viCee🌊

3.2K posts

viCee🌊 banner
viCee🌊

viCee🌊

@Nehmiaaw

Survivor of the 98 monetary crisis, the 2000 apocalypse, the 2018 earthquake, Covid-19 and WW3

close to moon Katılım Eylül 2015
3.1K Takip Edilen1.8K Takipçiler
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@Fahrihamzah bukannya kalian² yg berlomba bagi bagi jatah membabat hutan, kemarin program tanam jagung sekarang merambah ke papua..coba nonton dulu itu pesta babi
Indonesia
0
0
0
7
#AyoMoveOn2024
#AyoMoveOn2024@Fahrihamzah·
…kebun dan tambang merajalela merusak alam…bencana di mana-mana……orang kaya kendali negara dari belakang…lalu…pemerintah bertindak…mereka disita suruh ganti rugi.. jutaan hektar kembali ke negara…sekarang ekspor dikendalikan… Siapa yg marah?
Indonesia
290
54
162
25.1K
Schaa
Schaa@theultramilkkk·
apa kalimat yang cocok untuk menggambarkan orang ini ?
Schaa tweet media
Indonesia
2.9K
169
1.6K
634.4K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@unmagnetism penasaran kalau nongol ngomongin ekonomi ngerti gak yaa..
Indonesia
0
0
0
918
unmag
unmag@unmagnetism·
gibran lagi ngapain ya jam segini penasaran
Indonesia
519
469
7.7K
188.3K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@Dospemz kagak ada, gunting kuku aja impor dari cina, cangkul, celana dalam semua impor, 80 tahun merdeka cuma jadi sapi perah pejabat² yg mereka² juga smaa kokoh importir.
Indonesia
0
0
1
181
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Coba sebutkan satu barang yang dijual di pasar yang sama sekali nggak ada kandungan impornya? Bukan cuma “made in Indonesia”, tapi 100% zero impor dari hulu sampai hilir. Ada kah?
Indonesia
365
122
1.2K
236.2K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@Fahrihamzah masih percaya omongan ni orang, sebelas dua belas dengan fadli zon sabat lo itu..asbun saja
Indonesia
0
0
0
158
#AyoMoveOn2024
#AyoMoveOn2024@Fahrihamzah·
PRABOWONOMICS Vs Neoliberal: Menjawab The Economist! Dalam dua tulisan terbarunya, majalah The Economist kembali mengayunkan gada kritik klasiknya terhadap Indonesia. Melalui artikel berjudul "Indonesia, the biggest Muslim-majority country, is on a risky path" dan "Indonesia’s president is jeopardising the economy and democracy", media benteng liberalisme barat ini menyuarakan kecemasan mendalam: Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto dianggap sedang melangkah ke jalur berbahaya karena memperkuat intervensi negara, mengaburkan batas disiplin fiskal, dan mengonsolidasikan kekuatan politik. Namun, jika kita menembus kabut kecemasan tersebut, kita akan mendapati sebuah bias lama yang usang. The Economist sedang melihat Indonesia menggunakan kacamata usang cetak biru Konsensus Washington (Neoliberalisme). Mereka gagal memahami satu hal mendasar: bagi Indonesia, terus berjalan di atas rel ekonomi liberal murni bukanlah sebuah pilihan keselamatan, melainkan sebuah jaminan untuk terjebak selamanya dalam kutukan negara pendapatan menengah (Middle-Income Trap). Prabonomomics hadir bukan untuk merusak ekonomi, melainkan sebagai tesis tandingan (counter-thesis) yang berani untuk menata ulang struktur ekonomi nasional demi keadilan sosial. Kekeliruan Paradigma Pasar Bebas: Belajar dari Sejarah. Selama puluhan tahun, resep neoliberal mendikte negara-negara berkembang untuk menjadi "murid yang patuh": buka pasar selebar-lebarnya, batasi peran negara hanya sebagai wasit, privatisasi sektor publik, dan biarkan modal global mendikte arah pembangunan. Hasilnya? Indonesia terjebak menjadi eksportir bahan mentah. Kita mengalami deindustrialisasi dini, di mana kontribusi manufaktur terhadap PDB terus menyusut. Kita kaya akan nikel, tembaga, dan bauksit, namun nilai tambah terbesar dari kekayaan alam tersebut dinikmati oleh negara-negara industri maju di Barat dan Asia Timur. Pasar bebas murni, dalam realitasnya, melanggengkan ketimpangan struktural dan menciptakan apa yang disebut para ekonom sebagai commodity curse (kutukan komoditas). Ketika Presiden Prabowo memilih untuk keluar dari jebakan ini, langkah tersebut tidak lahir dari ruang hampa ideologis. Ini adalah kalkulasi pragmatis yang berakar pada konstitusi Pasal 33 UUD 1945: bahwa bumi, air, dan kekayaan alam harus dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat. Tiga Pilar Prabowonomics: Melawan Skeptisism Barat. Kritik The Economist runtuh ketika dihadapkan pada logika pembangunan jangka panjang yang diusung oleh Prabowonomics, yang bertumpu