@Masduki2000@Momsky25@merapi_uncover tapi mrngakibatkan gangguan.. dan KRL yang harusnya tiap 3 menit jalan harus terhenti karena rame juga.. bisa jadi karena jadi ada gangguan komunikasi tapi bisa jdi ke lalaian PPKA nya karena insiden jdi buyar semua wkwk.. nggk tau.. yang ini dimulai dari macetnya Taxi itu
Turut Berduka Cita atas tragedi KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL TM6000 dengan keras di Stasiun Bekasi Timur
Telah terjadi tragedi tabrakan dahsyat antara KRL TM6000 dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Kita harapkan tragedi ini tidak terulang kembali. Dan semoga korban diterima di sisi tuhan yang maha esa.🥀
Sumber informasi:teman
@Momsky25@Miewa7@merapi_uncover Salah.. Tokyo tdk tiba2 berhenti,
dari awal Tokyo emg sdh berhenti di Bksi timur spt biasa.
Hanya saja waktu keberangkatan molor krn hrus nunggu evakuasi taksi.. ABA ga dapet sinyal pun harusnya wajib diinfo PPKA/penyelia klo jalur belum aman krn ada Tokyo yg ketahan sinyal
@adidwijayadi@txtdrbekasi Iya bang, kebetulan saya ada di KRL ke arah bekasi timur yg nabrak taksi. KRL saya berhenti 40 menitan, sebelum akhirnya penumpang dievakuasi turun
DILAPORKAN: Satu gerbong wanita menjadi yang paling parah pada kecelakaan antara KRL dan kereta lintas Jawa di Bekasi Timur malam ini 🥀
Bekasi berduka 💔
📸: @LisanAlGhaib
@Masduki2000@merapi_uncover lah tu taxi maksa maju pasti pas kereta mau lewat.. jdi mogok dulu bikin gangguan sinyal.. orang-orang ngapa sihh.. sabar bentar tunggunkereta lewat nggk sampe 10 menit ah elah
@merapi_uncover Innalillahi wainnailaihi roji'un..
Perusahaan segede PT Sepur kenapa persinyalan dan komunikasi masih BODOH bgt sihh?!? Kasian nyawa org2 ga bersalah, mana yg ancur full 1 gerbong wanita lagi 🥀🥀
Bidikmisi zaman beliau
LPDP zaman beliau
BPJS ada juga di era beliau
pengadaan Kompor Gas dan Tabung LPG 3 Kg serentak seluruh Indonesia, juga di zaman beliau
KASUS SYEKH AHMAD AL MISRY diduga melakukan pele*c3han ke santri laki-laki, bahkan dilakukan di TEMPAT IBADAH. Saat melakukan tindakan membuat santri bertanya “Kenapa ia melakukan hal tersebut?” dan dijawab “Rasullah juga melakukan hal itu kepada Ali”
ini perselingkuhan yang lagi rame itu?
Yallah pria ber inisial R + kacamata lagi.....
kenapa km tega selingkuh padahal km udah punya istri yang cantik dan awet muda loh?
cowok kalau setia mati kah?
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan pernyataan resmi terkait konflik di Timur Tengah (Nomor: 16/PER/I.0/B/2026).
Sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan dan perdamaian dunia, Muhammadiyah menyerukan penghentian kekerasan, perlindungan terhadap warga sipil, serta upaya diplomasi yang adil dan bermartabat.
muhammadiyah.or.id/2026/03/pernya…#Muhammadiyah#PernyataanResmi#PerdamaianDunia
HARI-HARI YANG MENENTUKAN SEJARAH AMERIKA DAN IRAN: PERANG ATAU DAMAI?
Jenewa kota yang indah, damai dan saat ini hawanya sejuk. Namun, jam-jam ini, hari-hari mendatang, kota yang penuh legenda ini bisa menjadi saksi sejarah. Bisa melahirkan sebuah “game change” yang berimplikasi besar pada perkembangan dunia.
Di penghujung Februari 2026 ini, tengah berlangsung sebuah perundingan dan negosiasi yang sangat penting. Juru runding Amerika Serikat tengah melakukan pertemuan tidak langsung (melalui mediator) dengan juru runding Iran. Banyak kalangan yang tengah menunggu hasil negosiasi itu, utamanya bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah. Sukses atau gagal? Bawa kedamaian, atau sebaliknya menyulut terjadinya peperangan yang dahsyat?
Semua tahu bahwa negosiasi, utamanya menyangkut masa depan proyek nuklir Iran itu sesuatu yang sangat rumit dan tidak mudah untuk membangun opsi yang bisa diterima kedua belah pihak. Kepentingan kedua negara sangat berbeda. Ketika perundingan tengah berlangsung, di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang. Para juru runding juga harus cerdas membaca pikiran kedua pemimpin yang memberikan mandat pada mereka, Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei. Membangun “harmoni” antara juru runding dengan para bosnya mungkin juga sesuatu yang tidak mudah.
