Nasrun Nur

4.9K posts

Nasrun Nur banner
Nasrun Nur

Nasrun Nur

@NasrunNur

Despite everything,this too will pass. @NasrunNur

Kota Makassar, Sulawesi Selata Katılım Ocak 2010
717 Takip Edilen1.2K Takipçiler
Nasrun Nur retweetledi
Lambe Waras
Lambe Waras@abu_waras·
‼️Menggunakan potongan video pidato Jusuf Kalla yang tidak utuh lalu diolah dan dipelintir diluar konteks untuk menghasut dan mengadu domba antar umat beragama adalah KEJAHATAN yg tak bisa ditolerir, karena bisa merusak bangsa. #PenjarakanGraceNatalie
Lambe Waras tweet media
Indonesia
55
613
1.2K
8K
Nasrun Nur retweetledi
Lambe Waras
Lambe Waras@abu_waras·
Begitu fasih, dan terlatih dalam berbicara, seakan2 narasi plintiran sebelumnya yang menyudutkan dan merusak reputasi seorang JK adalah hal biasa. Luar biasa liciknya. Proses hukum adalah jalan terbaik.
Indonesia
407
581
1.4K
100.4K
Nasrun Nur retweetledi
Iran NewsReports
Iran NewsReports@IranMediaorg·
Is Donald Trump a terrorist to the world ? ○ Yes ○ No Drop your openion's 👇
Iran NewsReports tweet media
English
6.7K
1.1K
5.5K
536K
Nasrun Nur retweetledi
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Kelakuan pejabat PEMBOHONG
Indonesia
58
1.5K
3.3K
36.4K
Nasrun Nur retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
PP Darul Mukhlisin, pesantren yang jadi benteng saat bencana, menahan laju kayu-kayu yang menuju pemukiman…
Indonesia
220
7K
25K
1.8M
Nasrun Nur retweetledi
Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti@susipudjiastuti·
Terima kasih atas tulisannya Bapak 🙏🙏🙏Semoga semangat itu akan terus ada saat ini. Gotong royong bekerja membantu saudara saudara kita. Semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada saudara2 kita yg terkena bencana. Juga membukakan hati kita semua untuk membantu mereka bangkit kembali.🙏🙏🙏🙏
ET Hadi Saputra 🍉🦉🇮🇩🏴‍☠️@ethadisaputra

Saya harus akui, jantung saya berdetak kencang, ingatan saya kembali menyergap tajam saat melihat berita bencana di Sumatera pekan ini. Dulu, hampir dua dekade lalu, saya ada di sana. Bukan sebagai pengacara, melainkan penerbang sipil yang dipanggil negara, berdesakan di lambung pesawat tua. Ya, pesawat TNI AU uzur. Kami terbang gila-gilaan, hampir tidak kenal pagi, siang, atau malam. Seringkali, kami sudah harus take off dari Halim sebelum subuh. Tujuannya: Banda Aceh. Kami bawa Hercules C-130 yang sudah sepuh itu. Pesawat itu, Bapak-Ibu sekalian, adalah potret jujur bangsa ini: tua, berisik, kurang terawat, tapi untungnya sangat andal dan pekerja keras. Di dalam perutnya yang gelap, kami duduk di jaring samping. Telinga berdengung raungan Allison T56. Jika Anda mau tau, bau di dalam kabin itu adalah campuran unik: solar, minyak mesin yang bocor halus, keringat relawan yang tidak mandi tiga hari, dan aroma timpahan mi instan basi. Intensitasnya? Luar biasa. Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) mendadak menjadi terminal paling sibuk di dunia. Ada Hercules TNI, ada C-17 Amerika, ada Ilyushin dari Rusia, semua berebut slot. Air Traffic Controller (ATC) kita seperti pesulap. Semua ingin cepat, semua jadi pahlawan tanpa berharap bintang. Ironinya adalah pada sistem logistik kita. Di satu sisi, kita punya Hercules TNI yang bertempur mati-matian, mengangkut puluhan ton barang. Di sisi lain, muncul pahlawan yang datang dari sektor yang paling tidak kita duga: Maskapai Sipil. Ya, maskapai-maskapai besar seperti Lion Air dan Batavia Air ikut menyumbangkan free lift dari Jakarta. Mereka menggunakan pesawat komersial, kursi dilepas, diisi karung beras. Mereka bergerak karena kemanusiaan, mendahului banyak surat izin dan nota dinas yang mungkin masih diketik di kantor-kantor pusat. Dan pahlawan sejati di udara adalah Susi Air. @susipudjiastuti Saat pesawat-pesawat besar TNI dan asing fokus ke Banda Aceh, Meulaboh dan Simeulue masih jadi titik buta. Landasan hancur, Susi dengan dua pesawat kecil Cessna Caravan-nya mengangkut obat-obatan dan susu bayi. Susi dan crew pilot asingnya terbang nekat, masuk ke landasan perintis. Mereka adalah antitesis dari birokrasi yang kaku. Contoh nyata bagaimana rule of law itu sejenak harus tunduk pada rule of need. Kebutuhan lebih dulu, baru administrasi. Saya ingat, interaksi kami dengan crew Susi itu terasa sangat kontras. Di dekat Hercules yang penuh serdadu, mereka berdiri di samping Caravan kecil, mengenakan kaos, mengangkut sendiri kardus-kardus tanpa forklift mewah. Salah satu pilot asingnya pernah menyindir, "Saya pikir tugas saya hanya lobster, ternyata saya juga delivery harapan kemanusiaan." Tawa kami pecah. Tawa terdengar pahit tapi kejujurannya nyata hanya berharap pahala. Saat ini, kita kembali menghadapi bencana di Sumatera. Apa yang berubah? Infrastruktur mungkin lebih baik. Teknologi komunikasi pasti lebih canggih. Namun, saya khawatir, jiwa gotong royong yang non-bureaucratic itu justru semakin menipis. yang jelas saya tidak dipanggil lagi menerbangkan pesawat, mungkin pilotnya sudah banyak. Mungkin juga karena memang tak ada landasan yang bisa didaratin fix wing. Mungkin juga kita makin terbiasa menunggu instruksi pusat, menunggu dana cair, menunggu SOP selesai dicetak. Padahal, semangat yang dibutuhkan saat bencana adalah semangat Susi Air: bergerak cepat, tidak bertanya izin, dan langsung menuju titik yang paling terluka. Semangat yang harusnya diwarisi oleh setiap aparatur sipil dan militer. Sudah saatnya kita belajar dari Hercules tua dan Cessna kecil. Aset terbaik bangsa ini bukanlah pesawat baru atau regulasi yang tebal, melainkan keberanian mengambil risiko dan keikhlasan untuk bergerak tanpa menunggu tepuk tangan. Jika tidak, setiap bencana hanya akan jadi pengulangan tragedi birokrasi yang mematikan. #ethadisaputra #majalahforumkeadilan #tsunamiaceh #operasikemanusiaan #hercules #susiair #dahlaniskan #hukumdanlogistik #militersipil #bencanaindonesia

