CallMeAsyhar retweetledi
CallMeAsyhar
3.5K posts

CallMeAsyhar
@MeAsyhar
Trust make us a human || ꦧꦲꦒꦶꦪ
Near You Katılım Mart 2020
170 Takip Edilen15 Takipçiler

@youroxygen___ Alhamdulillah bini'matihi wa tatimushsholihaat..
Indonesia
CallMeAsyhar retweetledi
CallMeAsyhar retweetledi

Fun fact...
Pernah gak kamu gak krasan di tempat baru? Entah di perantuan, tempat kerja, pondok pesantren, dsb.
Ternyata Rasulullah SAW dulu pernah mengalami hal itu. Karena beliau dari kecil hingga umur 50 tahun itu hidup di Mekah, ketika beliau hijrah ke Madinah, rasa tidak kerasan itu ada.
Akhirnya apa yang beliau lakukan? Berdoa... yupp.. karena beliau sadar bahwa yang membolak-balikkan hati adalah Allah. Maka doa adalah koentji.
"Allāhumma habbib ilainā al madīnah kahubbinā makkah aw asyadd."

Indonesia

Tanggung jawab nder, followerku nambah + aku dituduh self marketing ikih
Endi sendere kene, tak kei saldo gopay, sem og...😒
Tanyarlfes@tanyarlfes
💚 ada yang pernah beli mobil di om om ini? trusted ga yaa? sender berencana mau beli Karimun/Suzuki eskpreso pokoknya paling murah dan irit deh😭 tapi uangnya baru sejuta, huaa
Indonesia
CallMeAsyhar retweetledi
CallMeAsyhar retweetledi

Jujur, menjadi bapak-bapak usia 40-an yang harus bersikap "tega" ke anak sendiri itu menguras mental. Apalagi kalau berhadapan dengan anak perempuan umur 6 tahun yang lagi jago-jagonya negosiasi.
Kadang rasanya pengen menyerah saja. Mengiyakan apa yang dia mau supaya rumah tenang, dan saya bisa duduk sebentar nyeruput kopi hitam tanpa dengar suara rengekan.
Istri saya adalah seorang perawat NICU. Setiap hari dia merawat bayi-bayi prematur yang butuh presisi dan kedisiplinan tingkat tinggi. Jadi buat dia, urusan rutinitas anak di rumah—jadwal tidur, jam belajar, dan batas waktu main gadget—adalah hal mutlak. Kalau istri lagi dapat shift jaga malam, otomatis sayalah sang "Panglima Tempur" yang harus menegakkan semua aturan itu sendirian.
Tiap jam 8 malam, dramanya sering mengalahkan sinetron.
"Yah, 5 menit lagi ya YouTube-nya!"
"Yah, aku belum ngantuk, mau main block sebentar lagi!"
Mendengar dia menangis karena iPad-nya saya tarik, batin ini rasanya perang. Saya sempat mikir, "Apa saya terlalu keras ya sama anak sendiri?"
Tapi kemudian saya menemukan grafik dari Family Studies di bawah ini. Rasanya seperti ditampar, sekaligus dipeluk.
Di grafik itu ada satu temuan yang sangat valid, Stricter parenting is harder. Menetapkan aturan yang ketat itu memang bikin orang tua lebih pusing, capek, dan stress (lihat bar warna krem). Jauh lebih gampang ngasih anak HP supaya mereka diam.
TAPI, coba perhatikan bar warna biru dan abu-abunya.
Ternyata, aturan yang bikin kita capek itu—seperti menetapkan jam tidur yang ketat (strict bedtime) dan membatasi gadget (screen time limits)—justru meningkatkan kualitas hubungan orang tua dan anak secara drastis. Dan hebatnya lagi, ini bukan cuma klaim dari kacamata kita sebagai orang tua, tapi anak-anak juga merasakannya!
Pantas saja. Walaupun semalam dia menangis tersedu-sedu karena saya suruh berhenti nonton dan masuk kamar, pagi ini dia bangun dengan sangat segar.
Tiba-tiba dia lari, memeluk kaki saya dari belakang pas saya lagi menyeduh kopi di dapur, sambil menyengir lebar, "Ayah, ayo temenin adek main Lego!"
Tidak ada dendam. Yang ada hanya anak yang merasa aman, karena dia tahu kapan batasnya, kapan dia harus berhenti, dan kapan dia harus istirahat.
Ternyata anak-anak kita butuh ketegasan untuk merasa diperhatikan. Capeknya berdebat tiap malam dan menahan rasa "nggak tegaan" itu adalah investasi jangka panjang untuk kedekatan kita dengan mereka di masa depan.
Bismillah. Mari kuat-kuatkan mental jadi orang tua yang tega demi kebaikan mereka sendiri. 💪
Bagaimana dengan Bapak/Ibu di sini? Ada yang sering perang batin juga setiap menyuruh anak tidur atau menarik gadget dari tangan mereka? Apa trik kalian supaya tetap waras menghadapi fasenya?

Indonesia
CallMeAsyhar retweetledi

@youroxygen___ Insya Allah didoakan yg terbaik buat kalian berdua..
Nanti bisikin vendornya yaakk 😁😁
Indonesia
CallMeAsyhar retweetledi

@omnifore Yess kyanya dlu iklan tropicana atau diabetasol gt udah ngingetin tentang 3J (jumlah, jam, dan jenis)...
Indonesia
CallMeAsyhar retweetledi
CallMeAsyhar retweetledi

Di zaman serba prompting AI ini, guru dan orangtua harus memastikan anak tetap mengalami proses berpikir yang semestinya selama belajar.
Salah satu caranya adalah mengajak anak untuk "mencatat" menggunakan Cornell Notes.
Cornell notes adalah sistem pencatatan terstruktur yang dikembangkan oleh Prof. Walter Pauk dari Universitas Cornell pada 1950-an untuk meningkatkan efisiensi belajar. Metode ini membagi halaman menjadi tiga bagian, yaitu kolom catatan (kanan), kata kunci/pertanyaan (kiri), dan ringkasan (bawah) untuk mempermudah peninjauan materi, pemahaman aktif, dan mengingat informasi.
Setelah mencatat, pastikan anak melampaui 5R, yaitu:
Record (Catat), Reduce (Kurangi/Ringkas), Recite (Ucapkan kembali), Reflect (Renungkan), dan Review (Tinjau).


Indonesia
CallMeAsyhar retweetledi

Pas bangettttt, barusan jg liat video @GiaPratamaMD ngomongin kematian. 🥹
📹: TikTok/lapanbuwaas
senja@qualifiekd
Rest in peace kak 🥀 dari kemarin seliweran lewat timeline, aku kira kenapa. pas baca rep ternyata kakaknya meninggal krn kerja kecapean 🥹 ikut sedih meskipun ga kenal belio. reminder untuk semua org ga usah gila kerja apalagi gaji UMR sayangi diri, kesehatan mental pikiran itu no 1.
Indonesia
CallMeAsyhar retweetledi














