Agus Mhoeshexz

38.8K posts

Agus Mhoeshexz banner
Agus Mhoeshexz

Agus Mhoeshexz

@Kode_Bagus

Band-Tank Nusantara Katılım Mart 2014
142 Takip Edilen218 Takipçiler
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys ini yang bikin gw geleng geleng dan gak habis pikir. Danantara lembaga investasi negara yang baru dibentuk dan dananya berasal dari aset aset BUMN milik rakyat Indonesia sekarang mau gelontorkan sampai 1 miliar dolar untuk develop perumahan subsidi di Meikarta. Tunggu dulu. Meikarta. Proyek yang sama yang udah bikin puluhan ribu konsumen Indonesia menangis bertahun tahun. Yang udah bikin orang orang kehilangan uang ratusan juta karena unit yang dijanjikan tidak pernah jadi. Yang pengembangnya Lippo Group udah tersandung berbagai masalah hukum. Yang kasusnya sampai ke DPR dan bikin ribuan korban harus demo di jalanan buat nagih haknya sendiri. Dan sekarang uang negara mau dimasukin ke sana. Bukan uang swasta. Bukan uang investor asing yang menanggung resikonya sendiri. Tapi uang yang berasal dari aset BUMN. Aset yang dibangun dari pajak dan kerja keras rakyat Indonesia selama puluhan tahun. Yang lebih bikin gw mikir keras Danantara ini baru banget dibentuk. Belum ada track record yang jelas. Belum ada transparansi yang cukup soal gimana keputusan investasinya dibuat. Belum ada mekanisme pengawasan publik yang kuat. Dan keputusan pertama yang bikin headlines adalah masukin 1 miliar dolar ke proyek yang reputasinya sudah hancur di mata ratusan ribu konsumen Indonesia. Ini bukan soal apakah Meikarta bisa diselamatkan atau tidak. Ini soal siapa yang menanggung resikonya kalau gagal lagi. Kalau investasi ini berhasil keuntungannya ke mana? Ke rakyat? Atau ke segelintir pihak yang ada di dalam ekosistem proyek itu? Kalau gagal siapa yang rugi? Danantara bisa bilang itu risiko investasi. Tapi uangnya tetap uang negara. Uang kita semua. Skandal Meikarta itu bukan sejarah yang sudah selesai. Ribuan korbannya masih ada. Masih berjuang. Masih menunggu unitnya atau uangnya kembali. Dan negara yang harusnya melindungi mereka sekarang justru mau invest ke proyeknya. Kalau ini bukan ironi terbesar tahun ini gw gak tau lagi apa namanya.
The Jakarta Post@jakpost

Danantara readies up to $1b to develop subsidized housing in Meikarta - Economy - The Jakarta Post #jakpost bit.ly/4bfGFo4

