marasyid

13.8K posts

marasyid banner
marasyid

marasyid

@MARasyid

Full-time FPL Manager, part-time lecturer. Fino alla fine ⚫️⚪️

Bandung Katılım Mart 2011
947 Takip Edilen400 Takipçiler
nirwansyah 🇵🇸🇵🇱
nirwansyah 🇵🇸🇵🇱@Nirwansyah·
Gue pernah di posisi berharap Treble Juve di 2014/2015, yg ngecewain sekali lagi UCL. Kali ini di posisi berharap double Arsenal. Apakah UCL akan selalu menyakitkan buat aqoooh
Indonesia
1
0
0
26
marasyid retweetledi
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
2 gajah mati, di kab. muko-muko bengkulu 😭😭😭 ditemukan proyektil didalam gajah 01/05/26 🌱 Penemuan bangkai induk dan anakan gajah Sumatra di wilayah konsesi PT BAT (kebun sawit), Kab. Mukomuko, dalam kondisi membusuk, namun organ penting seperti gading masih ditemukan utuh. 🌱 Tim BKSDA Bengkulu bersama kepolisian telah melakukan nekropsi dan pengambilan sampel laboratorium untuk memastikan apakah penyebab kematian karena penyakit, racun, atau faktor lainnya. 😭😭😭
Dosen Kesayanganmu tweet media
Indonesia
128
4.2K
9.3K
208.5K
marasyid retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
420
20.8K
51.7K
1.4M
marasyid retweetledi
Prof. Dr. Erma Yulihastin
Prof. Dr. Erma Yulihastin@EYulihastin·
Update April: prediksi ENSO dari berbagai model global menunjukkan El Niño akan dimulai Mei dan mencapai maksimum pada September. Persiapkan skenario terburuk untuk menghadapinya.
Prof. Dr. Erma Yulihastin tweet mediaProf. Dr. Erma Yulihastin tweet mediaProf. Dr. Erma Yulihastin tweet mediaProf. Dr. Erma Yulihastin tweet media
Indonesia
56
1K
2.4K
115.8K
marasyid retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh kasus uang jemaat gereja ilang Rp28M ditipu pegawai BNI: > 2019 Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara Rantauprapat, nawarin produk fiktif "BNI Deposito Investment" dgn bunga tinggi 8% ke Suster Natalia, bendahara Credit Union Paroki (1/4)
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
66
2.2K
5.8K
480.5K
marasyid retweetledi
satyaxbt
satyaxbt@satyaXBT·
bukti nyata 1 langkah kecil bisa berarti besar.. meet Arief Kamaruddin pemuda 34 tahun dari Ciliwung yang bikin gubernur Jakarta gelar rapat khusus soal ikan sapu-sapu kenapa dia mulai gerak > dari kecil hobi jala ikan > dulu dapetnya udang atau lele liar > sekarang isinya sapu-sapu semua > spesies asli ciliwung hancur sisa 20 spesies > sapu-sapu ini invasif dan nggak ada predator cara kerjanya hardcore > turun ke sungai 1-3 jam tiap hari > kadang nyari sampe jam 2 pagi > nyemplung ke air keruh beracun > ngeraba akar pohon pake tangan kosong > resiko: beling, paku, ulerdapet ikan, patahin lehernya, lalu kubur impactnya nggak main-main > viral sampe masuk podcast close the door > gubernur dki langsung instruksi walikota > dinas gelar operasi massal tiap jumat > di jaksel kemaren tembus hampir 7 ton > rilis warning bahaya makan sapu-sapu ciliwung strateginya pinter dia pake sapu-sapu cuma buat pintu masuk tujuan utamanya nyentil isu sampah dan limbah karena kalo bahas sampah doang publik gampang abai dari jaring seadanya, dia sukses maksa birokrasi buat turun tangan. di tempat kalian ada sosok seniat ini nggak?
satyaxbt tweet media
Indonesia
545
15.2K
65.8K
2.1M
marasyid retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47K
102.2K
11.1M
marasyid retweetledi
Science Advances
Science Advances@ScienceAdvances·
By analyzing satellite observations of Java Island, Indonesia, researchers found that sinking land will drive up to 85% of relative sea-level rise along Java's coast by 2050, outpacing the effects of global ocean rise. @Leonardgeol @UCIPhysSci @uciess scim.ag/4bYPYum
Science Advances tweet media
English
6
258
549
68.7K
Ryan Nira
Ryan Nira@ryan_nira·
Bagian paling deep: Dia nggak anggap gagal, dia anggap “rezekinya cuma segitu" Nggak semua orang bisa begini.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys adi taher baru aja cerita asal mula di jualan burger adlis burger juicy luicy cempaka putih Semua ini dimulai dari satu titik: karier Aldi Taher lagi nggak se-ramai dulu. Job nyanyi mulai sepi. Exposure turun. Dan di titik itu, dia butuh satu hal: cara bertahan hidup. Ide Gila Muncul dari Momen Sederhana Bukan dari bisnis plan. Bukan dari investor. Bukan dari riset pasar. Cuma dari makan burger bareng anaknya. Anaknya bilang: Pah, enak nih. Di situ langsung klik. Simpel banget: Yaudah… gue jual burger aja. Dan dari situ lah lahir: Aldi’s Burger Nggak Sendiri Kerja Bareng Partner Dia nggak sok jago sendirian. Dia ketemu partner (Rizal), lalu bikin sistem: - modal bareng (50:50) - konsep syirkah (kerjasama) Tempatnya? Bekas usaha mie ayam yang sebelumnya gagal. Dan ini penting: - dia nggak anggap gagal - dia anggap: “rezekinya cuma segitu” Buka di Cempaka Putih Hidden Gem Jadi Meledak Lokasinya bukan di mall. Bukan di tempat fancy. Bahkan agak masuk ke dalam. Tapi justru itu jadi: hidden gem → viral spot Marketing Paling Gila di Indonesia Ini kuncinya. Dia nggak pakai: - influencer - iklan mahal - strategi ribet Dia pakai: SPAM KOMENTAR + NGACO MARKETING Contohnya: Aldi’s Burger Cempaka Putih rotinya lembut dagingnya juicy luicy mahalini rizky febian… Random. Absurd. Kayak orang agak sengklek Tapi justru: - jadi meme - jadi inside joke - jadi viral nasional Juicy Luicy” Itu Bukan Rasa Itu STRATEGI Banyak orang salah paham. “Juicy Luicy” bukan sekadar deskripsi daging. Itu: gabungan kata + nama band + gimmick lucu Makanya orang: - hafal - repeat - auto nyebarin Ini branding level dewa: aneh tapi nempel Viral → Antrean Gila-Gilaan Begitu viral: Antrean panjang tiap hari Food vlogger datang Bahkan sempat chaos (disiram warga) Burger jumbo Rp65 ribu: - bisa buat rame-rame - jadi konten - jadi FOMO Dari Nol → Omzet Ratusan Juta (Bahkan Miliaran Potensi) Baru buka awal 2026 Langsung viral Penjualan ratusan burger per hari Dan yang paling gila: - balik modal cepat - ekspansi mulai dibahas - valuasi mulai dilempar ke publik Aldi’s Burger itu bukan cuma soal burger. Ini kombinasi: 🔹 desperation (lagi butuh uang) 🔹 keberanian (nekat jualan) 🔹 keanehan (branding absurd) 🔹 konsistensi (spam tanpa malu) 🔹 persona (orangnya emang unik) Banyak orang pintar marketing Tapi nggak semua berani “jadi aneh” Dan di situlah dia menang. Aldi’s Burger lahir dari: momen kecil + tekanan hidup + keberanian gila Dan meledak karena: marketing nyeleneh + konsistensi brutal + persona kuat

