DeShy ☀️

1.1K posts

DeShy ☀️ banner
DeShy ☀️

DeShy ☀️

@Kang_Dede

Grafik desainer, Content Creator, Teacher

Bandung, Indonesia Katılım Ocak 2009
966 Takip Edilen129 Takipçiler
DeShy ☀️ retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
419
20.8K
51.7K
1.3M
Jvnior
Jvnior@Jvnior·
The best book I ever read as a Muslim. Reply “Copy” and repost this if you want it. Follow me, so I can send it via Messages.
Jvnior tweet media
English
3.6K
5K
30.8K
750.9K
GHADA 🇵🇸
GHADA 🇵🇸@ghadaa231·
Can we get 2,000 reply with 🇵🇸🍉 or even a dot .
GHADA 🇵🇸 tweet media
English
1.3K
3.6K
13.4K
110.3K
Dr. Yousef 🇵🇸
Dr. Yousef 🇵🇸@yousef_ki1·
Let’s break the algorithm — PLEASE reply with a dot.
English
2.5K
7.7K
24.8K
241.6K
Dr. Yousef 🇵🇸
Dr. Yousef 🇵🇸@yousef_ki1·
Let’s break the algorithm — reply with a dot.
English
7K
16.9K
68.6K
844K
Abdullah Omar🇵🇸
Abdullah Omar🇵🇸@Abdullah_Om3r03·
🚨Simple YES or NO poll. Do you stand with Palestine? A. Yes B. No
Abdullah Omar🇵🇸 tweet media
English
8.6K
6K
41K
797K
War Intel
War Intel@warintel4u·
⚡️Dan Bilzerian: Don't call them Israeli, call them parasites; that's more accurate. AGREE ?
War Intel tweet mediaWar Intel tweet media
English
945
4.1K
32.3K
606.4K
DeShy ☀️
DeShy ☀️@Kang_Dede·
Monster ular Titanoboa
DeShy ☀️ tweet media
Português
0
0
0
30
DeShy ☀️
DeShy ☀️@Kang_Dede·
Cek Baju Gamis Wanita Muslim Aileen Set Maxy Fashion Terbaru Pakaian Setelan Kekinian Inner Maxi Busui Ceruty Babydoll Furing Polos Outer Rompi Swaroski Cantik Bisa COD dengan harga Rp109.999. Dapatkan di Shopee sekarang! sfl.gl/uWLzO0Z s.shopee.co.id/4L6JeoFh3p
Indonesia
0
0
0
49
DeShy ☀️
DeShy ☀️@Kang_Dede·
5 Fakta Unik Walang Kecek, Serangga untuk Melatih Burung Berkicau Supaya Gacor
DeShy ☀️ tweet media
Indonesia
1
0
0
33