ما أعمق هذه العبارة.! ذات مرة قتلت نبتةً لأنني سقيتها كثيرًا
Betapa mendalamnya frasa berikut:
"Suatu ketika aku membunuh tanaman ini, karena aku menyiramnya terlalu banyak."
الطبع كالبصمة، لا يكررها أحد؛ فكن أنت بما تحمله من خير، ولا تنتظر من غيرك نفس المقياس.
Karakter itu seperti sidik jari. Tidak ada yang mengulanginya. Jadilah dirimu sendiri dengan kebaikan yang kamu bawa. Jangan mengharapkan standar yang sama dari orang lain.
ولا تُدين بفضل إلا لشخص إحتضن إنكسارك، بينما كان يمُر الجميع فوقك بلا رحمة
Kamu hanya berhutang terima kasih pada seseorang yang menerima kehancuranmu. Sementara semua orang mengabaikanmu tanpa belas kasihan.
لا شيء يؤذي الروح أكثر من بقائها عالقة في مكانٍ لا تنتمي إليه.
tidak ada yang lebih menyakitkan bagi jiwa selain terjebak di tempat yang bukan untuknya.
— Abbas al-Aqqad