AIeix

11.5K posts

AIeix banner
AIeix

AIeix

@KangLex_

I'm Awesome

Katılım Aralık 2011
291 Takip Edilen248 Takipçiler
AIeix
AIeix@KangLex_·
@stjinx_moya OEM sama maklon juga kalau gak dibikin di pabrik sendiri.
Indonesia
0
0
0
15
ia
ia@aditiaalestari·
kenal dari 2012 di fesnuk ketemunya 2026 alias ngeblur grgr gemeter foto sama selebwot 🙏 infokan meet up PKA48 bg
ia tweet media
Indonesia
4
2
11
10.2K
AIeix
AIeix@KangLex_·
Pokoknya siapapun market leadernya, prosuk Wingsgroup runner up nya wkwk
Indonesia
0
0
0
13
AIeix
AIeix@KangLex_·
@sohibsoccer_ Mirip mirip cara Intel "ngebunuh" AMD di awal 2000's
Indonesia
0
0
0
99
Sohib Soccer TV
Sohib Soccer TV@sohibsoccer_·
FYI, Dulu, Pop Ice pernah kena denda Rp 11 Miliar. Bukan karena produknya… tapi karena cara mainnya di pasar. Ceritanya menarik 👇 Pop Ice itu bukan brand kecil. Dia udah lama jadi “raja” minuman bubuk di Indonesia. Dari kantin sekolah sampai warung pinggir jalan. Karena kuat di pasar, strategi marketing jadi agresif. Salah satunya: program ke kios dan pedagang minuman. Tujuannya sederhana: biar Pop Ice makin dominan. Ada program tukar produk. Pedagang bisa tukar produk pesaing ➡️diganti dengan Pop Ice. Sekilas kelihatan seperti promo biasa. Tapi bukan cuma itu. Ada juga “insentif”: - produk gratis - kaos - bahkan blender Dengan satu syarat… Pedagang dimintauntuk tidak menjual produk pesaing. Atau minimal… tidak memajangnya. Di sini mulai jadi abu-abu. Kasus ini akhirnya dilaporkan. Dan masuk ke ranah hukum oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha Setelah investigasi panjang, diputuskan bahwa praktik ini: ➡️ dianggap menghambat persaingan usaha ➡️ memanfaatkan posisi dominan di pasar Hasilnya? Produsen Pop Ice, PT Forisa Nusapersada dikenakan denda Rp 11,4 Miliar. Program marketing tersebut juga diminta untuk dihentikan. Bukan karena produknya jelek. Tapi karena cara distribusinya dianggap tidak fair. Dari sini ada pelajaran menarik: Dalam bisnis, menang itu penting. Tapi cara menang…juga harus dijaga. Karena di titik tertentu, strategi bisa berubah jadi pelanggaran. Dan dominasi bisa berubah jadi masalah. Pop Ice tetap jadi brand besar sampai sekarang. Tapi cerita ini jadi pengingat: bahkan brand besar pun pernah “salah langkah” END.
Sohib Soccer TV tweet media
Txt dari Kuliner@txtdrkuliner

Indonesia
45
118
959
196.3K
noel
noel@n0elhere·
@hrdbacot naik anjing aja naik anjing
noel tweet media
Indonesia
3
42
254
46.6K
HRD BACOT
HRD BACOT@hrdbacot·
😂😂😭😭😂😂😭😭😂😂😭😭😂😂
HRD BACOT tweet media
QME
204
470
6.5K
1M
AIeix
AIeix@KangLex_·
Minggu lalu ke pasar Beli Tempe 1 papan Rp. 5.000 Tahu Cibuntu Rp. 6.000 Lele ½kg Rp. 15.000 Telur ½Kg Rp. 15.000 Bawang putih 1 ons Rp. 5.000 Ayam ½kg Rp 20.000 Bumbu marinasi Rp. 2.000 Parkir Rp. 2.000 Totalnya Rp. 70.000
aril piterpen@aril_piterpen1

segini 65rb😭

Indonesia
0
0
1
129
AIeix
AIeix@KangLex_·
#wtb exhorizon cat EX OL atau cat 1 . Diutamakan yang bisa COD venue DM plis 🙏 #exhorizonjakarta
Indonesia
0
0
0
62
Bakul Selada
Bakul Selada@ydhtama·
Pinjam bank 100 juta, bayarnya 150 juta, ini resiko riba. Pinjam istri 100 ribu, bayarnya 100 juta, ini resiko rabi.
Indonesia
80
1.1K
8.3K
227.7K