Megic driver
18K posts

Megic driver
@Natural_michin
Irhamnaa Yaa Arhamarrohimiin..










Iran mengatakan akan membuka lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz selama dua minggu. news.detik.com/internasional/…

🇮🇷 Iran terlalu kuat untuk dilawan ! Perempuan Iran : "Setelah perang, kita akan menjadi negara adidaya. Jika saya selamat, saya akan dapat melihatnya. Jika saya tidak ada di antara kalian, kalian akan melihatnya. Saya tidak masalah dengan itu."

🚨🇮🇷 IRAN IS RICH, BUT ITS PEOPLE ARE POOR Ali Sharifi-Zarchi says resources are controlled by powerful insiders. He says the regime prioritizes ideology over improving daily life. @SharifiZarchi

Presiden Prabowo Subianto di bawah tekanan Amerika Serikat pernah menolak kapal perang Iran ikut dalam The Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) di Bali pada 2025. Menurut Direktur The National Maritime Institute, Siswanto Rusdi, penolakan itu masih diingat Iran sampai saat ini. Waktu itu, kata Siswanto, Iran telah mengirimkan dua kapal perang, yang salah satunya belum lama ini ditembak dalam perang melawan Israel-Amerika Serikat. Dua kapal itu hendak masuk ke perairan Indonesia tapi ditolak. "Itu akan dicatat oleh Iran, sebagai teman kok begitu. Iran sekarang sedang menunggu, kalau lo teman gua, buktikan," kata Siswanto. Lalu apakah Indonesia perlu memperbaiki hubungan dengan Iran dan bagaimana caranya? Simak analisis Siswanto Rusdi selengkapnya dalam program TO THE POINT AJA. Eksklusif hanya di YouTube SINDOnews, Kamis, 26 Maret 2026 pukul 19.00 WIB. #SINDONews #SINDONewscom #SINDNewsbeyondheadlines #SINDONewsTV #iNewsMediaGroup



🇸🇦🇮🇱 Zionis dan Wahabi Melakukan Propaganda Konyol Dengan Target Orang Bodoh ! Grafik ini dibangun di atas kebohongan dan distorsi yang berniat jahat dari Zionis Wahabi, mengabaikan semua konteks dan fakta sebenarnya dari Iran.

Presiden Prabowo Subianto di bawah tekanan Amerika Serikat pernah menolak kapal perang Iran ikut dalam The Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) di Bali pada 2025. Menurut Direktur The National Maritime Institute, Siswanto Rusdi, penolakan itu masih diingat Iran sampai saat ini. Waktu itu, kata Siswanto, Iran telah mengirimkan dua kapal perang, yang salah satunya belum lama ini ditembak dalam perang melawan Israel-Amerika Serikat. Dua kapal itu hendak masuk ke perairan Indonesia tapi ditolak. "Itu akan dicatat oleh Iran, sebagai teman kok begitu. Iran sekarang sedang menunggu, kalau lo teman gua, buktikan," kata Siswanto. Lalu apakah Indonesia perlu memperbaiki hubungan dengan Iran dan bagaimana caranya? Simak analisis Siswanto Rusdi selengkapnya dalam program TO THE POINT AJA. Eksklusif hanya di YouTube SINDOnews, Kamis, 26 Maret 2026 pukul 19.00 WIB. #SINDONews #SINDONewscom #SINDNewsbeyondheadlines #SINDONewsTV #iNewsMediaGroup


Banyak kita menuding Israel sebagai penjajah? Siapa sebenarnya yang penjajah? Israel atau kita, Arab? Suara berbeda dari orang Kuwait, di forum resmi PBB. Pasti banyak kita yang sakit kuping mendengar suara kek begini.. Sakit, tapi perlu.

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, dilaporkan terus mendorong Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melanjutkan perang melawan Iran. Informasi ini diungkap oleh The New York Times dalam laporan yang dirilis pada 25 Maret, dengan mengutip sumber-sumber yang mendapat pengarahan dari pejabat Amerika. Menurut laporan tersebut, dalam sepekan terakhir Mohammed bin Salman beberapa kali berbicara dengan Trump dan mendesaknya agar terus melanjutkan perang sampai pemerintahan di Iran benar-benar tumbang. Ia memandang Iran sebagai ancaman jangka panjang yang tidak akan hilang selama Republik Islam masih berdiri. Selain itu, ia juga meyakini Iran tetap berpotensi menyerang Arab Saudi serta mengganggu jalur pelayaran, bahkan setelah perang berakhir. The New York Times juga menyebutkan bahwa bin Salman khawatir jika Iran menjadi negara yang gagal, dengan faksi-faksi militer yang tetap melancarkan serangan ke wilayah Saudi. Mohammed bin Salman justru mendorong agar Amerika Serikat menyerang infrastruktur energi Iran untuk melemahkan rezim. Bahkan, ia disebut-sebut mendukung pengerahan pasukan darat AS guna menguasai lokasi-lokasi energi sekaligus menjatuhkan pemerintahan Iran. Seorang pejabat senior dari kawasan Teluk mengatakan kepada The Times of Israel pekan lalu bahwa sejumlah negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan Israel dalam melakukan serangan terhadap Iran. Baca selengkapnya disini: viva.co.id/berita/dunia/1… ___ #VIVANEWS #donaldtrump #arabsaudi #iran














