Sabitlenmiş Tweet
𝑰͟𝑮͟𝑵͟𝐈𝐒 💫
1.5K posts

𝑰͟𝑮͟𝑵͟𝐈𝐒 💫
@MAGNEVICIA
FICTIONAL. Seraphina Ignis—knowing as Ignatz. Call me a liar, but you're the one who keeps dancing to the rhythm of my lies.
@exsner's mind Katılım Mart 2024
90 Takip Edilen91 Takipçiler
𝑰͟𝑮͟𝑵͟𝐈𝐒 💫 retweetledi

📦 sent to each of Enchanter's Address
( @txidys @ohhoneytrap @MAGNEVICIA @ruclemene @8to_rii @waxxingm00n )
📝 Merry Christmas to all of Twilight Enchanters. I understand we have been all busy, but I hope this present reaches you all.
Regards,
R̷i̷j̷n̷d̷a̷e̷l̷ Ragnael Faust

English

— took off his shoes.
Rael offered his hand for Ignis as to help her doing the same. @8to_rii @MAGNEVICIA
English

@exsner @MAGNEVICIA +
"Mom! Dad!" She rushed to hug her parents, "thanks for coming! It's so good to see you!"
English

@exsner --15 minutes later--
"Ok, done." She already changed her clothes with her casual outfit. "Let's go."
English

@MAGNEVICIA He turned off the call. "Sure. More than fifteen minutes and I might get inside."
English

@exsner "...Of course I'm still alive."
She decided to walk and open the door. "I still need to prepare. Can you wait around 15 minutes? I promise it'll be quick."
English

@MAGNEVICIA "Oh, you're still alive.."
"Anyway, Yui sent us an invitation to celebrate Christmas Eve tonight. You wanna come? I mean, you don't have to answer, just open the door. I'm right outside your place."
English

Datang menghampiri @exsner dengan santainya saat berada di cafe.
“Kita sudah janji mau ke tempat Yui. Apakah mau ke sana hari ini?”
Indonesia

@MAGNEVICIA "Berarti lantai dua, ya.." gumamnya, kemudian melanjutkan langkahnya. Karena tidak terlalu tinggi, ia menggunakan tangga untuk mencapai lantai tersebut. Di depan pintu bertuliskan 202, ia pun berhenti.
"Tangan saya terlalu ramai. Tolong tekan belnya.."
Indonesia

@exsner Ignis pun melihat ke arah luar, barulah ia sadar kalau mereka sudah sampai. Ia melihat ponsel dan menganggukkan kepala.
“Benar. Sekarang kita hanya perlu ke unit 202.”
Indonesia

@MAGNEVICIA Sebab dirinya pun tidak pernah merasakan, Ragnael benar-benar tidak memahami makna sensitif dari ucapan tersebut. Menggandengnya pun sulit, tangan sudah penuh. Dirinya hanya menatap, merasa kasihan, kemudian menghentikan langkahnya ketika sudah sampai. "Di sini, kan?"
Indonesia

@exsner “Lebih tepatnya, bertemu mereka semua dan masak bersama. Aku...tidak pernah memiliki hubungan keluarga yang hangat.”
Diam sembari menundukkan kepalanya.
“Rasanya...aku hanya tidak menyangka akan bertemu dengan orang yang menganggapku sebagai sebuah keluarga.”
Indonesia

@MAGNEVICIA Ia meninggikan sebelah alisnya. Tidak memahami perasaan yang dimaksud. "Apa yang membuat Anda gugup?"
Indonesia

@MAGNEVICIA @8to_rii Ia sempatkan untuk mengintip layar gawai milik Ignis untuk memastikan lokasinya. "Baik. Sudah ingat."
Segera jalan, dengan.. entah kendaraan apa yang digunakan.
Indonesia

@MAGNEVICIA @exsner Begitu mendapat pesan dari bundanya, Yui langsung membalas.
✉️: to (@MAGNEVICIA) bunda
• [📍Location shared]
• apartemen kami di lantai 2. Unit 202
• nomor 3 dari tangga
• jangan salah ketuk 😉
• kami tunggu ya~💖
Indonesia




