Adhi

102.8K posts

Adhi banner
Adhi

Adhi

@Lihatorang

a depressed, full of ranting and fanboying side of an amateur photographer on Instagram

Indonesia Katılım Aralık 2009
1.3K Takip Edilen726 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Adhi
Adhi@Lihatorang·
Thread of my photography. Especially the analog one.
English
2
0
6
0
Adhi
Adhi@Lihatorang·
@heartopiafess Home cinema, garasi, ama planter n bunga sih
Indonesia
0
0
0
132
HEARTOPIA FESS
HEARTOPIA FESS@heartopiafess·
hearto! butuh saran sisa plotnya enaknya diisi apa yah... buat 12 plot
HEARTOPIA FESS tweet media
Indonesia
17
4
164
9.7K
Adhi retweetledi
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
XI = Eleven Ya ga salah si
TxtdariHI tweet media
Indonesia
34
77
574
14.3K
Adhi retweetledi
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Min @KemensetnegRI, ini saya bertanya murni ya. Berbasis protokoler dan kapatutan pertemuan pemimpin dua negara. Kepala Negara. Ini kan acara resmi undangan Kaisar Jepang ya. Artinya undangan Kepala Negara pada Kepala Negara. Tapi yg mengganjal saya, itu Mas Teddy duduk sebagai apa di meja? Posisi terhormat yang Perdana Menteri Jepang saja tidak akan ambil jika itu pertemuan dua kepala negara (CMIIW). Kedua, Mas Teddy itu hanya eselon 2 di Setneg kan? Masih ada di rombongan yang jauh di atas itu, eselon 1 bahkan Menteri hingga Menko. Kenapa koq malah eselon 2 yang di sebelah kanan Presiden? Kalau putra Presiden, itu wajar dalam jamuan kenegaraan, apalagi memang Pak Prabowo saat ini masih sendiri, wajar duduk bersama Kaisar mendampingi bapaknya di jamuan kenegaraan. Coba jelaskan agar tidak jadi isu, bukan hanya nasional juga International. Mungkin bisa dicek di protokoler Kemenlu, apa pernah kejadian seperti ini. Terimakasih jika dijelaskan.
Ferry Koto tweet media
Sekretariat Negara@KemensetnegRI

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito membahas sejumlah isu strategis. Selain itu, pembicaraan juga diwarnai dengan pertukaran cerita-cerita ringan. Selain bertemu dengan Kaisar Naruhito, Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Jepang yang merupakan adik Kaisar Naruhito, Fumihito. Usai pertemuan, Presiden Prabowo bersama Kaisar Naruhito dan Putra Mahkota Fumihito menghadiri jamuan santap siang kenegaraan yang diselenggarakan di Rensui North, Imperial Palace. (2/2) Sumber: BPMI Setpres #KemensetnegRI #RilisPresiden