Indonesia
33
1.7K
7.3K
267.8K
marasyid retweetledi
MinDos
MinDos@dosenkesmas·
Lihatlah! Bangunan SD penerima manfaat MBG dengan Bangunan SPPG nya. © Ari Pizzahitsmajalengka on FB
MinDos tweet media
Indonesia
434
14K
32.3K
593.1K
marasyid
marasyid@MARasyid·
@khus_mub @maditss kalo itung2an kasar sih masih surplus 10jt++ itu Om, itu jg pake asumsi bensinnya bisa 15 km/l dan harga pertamax di 12ribu. Tapi pasti pait sih rasanya ngeluarin langsung 40jt haha.
marasyid tweet media
Indonesia
0
0
0
19
B4120KU
B4120KU@khus_mub·
@maditss Dikit lagi dapet baru dong😜
Indonesia
1
0
0
217
B4120KU
B4120KU@khus_mub·
Fakta menarik! Mobil Hybrid Mobil Bensin Mobil Listrik Jadi kalian mobeli yang mana??? 🤔🤭
Indonesia
223
583
3.6K
746K
T0361M4N
T0361M4N@toe_giman·
Ketika para bule takjub.. Rasulullah telah mengingatkan kelak di akhir jaman, apa yg terjadi...
Indonesia
22
651
2.1K
36.1K
marasyid retweetledi
Pandu
Pandu@pandurijal·
University of Queensland bikin kursus persiapan IELTS yang bisa diakses gratis. 80+ jam materi interaktif, dibuat oleh orang-orang yang sama yang ngajar di salah satu pusat testing IELTS resmi. Bukan tips YouTube random, tapi kurikulum yang beneran dirancang untuk bantu kamu naik skor.
Pandu tweet mediaPandu tweet media
Indonesia
44
4.7K
21.1K
633.2K
marasyid
marasyid@MARasyid·
Monster Kimi
Slovenščina
0
0
0
6
marasyid retweetledi
The Protagonist
The Protagonist@protagonist_xig·
THEY. TORTURED. A. ONE. YEAR. OLD. BABY. THEY. TORTURED. A. ONE. YEAR. OLD. BABY. THEY. TORTURED. A. ONE. YEAR. OLD. BABY. THEY. TORTURED. A. ONE. YEAR. OLD. BABY.
TRT World@trtworld

Israeli soldiers torture a one-year-old child in Gaza, including burning his leg with a cigarette and inserting a nail into his leg, according to a report, to pressure his father to make confessions trtworld.com/article/346872…

English
1.9K
125.1K
459K
7.8M