Sabitlenmiş Tweet
Mind
648 posts


@Mind886069 @sneako btw aku gabisa dm kamu kak, aku izin drop di sini yaa. ini untk linknya, terima kasih banyak kak😆🤍 docs.google.com/forms/d/e/1FAI…
Indonesia

@Mind886069 @sneako hi kak! mjb, tapi kalo kamu free & berkenan, aku mau minta tolong untuk isi kuesioner penelitianku yg kebetulan bahas soal podcast raymond chin & felix siauw😆🙌 kalo kakak mau, nanti aku send linknya by dm, terima kasih^^
Indonesia

@Mind886069 Akiskaida aku sedang adjusting, tapi so far seru sih. Maacih sarannyaaa
Indonesia

Guys, aku mo main Genshin sekarang telat banget gak ya? Takut gak ngerti😭
原神プレイヤー@arkbigfanjp
Why do you think WuWa couldn't become as popular as Genshin? #GenshinImpact #WutheringWaves
Indonesia

Instead of wasting time on posting these stupid things maybe use the time to farm for your 60 pulls?
原神プレイヤー@arkbigfanjp
Free 5-star characters for anniversaries #ZenlessZoneZero #WutheringWaves #GenshinImpact #HonkaiStarRail
English

Video Pengeroyokan Karyawan di Lingkungan Kerja, Korban Tak Berdaya Dihujani Pukulan
NASIONAL – Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi kekerasan di area yang diduga merupakan lingkungan sebuah perusahaan mendadak viral di media sosial. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut, seorang pria berseragam kerja tampak menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang pria lainnya.
Dalam rekaman yang beredar, korban yang mengenakan kemeja putih dengan aksen abu-abu dan celana hitam tampak duduk di sebuah kursi tunggu. Tanpa perlawanan berarti, korban berkali-kali menerima pukulan dan tendangan dari setidaknya tiga orang pria.
Salah satu pelaku terlihat bertelanjang dada, sementara pelaku lainnya mengenakan kaos berwarna gelap. Korban hanya bisa menunduk dan melindungi kepalanya dengan tangan sambil sesekali terdengar suara rintihan meminta ampun.
Meski sempat mencoba berkomunikasi dengan gestur memohon, para pelaku tampak tetap emosional dan terus melayangkan serangan fisik ke arah wajah dan tubuh korban.
Lokasi dan Identitas Belum Diketahui
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai lokasi pasti kejadian tersebut. Namun, melihat dari atribut seragam yang dikenakan korban dan latar belakang ruangan yang menyerupai area fasilitas kantor atau pabrik, kejadian ini kuat dugaan terjadi di lingkungan perusahaan swasta.
Beberapa petunjuk visual seperti papan petunjuk arah "Jalur Evakuasi" dalam bahasa Indonesia memperkuat dugaan bahwa peristiwa ini terjadi di wilayah Indonesia.
Indonesia

@_riverheaven Gimana mau amanah, pejabatnya aja ga takut sama tuhan apa lagi sama rakyat sendiri. Ditindas lah ya ada
Indonesia

@tanyarlfes bieber dulu belum salah gaul pas sama p diddy, usher, dll. setelah udh gaul sama mereka, tau sendiri lah wkwkw
Indonesia

@rekonixofficial yang anehnya sepi hate gue tungguin waktu menang nemenis sampe akhirnya lawan ivory wkwkw para fomo haters masuk goa dong
Indonesia

Perjuangan dari lower bracket memberikan hasil yang sesuai kita semua inginkan. Kami telah berhasil lolos ke turnamen DreamLeague Season 29! terima kasih untuk Rekofams yang selalu setia mendukung saat kami meraih kemenangan maupun ketia menghadapi rintangan.
Terima kasih juga untuk coach kami Subul atas dedikasi dan peran besarnya baik dari menyatukan kami sampai mengantarkan lolos ke turnamen kali ini. Mari gaungkan #SaveSubul
.
.
Let’s make Dota Indo great again — the REKONIX way 💜⚡
#GGRKX #REKONIX

Indonesia
Mind retweetledi

#GenshinImpact #Nicole
Nicole: Clamor Within
"Penyihir" yang Membisu, "Malaikat" Tanpa Suara
Sebagian besar cerita yang dibayangkan Nicole dimulai dengan kalimat "Dahulu kala ...."
Mungkin bagi beberapa penulis, "dahulu kala" bukan sekadar awal sebuah kisah, melainkan dalih untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan setelahnya. Sebab ketika latar sebuah cerita ditempatkan begitu jauh di luar jangkauan, para tokoh dan peristiwa di dalamnya seolah ikut menghilang dalam ketidakjelasan, dan tak menyisakan jejak untuk ditelusuri lagi di masa kini.
Tapi, dalam benak Nicole, kisah-kisah "dahulu kala" itu tidak pernah benar-benar hilang.
Dahulu kala, cahaya dari berbagai bangsa menghiasi bumi dengan kilau keemasan. Dahulu kala, putri-putri langit melangkah bebas dengan anggun di antara istana para dewa dan kota-kota manusia. Dahulu kala, sang penguasa masa silam yang pernah terjatuh dalam kegelapan pekat belum membawa malapetaka kembali ke bangsanya. Dahulu kala, tiga bulan terang yang tergantung tinggi di langit masih berjumlah tiga ....
Waktu tak pernah berhenti dan terus berputar tanpa jeda. Dalam siklus yang telah kehilangan harapan, cahaya langit padam bersama kehidupan yang bangkit dan runtuh bersamanya. Para pelayan yang dahulu setia kini berbalik melawan penguasa mereka demi kehidupan yang telah dirancang. Sang penguasa naga hitam kembali dari antara bintang-bintang. Kereta bulan yang terang benderang hancur berkeping bagai kristal ....
Namun sebenarnya kisah-kisah itu belum mencapai akhirnya. Hanya saja, mereka yang dulu membaca dan yang pernah mendengarnya telah lama tiada. Sang malaikat yang dahulu ingin menuliskan tawa ke dalam dunia telah kehilangan semua yang dulu memungkinkan adanya tawa itu. Pada akhirnya, dia bahkan kehilangan suara tawanya, dan tak lagi mampu berbicara.
Maka kisah yang tersimpan dalam hati Nicole tidak pernah menemukan awalnya. Dia hanya terus melangkah membawa berbagai "dahulu kala", mengembara di dunia sambil menyaksikan segala sesuatu berlalu, berubah, dan dibentuk kembali oleh waktu.
Begitulah adanya hingga dia bertemu seorang penyihir cilik bertopi besar. Pinggiran topinya menjulang angkuh, seakan hendak menyentuh langit. Meski, jika dibandingkan dengan topi yang dikenakannya sekarang, topi itu masih beberapa ukuran lebih kecil.
Si penyihir cilik duduk di samping Nicole, mendengarkan kisah demi kisah yang dituturkannya dengan penuh perhatian, sampai minuman di gelasnya habis dan kantong biskuitnya kosong.
"Jadi kamu beneran malaikat? Dan semua ceritanya beneran terjadi?"
"Yay! Pas banget! Aku penyihir, dan kamu malaikat. Kita cocok deh!"
Penyihir cilik yang ceria itu mengulurkan tangannya kepada sang malaikat yang telah menempuh perjalanan panjang dari "dahulu kala".
"Mau gabung ke Hexenzirkel? Aku baru kepikiran namanya, bagus kan?"
"Aku janji ini bakal jadi klub paling seru, paling keren, dan paling hebat di seluruh Teyvat!"
"..."
Sebelum sang malaikat bisa menjawab, meski dia memang tak bisa bersuara, si penyihir cilik sudah menggenggam tangannya dan menyelipkan permen terakhir ke dalam telapak tangannya.
"Nah. Sekarang janji penyihirnya sudah jadi."
Saat itu Nicole sama sekali tidak terpikir untuk bergabung, dan dia juga tak pernah membayangkan akan jadi seperti apa "Hexenzirkel" ini di kemudian hari.
Tapi setidaknya ....
Tempat itu terdengar penuh kebahagiaan.

Indonesia
Mind retweetledi
Mind retweetledi

Mind retweetledi

Nicole: Clamor Within
The Silent "Mage," the Voiceless "Angel"
#GenshinImpact #Nicole
Many of the stories Nicole envisions begin with a phrase as old as stories themselves: "Long, long ago..."
Perhaps, for some authors, "long ago" is less the threshold of a tale than a refuge from all further questioning. For once a story is consigned to unreachable distance, all the people and events bound up within it may as well have faded into obscurity, leaving no path by which the present might truly follow them back.
And yet, in Nicole's thoughts, those stories of "long ago" endure still.
Long ago, the lights of many nations filigreed the earth in gleaming gold. Long ago, the daughters of heaven wandered in carefree grace betwixt divine courts and mortal cities. Long ago, the sovereign of ages past, who had descended into deepest darkness, had not yet brought disaster back to his homeland. Long ago, the three radiant moons that hung aloft in the night heavens were still three...
The years brook no pause, the wheel spinning onward all the same. Within a cycle emptied of hope, the spark of paradise perished alongside the lives annihilated. Servitors once loyal to their ruler turned traitor for the sake of the lives that had been fashioned. The black dragonlord returned from beyond the stars. The moonlit chariot of the heavens shattered like crystal...
The story had not reached its end. Rather, it was those who had once read it, and those who had once listened to its telling, who had long since taken their leave. The angel who once longed to write laughter into the world lost all that had once made laughter possible. In the end, she even lost the voice with which she laughed, and could speak no more.
Thus, it seemed that the story Nicole kept within her would never properly find its beginning. She could only go on cradling her many "long agos," roaming the world and watching as all things passed, changed, and were remade by time.
That remained so until the day she met a tiny mage in an enormous hat, its extravagant brim tipped up with such pride it seemed almost ready to brush the sky. Compared with the hat she wears now, however, it was still a fair few sizes smaller.
The little witch tucked herself down at Nicole's side and listened intently as one story after another unfolded, not stirring until she had finished her drink and emptied her bag of biscuits.
"So you really are an angel? And all those stories were real, too?"
"Then yay, that works! I'm a mage, and you're an angel, so we match perfectly."
The merry little mage stretched out a hand to the angel who had come so far, all the way from those distant "long agos," and warmly invited her along.
"Want to join my Hexenzirkel? I only just came up with the name, but it has a real ring to it, don't you think?"
"It's going to be the funnest, awesomest, best club in all of Teyvat — I promise!"
"..."
No answer came from the angel. None could. But the little mage did not wait for one. She caught the angel's hand in both of her own and slipped the last piece of candy into her palm.
"There. Now our mages' pact is made."
Nicole had no thought of joining then, nor could she have guessed what this little gathering called the "Hexenzirkel" would one day grow into.
But at the very least...
It did sound like a place with happiness enough to spare.

English
Mind retweetledi

"'En-Nah' Into Your Lap" Event Details
Event Duration
2026/04/15 10:00 (server time) – 2026/05/05 03:59 (server time)
Requirements
Reach Inter-Knot Lv. 5, and unlock the Event feature in the Main Story Prologue "The Hare and the Proxy"
Event Details
During the "'En-Nah' Into Your Lap" event, log in for a total of 7 days to obtain Boopon ×10!
#zzzero #zenlesszonezero

English
Mind retweetledi

V2.7 Limited-Time Channels (Phase II)
Dear Proxies,
The Agent and W-Engine Signal Search Event period is as follows: 2026/04/15 12:00 (server time) – 2026/05/05 14:59 (server time). The Signal Search Event includes the following content:
▼Details
hoyo.link/jLh5iJwjd
#zzzero #zenlesszonezero

English

nah kan, masih ada aja yang menormalisasikan genosida..
Tanyarlfes@tanyarlfes
💚 Jujur aku agak heran sih, masih ada cewek muslim ngefans sama Justin Bieber. Soalnya dia pernah terang2an posting “praying for Israel” bahkan pakai foto kehancuran di Palestina. Gws deh kalian mencintai zionis
Indonesia

@erwin1808 @yaniarsim @prabowo @Gerindra gabakal, ini kan proyek kebanggaan mayoritas suara 58% wkwk
Indonesia

@yaniarsim @prabowo @Gerindra jijik lah, dapurnya aja ga layak buat masak makanan. mending cathering di rumah makan, jelas ga bakal mau orang tua siswa blg ke anaknya pun jangan mau makan makanan beracun
Indonesia