Indonesia
28
224
412
22.9K
Wakil Kepala Program Maling Berkedok Gizi
Uang ratusan jamaah umroh senilai Rp 11 M lenyap dimakan pemilik biro perjalanan umrah & haji Ramadan Group. Owner minta jamaah untuk mempolisikan jika keberatan krn tau parcok siap melindungi 😂 Memang cari duit paling gampang tuh dengan bungkus agama Islam. Kasian jamaahnya.
Indonesia
120
510
1.2K
66.2K
PT PLN (Persero)
PT PLN (Persero)@pln_123·
@Anak__Ogi @RendyPrashino @RendyPrashino Hai Kakak, mohon maaf perihal kelistrikan apa yang bisa dibantu? Kakak juga dapat menginformasikan kendalanya secara rinci melalui DM. mimin menunggu konfirmasi lebih lanjut. Thanks- Yanti.
Indonesia
61
1
9
32.1K
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Ini beneran min @pln_123?😡 Nasib malang menimpa pasangan lansia di Desa Orahua, Nias. Hanya karena menggunakan tiga lampu kecil dan satu rice cooker sehingga token listrik awet, pemakaian mereka justru dicurigai "aneh" oleh petugas. Meski warga sekitar sudah membantu menjelaskan gaya hidup hemat mereka, petugas tetap mencabut meteran tersebut. Mirisnya, pasangan ini kabarnya diminta membayar Rp600 ribu yang diambil dari dana bansos mereka hanya agar listrik bisa menyala kembali. Sumber @verloka.id/post/DVvZmUhkdGo?xmt=AQF0_rcxvhxFNkN9kgkv3O1hC6eigzphChbAaLE8TvfBytOFPwOsP99osRRkySyspTnBtrs&slof=1" target="_blank" rel="nofollow noopener">threads.com/@verloka.id/po…
Indonesia
1.2K
4.5K
10.2K
903.9K
Agus Mhoeshexz retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Pasangan lansia di Desa Orahua Nias. Hidupnya sederhana. Tiga lampu kecil dan satu rice cooker. Itu semua yang mereka pakai. Token listriknya awet karena mereka memang hidup sehemat mungkin. Dan justru itu yang bikin mereka kena masalah. Pemakaian mereka dianggap aneh oleh petugas. Terlalu hemat. Mencurigakan. Warga sekitar udah kasih penjelasan. Udah bilang memang begitu gaya hidup mereka. Memang orang tua yang hidupnya sederhana. Tapi petugas tetap cabut meterannya. Dan setelah meteran dicabut mereka diminta bayar 600 ribu rupiah supaya listriknya bisa nyala lagi. Dan uang 600 ribu itu diambil dari dana bansos mereka. Dana bantuan sosial. Yang memang dikasih negara buat bantu orang orang yang tidak mampu. Diambil buat bayar biaya yang seharusnya tidak pernah ada. Gw mau lo pahami betapa absurdnya ini. Di negara yang pejabatnya korupsi miliaran dan kasusnya butuh bertahun tahun buat diproses pasangan lansia yang hidupnya terlalu hemat justru langsung dicabut meterannya dalam hitungan hari. Yang boros tidak dipersoalkan. Yang hemat malah dicurigai. Dan ini bukan kasus pertama model begini. Di Indonesia ada fenomena yang udah lama diketahui oknum petugas yang menjadikan pencabutan meteran sebagai ladang pungli. Datang dengan tuduhan pemakaian tidak wajar. Minta bayaran buat pasang lagi. Dan yang paling gampang jadi korban adalah orang tua yang tidak paham prosedur dan tidak punya kekuatan untuk melawan. Yang paling menyakitkan dari semua ini Negara ngasih bansos buat bantu mereka survive. Tapi sistem yang harusnya melindungi mereka justru yang mengambil uang bantuan itu kembali lewat cara yang tidak bisa mereka tolak. Dikasih dengan satu tangan. Diambil lagi dengan tangan yang lain. Dan pelakunya kemungkinan besar tidak akan kena sanksi apapun yang berarti.
Anak ogi@Anak__Ogi

Ini beneran min @pln_123?😡 Nasib malang menimpa pasangan lansia di Desa Orahua, Nias. Hanya karena menggunakan tiga lampu kecil dan satu rice cooker sehingga token listrik awet, pemakaian mereka justru dicurigai "aneh" oleh petugas. Meski warga sekitar sudah membantu menjelaskan gaya hidup hemat mereka, petugas tetap mencabut meteran tersebut. Mirisnya, pasangan ini kabarnya diminta membayar Rp600 ribu yang diambil dari dana bansos mereka hanya agar listrik bisa menyala kembali. Sumber @verloka.id/post/DVvZmUhkdGo?xmt=AQF0_rcxvhxFNkN9kgkv3O1hC6eigzphChbAaLE8TvfBytOFPwOsP99osRRkySyspTnBtrs&slof=1" target="_blank" rel="nofollow noopener">threads.com/@verloka.id/po…

