Arung Nala27

7.4K posts

Arung Nala27 banner
Arung Nala27

Arung Nala27

@Mastjuk72

Trust my Dreams

Indonesia Katılım Aralık 2019
4.5K Takip Edilen4.3K Takipçiler
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Mereka gak peduli anak anak suka tau tidak. Mereka gak mau tau makanannya enak apa tidak. Mereka masa bodoh walaupun makanannya dibuang ketempat sampah. Yg penting bagi mereka; proyek jalan terus,cuan mengalir deras.
Indonesia
139
2.1K
3.9K
55.4K
Arung Nala27
Arung Nala27@Mastjuk72·
Hakikat yakin kpd Pencipta itu adlh Tenang.jika kamu masih merasa gelisah itu artinya kamu blm yakin
Indonesia
0
0
0
10
Arung Nala27 retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Berprasangka baik. Mungkin maksudnya kalau ada yg belanja gak bayar langsung ditendang masuk jurang 😆
Indonesia
537
1.4K
3.6K
244.7K
Arung Nala27
Arung Nala27@Mastjuk72·
@kenhans03 😭😭😭 Apakah MBG bermanfaat tanya bapak tua petani sawit itu
Indonesia
0
0
1
72
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
BGN tertawa melihat ini. Yustina Yuniarti, guru honorer yang mengajar siswa kelas V di SDK Wukur, Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur harus rela berjalan kaki sejauh 6 Kilometer setiap hari. Yustina diketahui menerima gaji 150 perbulan.
Indonesia
260
4.7K
9.9K
119K
Kang Dien Wae
Kang Dien Wae@KangDien_Wae·
Selamat datang di Jembatan Shiratal Mustaqim, Merangin. Tempat di mana warga dilatih 'hisab' lebih awal sebelum waktunya. Definisi nyata dari 'mendekatkan diri kepada Yang Kuasa' setiap kali mau pergi ke kebun. Terima kasih pemerintah, sudah membiarkan kami memacu adrenalin tanpa perlu bayar tiket wahana. #JembatanShiratalMustaqim #MeranginLupa #InfrastrukturJambi #DesaBiukuTanjung
Indonesia
163
1.3K
2K
41.2K
Aeng Séngiiit
Aeng Séngiiit@RohanaOhan21951·
“Resep simpel tapi rasanya level restoran… serius!”
Indonesia
99
1K
5.2K
207.9K
Suwung
Suwung@wongragenep·
“Kepentingan rakyat tidak akan pernah bisa diwakilkan oleh orang² yang tidak hidup seperti rakyat...” [ Tan Malaka ]
Indonesia
3
127
503
22.1K
muki EOA Gold
muki EOA Gold@Mukidioon2·
Sedih!!😭😭😭😭😭 Lihat kapasitas beler, celingak celinguk gak ada isi! Negara sebesar indonesia raya, di pimpin model orang kayak gini!
Indonesia
522
2.6K
8.3K
419.8K
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Malam ini di depan kantor gubernur Kaltim sedang chaos berat😭
Indonesia
57
786
1.9K
25.1K
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Nakal kan loh, akhirnya di pecat 😂😂😂 Silahkan kembali jadi buzerp, mengais-ngais 150 perak per postingan
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
131
41
663
313.6K
Arung Nala27 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada momen di rapat DPR seorang anggota DPR marah dan heran Dan yang ngomong ini bukan aktivis. Bukan pengamat. Ini anggota DPR sendiri yang semprot Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya secara langsung di depan muka. Pertanyaan yang paling mendasar yang dia lempar: Kalau kita sudah punya big data orang datang ngurus KTP masa dimintain fotokopi KK lagi? Gua punya KTP untuk apa? Masih dimintai fotokopi KTP. Kan aneh. Surat lahir, surat baptis masih diminta. Wah, pusing. Negara kita kayak begini. Ini bukan pertanyaan teknis yang butuh jawaban panjang. Ini pertanyaan yang semua orang Indonesia pernah tanyakan dalam hati setiap kali berurusan dengan birokrasi. Dan jawabannya tidak pernah memuaskan selama puluhan tahun. Faktanya yang bikin makin miris perbandingan dengan Malaysia: Indonesia punya e-KTP sejak 2011. Ada chip NFC. Ada data biometrik. Teknologinya canggih. Anggarannya triliunan rupiah. Malaysia punya kartu yang secara teknologi identik namanya MyCAD. Bedanya satu hal: Malaysia benar-benar memakainya. Di Malaysia mau isi