Mas Ceha

2.9K posts

Mas Ceha banner
Mas Ceha

Mas Ceha

@Mas_Ceha72

Sakarepe Sing Nduwe Kuoso

Katılım Ekim 2022
1.1K Takip Edilen200 Takipçiler
Mas Ceha retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Ternyata ekspektasi kita aja yg ketinggian 19 juta lapangan yang di maksud: 1. Buzzer 2. SPPG 3. kopdes 4. Jabatan sipil untuk TNI dan Polri 5. Jabatan buat ponakan dan saudara 6. jabatan buat parpol dan penjilat 7. jabatan buat presiden buruh 8. jabatan buat mantan aktivis
Lambe Saham tweet media
Indonesia
66
938
3.2K
56.6K
Mas Ceha retweetledi
Nda ! 🧳
Nda ! 🧳@Naandaa27·
Ternyata Demo mahasiswa yg terjadi di beberapa daerah tidak disiarkan oleh TV Nasional ‼️ Cuma @KompasTV yg berani menyiarkan 🔥 Meutya Hafid kok ga malu sama mbak Rosiana Silalahi 😬 #demo #IndonesiaGelap
Nda ! 🧳 tweet media
Indonesia
154
1.9K
4.5K
61.1K
Mas Ceha retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
Semua kerjaan mereka kerjain, kecuali kerjaan mereka sendiri.
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
48
2.5K
8.6K
63.4K
Mas Ceha retweetledi
Asura 🔥
Asura 🔥@Asura0599·
Sumitro saking muaknya dengan kebijakan ekonomi Soekarno yang sentralistik, cetak uang sembarangan, dan korup. Dia sampai bergabung dengan pemberontakan PRRI di tahun 1958. Dia jadi menteri di kabinet pemberontak dan akhirnya harus kabur jadi buronan politik di luar negeri selama bertahun-tahun. Ironisnya kebijakan yang dulu bikin bapaknya sampai rela memberontak dan jadi buronan, sekarang polanya malah diulang di era kepemimpinan anaknya sendiri wkwk.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada yang menurut gue paling tidak nyaman untuk dikatakan secara terbuka tapi paling penting untuk dipahami sekarang. Apa yang Prabowo lakukan hari ini KDMP, ekspor satu pintu, MBG, intervensi distribusi pernah dilakukan persis sama oleh Soekarno di tahun 1960-an. Dan hasilnya: inflasi 600% per tahun. Ekonomi lumpuh. Rupiah tidak ada harganya. Bukan berarti Prabowo sama dengan Soekarno. Tapi polanya mengerikan hampir identik. serta pertanyaan..... Kenapa negara yang kaya sumber daya alam, punya 270 juta penduduk, dan sudah merdeka 80 tahun lebih masih terus bergantung pada asing untuk hampir segalanya? Dan jawaban yang paling jujur yang paling tidak ingin didengar oleh siapapun yang sedang berkuasa adalah ini: Karena setiap kali pemimpin Indonesia mencoba mandiri dengan cara yang salah tanpa kesiapan, tanpa sistem, dan tanpa memberantas korupsi dulu dari dalam hasilnya selalu sama. Rakyat yang paling menderita. Ini bukan pertama kali. Soekarno pernah melakukan ini lebih dari 60 tahun lalu. Dengan semangat yang jauh lebih menggelora. Dengan pidato yang jauh lebih membakar jiwa. Dengan keyakinan bahwa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri tidak boleh dikendalikan asing manapun. Dan siapa yang bisa salahkan Soekarno soal niatnya? Niatnya mulia. Idenya benar. Indonesia memang harus mandiri. Tapi caranya menghancurkan negara dari dalam. Perusahaan-perusahaan asing dinasionalisasi sebelum ada orang yang tahu cara mengelolanya. Pengeluaran negara membengkak untuk proyek-proyek besar yang tidak ditopang penerimaan yang cukup. Uang dicetak untuk tutup defisit. Dan dalam hitungan beberapa tahun inflasi meledak 600% per tahun. Harga beras berubah dalam hitungan hari. Rupiah tidak ada artinya. Orang kembali barter