Indonesia
61
607
2.6K
249.9K
Nasrun Nur retweetledi
Nasrun Nur retweetledi
savic ali
savic ali@savicali·
Soeharto selama memimpin pake tangan tangan besi (termasuk terhadap kiai-kiai) dan menghilangkan byk nyawa rakyat sendiri. Tak layak jd pahlawan. Jika ingin memproses Soeharto sbg pahlawan Gus Ipul (Mensos) semestinya mundur dr PBNU, jika tdk ingin ya tinggal mundur dr menteri.
Indonesia
64
361
829
82.7K
Nasrun Nur retweetledi
Akbar Faizal
Akbar Faizal@akbarfaizal68·
Narasi ‘tak ada kereta api cepat di negara manapun yg untung, semuanya rugi’ sepertinya telah dan sedang disiapkan sbg jawaban atas kerugian Whoosh yg semakin membesar. Maka boleh dong kita juga berpikir bahwa sejak awal pula ada potensi skenario markup pembiayaan. Pada saat spt inilah sebenarnya mekanisme hukum seharusnya mulai bekerja. @KejaksaanRI @KPK_RI @prabowo
Indonesia
270
672
1.9K
76.8K
Nasrun Nur retweetledi
syarif hidayatullah
syarif hidayatullah@syahid_zikri·
@ridwanhr Keturunan Kera dan Babi Katakanlah, "Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dr itu disisi Allah, yaitu orang² yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka yang dijadikan kera dan babi dan menyembah thaghut?" (QS. Al-Maidah: 60)
Indonesia
1
10
130
7.3K
Nasrun Nur retweetledi
𝚋𝚕𝚊𝚗𝚔
𝚋𝚕𝚊𝚗𝚔@blank0429·
Buat yg blm tahu "Grade 12" ini = SMA kelas 3, makanya di data pilpres dia digabung dgn Orchid Park Secondary School Masalahnya jd konyol saat pathway UNIV. itu disetarakan kelas 3 SMK krn memang ga setara Poin lain, riwayat pendidikannya beda dgn yg dipakai di pilkada Solo
𝚋𝚕𝚊𝚗𝚔 tweet media𝚋𝚕𝚊𝚗𝚔 tweet media𝚋𝚕𝚊𝚗𝚔 tweet media
𝚋𝚕𝚊𝚗𝚔@blank0429

Indonesia
267
880
2.4K
1M
Nasrun Nur retweetledi
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Mereka selalu coba-coba melawan akal sehat rakyat. Ayo kita terus kompak berhadapan dg penguasa arogan.
Indonesia
653
1.7K
4.1K
63.5K