𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia

13.7K posts

𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia banner
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia

𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia

@Khshynime

Homophobic & minor dni

Indonesia Katılım Mayıs 2021
315 Takip Edilen282 Takipçiler
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia retweetledi
˚.༘⋆ 𝓷𝓪𝓷𝓪
˚.༘⋆ 𝓷𝓪𝓷𝓪@__sweetycandyy·
jangan takut duit abis, semakin besar pengeluaran, semakin besar rezekinya. ALLAH BERSAMA GEN Z 😭
Indonesia
134
13.4K
40.5K
475.5K
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia retweetledi
pinka ⚢🐇
pinka ⚢🐇@pinkairyy·
you seem pretty normal for a person who live under indonesian government
English
75
11.3K
25.8K
300.6K
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia retweetledi
ꪒ ⑅ ꪒ
ꪒ ⑅ ꪒ@bunnyums·
when my panties match my bra i feel like i have my life together
English
53
7.2K
39.7K
383.1K
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia retweetledi
The Palestinian
The Palestinian@InsiderWorld_1·
The Palestinian tweet media
ZXX
64
9K
26K
251.6K
⋆˚࿔ 𝓝 iyaraé 𝜗𝜚˚⋆⁷
ak dukung enha as 6 mem dan support hee as soloist tp ak jg masi berharap bgt hee balik ke grup 😔😔😔 yg kya gini di hujat gasih hoii😭😭 PLS JGN HUJAT DLU, AK NANYA💔💔💔
Indonesia
193
1.2K
4.6K
47K
ini rossie 🪻
ini rossie 🪻@nayulssie·
@Khshynime Hihi gak telat kok beb gapapa sans ae 😚👍 aku seneng kl pesan dan gamenya dimainin 🫶
Indonesia
1
0
1
10
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia
I got thiss, telat bgt sorryyyyy but thank u so much for sending this lovely card 🫶🫶🫶 @nayulssie, it takes minutes for me to finish the puzzle. But I had so much fun while doing it (≧∇≦)/
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia tweet media𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia tweet media
English
1
0
1
32
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia retweetledi
⁸mj⁷
⁸mj⁷@jjkracha·
fuck hybe. fuck israel. free palestine.
English
36
4.4K
17.5K
171.6K
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia retweetledi
Bayu Aji Bandoro
Bayu Aji Bandoro@bayuajibandoro·
Izin saya menambahkan konteks biar diskusinya lebih tajam. Kasus ini bukan cuma soal "jasa editing dihargai Rp 0." Itu memang bagian paling mencolok dan bikin emosi, tapi masalah strukturalnya lebih dalam. Amsal Christy Sitepu itu videografer yang bikin video profil untuk 20 desa di Kabupaten Karo, masing-masing Rp 30 juta. Videonya jadi, sudah tayang di YouTube, dan 20 kepala desa yang jadi saksi di persidangan bilang tidak ada masalah dengan pekerjaannya. Satu pun tidak ada yang komplain. Yang bikin masalah adalah, auditor Inspektorat Karo menetapkan harga wajar cuma Rp 24,1 juta per video. Selisih Rp 5,9 juta dikali 20 desa, jadilah "kerugian negara" Rp 202 juta. Dan di dalam perhitungan RAB versi auditor itu, lima komponen pekerjaan kreatif, yaitu penciptaan ide/konsep, cutting, editing, dubbing, dan penggunaan mic/clip-on, semuanya dipatok Rp 0. Nol. Alasannya? Tidak ada kwitansi fisik pembelian dari pihak ketiga. Karena proses editing itu terjadi di kepala dan di depan layar komputer, bukan beli semen yang ada notanya. Nah, ini yang perlu kita lihat lebih jernih. Logika auditor itu memang cacat, tapi cacatnya bukan karena orangnya bodoh. Cacatnya karena Standar Harga Satuan di hampir semua pemda di Indonesia memang tidak punya acuan untuk menghargai kerja kognitif. Pemda fasih menghitung harga semen per sak, aspal per ton, konsumsi rapat per orang. Tapi tarif per jam kerja editor video? Biaya amortisasi lisensi software editing? Tidak ada pedomannya. Jadi ketika auditor dihadapkan pada komponen yang tidak bisa dibuktikan dengan nota belanja fisik, mereka ambil jalan paling "aman" secara birokrasi, yaitu menolkannya, daripada dianggap subjektif oleh BPK di atasnya nanti. Tapi bukan berarti itu bisa dibenarkan Yah. Menolkan nilai editing sama saja bilang bahwa raw video bisa langsung jadi video koheren tanpa campur tangan manusia. Menolkan ide kreatif sama saja bilang storyboard, konsep visual, dan narasi itu muncul dari udara kosong. Ini penyangkalan total terhadap kekayaan intelektual. Dan ada masalah hukum yang mungkin luput dari perhatian publik. Amsal didakwa pakai Pasal 3 UU Tipikor, yang intinya soal "menyalahgunakan kewenangan karena jabatan." Masalahnya, Amsal itu vendor swasta. Dia tidak pegang jabatan di pemerintahan, tidak punya akses untuk mencairkan dana APBDes, tidak punya wewenang administratif apa pun. Yang punya wewenang otorisasi pencairan dana itu justru kepala desa. Tapi 20 kepala desa itu cuma dijadikan saksi, bukan tersangka. Yang ditahan justru penyedia jasanya. Agak aneh kalau dipikir, ya. Saya nggak bilang Amsal pasti benar seratus persen. Bisa saja ada selisih harga yang perlu dipertanyakan. Tapi kalau memang ada kelebihan bayar, mekanisme koreksinya seharusnya lewat jalur administrasi atau perdata, bukan langsung dilompati jadi pidana korupsi. Apalagi dengan nominal yang kalau dipecah per desa cuma selisih kurang dari Rp 6 juta. Besok, 30 Maret, Komisi III DPR akan gelar RDPU soal kasus ini. Dan vonis dijadwalkan 1 April. Semoga majelis hakim punya keberanian untuk melihat bahwa ada yang salah dengan cara kita menghargai kerja kreatif di negara ini. Karena kalau preseden ini dibiarkan, siapa yang berani ambil proyek pemerintah lagi? Ini perspektif saya yah, bisa jadi ada sudut yang belum saya lihat.
Indonesia
181
3.9K
7.5K
326K
ini rossie 🪻
ini rossie 🪻@nayulssie·
☆ Moots! Let's play 🏕! Sekalian cek interaksi. Drop ur pfp here ⬇️
ini rossie 🪻 tweet media
Indonesia
45
1
12
775
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia retweetledi
↳ *𝐝𝐚𝐧𝐢𝐢* ༉‧₊˚✧
Book Giveaway for MOOTS ONLY. Puji Tuhan, hari ini judul dan rumsal utk TA-ku di-acc dan dapat dosen yg *kata kating* baik dan mudah utk bimbingannya 🥹. Aku bersyukur bgt akhirnya setelah dua kali ditolak, Tuhan Yesus memberhasilkan yang ini. Jadi aku mau berbagi kebahagiaan +
Indonesia
35
23
65
2.9K
𝑅𝑦𝑎𝑠𝑎༻⋆˚ | k. ia retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
Unpopular opinion: Biar adil, jangan cuma istri aja yg ditanya “kapan hamil? Kok belum hamil?”. Tanya juga lakinya, “kok istrimu blm hamil2? Kamu bisa hamilin gak?” Bisa aja kecebongnya yang gak satset berenangnya ya kan?
Abid@abid0588

Unpopular opinion about woman ?

Indonesia
277
6.2K
38.2K
1M