
✨🌙 🕌
Saat tak lagi ada jabatan, pencapaian, atau gelar yang bisa dibanggakan, setiap manusia berdiri dengan satu harapan yang sama: ampunan.
Ampunan atas seluruh kedurhakaan, atas tumpukan dosa yang tak akan sanggup dipikul oleh seorang pun anak Adam.
Di saat terik matahari begitu dekat, membakar dan mengeringkan setiap kerongkongan… ketika para Nabi sibuk dengan urusan masing-masing…
Muhammad, kekasih Allah, justru berulang kali bertanya, “Di mana umatku, ya Jibril?”
Dan Jibril menjawab,
“Umatmu adalah yang terakhir.”
Nabi pun bersujud begitu lama.
Merintih. Menangis. Memohon keselamatan.
Hingga Allah memerintahkannya menanti di ujung Sirath, tempat di mana mereka yang berat amal baiknya akan selamat, dan yang lainnya terjatuh ke dalam jurang neraka.
Namun Rasul tak berhenti. Beliau kembali bersujud… kembali memohon… lagi dan lagi…
Untuk umatnya yang jatuh dalam dosa, yang tersandung dalam hidup, bahkan yang hanya memiliki iman sebesar biji kurma… sebesar biji jagung… sebesar biji sawi…
Bahkan mereka yang tak memiliki amal, kecuali pernah mengucap, Laa Ilaaha Illallaah.
Allahu Akbar
Allahu Akbar
Allahu Akbar
Walillahilhamd
Mengiringi kepergian bulan suci Ramadan, tiada doa yang lebih layak kita panjatkan selain harapan akan kasih sayang dan keridaan Allah.
Sebab kita tahu, puasa kita mungkin masih kurang, zakat kita mungkin terselip riya,
tarawih kita tak selalu penuh, dan ibadah kita jauh dari sempurna.
Namun semoga segala yang kita usahakan menjadi amal yang diterima, menjadi jalan ampunan, dan menjadi perantara turunnya syafaat Nabi di hari pembalasan kelak.
Taqabbalallahu minna wa minkum,
taqabbal yaa kariim.
Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ✨
Selamat merayakan hari kemenangan 🌟
Mohon maaf lahir dan batin 🤲🏻
#EidMubarak #DiriUntukNegeri #IdulFitri #BergerakBerdampak
Indonesia





