BBM subsidi tinggal tap MyCAD di pompa bensin. Sistem langsung cek identitas, cek kuota, kasih harga subsidi otomatis. Tidak perlu antri. Tidak perlu surat keterangan. Tidak perlu aplikasi. Tidak perlu fotokopi. Setiap warga dapat kuota 200 liter per bulan. Kalau kuota habis bayar harga normal. Tidak bisa diakali. Kalau ketahuan curang kuota diblokir permanen. Hasilnya: pemerintah Malaysia hemat RM600 juta per bulan. Penjualan diesel bersubsidi turun 30%. Penyelundupan langsung terdeteksi. Indonesia? e-KTP yang sama teknologinya selama 15 tahun masih dipakai untuk difotokopi. Dan ini yang paling menohok dari seluruh pidato itu: Kita harus bilang kita lebih bodoh dari orang Malaysia kalau urusan ini. Karena enggak pernah kelar. Kalimat itu keras. Tapi tidak salah. Soal pemborosan anggaran yang berlangsung setiap tahun: Ini yang menurut gue paling menyakitkan secara fiskal. BNI punya data nasabah sendiri. Pertamina buat sistem data sendiri untuk subsidi. KPU setiap pemilu buat pendataan pemilih sendiri yang nilainya triliunan setiap siklus. BPJS punya database sendiri. Kemendikbud punya data sendiri. Kemensos punya data sendiri. Semua lembaga membangun silo data masing-masing. Semua dengan anggaran masing-masing. Semua dengan vendor masing-masing. Semua dengan tender masing-masing. Dan di ujung semuanya data tetap tidak terintegrasi. Rakyat tetap diminta fotokopi KTP setiap kali berurusan. Kita kalau urusan ngamburin uang tuh juara satu. Untuk data saja triliunan kita buang tiap tahun. Cerita yang paling menyentuh dan ini yang paling human: Anggota DPR ini bercerita soal kondisi di dapilnya di Kalimantan Utara. Banyak warga dari NTT, NTB, Toraja yang kerja di Malaysia banyak secara ilegal. Ketika mereka diusir setelah tidak digaji atau dieksploitasi paspor dan KTP mereka sudah disita oleh majikan. Mereka pulang ke Kalimantan tanpa dokumen. Tanpa uang. Tanpa apa-apa. Dan ketika mereka coba mengurus KTP baru mereka diminta KK. Diminta fotokopi KTP lama yang sudah disita. Diminta surat lahir yang ada di kampung di NTT yang jauh. Untuk makan aja enggak ada. Sekarang mereka terkapar di perkebunan-perkebunan, digaji di bawah UMR, enggak punya BPJS, enggak punya apa-apa. Dan sistem birokrasi yang seharusnya melindungi mereka justru menjadi tembok yang tidak bisa ditembus. Makanya saya bilang KTP itu hak asasi. Soal keamanan data ini juga perlu diangkat: Dia menyebut setiap hari dia menerima minimal 50 WhatsApp dan telepon yang menawarkan emas, saham, investasi bodong. Gimana keamanan data kita ini? Siapa yang harus bertanggung jawab? Masa kita terus diganggu hal seperti ini? Dan tidak ada jawaban jelas apakah yang bocor itu data adminduk, data bank, atau data operator telekomunikasi. Tidak ada institusi yang maju mengambil tanggung jawab. Solusi yang dia minta dan ini bukan permintaan yang rumit: Satu — sinkronisasi semua data di bawah satu gatekeeper. Kemendagri sebagai pemegang e-KTP harus jadi koordinator. Semua lembaga lain berhenti bikin database sendiri. Dua — chip e-KTP harus diaktifkan untuk semua layanan publik. Tidak ada lagi fotokopi. Tidak ada lagi surat lahir. Cukup tap kartu. Tiga — presiden harus turun tangan dan memerintahkan sinkronisasi ini di level ratas. Karena tanpa political will dari atas tidak ada satu lembaga pun yang akan mau menyerahkan kewenangan datanya. "Jangan nanti KPU dibentuk, tahun berikutnya mengusulkan 2 triliun untuk identifikasi pemilih. Enggak habis-habis kalau begitu terus." Sudah 80 tahun merdeka. Sudah 15 tahun punya e-KTP. Dan kita masih dimintai fotokopi KTP untuk mengurus KTP. Kalau itu bukan kegagalan sistemik yang harus dipertanggungjawabkan gue tidak tahu apa lagi namanya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
571
4.1K