Indonesia
195
2.4K
5.9K
214.1K
Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbar@zoelfick·
Menurutmu, apa yang bikin Abu Janda bisa sepongah itu di depan seorang ilmuwan seperti Prof Ikrar?
Indonesia
1.6K
441
4.9K
486.6K
Agus Mhoeshexz retweetledi
Project Multatuli
Project Multatuli@projectm_org·
Tulisan terbaru Mawa Kresna membongkar klaim sukses MBG hingga penelusuran dokumen pengadaan BGN yang menunjukkan belanja Rp6,2 triliun pada 2025. Ada kaos kaki tanpa merk & tanpa SNI seharga Rp100 ribu/pcs. Tablet harga pasaran Rp8 juta dibeli Rp17 juta. projectmultatuli.org/proyek-mbg-pot…
Indonesia
76
2.6K
3.9K
310.6K
Azzam Mujahid Izzulhaq
Azzam Mujahid Izzulhaq@AzzamIzzulhaq·
Ternyata saya baru sadar bahwa MBG itu program filantropi paling mulia abad ini. Pengelolanya tidak mengambil keuntungan, bahkan setiap harinya melakukan kontribusi sosial dengan menambah menu bergizi lain di luar anggaan yg ditetapkan hingga 2-5 kali lipatnya demi pemenuhan standar gizi sesuai pedoman dari WHO, UNICEF dan UNESCO dengan mengutamaan kearifan pangan lokal. Semua pangan berasal dari pemberdayaan ekonomi lokal, bukan industri besar. Sehingga perputaran ekonomi begitu terasa dampaknya. Yayasan ‘penaung’ SPPG setiap harinya melakukan rapat strategis untuk selalu mencarikan ide dan program charity baru untuk mengoptimalkan layanan MBG dan SPPG. Jadi, jika selama ini ada rumor bahwa MBG adalah program bisnis dan politik, sungguh keliru dan tidak sesuai fakta. Oleh sebabnya, karyawan dapur SPPG dipanggil dengan sebutan relawan. Mereka dengan rela hati bekerja selama 24 jam penuh tanpa dibayar demi terhidangnya makanan bergizi setiap harinya. Gaji yg diberi diberikan tidak diterima. Malah dikumpulkan kembali untuk disalurkan untuk program sosial lain seperti pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah terpencil dan lain-lain. Iming-iming pengangkatan sebagai abdi negara P3K ditolak dan bakan diberikan ‘jatah’-nya kepada para guru honorer di kawasan layanan SPPG di sekitarnya. Sungguh mereka adalah patriot bangsa yg berhak mendapatkan Bintang Mahaputra. Program MBG dari Badan Gizi Nasional wajib menjadi inspirasi seluruh negara jika ingin menyusul Indonesia sebagai negara maju dan adidaya yg kualitas SDM melaui sistem pendidikannya saat ini terbaik dan tak terkalahkan selama kurun waktu 8 dekade terakhir. *batal weh puasa aing ajig da ngarahul kabina-bina…
Indonesia
196
199
832
72.7K
Agus Mhoeshexz retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Gw mau lo baca ini pelan pelan. Pak Purbaya bilang kalau anggaran kurang, pilihannya cuma dua. Geser anggaran pembangunan atau BBM naik. Yang tidak akan digeser adalah anggaran Makan Bergizi Gratis. Sekarang gw mau kita hitung bareng. Anak sekolah dapat makan gratis 10 ribu per hari. Tapi BBM naik harga logistik naik. Harga logistik naik semua harga barang di pasar naik. Bahan makanan naik. Ongkos transport naik. Tagihan listrik naik. Satu keluarga bisa keluar tambahan ratusan ribu per bulan karena efek domino BBM naik. Tapi anaknya dapat makan gratis 10 ribu per hari. Jadi pemerintah dengan bangga kasih 10 ribu ke anak lo di sekolah sementara mereka ambil jauh lebih besar dari meja makan keluarga lo di rumah. Dan ini dikemas sebagai kebijakan pro rakyat. Yang lebih bikin gw geleng geleng ini bukan kebodohan. Ini kalkulasi. Karena makan gratis itu kelihatan. Bisa difoto. Bisa dijadiin konten. Bisa dijadiin legacy program. Tapi dampak BBM naik itu tersebar. Gak kelihatan langsung. Gak ada yang foto ibu rumah tangga yang diem diem ngurangin lauk karena harga naik. Mereka tau persis mana yang akan diingat publik. Dan mana yang akan ditelan diam diam.
RIKE SANTOSO✋SA ID 0000001@RikeSants

Pak Purbaya bilang kalo anggaran mentok, yang digeser nanti anggaran pembangunan dan anggaran2 lain kecuali anggaran Makan. Pilihannya hanya itu atau BBM Naik. Kita balik logika mereka. Makan Gratis tetap diberikan jatah 1 anak 10ribu perhari, namun 1 keluarga harus bertahan dengan harga2 melambung tinggi karena BBM naik. Cerdas sekali pemerintah kita ini.

Indonesia
158
6.5K
11.7K
312.9K
Agus Mhoeshexz
Agus Mhoeshexz@Kode_Bagus·
@jondhez Ingat 2.000 itu harga HET utk konsumen Bila beli banyak/grosiran Tentunya harga msh bisa dpt disc
Indonesia
0
0
0
11
akun hewan | tapi bukan
akun hewan | tapi bukan@jondhez·
harga 2000, ditulis 3300 untung 1300 x 3000 porsi = 3.9jt/hari >>> 100jt/bulan >>> 1.2M/tahun 1 dapur mbg bisa dapat 1.2M/tahun, bersih, itu BARU DARI SATU ITEM menu, belum yg lain PLUS: - dapat 6jt/hari utk operasional - pegawai inti digaji negara [pppk] - BEBAS PAJAK!!!
akun hewan | tapi bukan tweet media
Pak Doang@Pak_Doang

