Sabitlenmiş Tweet
Lupa Naro
3.7K posts

Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi

IRAN 🇮🇷 JUST SHATTERED THE UNITED STATES 🇺🇸 HOPE OF DESTROYING ITS MISSILES FACILITIES
🇮🇷 Iran is saying the United States 🇺🇸 and Israel 🇮🇱 know nothing "about their vast and strategic capabilities."
“We haven’t used 1/10 of our missiles and yet you are begging for a ceasefire”
"Our military production takes place in places that your bombs will never be able to reach."

English
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi

Guys, Leon Hartono baru balik dari Singapura dan dia nemuin satu hal yang bikin dia mikir keras.
Rata-rata orang Singapura punya kekayaan Rp7,5 miliar.
Jadi kata dia Pemerintah Singapur tuh Paksa Rakyatnya Jadi Miliarder
Bukan orang kaya.
Bukan CEO.
Bukan entrepreneur.
Orang rata-rata.
Profesional biasa.
Manajer.
Pegawai kantoran.
Mediannya?
Rp1,9 miliar.
Buat konteks Indonesia kita sekitar 25 sampai 30 kali lebih rendah dari angka itu.
Dan yang lebih menyakitkan gap ini makin lebar dari tahun ke tahun.
Di 1970 GDP per kapita Singapura cuma 11 kali lipat lebih besar dari kita.
Sekarang udah 18 kali lipat.
Artinya mereka tumbuh lebih cepat dari kita bukan cuma lebih kaya tapi makin jauh meninggalkan kita.
Dan rahasianya bukan cuma soal korupsi rendah atau negara kecil.
Ada satu program yang jarang dibahas tapi ini yang beneran jadi mesin kekayaan massal di Singapura.
Namanya HDB Housing Development Board.
Kalau lo pikir ini cuma rusun untuk orang miskin lo salah total.
HDB itu bukan program perumahan.
Ini program distribusi kekayaan.
Begini cara kerjanya.
Orang Singapura bisa beli apartemen HDB dengan diskon 50 sampai 60% dari harga pasar.
Rumah yang harusnya lu bayar Rp1 miliar lo cuma bayar Rp400 sampai Rp500 juta.
Dengan bunga fixed 2,6% selama 25 tahun.
Bukan floating rate yang bisa naik kapan aja.
Fixed. Dua koma enam persen.
Dua puluh lima tahun.
Di Indonesia bunga KPR kita berapa?
10% ke atas.
Floating.
Seringkali yield sewa properti kita pun cuma 2-3% jauh di bawah bunga pinjamannya.
Jadi properti di Indonesia secara matematis nggak bisa bayar dirinya sendiri.
Di Singapura?
Properti yang cicilan bulanannya sekitar Rp14 juta bisa disewain Rp40-50 juta sebulan.
Propertinya bayar dirinya sendiri dan masih ada sisa.
Dan ini contoh nyata yang Leon kasih:
Teman SD-nya beli apartemen HDB 60 m² di tahun 2016 seharga 350.000 dolar Singapura.
Bayar dulu cuma 5%.
Empat tahun nunggu sambil kuliah dan awal karir.
Serah terima 2020.
Baru mulai nyicil.
Sekarang 2026 apartemennya dijual di harga 850.000 dolar Singapura.
Capital gain: 500.000 dolar.
Sekitar Rp5,5 miliar.
Dan dia baru nyicil 6 tahun dari 25 tahun.
Artinya dia baru bayar sekitar 120.000 dolar tapi udah dapat keuntungan lebih dari 4 kali lipat modal yang dia keluarkan.
Lu baru bayar sedikit, dalam waktu singkat lu udah dapat 45X upside.
Sistem ini dirancang buat semua fase hidup.
Waktu muda beli yang kecil.
Keluarga berkembang jual, beli yang lebih besar, tetap dapat harga subsidi.
Per keluarga bisa dua kali.
Setiap kali jual, dapat capital gain.
Setiap kali beli, tetap dapat diskon.
Dan kalau mereka udah tinggal sama orang tua HDB-nya disewain.
Uang sewanya jauh lebih besar dari cicilan.
Passive income masuk, cicilan lunas, masih ada sisa.
Lihat datanya dan ini yang paling nyesek:
Untuk 20% warga Singapura paling bawah secara pendapatan 93% kekayaan mereka berasal dari HDB dan CPF yang adalah program pemerintah.
Bukan dari kerja keras ekstra. Bukan dari investasi saham pintar. Tapi dari program yang pemerintah design khusus supaya rakyatnya kaya.
Dan semakin lo naik ke bracket pendapatan yang lebih tinggi porsi HDB dan CPF makin kecil karena mereka udah bisa bikin kekayaan sendiri. Tapi buat yang di bawah pemerintah hadir dan bikin mereka naik kelas.
Sekarang balik ke Indonesia. Dan ini yang bikin gue nggak enak hati.
Program 1 juta rumah kita fokusnya affordability supaya orang bisa beli rumah. Itu bagus. Tapi berhenti di situ.
Nggak ada design untuk capital gain. Nggak ada bunga fixed jangka panjang yang masuk akal. Nggak ada sistem upgrade yang terstruktur. Nggak ada mekanisme supaya properti bisa bayar dirinya sendiri.
Kita bikin program supaya orang punya rumah. Singapura bikin program supaya orang punya kekayaan.
Bedanya itu yang bikin rata-rata orang Singapura jadi miliarder sementara kelas menengah Indonesia makin terjepit.
Yang Leon sarankan dan ini masuk akal:
Nggak harus langsung seluruh Indonesia. Mulai dari Jakarta. Mulai dari Surabaya. Bikin program perumahan terjangkau di lokasi strategis dengan skema yang dirancang bukan cuma untuk tempat tinggal tapi untuk membangun kekayaan kelas menengah.
Kalau pemerintah mau hadir bukan cuma untuk yang paling miskin tapi untuk kelas menengah yang sering kali justru paling nggak dapat apa-apa ini bisa jadi titik balik.
Tapi selama program perumahan kita masih didesain hanya untuk charity dan bukan untuk wealth building gap antara kita dan Singapura akan terus melebar.
Dan 50 tahun lagi kita mungkin masih ngomongin hal yang sama.
"Kok Singapura bisa, kita nggak bisa?"


Indonesia
Lupa Naro retweetledi

Iran ternyata ngikutin dinamika politik domestik di Indonesia 😂
As much as you hate Jokowi, secara politik luar negeri dia enggak deket Israel.
Iran tau Wowo - Wiwi somehow ada ketegangan. Dimanfaatin lah celah ini.
Dubes Iran emang mau nampar wowok aja pake politik Jawa 🤣
Kompas.com@kompascom
"Bapak Jokowi merupakan mantan Presiden yang sangat sukses menjalankan pemerintahannya ketika beliau menjadi pemimpin bagi negara Indonesia," kata Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. Baca di: regional.kompas.com/read/2026/04/0… ~WR #Jokowi #DubesIran
Indonesia
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi

@Just_Ab1 Nabi ﷺ bersabda, "Dajjal akan datang dan berkemah di suatu tempat dekat Madinah, kemudian Madinah akan berguncang tiga kali, dan setiap orang kafir dan munafik akan keluar (dari Madinah) menuju ke arahnya." [Bukhari]
ini berarti bahwa banyak pengikut Dajjal adalah orang Saudi.
Indonesia
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi
Lupa Naro retweetledi














