Sabitlenmiş Tweet
Loud Minority
8K posts

Loud Minority
@LoudMinorities
Jika Ditampar Pipi Kiri Balas Pakai Kursi | Diversity in Unity | Tolerance and Equality | PRO NKRI
Jakardaaa Katılım Ekim 2021
3.3K Takip Edilen5.2K Takipçiler
Loud Minority retweetledi
Loud Minority retweetledi
Loud Minority retweetledi
Loud Minority retweetledi
Loud Minority retweetledi

Presiden Prabowo ngomong "warga desa ga pakai Dollar" hari Sabtu, Seninnya nilai Rupiah makin anjlok, IHSG ambruk.
Ucapan dari mulut presiden hari ini sangat menentukan arah ekonomi besok, terutama nilai Rupiah dan Indeks Harga Saham Indonesia.
Faktanya, Presiden Prabowo berkali-kali blunder meremehkan Rupiah yang anjlok dan IHSG yang ambruk.
Pak Presiden, semoga lebih bijak dalam berucap. Tidak semua hal yang dipikirkan harus diucapkan, apalagi sampai meremehkan warga desa.
.
.
#rupiah #kursdollar #ihsg #prabowo #prabowosubianto
Indonesia
Loud Minority retweetledi
Loud Minority retweetledi

Bolehkah rakyat bertanya balik?
Komandan-komandan hartanya puluhan miliar di LHKPN ga match sama penghasilan sebagai tentara: "Duitnya dari Mana?"
Jejak digital.@ARSIPAJA
Indonesia
Loud Minority retweetledi

@mufinsp @memorysongs2023 Siapakah anak anjing sampah ini? Ingin aku pijak batang lehernya.
Indonesia
Loud Minority retweetledi

‼️ BERBAHAGIALAH KALIAN YANG MASIH DAPAT BERIBADAH DENGAN RASA TENANG DAN AMAN ‼️
Hari ini, sebuah insiden terjadi sekitar pukul 12.15 WIT, tepat saat jemaat selesai mengikuti ibadah dan meninggalkan gedung gereja, di mana sebuah ldakan dilaporkan terjadi di area halaman gereja.
Akibat serangan itu, sedikitnya lima warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka dan dalam kondisi darurat medis. Beberapa korban yang telah teridentifikasi antara lain Pit Pogau, Robert Nabelau, Pius Pogau, dan Piter Nabelau.
Sementara korban lainnya masih dalam proses pendataan karena situasi keamanan di lokasi belum kondusif.
Pastor Yanuarius Yance Wadogaudi Yogi, Pr, selaku Dekan Imam Dekanat Moni-Puncak di Keuskupan Timika bergerak bersama jemaat dan warga untuk mengevakuasi korban. Dua korban luka telah dibawa ke RSUD Intan Jaya guna mendapatkan penanganan medis.
Berdoalah bagi bangsa kita, Tuhan kasihanilah! ✝️☦️

Indonesia
Loud Minority retweetledi

Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Desa Hilina’a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang selama dua hari.
Korban sebelumnya diketahui berangkat ke sekolah seperti biasa pada Rabu, 13 Mei 2026. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga bersama warga melakukan pencarian ke sejumlah lokasi.
Setelah dua hari dicari, korban akhirnya ditemukan pada Jumat sore, 15 Mei 2026, di area sungai yang selama ini menjadi jalur yang biasa dilaluinya saat berangkat ke sekolah.
Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan setengah t*lanj*ng juga memunculkan dugaan adanya kejanggalan sehingga warga berharap aparat kepolisian dapat mengusut penyebab kem*tian korban secara menyeluruh.
Diketahui, selama ini korban tinggal bersama kakek, nenek, dan adiknya di kampung halaman, sementara kedua orang tuanya sedang merantau untuk mencari nafkah.
Warga meminta perhatian serius dari pihak kepolisian dan pemerintah daerah agar kasus tersebut mendapat penanganan yang maksimal demi mengungkap fakta di balik kematian korban.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti meninggalnya korban.

Indonesia

@Urrangawak @LaiElfrid Tidak usah 2 cukup 1 : uang
Trust me.
Money buy everything
Indonesia
Loud Minority retweetledi
Loud Minority retweetledi

FAKTA MENGAGETKAN TENTANG BIOSKOP INDONESIA
Minggu lalu pas ngobrol dengan salah satu pemilik rumah produksi film yang cukup besar di Indonesia terungkap sebuah fakta.
Beliau bilang total sehari jumlah penonton di bioskop seluruh Indonesia itu rata-rata cuma 100 ribuan penonton.
Dengan sekitar 2500 layar artinya sehari cuma ada 40-an orang penonton. Dibagi lagi dengan 5 show per layar per hari, berarti 1 show itu penontonnya cuma 8 orang.
Ini angka yang meresahkan karena kurang dari 10% jumlah seat di tiap layar.
Kira-kira kenapa jumlah penonton bioskop kita serendah ini? Apa karena kualitas film atau genre/tema yang cenderung seragam? Atau sesederhana harga tiket bioskop memang mahal?

Indonesia
Loud Minority retweetledi

@Tuhasani Untung AI atau konten
Kalo beneran udah gue getok
Indonesia






