@jondhez

Indonesia
48
1.2K
2.4K
65.6K
Presiden kopi
Presiden kopi@PresidenKopi·
Tolong dijawab dengan sopan.. ☺️
Presiden kopi tweet media
Indonesia
4.6K
3.9K
30.6K
2.4M
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Jujur saja, baik pegawai SPPG yang (kebagian sial) mengantar MBG ini, serta sekolah, guru dan siswa, sama-sama korban dari sistem yang buruk ini. Bagaimana bisa lele mentah sampai menjadi menu MBG? Pastinya ada kekacauan dibalik itu semua. Karena berharap MBG lele mentah itu diterima sekolah tanpa masalah. Ini melukai akal sehat.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
371
2.5K
5.9K
337.7K
Agus Mhoeshexz retweetledi
Francisca Christy Rosana
Francisca Christy Rosana@chichafrancisca·
Wiwin adl ibu yang anaknya dirudapaksa dan dibunuh pada tragedi 1998. Kini ia jadi biksuni. Luka yg teramat dalam membawanya pada pelarian dan hidup menyendiri. Puluhan tahun memendam bara, kini ia berbicara. Tulisan wawancara ini bikin mbrebes mili. majalah.tempo.co/read/wawancara…
Indonesia
29
4.3K
8.8K
215.1K
Agus Mhoeshexz retweetledi
Fadly_Tuaputty
Fadly_Tuaputty@mallona97·
@kompascom Silahkan Bpk "tidur dgn lega/nyenyak" saja. Biarkan saja para Nakes di salah satu Kabupaten di Timur Indonesia, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Timur ini menyebrangi Sungai yg mengalir deras dan berbahaya itu utk m'lakukan Pelayanan Medis di Desa-desa dlm wilayah tugas mereka.
Indonesia
5
101
536
21.7K
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
3 asumsi makro APBN 2026 meleset semua: 1. Nilai tukar dollar💲 Asumsi : 16.500 Realisasi : >17.000 2. Harga Minyak Dunia🛢️ Asumsi : 70-90 Realisasi : >100 3. Inflasi🏷️ Asumsi : 1,5-3,5% Realisasi : Jan = 3.55% ; Feb = 4,76% Ga kaget kalo di akhir tahun, defisit APBN >3% GDP
Prastowo Yustinus@prastow

Apakah benar pagi ini USD tembus Rp 17 ribu dan harga minyak dunia tembus USD 100/barrel? Jika iya, tampaknya perlu sangat waspada. Semoga perang segera usai dan keadaan kembali kondusif🙏🏻

Indonesia
32
688
1.7K
71K
Vëe Kyoshi🀄
Vëe Kyoshi🀄@xquitavee·
Makin marak bacotan Buzzer dan kubu keok yang menyerang Program MBG, pdhl program itu sangat bermanfaat bagi anak-anak sekolah yang lapar saat belajar Mereka yg koar2 serang MBG itu yg perut nya kenyang, seperti ketua BEM UGM oon
Indonesia
116
14
67
3.7K
Agus Mhoeshexz
Agus Mhoeshexz@Kode_Bagus·
@kenhans03 Dilema sihh Hewan liar yg seharusnya mendapatkan makanan dari alam malah berinteraksi dgn manusia Karena habitat sdh rusak oleh manusia 😔
Indonesia
0
0
1
302
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Saking seringnya datang ke sebuah warung, seekor Siamang akhirnya sudah dianggap seperti bagian dari keluarga oleh pemilik warung tersebut. Dalam kesehariannya, kakak ini terlihat tetap peduli dengan memberi pisang kepada kera siamang yang datang. Ia juga berusaha menjaga agar satwa tersebut tetap berada di habitatnya.  💪💪💪
Indonesia
149
1.4K
7.9K
274K
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
BGN: Program MBG Bukan Ladang Bisnis
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
401
131
659
43.9K
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
in this economi uang 5ribu kalau dibeliin takjil dapet apa?
Mbak kun tweet media
Indonesia
1.6K
275
2.3K
174.2K
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
"Saya termasuk salah satu yang menganut mazhab sekolah tidak menjamin kualitas seseorang. Yang menjamin kualitas seseorang itu adalah orang itu sendiri," kata Bahlil di Pondok Pesantren Azzainiyyah, Sukabumi, Jawa barat, Minggu (8/3/2026) malam. Baca di sini: nasional.kompas.com/read/2026/03/0… ~AA #Bahlil #Sukabumi
Kompas.com tweet media
Indonesia
620
204
1.2K
232.8K