8.8K
411.7K
Arung Nala27 retweetledi
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Bagus juga nih idenya.... 🫢
Indonesia
138
556
5K
464.6K
Gea
Gea@Ceysa_ku·
Hampir saja 😩😩😩😩 Kasih paham dulu bang sama supir mobil Hitam itu, Biar tidak nyalip di tikungan. 🤦🤦🤦
Indonesia
229
282
2.8K
423.8K
Arung Nala27
Arung Nala27@Mastjuk72·
Gimana @BNI apakah sudah di selesaikan masalah ini ??
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
0
0
0
9
SERUNI PUSPA ALAM 🇮🇩
SERUNI PUSPA ALAM 🇮🇩@SeruniPuspaAlam·
SAIFUL Saiful atau Saif arti harfiahnya adalah pedang, entah yang bermata satu atau dua. Ada juga yang tidak bermata sama sekali, dan selalu disembunyikan dalam sarungnya dari berbagai merek. "... di Medan, jadi kosakata makian" 😝😜😛 instagram.com/reel/DW-wLKqEZ…
Indonesia
4
0
18
733
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada dokumen rahasia Amerika yang bocor dan isinya bikin gue geleng-geleng. Amerika sedang mengupayakan akses penerbangan militer permanen melewati wilayah udara Indonesia. Dan Prabowo disebut sudah menyetujuinya. Kronologinya: Februari 2026 Prabowo ke Washington untuk hadir di Board of Peace. Dalam pertemuan bilateral dengan Trump menurut dokumen rahasia AS yang bocor ini Prabowo menyetujui proposal pemberian akses overflight blanket untuk pesawat militer Amerika melewati ruang udara Indonesia. 26 Februari Departemen Pertahanan AS mengirimkan dokumen resmi berjudul "Operationalizing U.S. Overflight" ke Kementerian Pertahanan Indonesia. 13 April hari ini Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan ke Washington untuk menandatangani perjanjian ini dengan Menhan AS Pete Hegseth. Isi perjanjiannya: Bukan sistem izin kasus per kasus. Tapi sistem notifikasi sekali diaktifkan, pesawat militer Amerika bisa langsung melintas hanya dengan pemberitahuan. Tidak perlu izin setiap kali. Ada hotline langsung antara US Pacific Air Forces dan pusat operasi udara Indonesia. Intinya: Amerika bisa gerakkan pesawat militernya melewati Indonesia kapanpun dibutuhkan untuk operasi darurat, respons krisis, atau latihan militer bersama. Kenapa ini masalah besar: Indonesia selama ini dikenal sebagai negara non-blok. Bebas aktif. Tidak berpihak pada kekuatan militer manapun. Perjanjian seperti ini kalau benar secara de facto menempatkan Indonesia dalam orbit militer Amerika. Bukan sebagai sekutu resmi. Tapi dengan konsekuensi yang hampir sama. Ruang udara Indonesia itu strategis luar biasa. Terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Jalur laut dan udara paling penting di kawasan. Kalau Amerika punya akses permanen di sana mereka bisa proyeksikan kekuatan militer ke seluruh Indo-Pasifik dengan jauh lebih mudah. Dan China tahu itu. Dan China pasti tidak akan diam. Yang paling ironis: Prabowo selama ini dikenal sebagai sosok yang paling keras soal kedaulatan. Yang paling sering bicara soal tidak mau didikte asing. Yang menulis buku tentang betapa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri. Kalau dokumen ini benar maka perjanjian ini adalah kontradiksi paling telanjang dari semua narasi itu. Bukan hanya membuka pintu untuk asing. Tapi membuka pintu lebar-lebar. Dengan sistem yang sekali diaktifkan Amerika bisa masuk kapanpun tanpa izin tambahan. Sampai berita ini ditulis tidak ada konfirmasi resmi dari Washington maupun Jakarta. The Sunday Guardian sudah menghubungi semua pihak terkait tapi belum dapat respons. Kalau ini benar Indonesia baru saja membuat keputusan geopolitik terbesar dalam beberapa dekade. Tanpa debat publik. Tanpa persetujuan DPR. Tanpa transparansi apapun. Dan yang menandatanganinya adalah orang yang selama ini paling keras berteriak soal kedaulatan. Antek antek asing
Lambe Saham tweet media
Indonesia
1.4K
5.9K
11.5K
910.9K