Indonesia
724
1.9K
7.1K
548.2K
Adhi retweetledi
🇺🇸 🦅Simple Man 🦅🇺🇸
A guy gets on a plane and finds himself seated next to a cute blonde. He immediately turns to her and makes his move. "You know," he says, "I've heard that flights will go quicker if you strike up a conversation with your fellow passenger. So let's talk." The blonde, who had just opened her book, closes it slowly and says to the guy, " What would you like to discuss?" "Oh, I don't know,"says the guy. "How about nuclear power?" "OK," says the blonde. "That could be an interesting topic. But let me ask you a question first. A horse, a cow, and a deer all eat the same stuff--grass. Yet the deer excretes little pellets, the cow turns out a flat patty, and the horse produces muffins of dried poop. Why do you suppose that is?" The guy is dumbfounded. Finally he replies, "I haven't the slightest idea." "So tell me," says the blonde, "How is it that you feel qualified to discuss nuclear power when you don't know shit?”
English
103
419
8.6K
823.4K
Adhi retweetledi
Aakash Gupta
Aakash Gupta@aakashgupta·
The machine that built the chip in this video should mass-humble every human who's ever lived. ASML's latest EUV lithography system costs $370 million, weighs 180 tons, and requires three Boeing 747s to deliver. It contains over 100,000 individual parts from 5,100 suppliers across 14 countries. It shoots 100,000 molten tin droplets per second with a laser, superheating each one past the temperature of the sun's surface to generate light at a wavelength so short that no natural material on Earth can focus it. So they had to invent new mirrors. Each one is polished with 100 alternating layers of molybdenum and silicon. The surface tolerance is so extreme that if you scaled a single mirror up to the size of Germany, the tallest imperfection would be 1 millimeter. Those mirrors took 20 years to develop. The company that makes them, Zeiss, had to build entirely new metrology tools just to confirm the mirrors were flat enough, because no existing measurement instrument on Earth could verify the precision they needed. The machine prints features at 2 nanometers. That's roughly 10 atoms wide. A human hair is 80,000 nanometers. A red blood cell is 7,000. A single COVID virus particle is 100. These machines are etching functional circuits 50 times smaller than a virus. TSMC is now mass producing 2nm chips in a Kaohsiung fab so large the cleanroom is twice the size of any competitor's. Each 2nm wafer costs $30,000 to produce. The entire 2026 production run was booked before a single chip shipped. Apple, NVIDIA, AMD, and Qualcomm all reserved capacity years in advance. TSMC is spending $28.6 billion just to build enough fabs to meet demand for this one node. The chip that comes out of this process is smaller than a fingernail, runs on less power than a light bulb, and contains transistors that wrap gates around nanosheets of silicon only a few atoms thick. The raw material it started as was sand. The sand cost a fraction of a penny. The civilization that processed it into this started by banging rocks together.
Kyros@IamKyros69

Humans saw stones and sticks and decided to make this

English
124
1.6K
11.4K
705.3K
Adhi retweetledi
tt✮⋆
tt✮⋆@Bluebirdeyessss·
naps hit different when you are using them to avoid being alive
English
36
2K
11.1K
138.3K
Adhi retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Temen gua kerja di salah satu BUMN Indonesia. Dan dia cerita soal budaya rapat yang menurut dia adalah salah satu pemborosan paling absurd yang pernah dia lihat dalam hidupnya. Setiap ada project baru, pasti ada rapat. Dan rapatnya tidak di kantor rapatnya di luar kota. Jogja, Bali, Lombok, Bandung tergantung siapa yang dapat giliran milih lokasi. Durasinya tiga sampai tujuh hari. Padahal kata temen gua, substansi rapat itu sebenarnya bisa kelar dalam satu hari penuh kalau semua orang serius. Faktanya di lapangan seperti ini. Rapat dimulai jam 10 pagi. Kelar sekitar jam 3 sore. Di tengahnya ada makan siang dari jam 12 sampai jam 1. Jadi waktu rapat produktif yang sesungguhnya kurang lebih empat jam. Sisanya dari jam 3 sore sampai malam hari, dan seluruh hari-hari berikutnya diisi dengan jalan-jalan di sekitar hotel, makan malam di restoran enak, dan aktivitas wisata yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Dan yang lebih mengejutkan para bos-nya tahu persis rapat itu bisa selesai lebih cepat. Tapi mereka sengaja tidak mempercepat. Karena buat mereka ini bukan hanya rapat ini adalah kesempatan liburan yang dibiayai kantor dengan kedok perjalanan dinas resmi. Ini yang perlu dikritisi dengan jelas dan tanpa basa-basi. Uang yang dipakai untuk hotel berbintang, transportasi, konsumsi, dan segala fasilitas selama tujuh hari di luar kota itu bukan uang pribadi siapapun itu uang perusahaan, yang dalam kasus BUMN artinya uang negara, yang artinya uang rakyat. Dan itu dipakai untuk mensubsidi liburan orang-orang yang seharusnya bekerja. Dan ini langsung menjawab pertanyaan yang diangkat di tweet tadi soal budaya kerja Indonesia yang dianggap lambat oleh bos China. Masalahnya bukan semata-mata orang Indonesianya malas masalahnya adalah sistemnya tidak menciptakan insentif untuk bekerja efisien. Kalau rapat cepat selesai, tidak ada perjalanan dinas. Tidak ada perjalanan dinas, tidak ada hotel gratis. Tidak ada hotel gratis, tidak ada liburan berkedok kerja. Jadi secara tidak sadar sistem ini justru memberi reward kepada orang yang memperlambat pekerjaan. Bandingkan dengan kultur meeting bos China yang Lima belas menit langsung ke inti. Data dulu baru opini. Tidak ada basa-basi pembuka. Tidak ada muter-muter. Hasilnya konkret dan actionable. Bukan karena orang China lebih pintar atau lebih rajin secara genetik tapi karena sistem dan budaya kerja mereka tidak mentoleransi pemborosan waktu dan uang. Intinya guys budaya kerja lambat itu bukan takdir bangsa. Itu adalah hasil dari sistem yang secara tidak sengaja atau bahkan secara sengaja menciptakan insentif yang salah. Selama rapat lama di luar kota tetap menghasilkan fasilitas yang lebih baik daripada rapat efisien di kantor jangan heran kalau rapatnya tidak akan pernah efisien. Sistem yang rusak menghasilkan perilaku yang rusak, bukan sebaliknya.
lunar🌖 ✨@lainxyaz

