LPEM FEB UI

1.8K posts

LPEM FEB UI banner
LPEM FEB UI

LPEM FEB UI

@LPEMFEBUI

- Akun Resmi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI - Sejak 1953

Jakarta, Indonesia Katılım Temmuz 2013
67 Takip Edilen5.4K Takipçiler
LPEM FEB UI
LPEM FEB UI@LPEMFEBUI·
Tertarik bergabung? Daftar gratis melalui bit.ly/WebinarFKPLPEM Pemerintah Indonesia kini menjadikan hilirisasi sebagai salah satu andalan mengejar pertumbuhan ekonomi 8%. Logikanya terdengar menarik: bahan mentah diolah menjadi produk setengah jadi atau sudah jadi, agar Indonesia mendapat nilai tambah lebih besar. Namun, tidak semua hilirisasi otomatis menguntungkan. Risikonya tidak sedikit. Indonesia bisa makin bergantung pada negara tertentu sebagai pembeli dan investor, menghadapi perubahan teknologi yang cepat menggeser pasar, hingga tuntutan lingkungan dan tata kelola yang terus berubah. Jika dilakukan terlalu gegabah, hilirisasi justru bisa menggerus nilai ekonomi Indonesia, mulai dari hilangnya penerimaan negara hingga investasi yang terdampar ketika pasar berubah. Lalu pertanyaannya: sampai sejauh mana sebetulnya Indonesia perlu berenang ke hilir demi memaksimalkan nilai tambah? Inilah yang akan dibahas dalam diskusi kali ini. #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia #FKPSeries #Hilirisasi PertumbuhanEkonomi
LPEM FEB UI tweet media
Indonesia
0
9
14
771
Netizenfx
Netizenfx@fxnetizen·
@LPEMFEBUI @riefky7 Jangan sampe nanti @LPEMFEBUI dicap wowok sbg pihak yg ga ingin indonesia maju,suka jelek2kan pemerintah, dan disuruh purbaya utk belajar lagi krn tak paham data... 😃
Indonesia
1
0
1
1K
Wong Humanusia
Wong Humanusia@wonghumanusia·
@LPEMFEBUI @riefky7 Berarti otomatis semua kajian LPEM yang telah menggunakan data BPS harus di take down. Karena LPEM meyakini bahwa data BPS tidak bisa dipercaya. Setelah itu, jika LPEM punya malu, tolong kembalikan uang klien dan pemberi grant riset.
Indonesia
3
0
1
1.7K
LPEM FEB UI retweetledi
Forum Kajian Pembangunan
Forum Kajian Pembangunan@FKP_Indonesia·
Sampah masih memiliki nilai ekonomi. Sangat disayangkan jika berakhir begitu saja di TPA dan mencemari bumi, lantas bagaimana seharusnya sampah dikelola? Ikuti webinar FKP & @LPEMFEBUI 📅 Rabu, 13 Mei 2026 🕓 16.00 – 17.30 WIB 📝 Registrasi gratis: bit.ly/WebinarFKPLPEM
Forum Kajian Pembangunan tweet media
Indonesia
0
1
2
417
LPEM FEB UI
LPEM FEB UI@LPEMFEBUI·
LPEM memperkirakan gangguan pasokan minyak mentah dari Timur Tengah bisa menurunkan PDB industri plastik nasional sekitar Rp960 miliar hingga Rp1,4 triliun dan berisiko mengurangi 680-1.020 tenaga kerja formal. Read more:lpem.org/krisis-plastik… Situasi ini menunjukkan bahwa gejolak geopolitik global tak hanya berdampak pada perdagangan energi, tetapi juga merambat langsung ke struktur industri domestik dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Melalui Trade and Industry Brief edisi April 2026 ini, LPEM mengulas bagaimana shock konflik Teluk dapat menjalar ke rantai pasok industri plastik nasional, serta memetakan opsi kebijakan untuk meredam gejolak jangka pendek sekaligus memperkuat ketahanan industri plastik dalam jangka panjang. Bagaimana menurutmu hasil simulasi ini? Lanjutan di kolom komen! ;) #LPEMFEBUI #Globaltrade #Geopolitic #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia #IndustriPlastik #EksporImporIndonesia #KrisisPlastik #Plastik
LPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet media
Indonesia
1
7
9
458
LPEM FEB UI
LPEM FEB UI@LPEMFEBUI·
