
Santai Bang James. Presiden itu lebih pada.garis tangan. Jagoan Bang James tahun 2014 dan 2019 baru 2024 kepilihnya. Kalo jagoan Bang James tahun 2024 dah susah kayanya maju lagi
OldGru
37.5K posts


Santai Bang James. Presiden itu lebih pada.garis tangan. Jagoan Bang James tahun 2014 dan 2019 baru 2024 kepilihnya. Kalo jagoan Bang James tahun 2024 dah susah kayanya maju lagi




Keypoints: - Indonesia punya talenta engineer bagus (termasuk dari ITB), serta punya sumber daya alam besar seperti nikel untuk baterai. Masalahnya, dana lebih banyak mengalir ke app sederhana yang cepat untung dibanding deep tech (R&D jangka panjang) - Banyak engineer kompeten sulit mendapatkan funding, sementara pendanaan besar untuk EV dan tech justru lebih mudah masuk ke kelompok tertentu yang punya koneksi. - Martyn juga membandingkan Indonesia dengan Vietnam lewat VinFast, yang berhasil membangun EV dari nol meski berangkat dari background yang jauh lebih sederhana. IMO: Masalah besarnya ada di prioritas kebijakan yang rendah terhadap pendidikan berkualitas dan R&D jangka panjang ditambah kultur governance yang serakah, aji mumpung, korup, dan eksploitatif. Akhirnya sistemnya membentuk insentif: orang tidak perlu pintar untuk jadi sukses dan kaya, cukup dekat dengan akses, proyek, izin, anggaran, dan kekuasaan. --- Rekomendasi untuk buzzer: Asing kok dipercaya? - Mereka kan panik karena Indonesia mulai mandiri. - Kalau orang luar kritik, pasti ada agenda. - Jangan gampang kemakan narasi asing, mereka cuma takut Indonesia maju. - Soros

Despite Iran’s claims, the Strait of Hormuz is NOT Iran’s to wield like its own moat and drawbridge. It is NOT a hostage, NOT a bargaining chip, NOT a toll road. Critical waterways are too vital to be obstructed. Now is the time to act—together—to defend freedom of navigation and the global economy.



@ardi_tama1 Ini kebijakan usulan DPRD periode sebelumnya bukan murni dari eksekutif, memang sudah disiapkan dari jaman PJ Gubernur. Pak Pram tinggal eksekusi.









Menyaksikan banyak berita sebagian anak-anak Indonesia harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai karena gak ada jembatan. Iseng nanya harga jembatan berapa per meternya, hingga sebagian pelosok negeri ini tak mampu membangunnya. Ternyata per meter panjang nya ada di sekitaran 20-30 juta. Bisa lebih. Tapi dibanding dengan bujet embege, gak ada apa2nya ya.

@ubegebe1 nilainya cuma krn jaminan amran? basis masa? atau keahlianya apa gitu?

Beberapa waktu lalu dengar cerita mirip ini dari para buruh tani dan nelayan di Indramayu. Anak-anak dari keluarga miskin itu pun enggan makan MBG yang diberikan. Kebanyakan anak bawa wadah kosong dari rumah untuk bawa jatah MBG dari sekolah, lalu di bawa pulang. Kadang dimakan ortunya, tapi lebih sering diberikan ke ayam. Kata Ibu mereka, menunya tidak enak, bahkan sering bau. Jangankan anak-anak, ortu pun ogah makan. Mungkin tidak semua SPPG begitu, tapi kenapa semakin sering dengar menu MBG tidak dimakan? Kebanyakan buruh tani dan nelayan yang saya tanya di Indramayu memilih uang MBG diberikan tunai saja atau berupa bahan pangan yang akan mereka masak sendiri. Sebagian bahkan menyarankan agar jatah MBG dihentikan, dan sebagai gantinya keanggotaan PBI BPJS kesehatan keluarga mereka kembali diaktifkan. Menurut mereka, sejak dua bulan lalu, BPJS kesehatan tiba-tiba tidak aktif sekeluarga. Padahal, ayahnya perlu mendapat perawatan rutin. Sudah coba daftar ulang, akhirnya yg bisa aktif hanya ayahnya. Anak2 dan Ibu keluarga miskin itu kini tak lagi punya BPJS karena tak sanggup bayar iuran.


@EvanWritesOnX The end of the proxy network is a huge win for Israel

Iran itu negara pengecut dan biadab. dia yang bermasalah, negara lain yang kena imbasnya. Selat Hormuz itu bukan wilayah dia, tapi dia persulit negara lain untuk lewat sehingga harga minyak dunia naik. Anehnya masih ada yang menyembah Iran.. 🤭


If humans suddenly lost the ability to lie, which industry would collapse first?