Bos : Orang Indonesia tidak suka bekerja keras, mereka bekerja sangat lambat, terlalu santai. Aku : Mungkin gajinya sedikit, coba naikkan gajinya. Bos : Aku sudah bilang akan menaikkan gaji, tapi karyawanku bilang tidak usah dinaikkan gajinya karena ga mau kerja terlalu keras. Aku : 😄😄😄 Jadi bosku ini orang China mainland, mereka ngerasa kalau orang Indonesia kerjanya males-malesan terlalu lamban gitu, walau naik gaji tetap males ga kaya culture kerja orang China sana. Ini POV dari bosku yg udah di Indonesia 7tahun. Menurut kalian gimana? Apakah budaya kerja orang Indonesia terlalu lambat?

Indonesia
119
685
2.1K
127.2K
Adhi
Adhi@Lihatorang·
@yougwrt @heartopiafess Tergantung niatnya ngejar apa sih. Kalo aku karena ngejar furnitur yg ga muncul2 di bob jadi makenya ke furnitur
Indonesia
0
0
0
12
ㅅ
@yougwrt·
@heartopiafess Saran beli apa ya yg worth pake tiket ini?
Indonesia
1
0
0
156
HEARTOPIA FESS
HEARTOPIA FESS@heartopiafess·
hearto! semenjak tau kalau tiket jastip ini bisa habis, aku pun mulai menimbun...
HEARTOPIA FESS tweet media
Indonesia
34
6
489
63.1K
Adhi retweetledi
Berkata
Berkata@Berkataid·
Berkata tweet media
ZXX
172
479
1.5K
24.7K
Adhi retweetledi
staxxx🦅
staxxx🦅@papiwontmiss·
Being a high functioning depressed person is so exhausting because I never really know if I’m actually okay or if i am just doing things.
English
50
2.9K
14.1K
190.7K
Adhi retweetledi
𖹭
𖹭@dreeamberry·
me in january: 2026 will be my year me at the end of march:
English
60
8.8K
26.9K
526.3K
Adhi retweetledi
‏ً
‏ً@omgsidewalks·
“But you survived” I disassociate, like a lot. My heart drops when someone raises their voice. I shut down very easily. I'm far too observant. I always feel like a burden. I isolate often. But yeah, sure, I guess I survived.
English
55
6.3K
25.7K
316.7K
Adhi retweetledi
Russell
Russell@ATLCWorker·
Russell tweet media
ZXX
13
4.1K
28.1K
151.3K