Kalau sistem kita buruk, apa kita akan terus diam?🤔 Sampah di Indonesia terus bertambah. TPA makin penuh, praktik daur ulang masih rendah! Sistem pengelolaan sampah kita menghadapi banyak keterbatasan, mulai dari infrastruktur, pendanaan, hingga minimnya pemilahan dari sumbernya. Di tengah kondisi ini, peluang ekonomi dari sampah justru belum tergarap optimal. Padahal, bank sampah, daur ulang industri, hingga waste-to-energy menyimpan potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat. Diskusi kali ini akan membedah: - Titik kritis dan kelemahan sistem yang selama ini terjadi. - Peluang strategis untuk transformasi tata kelola sampah. - Membangun sistem yang inklusif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi. Gimana? Tertarik gabung untuk cari jalan keluar bersama? Daftar gratis sekarang melalui: bit.ly/WebinarFKPLPEM #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia #FKPSeries #PengelolaanSampah #EkonomiSirkular
LPEM FEB UI tweet media
Indonesia
0
2
2
215
LPEM FEB UI
LPEM FEB UI@LPEMFEBUI·
Gimana menurutmu isi UU PRT? 🤔 Read more: lpem.org/perlindungan-p… Penerapan aturan UU PRT perlu dipahami sebagai proses yang bertahap, yang akan sangat bergantung pada kondisi di lapangan. Agar aturan benar-benar berjalan, negara tidak cukup hanya dengan menetapkan undang-undang. Diperlukan: - peningkatan kesadaran pekerja dan pemberi kerja tentang hak dan kewajiban, - sosialisasi yang efektif, - penyediaan informasi yang mudah diakses, hingga - penguatan kelembagaan Semua ini penting agar norma yang diatur tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan dalam praktik. Di saat yang sama, ruang untuk pengembangan kebijakan perlu tetap terbuka. Lanjut di komen yaa 👇 #LPEMFEBUI #ART #PRT #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #UUPRT #PekerjaRumahTangga #Ketenagakerjaan #PerlindunganPekerja
LPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet media
Indonesia
1
2
2
244
LPEM FEB UI
LPEM FEB UI@LPEMFEBUI·
Sadli Lecture ke-20 rampung digelar! ✨ Pada 5 Mei 2026 kemarin, Auditorium R. Soeria Atmadja menjadi saksi berkumpulnya mahasiswa, akademisi, hingga pembuat kebijakan untuk membedah tema krusial: "𝑲𝒆𝒃𝒊𝒋𝒂𝒌𝒂𝒏 𝑴𝒐𝒏𝒆𝒕𝒆𝒓 𝒅𝒂𝒏 𝑭𝒊𝒔𝒌𝒂𝒍 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑴𝒆𝒏𝒅𝒖𝒌𝒖𝒏𝒈 𝑷𝒆𝒓𝒕𝒖𝒎𝒃𝒖𝒉𝒂𝒏 𝑬𝒌𝒐𝒏𝒐𝒎𝒊 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑩𝒆𝒓𝒌𝒆𝒍𝒂𝒏𝒋𝒖𝒕𝒂𝒏 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝑷𝒆𝒓𝒃𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏 𝑫𝒊𝒔𝒕𝒓𝒊𝒃𝒖𝒔𝒊". Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: - Prof. Dr. J. Soedradjad Djiwandono sebagai pembicara utama. - Discussants, moderator, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan ke-20 ini. Kehadiran dan partisipasi Anda semua adalah energi yang membuat forum ini terus hidup sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan bertukar perspektif. Sebab ide yang baik tidak akan berhenti di ruang diskusi. Ia tumbuh menjadi pemikiran, memengaruhi kebijakan, lalu perlahan membentuk masa depan. ✨ Slide presentasi dan rekaman lengkap acara tersedia di sini: indonesiaproject.net/the-sadli-lect… Bagaimana menurutmu agenda ini? ;) #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia #SadliLecture #KuliahUmum #DiskusiPublik
LPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet media
Indonesia
1
2
5
334
LPEM FEB UI retweetledi
Forum Kajian Pembangunan
Forum Kajian Pembangunan@FKP_Indonesia·
Live Now! Diskusi FKP dengan Pembicara Syahda Sabrina @LPEMFEBUI telah dimulai. Sayhda menjelaskan latar belakang penelitiannya dimana transmisi kebijakan moneter mengalami friksi karena asymetric information dalam sistem perbankan Youtube :youtube.com/watch?v=UazcdW…
YouTube video
YouTube
