Na🍀
79.4K posts



Ternyata kasus 'pengamanan' anak ahmad bahar oleh anggota GRIB suruhan Hercules kemarin berujung panjang capt 😅 Gini kronologis kejadiannya: • 14 Mei 2026 (Awal Mula Konflik): Ponsel penulis Ahmad Bahar dan putrinya, Ilma Sani Fitriana (33), diduga diretas oleh pihak tidak dikenal. Akun tersebut mengirimkan pesan teks kasar dan video ancaman yang menyudutkan istri Hercules. • 17 Mei 2026 (Pengepungan & Penjemputan Paksa): Puluhan anggota ormas GRIB Jaya mendatangi rumah Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok. Karena Ahmad Bahar tidak di tempat, massa membawa paksa Ilma ke markas DPP GRIB Jaya di Kedoya, Jakarta Barat, untuk diinterogasi. • 17 Mei 2026, Malam (Intimidasi & Telepon Din Syamsuddin): Di markas GRIB Jaya, Ilma mengaku dikelilingi pria berbadan besar, ditekan secara verbal, hingga diancam menggunakan letusan pistol sebanyak dua kali ke arah bawah. Di sela interogasi, Hercules berinisiatif menelepon Prof. Dr. Din Syamsuddin untuk memberi tahu bahwa ia sedang "mengamankan" Ilma guna memancing kehadiran ayahnya. Din Syamsuddin merespons tegas agar tidak ada kekerasan fisik maupun psikologis pada anak perempuan tersebut. • 18 Mei 2026 (Mediasi Awal & Pembatalan): Polres Metro Depok memediasi kedua pihak pada Senin dini hari. Surat kesepakatan damai sempat ditandatangani. Namun, pada malam harinya, Ahmad Bahar membatalkan kesepakatan damai tersebut sepihak setelah mendengar cerita utuh dari sang anak mengenai penodongan senjata api dan intimidasi berat di markas GRIB. • 19–21 Mei 2026 (Keterlibatan LBH Muhammadiyah): Berkat koordinasi Din Syamsuddin, LBH Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi turun tangan sebagai kuasa hukum korban. LBH Muhammadiyah mendampingi Ilma mengadu ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan terkait pelanggaran hak dan kekerasan psikologis. • 22–24 Mei 2026 (Saling Lapor ke Polda Metro Jaya): Pihak Ilma bersama LBH Muhammadiyah resmi melaporkan Hercules ke Polda Metro Jaya atas dugaan penculikan, penyekapan (perampasan kemerdekaan), dan penyalahgunaan senjata api. Pihak GRIB Jaya membantah keras tuduhan intimidasi. Mereka mengklaim penjemputan dilakukan terbuka disaksikan RW. Pihak Hercules langsung melaporkan balik keluarga Ahmad Bahar ke polisi atas dugaan penyebaran berita bohong (hoaks) dan pencemaran nama baik. • Keadaan Saat Ini (25 Mei 2026): Kasus hukum kini resmi bergulir dalam tahap penyelidikan awal oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi sedang menjadwalkan pemeriksaan berkas laporan, olah TKP, serta pemanggilan saksi-saksi dari kedua belah pihak. Khawatir akan adanya intimidasi susulan, Ahmad Bahar dan putrinya hari ini telah resmi mengajukan permohonan perlindungan fisik ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Pihak Hercules juga menyatakan siap menghadapi proses hukum tersebut. Kira2 bakal berakhir gimana nih capt? Damai? Atau jangan² 🤔

Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia, Anggarannya Mencapai Rp 100 M


Benarkah penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus hanya aksi spontan empat prajurit? Investigasi Project M menemukan dugaan operasi intelijen terstruktur yang melibatkan belasan orang, personel TNI AD, AU, dan AL, hingga pencatutan identitas warga. projectmultatuli.org/komplotan-tiga…





indomy yang pinter buat website gamau buat versi tiketcomnya?


Kalian paling menyakitkan pernah diremehkan soal apa??

