Netizen

36.1K posts

Netizen banner
Netizen

Netizen

@Katadika

Belajar dari gunung dan hutan

Rimba Belantara Katılım Şubat 2012
284 Takip Edilen458 Takipçiler
b irawan
b irawan@anywherei_roam·
@Rafizakikun Rek di 2 SKS ku urg soal Thick Description & Invention of Tradition? Atau perlu oge Habitus punya Pierre Bourdieu. Maneh mahasiswa asa jauh ti ilmu struktur sosial, lobakeun maca lain yapping na sosmed
Indonesia
1
0
4
706
Netizen
Netizen@Katadika·
@wiyokooo Mungkin mereka terbiasa memahami: ketertiban formal = superior, ekspresi kolektif rakyat = chaos, budaya jalanan = irasional, atau spontanitas massa = rendahan, mungkin lho ya 😅
Indonesia
2
5
46
3.7K
Koh iYon
Koh iYon@wiyokooo·
Anak ITB yang klasis itu gak akan paham dengan semua ini. Joged2 tengah jalan dianggap sdm rendah kali ya, sdm tinggi itu yg duduk di kopisyop ber AC yg pegawainya digaji underpaid sambil mengutuk kemiskinan dan membicarakan kerusakan alam.
Indonesia
53
133
770
66.1K
Netizen
Netizen@Katadika·
Seseorang mungkin bisa sangat cerdas secara akademik, tapi dia juga bisa tetap miskin dalam sensitivitas sosiologis.
Indonesia
0
0
0
20
Netizen
Netizen@Katadika·
Dosen saya pernah bilang, mahasiswa yg hidup tanpa refleksivitas kritis secara tidak langsung bisa menjadi pendorong utama elitisme epistemik: merasa bahwa kapasitas intelektual memberi mereka otoritas moral untuk menilai masyarakat dari atas. Dosen dari kampus bu tu tu t nih 😂
Indonesia
1
0
0
21
Netizen retweetledi
Artikel Terindeks Scopus Q1
Artikel Terindeks Scopus Q1@ArtikelScopusQ1·
@sporttiaphari SAPPK padahal bs bikin proyek penelitian, bisa dikerjasamakan dengan Pemkot, Pemprov dan Persib berjudul “From Crowd Control to Collaborative Crowd Governance: Developing a Community-Based Crowd Management Model for Persib Bandung Championship Celebrations”
Indonesia
1
1
8
1.4K
Netizen
Netizen@Katadika·
@flydutchz @BERSANDlWARA Lucu memang, dia mencoba membangun & mewajarkan sikap elitis lalu membandingkannya dengan sesuatu yang ekstrem, tapi malah runtuh, hahaha. Padahal kan ada opsi ketiga, keempat, dan seterusnya termasuk jadi orang yang berpendidikan tapi tetap napak tanah 😅
Indonesia
0
1
43
2K
jester°
jester°@flydutchz·
@BERSANDlWARA ya kalau kamu ngga merasa mah ngapain di respon. Kamu tweet gitu berarti mengiyakan kamu ngga napak tanah dong
Indonesia
21
1
388
9.3K
Vikir Van Baskerville
Vikir Van Baskerville@VikirBaskervl·
Keren ya kalo aja ini bisa kita lakukan secara masif... Sampahnya dipisah dengan baik yg kering disimpan tongnya sendiri yang basah masuk jadi kompos. Punya aquaponik Punya panel surya Punya selokan yang cukup bersih dijadiin kolam lele Punya penampungan air hujan People planet profit sepertinya ide yang bagus banget..
Indonesia
122
2.6K
8.9K
151.3K
Arie Puspitasari
Arie Puspitasari@Aiearie26·
@Rakasiwi666 @MafiaWasit yang namanya penyerangan itu ga selalu kontak fisik yaa bastard,ada yang namanya penyerangan verbal,contohnya ucapan,ejekan,olokan, bullying nah ini udah jelas mereka ngelakuin serangan verbal kocak,orang pemain persib lagi pada duduk makan,tbtb diganggu diprovokasi
Indonesia
4
0
14
1K
Netizen
Netizen@Katadika·
@pickypits Semua gara-gara manajer konyol yang kadung malu
Indonesia
0
0
0
259
footique.
footique.@pickypits·
🚨BREAKING! Perseteruan antara Marc Klok dan Henri Doumbia masih berlanjut. Henri menegaskan kalau Marc mengatakan "Black Guy" bukan "Give me the ball black". Menarik, apakah kasus ini akan terus di usut?
Indonesia
112
27
172
53K
Netizen
Netizen@Katadika·
@direktoridosen Fakta! Udah mulai berpikir buat tutup toko karena potongannya gila, padahal yang dijual produk umkm. Lucunya ada biaya layanan promo padahal gak ada niat buat pakai ginian, biaya proses pesanan, lalu biaya administrasi. Daripada pusing keknya mending tutup lah
Netizen tweet media
Indonesia
0
0
0
28
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
tren mulai berubah y?. brand-brand lokal kecil menengah mulai punya web sendiri. dan meninggalkan toko online. toko oranye dan toko hejo konon semakin banyak muncul potongan tidak wajar. 🤔
Indonesia
138
250
2K
68.4K
Netizen
Netizen@Katadika·
Perlindungan lingkungan versi kekuasaan adalah omong kosong! Hari minggu kemarin saya menyaksikan langsung alih fungsi hutan di salah satu bukit kawasan Bandung Selatan. Banjir yang terjadi di hilir beberapa bulan sebelumnya tidak pernah jadi pelajaran! Omdo! @DediMulyadi71
Indonesia
0
0
0
28
Netizen
Netizen@Katadika·
@SeekHustle Dana riset BIMA aja kalah jauh wkwkwkwk
Indonesia
0
0
0
64
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Total penduduk DIY itu 3,78 juta jiwa. Dari total tersebut, 2,5 juta nya masuk di usia produktif. Namun masih ada 422.790 (10%) penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Duit segitu banyak (Rp4,1 T), kalau gue mending buat pengentasan kemiskinan. 422rb orang akan mendapat Rp9,7jt dalam berbagi bentuk dukungan. Efeknya langsung dan multiplier effectnya jauh lebih besar. Yakali rakyat lo masih miskin tapi beli alat makan dengan total nilai Rp4,1T. Emang kalau ga beli itu ga bisa pada makan? Sakit sih.
Kapten Haddock tweet media
Indonesia
28
111
195
21.5K
Netizen
Netizen@Katadika·
@tempodotco Motor Rp1,2T + Kaos Kaki Rp6,9M, disaat yang sama dana riset yang dialokasikan lewat hibah BIMA aja cuman Rp1,7T, kurang setan gimana lagi ini lembaga 🫣
Indonesia
2
32
203
8.9K
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Dadan menegaskan motor BGN berbeda, Emmo untuk merek Indonesia, sedangkan di luar negeri memakai merek Tinbot. “Itu akun bodong. Baterai motor listrik saja harganya Rp 7 juta, belum dinamo dan controller, dan peralatan lainnya,” tegasnya.
tempo.co tweet media
Indonesia
490
337
1.5K
701.5K