Forum Kajian Pembangunan tweet media
Indonesia
1
1
1
117
LPEM FEB UI
LPEM FEB UI@LPEMFEBUI·
Indonesia kini menghadapi tekanan menumpuk, baik dari sisi eksternal maupun internal. Tapi mengapa estimasi pertumbuhan ekonomi kami tetap cukup tinggi? Ini karena masih ada efek faktor musiman Ramadan dan Idul Fitri, pencairan THR yang meningkatkan pendapatan, dan efek basis rendah tahun sebelumnya. 𝗞𝗶𝗿𝗮-𝗸𝗶𝗿𝗮, 𝗮𝗽𝗮𝗸𝗮𝗵 𝗵𝗮𝘀𝗶𝗹 𝗿𝗶𝗹𝗶𝘀 𝗕𝗣𝗦 𝗯𝗲𝘀𝗼𝗸 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗻𝗷𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝘀𝗲𝗿𝘂𝗽𝗮? 🤔 Baca selengkapnya dalam Indonesia Economic Outlook Q2 2026 LPEM FEB UI: lpem.org/indonesia-econ… #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia #PertumbuhanEkonomi #EconomicOutlook #DataEkonomi
LPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet media
Indonesia
8
111
307
15.9K
LPEM FEB UI
LPEM FEB UI@LPEMFEBUI·
𝟴𝟬% 𝗻𝗮𝗽𝗮𝘀 𝗽𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗴𝗮𝗻𝘁𝘂𝗻𝗴 𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗽𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗻𝗼𝗻-𝗽𝗮𝗷𝗮𝗸, yang masih kental dengan transfer dari pemerintah pusat. Padahal, Indonesia memiliki lebih dari 91 ribu wilayah administratif, salah satu yang terbesar di ASEAN, melampaui negara seperti Thailand, Filipina, dan Kamboja. Menurutmu, apa yang perlu diperbaiki agar daerah bisa lebih mandiri secara fiskal? 🤔 Read more: terc.lpem.org/en/seri-analis… Lanjut pembahasan di komen yaa 👇 #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia #KeuanganDaerah #APBD #PembangunanDaerah
LPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet mediaLPEM FEB UI tweet media
Indonesia
5
98
262
6.7K
LPEM FEB UI
LPEM FEB UI@LPEMFEBUI·
𝗣𝗿𝗼𝘆𝗲𝗸𝘀𝗶 𝗟𝗣𝗘𝗠: 𝗘𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺𝗶 𝗥𝗜 𝗧𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵 𝟱,𝟰𝟴% 𝗱𝗶 𝗧𝗿𝗶𝘄𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗜 𝟮𝟬𝟮𝟲. Kami baru saja merilis Indonesia Economic Outlook Q2-2026 lpem.org/indonesia-econ… Indonesia kini menghadapi tekanan menumpuk. Dari segi eksternal => Memanasnya konflik di Timur Tengah mengganggu ekonomi global. Penutupan Selat Hormuz mendorong lonjakan harga minyak, gas, dan komoditas lainnya. Dari segi domestik=> Pemerintah tetap menjalankan program berbiaya besar seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih. Di saat yang sama, Moody's dan Standard & Poor's menurunkan outlook Indonesia akibat ketidakpastian kebijakan, risiko fiskal, dan ketidakjelasan peran Danantara. Dampaknya, pasar keuangan bergejolak. Sebagai negara net importir minyak dengan subsidi BBM besar, kombinasi tekanan ini mempersempit ruang fiskal secara signifikan. Bukan hanya karena kenaikan harga minyak: - Rupiah melemah, sempat menyentuh Rp17.400 per dolar AS (akhir April). - Program unggulan terus berjalan dan menyerap anggaran besar. Akibatnya, ruang fiskal semakin tergerus. Pemerintah perlu realokasi anggaran secara substansial untuk menjaga defisit APBN tetap di bawah 3% sesuai amanat undang-undang. Lalu mengapa kami mengestimasi ekonomi tumbuh 𝟱,𝟰𝟴% di tengah berbagai tekanan ini? Karena masih ada efek faktor musiman Ramadan dan Idul Fitri, pencairan THR yang meningkatkan pendapatan, dan efek basis rendah tahun sebelumnya. Namun secara keseluruhan, pertumbuhan 2026 diperkirakan hanya 5,15% (y.o.y). Tertahan oleh konflik global berkepanjangan dan risiko memburuknya kapasitas fiskal. Kamu punya pendapat lain mengenai hal ini? Yuk, diskusi di kolom komen! ;) #LembagaPenyelidikanEkonomiMasyarakat #EkonomiIndonesia
LPEM FEB UI tweet media
Indonesia
0
2
4
360