Michelle Wijaya
31 posts


@_KhairulK @papanberjalan Itu dia maksud ku, aneh bin ajaib kan negara kitaaa ehhhh komidigi
Indonesia

@MichelleWi18564 @papanberjalan Dulu pernah handle konglomerasi beberapa perusahaan, desain awal storage wise buat hybrid env on prem (prod) + cloud (prod+dev) aja udah 10PB buat 3 tahun pertama. Masa ukuran negara buat semua instansi cuma segede 4x konglo 🤣
Indonesia

Layanan Cloud PDN itu ampas, tidak bisa di scaling, tidak bisa di custom, atau BYOIP, BYOD, network server di vendor lockin (TELKOM/LINTASARTA), Cluster Engine Vendor Lockin juga pake VMware, VPN juga Vendor Lockin pake PaloAlto, TIDAK NEUTRAL CARIER, mau custom port ga bisa, trafict jadi bottle neck, data bertahun tahun hilang karena ransomware se data center, yes SE DATA CENTER HANCUR SEMUA, ASW kamu @kemkomdigi
ASWWWWWWWWW!!!!!!!!
Indra Charismiadji@icharis
11/ Apalagi ada fakta bahwa Kominfo/Komdigi saat itu pernah menawarkan layanan cloud gratis untuk pemerintah. Informasi ini pernah ditanyakan para kolega di Komisi X DPR RI saat pembahasan anggaran. Saya sampaikan: benar, informasi itu memang pernah disampaikan ke pejabat Kemendikbud. Saya sendiri juga sudah menyampaikan ke mereka melalui Kepala Pusdatin saat tu.
Indonesia

@kumparan Akal akalan komdigi, karena data lama pada hilang se data center 🤣🤭
Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menggodok rencana re-registrasi pengguna media sosial yang mewajibkan pencantuman nomor telepon saat membuat atau menggunakan akun media sosial.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, saat ini penggunaan nomor telepon untuk akun media sosial masih bersifat tidak wajib. Karena itu, pemerintah tengah mengkaji penguatan identitas pengguna melalui mekanisme registrasi baru.
“Terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas, bahwa kalau saat ini itu sifatnya tidak wajib untuk memberikan nomor telepon,” kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).
Menurut dia, skema tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan. Selain mewajibkan nomor telepon, pemerintah juga berencana memperkuat sistem identitas digital terverifikasi melalui Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSRE).
“Ini yang sedang kita godok juga dengan konsultasi publik tentunya Bapak Ibu, bagaimana agar orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya. Sehingga identitasnya jelas, sehingga mereka menjadi akuntabel atau ya bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan yang juga ditayangkan,” ujarnya.
📸: Dok. Antara.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia

@icharis @iwanpetroza ahhhh ini diaaa, saya setuju buzzer terbaik adalah mereka yang kena tipu drama, ironis tapi itulah kenyataannya.
dengan membayar 100 org bisa dapat 10.000 buzzer gratis, mereka yg ngaku bukan buzzer tanpa sadar merekalah buzzer nya ☺️
Indonesia

@iwanpetroza @MichelleWi18564 Yg rame nanti dramanya. Akan banyak tokoh, influencer, dan netizen yg nangis2
Indonesia

1/
Jangan terkecoh.
Kasus hukum Nadiem Makarim tidak berhenti pada Chromebook. Kini publik juga harus mencermati dugaan kasus pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek.
Ini bukan lagi soal satu produk.
Ini soal pola.
antaranews.com/berita/5256373…
Indonesia

@icharis Baru nongol berita pers nya hari ini pak, baru saya baca kok agak agak, semoga cuma feeling saya yang salah,
Kalo ada waktu coba dibaca aja pak 😁
Indonesia

@MichelleWi18564 Saya tdk mengikuti proses PDN ini. Yg saya tahu Dirjen dan Direktur Kominfonya sudah divonis.
Indonesia

@iwanpetroza @icharis Semoga tuntutan nya mantap, jangan berkurang gara" narasi media, soalnya hampir semua influencer belain Nadiem, fakk lahh, padahal beliau kan "pemain"
Indonesia

@MichelleWi18564 @icharis Tunggu tanggal 2 Juni pleidoinya kayak gimana... Seru nih
Indonesia

@icharis Sudah jelas no 2 haha, Nadiem kan pengen kayak tom Lembong 🤣 saya mendukung jaksa, gpp dihina hina ayo cari fakta terselubung bapak gojek ini 🤣🤣
Indonesia

@MichelleWi18564 Kalau gak tahu apa apa berarti bukan expert...
Kalau tahu berarti bermain....
Pick your own poison 😂😂😂
Indonesia

@lieutjendw @icharis Kalo hitungan nubie, ya semua generasi selama kepemimpinannya, bayangan aja berapa korban anak anak dalam kesempatan mencari pendidikan yang layak, dengan regulasi regulasi yang sangat tidak matang itu 🤭
Indonesia

@icharis Kira² jika dinilai secara material, berapa kerugian bangsa akibat kebijakan menteri Nadiem dlm kontek penyiapan generasi yg berkualitas pak?
Indonesia

@icharis @iwanpetroza Lebih tepatnya "pemain hebat", ayolah jujur jujuran CEO mana yang bersih, kita semua tau ada negosiasi diawal sama vendor google haha
Indonesia

@iwanpetroza Kan netijen yg bilang mereka ‘talenta hebat’
Indonesia

@icharis Yang pasti Nadiem pengen kayak tok Lembong, jual narasi kesedihan 🤣🤭 beliau itu pemain lama, sok sok polos aja, wkwkwk
Indonesia

@miesedapisi6 @HaloBCA Sabar kak, coba telp aja terus, aku syukur tdi saldo 16jt balik langsung tanpa hubungi cs, mungkin mereka filter by nominal kalo atau regional
Sabar ya kak coba aja terus
Indonesia

@Darkhole69lot @Kaxrinayoo @Inndra_ @HaloBCA Seriusan kak 16jt udh balik ke saldo ku, tdi siang spam hallo bca cuma gak diangkat", ehh balik sendiri
Spam aja kak coba terus
Pasti yg natre banyak bgt
Indonesia

@HaloBCA ini qris BCA knapa lagi dah ?
2 kali melakukan pembayaran namun gagal tp saldo berkurang 😔
Indonesia

@Kaxrinayoo @Darkhole69lot @Inndra_ @HaloBCA Udah kak 16jt balik langsung ke saldo, hubungi hallo bca kak
Indonesia

@CowokJangkung @haimalvinn akun real kok tpi emg belum posting apapun xixi, 🤭
Indonesia

@MichelleWi18564 @haimalvinn Comment pake fake account ya? 🤭🤭
English

@haimalvinn Dari awal seriusan deh gausah menormalisasi jadi sandwich generation kak. Ortu2 jaman dulu tu emang pada gak tau diri asli dah. Lagian itu THR kamu, kamu aja yang pake uangnya kak. Gausah sibuk kasih sana sini.
Indonesia