karena uang tidak bisa dipercaya. Yang paling menderita bukan para pejabat yang membuat kebijakan itu. Yang paling menderita adalah ibu-ibu di pasar yang tidak bisa beli beras. Petani yang hasil panennya tidak cukup untuk beli pupuk. Rakyat biasa yang tabungan hidupnya menguap karena inflasi. Dan sekarang polanya terulang. Tapi lebih cepat. KDMP masuk ke rantai distribusi yang selama ini sudah berjalan sendiri. MBG membelanjakan ratusan triliun untuk program yang sifatnya konsumtif bukan produktif. Ekspor satu pintu diumumkan tiba-tiba tanpa persiapan. Dan rupiah sudah di Rp18.000 level yang 25 tahun lalu hanya dikenal sebagai simbol trauma 1998. Bedanya dengan Soekarno: Soekarno butuh bertahun-tahun untuk menghancurkan kepercayaan pasar. Di era sekarang fund manager global bisa menarik triliunan dalam hitungan detik begitu membaca sinyal yang salah. IHSG turun 36%. Modal lari ke Singapura. Rating diturunkan. Dan semua itu terjadi bukan karena fundamentalnya jelek tapi karena kepercayaan yang dibangun 25 tahun pasca-reformasi mulai goyah. Dan ini yang paling ironis dan paling menyakitkan: Sumitro Djojohadikusumo ayah Prabowo adalah ekonom yang paling keras mengkritik cara Soekarno mengelola ekonomi. Dia menulis dengan sangat jelas: jangan korbankan disiplin fiskal demi ambisi politik. Jangan cetak uang untuk tutup pengeluaran yang tidak produktif. Jangan biarkan agenda revolusi mengalahkan kalkulasi ekonomi yang rasional. Itu yang Sumitro perjuangkan 60 tahun lalu. Dan hari ini anaknya menghadapi kritik yang sangat mirip. Tapi ini yang harus dipahami dan ini yang paling penting: Bukan intervensi negaranya yang salah. China membuktikan bahwa negara bisa dan harus terlibat aktif dalam ekonomi. Tapi China melakukannya dengan urutan yang benar: berantas korupsi dulu sampai ke akarnya baru ambil alih kontrol ekonomi. Bangun sistem yang kompeten dulu baru perluas intervensi. Hukum yang tidak kompeten dengan keras baru percayakan aset negara ke mereka yang layak. Di Indonesia urutannya terbalik. Ambisi besarnya dulu. Programnya dulu. Anggarannya dulu. Sementara korupsinya masih merajalela, sistem pengawasannya masih bolong, dan orang yang tidak kompeten masih duduk di posisi yang menentukan. MBG korupsi sebelum setahun berjalan. KDMP belum beroperasi tapi sudah ada yang main. Pertamina masih bocor dari dalam. Dan ekspor satu pintu bikin investor asing angkat kaki karena tidak ada yang bisa menjamin transparansinya. Sejarah Indonesia mengajarkan satu hal yang sangat sederhana tapi sangat keras untuk diterima: Kemandirian ekonomi itu tujuan yang benar. Tapi jalan menuju ke sana tidak bisa dibangun di atas fondasi korupsi yang dibiarkan, sistem yang tidak disiapkan, dan kepercayaan publik yang diremehkan. Soekarno gagal bukan karena dia tidak cinta Indonesia. Dia gagal karena dia percaya semangat revolusi bisa menggantikan sistem yang matang. Dan kalau kesalahan yang sama terus diulang dengan nama program yang berbeda, dengan wajah pemimpin yang berbeda, tapi dengan pola yang persis sama maka yang akan menanggung akibatnya tetap orang yang sama. Ibu-ibu di pasar yang tidak bisa beli beras. Petani yang tidak bisa beli pupuk. Rakyat biasa yang tabungan hidupnya menguap karena rupiah terus melemah. Mereka tidak memilih untuk ikut dalam ambisi besar itu. Tapi mereka selalu yang pertama membayar harganya.

