari dunia." Masalah ketiga tidak ada critical thinking: Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix. Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa. Di saat itu bahkan tidak ada buku. Tidak ada perpustakaan. Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu. Tapi apa yang terjadi di Indonesia? Pertanyaan dibungkam. Otoritas tidak boleh diganggu gugat. Santri yang dilecehkan menerima karena percaya itu "ritual penyucian." Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama. Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil. Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat. Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman. Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah. Jawaban Rasulullah: "Untung kalian tanya aku. Kalau kalian masuk, kalian tidak akan keluar selamanya." Dari situ keluar hadis: taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah. Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas. Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan: Felix tidak hanya menyalahkan internal. Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan. Di zaman kolonial Belanda, ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL. Kelas pertama orang Eropa. Kelas kedua orang Arab, India, Cina. Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah. Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan. Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan. Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya. Ini bukan semata karena etos kerja. Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses. Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban: Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian. Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang. Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu, baru peradaban lain mengikuti. Ini membalik teori lama bahwa agama adalah produk kemakmuran. Ternyata keyakinan adalah fondasinya. Tapi ada yang salah kaprah. Felix memisahkan dengan jelas: bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian. Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya, pada infrastrukturnya, pada warganya. Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur. Bukan karena Tuhannya berubah. Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia: "Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh. Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya." Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
169
3.3K
8.1K
272.7K
June K. retweetledi
Dravenwe
Dravenwe@DravenweX·
Gila ya, ada ilmuwan asli Medan yang jadi salah satu pionir teknologi halal paling canggih di dunia, tapi justru lebih dihargai di luar negeri. Namanya Profesor Irwandi Jaswir. Lahir di Medan tahun 1970, dia berhasil ciptakan teknologi pelacak DNA babi dan alkohol di makanan serta kosmetik dengan kecepatan dan akurasi super tinggi. Dia juga kembangkan formula gelatin halal dari ikan dan unta, plus metode deteksi lain yang bantu jutaan umat Muslim di seluruh dunia memastikan produknya benar-benar halal. Tapi ironisnya, saat dia mau bangun pusat riset halal besar-besaran di Indonesia, malah terbentur birokrasi yang lambat dan minimnya dana riset. Fasilitas kurang memadai, dukungan pemerintah waktu itu juga kurang maksimal. Akhirnya dia terima tawaran dari Malaysia. Di sana, dia disambut bak raja. Dikasih laboratorium canggih, dana riset melimpah, dan langsung jadi profesor tetap di International Islamic University Malaysia (IIUM). Dia bahkan pimpin International Institute for Halal Research and Training (INHART) yang sekarang jadi salah satu pusat halal ternama dunia. Puncaknya tahun 2018, dia dapat King Faisal International Prize, sering disebut "Nobel-nya dunia Islam", langsung dari Raja Arab Saudi. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya membangun "Halal Science" sebagai bidang ilmu baru. Sekarang tahun 2026, Prof. Irwandi masih aktif di IIUM, terbitkan paper baru soal gelatin ikan, dan bahkan jadi board member di Halal Centre Saudi Food and Drug Authority. Penemuannya sudah dipakai oleh pabrik-pabrik global. Gue pribadi sedih sekaligus bangga baca cerita ini. Bangga karena anak bangsa bisa sehebat itu. Sedih karena negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia justru kehilangan talenta seperti dia gara-gara brain drain klasik, kurangnya support riset dan birokrasi ribet. Padahal industri halal dunia sudah bernilai triliunan dolar. Kita seharusnya jadi pemimpin, bukan cuma konsumen. Semoga kedepannya Indonesia bisa lebih mendukung ilmuwan seperti beliau.
Dravenwe tweet media
Indonesia
207
2.3K
6.5K
130.5K
June K. retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
Ini adalah komen yang sangat cerdas soal MBG. Kalo cerdas pasti paham Mbg buka lapangan kerja? Nope Hanya menciptakan kontrak kerja, Yg saat mbg dihentikan, di detik itu jg ngk ada pekerjaan Mikiirrr
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
107
8.8K
20.7K
246.8K
June K.
June K.@JuneDay04·
@MiskinTV_ Soalnya di antara 3 orang itu ga ada yg NPD ka. Mereka awalnya juga bersitegang tapi lama2 berbaikan. Coba kalau Anang atau Raul sifatnya NPD, bubar dah
Indonesia
0
0
2
1.2K
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Definisi berpisah baik2. Ga kayak......ah sudahlah
SobatMiskinTV tweet media
Indonesia
229
171
7.1K
720.1K
rosejoy
rosejoy@rosejoyae·
@JuneDay04 @KucengTerbanggg Ga papa kak kamu selamat gadarah tinggi ga kena resiko kena penyakit apa itu yg kebanyakan ikan asin
Indonesia
2
0
1
794
June K.
June K.@JuneDay04·
@MamaLemonmoh Pada pinter lagi ngalisnya 😅 ajarin Tante dong dek
Indonesia
0
0
0
21
🍋Mama Lemon 🍋
🍋Mama Lemon 🍋@MamaLemonmoh·
Ada masalah apa sih dengan anak sekolah jaman sekarang, vibes nya kayak bude2 mau arisan
Indonesia
983
484
5.6K
2.6M