Yang nonton konser BTS luar pulau jawa tapi mau hemat budget penginapan sini lah bjirrr di rumah gwehh ajaaa Ngeliat harga tiket udah nyesek duluan belom kalo belinya jastip 😩💔

[j-hope Article] j-hope BTS Donasikan Beasiswa Senilai 100 Juta Won ke Yayasan Almamaternya... Total Donasi Kini Mencapai 200 Juta Won j-hope telah menyumbangkan beasiswa sebesar 100 juta won (sekitar Rp1,17 miliar) kepada yayasan almamaternya. Pada tanggal 26, Sekolah Menengah Atas Komersial Wanita Jeonnam (SMK Wanita Jeonnam) menggelar upacara penyerahan 'Beasiswa j-hope BTS' di Aula Woo-ju Dong-in sekolah tersebut, dan menyerahkan beasiswa beserta sertifikatnya kepada total 20 siswa. j-hope, yang berasal dari Gwangju, kembali mendonasikan beasiswa tambahan sebesar 100 juta won kepada Chuntae Academy, sebuah yayasan sekolah yang menaungi almamaternya (SMA Gukje). Ini merupakan donasi keduanya setelah yang pertama pada tahun 2019. Dengan ini, total akumulasi beasiswa yang telah disumbangkan j-hope ke Chuntae Academy mencapai 200 juta won. Pihak yayasan berencana untuk menyalurkan beasiswa j-hope ini selama periode 3 tahun. Untuk tahun pertama (tahun ini), mereka memilih 20 siswa yang menunjukkan perilaku baik dan menjadi teladan bagi siswa lain. Masing-masing siswa menerima 500 ribu won, dengan total bantuan tahap pertama sebesar 10 juta won. Lee Ye-woo (17), salah satu siswi SMK Wanita Jeonnam yang terpilih sebagai penerima beasiswa, mengungkapkan perasaannya, "Sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi saya bisa menerima Beasiswa j-hope dari BTS, sosok yang menyebarkan pengaruh positif ke seluruh dunia. Saya akan menanamkan kebaikan ini dalam-dalam di hati saya, dan saya pun ingin tumbuh menjadi orang berbakat yang bisa berbagi kepada masyarakat." Kepala Sekolah SMK Wanita Jeonnam, Choi Kyu-myung, menyampaikan, "Beasiswa ini akan menjadi keberanian dan dorongan besar bagi para siswa yang sedang berjuang meraih impian mereka. Kami akan terus melanjutkan program beasiswa dan dukungan pendidikan ini agar para siswa dapat tumbuh menjadi individu berbakat yang memiliki karakter dan kemampuan yang luar biasa." Jangan lupa like artikel nya ❤️ 🔗naver.me/5ho1MKbp 🔗naver.me/x3cHSbhm #jhope #제이홉 #방탄소녀단제이홉


JUST IN: Sedang melawat ke Prancis, Prabowo tak salat Idul Adha di Indonesia


Hercules tidak menyangka akan langsung bertemu lawan tamgguh seperti Muhammadiyah😁.. Gak usah keliatan panik lha Hercules tinggal ente buktikan saja di pengadilan ☺️



Gambaran Amerika yang sebenarnya... Ketika jalan kaki di Kensington, Philadelphia — daerah yang sekarang udah kayak zona zombie apocalypse. Kamera goyang, langkahnya pelan, suasananya sepi mencekam. Di pinggir jalan, trotoar, bahkan di tengah trotoar... manusia-manusia tergeletak kayak mayat hidup. Badan kaku, mata kosong, mulut menganga, tangan bengkok aneh. Mereka bukan lagi “orang miskin”, mereka udah jadi korban “zombie drug” — campuran fentanyl sama xylazine (tranq) yang bikin daging busuk dan otak mati pelan-pelan. Yang ngevideoin, namanya Jashon nggak cuma lewat sambil rekam doang. Dia mendekat satu-satu. Dekat satu orang yang lagi ambruk, dia jongkok, sentuh badannya pelan, cek napasnya... “Still breathing?” Lalu dia kasih botol air, pelan-pelan tolong orang itu minum. Pindah ke orang berikutnya, yang badannya udah miring gila di trotoar. Lagi. Cek napas. Kasih air. Kasih suara. Kasih perhatian yang mungkin udah bertahun-tahun nggak mereka dapat dari siapa pun. Tiap langkah dia, bikin kalian merinding. Karena ini bukan satu-dua orang. Ini puluhan. Ratusan. Di siang bolong. Di negara paling kaya di dunia. Sementara Amerika kirim miliaran dolar ke Israel buat “bantu” orang lain, di sini anak-anak mereka, saudara mereka, tetangga mereka lagi mati perlahan di pinggir jalan... dan masyarakat pada pura-pura nggak liat. Ini bukan “homeless problem”. Ini kegagalan total sistem. Ini akibat narkoba yang masuk deras, pemerintah yang kewalahan, dan masyarakat yang terlalu sibuk flexing di sosmed sampe lupa ada “yang dilupakan” di belakang gedung-gedung mewah. Jashon cuma jalan, cek napas, kasih air, dan kasih mereka “suara”. Tapi di balik itu, dia lagi nunjukin ke kita semua: “Ini adalah Amerika yang sebenarnya.”