Indonesia
52
1.6K
6.8K
215.7K
Mas Ceha retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
PEMERINTAH +62 ZAMAN NOW : - Dibilang baik-baik gk didengerin - Disindir halus diabaikan - Disindir kasar dicuekin - Dikritik rakyat bilang bukan ahlinya - Dikritik ahlinya bilang antek-antek asing - Didemo malah di hadang Terus harus bagaimana? Masa didzolimi diem aja?
Indonesia
5
221
505
4.3K
Mas Ceha
Mas Ceha@Mas_Ceha72·
@MuhadklyAcho Lawanmu mahasiswa dan rakyat yang masih punya nurani dan akal sehat untuk melihat tingkat pemborosan dari makanan yang terbuang dan seberapa besar gizi yanh diterima anak sekolah. Tunggu waktu saja, sementara tekanan fiskal seperti semakin mendorong utk menghentikan program ini.
Indonesia
0
0
1
164
Mas Ceha retweetledi
Jaringan GUSDURian
Jaringan GUSDURian@GUSDURians·
10 tuntutan aksi Aliansi Rakyat Memanggil di Yogyakarta hari ini. Beberapa tuntutan utama antara lain - Hentikan proyek MBG & Kopdes yang rawan jadi ladang korupsi - Cabut revisi UU TNI, UU Polri, UU Kejaksaan, & UU Peradilan Militer - Turunkan harga kebutuhan pokok, BBM dll
Jaringan GUSDURian tweet media
Indonesia
11
404
595
8.3K
Mas Ceha retweetledi
Mohamad Safa
Mohamad Safa@mhdksafa·
Israel is blowing up entire villages in Lebanon, killing 200 to 300 civilians every 48-96 hours, calling it a ceasefire, with absolutely no consequences. Israel is killing so many Lebanese so regularly that the world has lost interest. Just like has lost interest in Gaza.
English
296
4.6K
6.3K
101.6K
Mas Ceha retweetledi
Kangkung
Kangkung@pedas__manis·
Era wowo ini bener2 gila banget. Mahasiswa baru otw aja udah dicegat dan ditahan parcok. Apalagi parcok yang turun hampir 6.500 melebihi 80% mahasiswa itu sendiri. Se-gak mau itukah dengerin aspirasi rakyat? Se-takut itukah didemo mahasiswa? Se-anti kritik itu kah? Padahal ini demo biasa, bukan demo anarkis yang mau menggulingkan rezim. Hufft beginilah kalo penj4hat dikasih kekuasaan 😮‍💨
Indonesia
46
6K
14.2K
168.1K
Mas Ceha retweetledi
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Kenapa kritis dan marah2 soal Koperasi Merah Putihnya baru sekarang? Kenapa ga sebelumnya waktu pembahasan anggaran dicecar. Kalo sekarang udah telat kali. Anggota DPR gini tu beneran atau cuma akting sih?
Indonesia
134
67
377
29.6K
Mas Ceha retweetledi
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
Andre Rosiade di TV, kemarin: "85% uang MBG mengalir langsung ke rakyat. Ke tukang sayur, petani, peternak, UMKM." Kejagung, 12 Juni 2026 : tersangka ke-5 ditetapkan. Vendor motor listrik BGN, PT Yasa Artha Trimanunggal: tidak punya dealer, tidak punya bengkel aktif , tapi menang proyek Rp1,035 triliun dari APBN. 21.801 unit motor. Dadan bilang dibeli Rp42 juta/unit. Menurut Kejagung: di-markup. Pembanding nyata: motor China dengan spesifikasi serupa dijual Rp8–10 juta/unit di pasaran. Dokumen serah terima dipalsukan seolah pengerjaan rampung. Dibayar lunas 100%. Total tersangka sekarang: 5 orang. 3 di antaranya pimpinan BGN sendiri. Jadi dari Rp10.000 per porsi makan anak sekolah yang katanya "85% langsung ke rakyat" itu , sebagian jalannya lewat vendor tanpa bengkel, harga di-markup menurut Kejagung, dokumen dipalsukan, dibayar penuh Rp1 triliun lebih. Tukang sayurnya dapat berapa Andre?
Dimar tweet media
Indonesia
129
1.2K
3.1K
154K
Mas Ceha retweetledi
Nda ! 🧳
Nda ! 🧳@Naandaa27·
Polisi : Bunderan HI bukan tempat untuk Demo ! Netizen : pak, Dapur juga bukan tempat utk Polri & TNI 😂 ---------------- Tidur Ratna Sarumpaet #demo
Nda ! 🧳 tweet media
Indonesia
134
3.8K
8.2K
66.7K
Mas Ceha retweetledi
MANTO
MANTO@KangManto123·
Yang setuju RT..
MANTO tweet media
Indonesia
462
7.4K
18K
161K
Mas Ceha retweetledi
L
L@kang___L·
Apakah konoha masih negara hukum?
L tweet media
Indonesia
43
1K
3.5K
24.4K
Mas Ceha retweetledi
Sυɳαɳ Sαɾƙҽɱ 𝙎𝙑𝘿
Dari awal sudah diingatkan bahwa selain rawan korupsi, MBG ini juga proyek yg sangat tidak efisien. Hidangan yg terbuang alias tak dimakan sudah membuang anggaran skitar 1,75 T/minggu ato lebih dri 14T/tahun. Coba klo dana itu disalurkan buat nambal BPJS yg boncos atau perbaikan sekolah, gaji guru dll bisa dibayangkan betapa besar manfaatnya. Tapi tetep aja MBG diterusin bukan?
Indonesia
70
636
1.1K
28.9K
Mas Ceha retweetledi
elzgatza
elzgatza@liogtttscrp·
Bisa-bisanya TNI diturunkan, aksi ini hanya penyampaian pendapat, bukan aksi pemberontakan, bukan juga serangan militer, kenapa kalian turun ini bukan tugas kalian... Apa yang terjadi dengan bangsa ini? Kami dilarang keras bersuara kah, sehingga sekuat ini kalian menghadang?? Tugas kalian adalah melindungi segenap bangsa wahai TNI, apakah sekarang sudah berubah?
Indonesia
273
1.4K
2.9K
57.8K
Mas Ceha retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Dirut kompas TV: Rosianna Silalahi Anda hebat, Bu ceo tribun :Ahmad dahni anda hebat pak Di saat media lain bungkam dan tidak ada berani siarkan live aksi massa hari ini. ada juga di situasi ini malah share pernikahan artis yang mau dukung mereka bisa mampir ke channel mereka bantu support live, share , dan subs guys diantara ratusan media di indonesia salut sama 2 media ini masih bisa independent
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
122
6.1K
20.5K
453.4K