

Mas Ucing (Pitubel) | Check Pin📌
18.1K posts

@Mas_ucing
Si Paling Kucing Barbar 😼, Open Jasa Build Servr Discord & Boost Serv👇https://t.co/kuI7LU2Cpy



Pagi 21 Mei 1998, Presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatannya. Euforia menyelimuti rakyat yang akhirnya akan memiliki pemimpin baru setelah 32 tahun. Namun, demonstran masih tidak puas karena penggantinya adalah B. J. Habibie yang dekat dengan Soeharto. 📽️ ITN


Bayangin di undang jadi GS di acara gede (siapa sih yang ga tau Ennichisai) terus acaranya dibatalin H-0 JAM 2 PAGI Temen2 GS dari luar kota yang udah pada OTW juga cuma dikabarin kalau acaranya batal dan mereka disuruh puter balik 🥰🥰 Dongo ga? DONGO BANGET

@BudiBukanIntel Udah dapet izin buat di sebar

nih guys dengerin, jadi rakyat ga usah bermimpi bisa kaya raya 🫵🤣 kata presiden, rakyatnya tidak bermimpi utk mengalami kehidupan yg kaya raya banyak2 bersyukur deh jd wni, masih hidup dan bisa makan udah bagus 😂

INGAT NAMA MEREKA: Andi Angga Prasadewa (Angga) Rumah Zakat @rumahzakat — Kapal Josef Bambang Noroyono (Abenk) Republika @republikaonline — Kapal Bora Alize Thoudy Badai Rifan Billah (Thoudy) Republika — Kapal Ozgurluk Andre Prasetyo Nugroho (Andre) Tempo @tempodotco — Kapal Ozgurluk Rahendro Herubowo (Heru) inews @officialinews_ — Kapal Ozgurluk SOS! Sumber: Instagram @globalpeaceconvoy

Siram Air Bunga ke Jet Rafale, Prabowo Resmikan Deretan Alutsista untuk TNI ~RS



⚠️ PERHATIAN ⚠️ ⛔ STALKING • PROBLEMATIK • DOXXING • NPD • PENISTAAN AGAMA • OBSESIF ⛔ 🧵 Thread



Seorang oknum ustadz diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur di kawasan Jl. Guji Baru, Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat Rabu 13/05/2026. Oknum saat ini sedang menjalani proses hukum lebih lanjut

WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.Kronologi Penjebakan: Modus Informasi NarkobaAksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut