Its Me Yeay
6.8K posts

Its Me Yeay
@MistharOzhima
live goes on~ melihat dari satu sisi bukan 2 sisi~ tidak menanggapi komen ngalor ngidul~
Fukuoka-shi Minami-ku Katılım Ağustos 2019
213 Takip Edilen38 Takipçiler

@hrdbacot @lapulgaa69 nah itu kak penunjang operasional ya orang yang jalanin operasional
peenah denger dari pengamat kalo pemerintah yang sekarang lebih merhatiin suara pengusaha dibanding pekerja
Indonesia

@lapulgaa69 Dulu ada core dan non core position. Dijagainnya dari situ
Nah ini rumah sakit itu layanan kesehatan kalau dokter/perawat di OS terus piyeee
Kan itu operasionalnya
Indonesia

5 dan 6 itu kalimat bersayap.
HC, Finance, GA, Procurement itu kan supporting masuknya 😅😅
Jejak digital.@ARSIPAJA
Indonesia

@hrdbacot penunjang operasional ya semua karyawan atuh pinter
inimah bukan membatasi melebarkan sayap dengan nipu terang terangan
Indonesia

@Majup37322 @Mi9aWempy gara gara purbaya mikir keras kak muter duitnya
noh liat doi sampe masuk rumah sakit dan disuntik 8 suntikam buat jalan
Indonesia

@Mi9aWempy Korupsi dengan terang2an tanpa pernah ada audit dengn nominal anggaran kluar Triliunan/hari. Justru kagetnya bukan krn korupsinya tp negara ini kok masih kliatan baik2 aja. Harusnya dah ambruk gak sih, krn ibarat rumah pondasinya udah dirong2 tinggal kerangka nunggu ambruknya aj
Indonesia

@eriiniee @Mi9aWempy waktu itu liat mereka nganggarin sepasang kaos kaki 100 rebu kak
itu kaos kaki handmade kulit sutra kah
Indonesia

@sun31__ @KapudS640 dadan ini cocok jadi orang paling dibenci abad ini
negara lagi minus after chaos dia (gapantes disebut beliau) si dadan malah borosin anggaran beli semir sepatu , motor , tablet, kaos kaki total miliaran rupiah
buat 15 sppg aja anggaran berapa triliun buat beli sendok dah gila
Indonesia
Its Me Yeay retweetledi


Gimana gak sakit?
- Rupiah Anjlok ke 17.300, padahal target Presiden Rp 5.000
- IHSG janjinya to the Moon 28.000, faktanya NYUNGSEP ke 6.900 dari 9000an poin
- Defisit Parah, Per Maret saja 240 Triliun (hampir 1% PDB)
- Mengatur uang 335 Triliun untuk MBG tanpa jaminan yang jelas bagi keuangan negara
- Negara tiba2 impor 105.000 Pick Up dari India
- BGN tiba2 Impor 25.000 Motor listrik tanpa sepengetahuan Purbaya
- Asing Menarik Modal, lebih tertarik dengan Vietnam & Filipina
- Bank HIMBARA disuruh memfasilitasi kredit program MBG Dan KOPDES
cc: threads

Indonesia

@rusdi97015 @hansssolo waktu itu sri mulyani mau dipenjarain sama dipecat gara gara nyenggol hal ini bang

Indonesia

@hansssolo Rakyat Mulu yg di cekik, mbok ya buat aturan tunjangan DPR yg berupa kunjungan dapil dan dana aspirasi itu di pangkas 50%, toh DPR jg tdk 100% mewakili rakyat
Indonesia

@pak_erte92 purbaya : atasan mony*t pendapatan negara turun tapi hambur hamburin kaya negara kaya
mending jadi menkeu di swiss anj
Indonesia

@tempodotco ngeliat dadan dari kuramg gizi sampe obesitas ikutan ngiri mereka
project kesayangan bapak gituloh
keracunan gada tersangka , anggaran disalah gunain tinggal ngeles dan lolos dari penjara
purbaya tinggal tulang doang ini mikir orang gede nafsu garap duit negara
Indonesia

@stpompey @idextratime sekarang djarum geser ke bola maen di como
emang boomer pemerintahan enaknya dikumpulin terus diledakin sih
sekarang udah downfall semua , bulu tangkis , sepakbola...
ntar juga nyusul tuh futsal , sekarang belum rame dicampur tanganin aja soalnya masih baru baru
Indonesia

@idextratime Downfall badminton Indonesia itu dimulai sejak orang-orang sok iye protes Djarum soal sponsor kompetisi wkwkkw sekarang makan dah tuh protes, Djarum mah bodo amat, mereka masih tetap hidup meski gak jadi sponsor badminton 🤣😂
Indonesia

@tempodotco buset segitu buat anak sekolah dianggarin semir sepatu sekian m
gimana dikasih buat anak kuliah , itu skripsi cover nya dianggarin bgn juga kali
menangis cuk purbaya mantau si dadan
Indonesia

@Hnirankara ini jaman jokowi udah ditolak loh ya as maksa maksa gini , coba kita liat nanti
Indonesia

@P3gEl @shasimi99 pantesan purbaya langsung sakit pinggang mikirin kelakuan si dadan
Indonesia

@urya_suryana @LambeSahamjja karena dia jujur bang , jaman srimul kalo megara kurang dana kita yang diperes sama srimul dengan majakin dari mana mana dan pajaknya dinaikin
Indonesia

@LambeSahamjja Kenapa sampai ada org dalam yg sabotase ?. Antara apakah dia terlalu lurus sehingga bnyk yang benci atau sebaliknya.
Indonesia

GUys ini sakit sih......
Lu pada ingat gak kemarin ada dua Dirjen Kemenkeu yang dicopot tanpa penjelasan resmi,
tanpa konferensi pers,
tanpa pernyataan apapun dari kementerian?
Semua pejabat Kemenkeu kompak bungkam.
Tidak ada yang mau menjelaskan kenapa.
Nah sekarang setelah konpers Purbaya mulai kelihatan gambarannya.
Dan ini jauh lebih dalam dari sekadar rotasi biasa.
Ternyata ada sabotase dari dalam.
Purbaya di konpers ini mengakui secara eksplisit ada informasi yang sengaja bocor dari internal Kemenkeu untuk merusak kepercayaan pasar.
Bocoran pertama:
kas pemerintah hanya cukup 3 minggu.
Bocoran kedua:
uang negara tinggal 120 triliun dan hampir habis.
Bocoran ketiga :
dan ini yang paling gila: ada yang dari internal bilang ke investor asing:
Jangan bawa Menteri Keuangan ini ke temu investor. Dia tidak bisa bahasa Inggris dan akan mengacaukan.
Itu dari internal, kata Purbaya secara langsung.
Bukan dari oposisi.
Bukan dari pengamat.
Dari dalam Kemenkeu sendiri.
Dampaknya nyata ke pasar.
Tiga informasi itu meskipun tidak akurat sudah terlanjur membentuk ekspektasi negatif di pasar.
Rupiah tertekan sebagian karena sentimen yang dibentuk oleh bocoran-bocoran itu.
Dan Purbaya harus terbang ke luar negeri,
ketemu investor satu per satu
menjelaskan bahwa kondisi fiskal kita tidak separah yang disebarkan.
Bule-bule itu bilang clear.
Investor-investor besar juga tidak menanyakan itu lagi.
Tapi kerusakan sentimen sudah terlanjur terjadi di dalam negeri.
Soal pencopotan dua Dirjen jawaban Purbaya sangat mengejutkan:
Ketika wartawan bertanya langsung apakah pencopotan itu ada hubungannya dengan bocoran-bocoran itu Purbaya menjawab:
Iya dan tidak. Ada sedikit.
Tapi ada yang lain-lain juga.
Ini adalah pengakuan implisit yang sangat jelas.
Ada sedikit hubungannya tapi bukan satu-satunya alasan.
Artinya ada akumulasi masalah yang akhirnya sampai di titik Purbaya memutuskan harus ada pergantian di level Dirjen.
Dan ada tiga masalah lain yang terungkap bersamaan:
Pertama
40 perusahaan asing tidak bayar pajak semestinya.
Mayoritas perusahaan China.
Under invoicing ekspor melaporkan nilai ekspor lebih kecil dari yang sebenarnya untuk memperkecil pajak dan bea keluar.
Dua sudah dikejar dan berjanji membayar.
Tapi 38 yang lain masih berjalan normal.
Tebakan mereka benar kita tidak akan berubah.
Dan yang lebih mengkhawatirkan Purbaya mengindikasikan ada kemungkinan oknum di Dirjen Pajak yang melindungi perusahaan-perusahaan itu:
Kalau dikasih ke orang pajak yang di situ aja sepertinya dilindungin juga kelihatannya.
Makanya rencananya membentuk tim khusus langsung di bawah Irjen atau Sekjen bukan Dirjen Pajak.
Kedua
dokumen pajak jalan tol dan pajak orang kaya yang Purbaya sendiri tidak tahu ada.
Wartawan tanya soal dokumen rencana pajak baru yang beredar pajak jalan tol, pajak orang kaya.
Jawaban Purbaya:
Pajak orang kaya saya baru dengar kemarin.
Pajak jalan tol sama, baru tahu kemarin."
Wartawan bilang dokumen itu ada tanda tangan elektronik Purbaya.
Oh, tanda tangan elektronik ada loh.
Kadang mereka bilang 'sudah aman Pak' saya tanda tangan."
Seorang Menteri Keuangan tidak tahu ada kebijakan yang beredar atas namanya karena terlalu percaya ke staf yang bilang "sudah aman."
Ketiga
sistem IT SPT pajak yang masih bermasalah.
Wajib pajak yang sudah mengisi SPT badan datanya bisa hilang begitu saja setelah server dimatikan 15 menit untuk maintenance.
Semua isian dari awal lagi.
Purbaya bilang sudah ada yang sengaja menghidupkan lagi akses yang sudah dimatikan:
Ada orang dalam yang ngidupin lagi gitu.
Gambar besarnya dan ini yang paling mengkhawatirkan:
Kemenkeu adalah kementerian yang secara eksternal paling dipercaya investor global saat ini. S&P bilang stable. IMF bilang bright spot.
Tapi di dalam:
Ada Dirjen yang diduga aktif sabotase kepercayaan pasar terhadap Menkeu-nya sendiri.
Ada 40 perusahaan asing yang tidak bayar pajak semestinya dengan indikasi ada yang melindungi dari dalam Dirjen Pajak.
Ada kebijakan yang ditandatangani Menteri tanpa Menteri benar-benar tahu isinya.
Ada sistem IT yang masih bisa disabotase dari dalam.
Dan Menkeu yang paling dipercaya investor global ini masih harus berperang melawan sistemnya sendiri dari dalam.
Kalau Kemenkeu saja masih seperti ini bayangkan kondisi di kementerian lain yang tidak mendapat sorotan sebesar ini.
sungguh sakit ini negeri kita

Indonesia

Fantastis !
Badan Gizi Nasional diketahui menyewa lisensi Zoom untuk periode April–Desember 2026 dengan total anggaran Rp5,7 miliar, atau sekitar Rp633 juta per bulan. Angka ini menuai sorotan, mengingat biaya langganan Zoom secara umum berada di kisaran ratusan ribu rupiah per bulan yaitu Rp226 ribu untuk paket Pro dan Rp249 ribu untuk paket Bisnis.
____________

Indonesia



