Sebagai seorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam resolusi konflik, baik pada tingkat nasional maupun internasional, saya mesti mengatakan bahwa sebuah negosiasi itu sangat melelahkan. Perlu kesabaran, kecerdasan, dan keuletan. Siap untuk berkompromi serta bersedia untuk sebuah “take and give”. Keinginan dan sasaran yang digariskan oleh kedua pemimpin negara juga harus sangat dimengerti.
Khusus negosiasi Amerika-Iran ini, saya mengamati bahwa kedua pemimpin mereka, Donald Trump dan Ali Khamenei memiliki “uniqueness”. Keduanya memiliki ego, ambisi dan juga “personal interest”. Trump khawatir kalau sampai gagal, reputasi serta “legacy” indah yang ingin diraih bisa hancur berantakan. Ali Khamenei juga khawatir kalau sengketa sengit dengan Amerika ini, jika nasibnya naas, bisa berakhir dengan pergantian rezim dan “he must go”. Berarti, ini merupakan “survival interest” buat pemimpin Iran itu.
Banyak pihak yang memprediksi atau menyimpulkan jika perundingan ini gagal, maka perang besar pun akan segera meletus. Ibaratnya kondisi sudah matang. Tinggal menunggu komando Trump dan Khamenei.
Pendapat saya, terjadinya perang yang seolah diniscayakan itu, bisa iya, bisa tidak. Apalagi kalau para jenderal di kedua belah pihak, terus mengawal pengambilan keputusan para pemimpinnya. Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah.
Ada catatan penting bagi seorang “commander-in-chief” untuk mengambil jalan perang guna memenuhi kepentingan nasionalnya.
Pertama, apakah perang itu harus dilaksanakan atau masih ada opsi yang lain? Inilah yang sering disebut “war of necessity” dan “war of choice”. Pada akhirnya, kedua belah pihak akan menentukan berperang atau menempuh jalan lain.
Kedua, negara siap berperang kalau kalkulasi rasionalnya menjamin bahwa perang dapat dimenangkan. Baik Trump maupun Khamenei harus bisa meyakinkan dirinya sendiri, dengan menggunakan logika dan akal sehatnya, bahwa perang yang ia pilih memang akan bisa dimenangkan. Karena perang terkait dengan nasib dan masa depan rakyat yang dipimpinnya, yang memberikan mandat dan kepercayaan, suara mereka mesti didengar. Pertimbangan dan saran para jenderal dan petinggi militer juga mesti diindahkan, jangan terkubur dengan ego pemimpin yang kelewat tinggi.
Bagi Amerika yang boleh dikatakan terus sesumbar untuk menghancurkan Iran (meskipun belakangan Iran juga mengobarkan dan menjanjikan ancaman), perlu dipikirkan dalam-dalam sebelum mengambil keputusan untuk berperang. Maksud saya, jangan-jangan bagi Amerika menang perangnya sulit dicapai, kemudian “exit” atau mengakhiri peperangan juga tidak mudah dilakukan. Ingat kembali pengalaman pahit ketika melakukan peperangan di Vietnam, Irak dan Afghanistan. Ingat, Iran adalah Iran. Iran bukan Irak dan bukan Afghanistan.
Terakhir, ada pesan dari seorang warga Indonesia dan juga warga dunia melalui media ini. Bukan hanya untuk Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei, tetapi juga untuk seluruh pemimpin politik di dunia yang di tangannya ada sebuah tombol untuk memulai peperangan.
Begini pesan saya.
Para perwira dan para prajurit itu juga punya jiwa, punya keyakinan, punya akal sehat, dan tentunya punya harapan. Kalau soal berkorban untuk nusa dan bangsa, tentara selalu siap mengorbankan jiwa dan raganya. Hal itu tidak perlu diragukan. Selama 30 tahun saya mengabdi di dunia militer, lima tahun saya pernah bertempur untuk Sang Merah Putih. Namun, sukses sebuah peperangan juga ditentukan oleh apa yang ada dalam hati dan pikiran para prajurit. Ada kalimat indah yang mesti diingat oleh para pemimpin politik – presiden atau perdana menteri – “Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for” (Prajurit tidak bertempur dan siap untuk mati, kecuali mereka tahu untuk apa mereka bertempur dan mati) *SBY*
85 Negara bersatu mengecam Israel, menolak penjajahan atas wilayah Palestine!
Harusnya Indonesia ada disini bukan malah di geng zionis & penjahat kemanusiaan.
@mendoan0_0@sayyid_sukardi@ainunnajib lah dia nggk tau kalo KHGT tuh diambil atas dasar konferensi di Turky bersama ulama besar.. mungkin km yamg kurang tau aja.. udah sejak 2016
@sayyid_sukardi@ainunnajib Hahaha ada2 aja, yg pake khgt cm Muhammadiyah doang, trus negara lain suruh mengikuti? Menurut sy ini eksperimen yg kebablasan
Rumus lama hisab Muhammadiyah:
sering lebaran bareng, kadang-kadang beda
Rumus baru hisab KHGT beda maksimal:
hampir selalu beda lebaran
Prediksi Lebaran Idul Fitri 5 tahun ke depan 2026-2030
Wujudul Hilal:
❌✅✅❌✅
KHGT:
❌❌❌❌✅
Apakah tujuan “menyatukan” tercapai?