pada tiga pilar utama: 1. Investasi Manusia (SDM) Bukan Pemborosan Fiskal. The Economist cemas terhadap program-program sosial masif seperti Makan Bergizi Gratis dan perumahan rakyat, menuduhnya sebagai ancaman bagi batasan defisit anggaran 3%. Ini adalah cara pandang akuntansi jangka pendek, bukan ekonomi pembangunan. Dalam Prabowonomics, memberi makan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil adalah investasi infrastruktur manusia terpenting untuk memotong rantai stunting. Bagaimana sebuah negara bisa melompat menjadi negara maju jika angkatan kerjanya mengalami malnutrisi kronis? Belanja ini adalah restrukturisasi modal manusia (human capital) yang akan menaikkan produktivitas nasional 10 hingga 20 tahun ke depan. Disiplin fiskal tetap dijaga, namun anggaran dikelola secara ekspansif-terukur, bukan hemat defensif yang mencekik pertumbuhan.
Indonesia
554
112
324
342.1K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@tanyakanrl setiap beli laptop selalu cek posisi tombol keyboars, aaplagi asus skip dulu..tombol² nya nyaman dan posisinya jelek
Indonesia
0
0
0
28
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 siapa si yg nge desain tombol delete deket tombol power ini hah? 😭🫵🫵🫵
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
484
972
23.5K
880.9K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@Urrangawak ahhh maksudnya apaa, rakyat juga gak bakalan fotokopi klo gak di minta buat gurus apa²
Indonesia
0
0
0
6
Cakrawalá Nusantará
Cakrawalá Nusantará@Urrangawak·
Sudah e KTP tapi mau ngurus apa² masih minta foto copy, kan t0l0l ya
Cakrawalá Nusantará tweet media
Indonesia
299
312
2.1K
91.2K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@vita_AVP mungkin alat dapurnya bakalan dari plastik
Indonesia
0
0
0
3
(bukan) Nini Tulalit
(bukan) Nini Tulalit@vita_AVP·
Pemerintah mikir gak sih kalau napi masuk dapur artinya mereka bakal pegang pisau dan peralatan dapur yang bisa dijadikan senjata untuk melakukan perlawanan.
(bukan) Nini Tulalit tweet media
Indonesia
533
354
1K
58.3K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@Hidupsebagai62 sepertinya sengaja biar jadi highlights, tapi kesannya jadi norak gak sih
Indonesia
0
0
0
30
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
Ini timnya istana ngerti KTT itu apaan gak sih? Kenikahan jasnya resmi banget, Ke konferensi jasnya nganu SAKIT SMUA
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
171
307
2K
252.8K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
duit 20$ tidak ada harga dirinya nya di mata claude. mungkin harus pindah ke codex deh sepertinya.
Indonesia
0
0
0
26
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@miillkttaee Di dunia bagian tengah ini waktu 1 jam lebih cepat mbak keliatan pagi di sana di sini mah udah siang. hehehe
Indonesia
1
0
0
10
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
hari ini datang lebih pagi ke kantor vibenya seperti anak magang..
Indonesia
1
0
1
47
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@idextratime njir perpanjang subscribe cloude jadi berapa nih...resim sial
Indonesia
0
0
0
1.1K
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
🚨 BREAKING: Rupiah sempat ANJLOK hari ini ke angka TERENDAH sepanjang masa, 17.391/dollar! 😳
Extra Time Indonesia tweet media
Indonesia
142
535
2.7K
91.5K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@Naandaa27 proyek baru lagi pemerintahku ini, huhhh jadi bahan bancakan saja ini.
Indonesia
0
0
0
306
Nda ! 🧳
Nda ! 🧳@Naandaa27·
Ternyata GARONG semua 😂 ------- Jule Nyesel Kamis Negara
Nda ! 🧳 tweet media
Indonesia
293
960
1.9K
52.2K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@KangManto123 tumben melempem, ayam klo sudah dapat makan langsung diam dan tidur.
Indonesia
0
0
0
107
MANTO
MANTO@KangManto123·
HAHAHA... BATAL DEMO YA BANG?
MANTO tweet media
Filipino
659
1.1K
4.8K
267.6K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@triwul82 lahh dia yg korban malah si susahin, susah bener jadi wni mau cari keadilan aja harus di siram air keras dulu.
Indonesia
0
0
1
738
kiv z
kiv z@triwul82·
Luar biasa 'garang' Hakim Militer kita. Sama penjahat mungkin bisa tegas, tapi kenapa sama korban yang sedang sekarat pemulihan malah pakai ancaman jemput paksa? ​Fokuslah memberikan perlindungan, bukan malah menambah beban mental korban. Hukum seharusnya menjadi tempat perlindungan bagi korban, bukan instrumen untuk kembali menindas martabat mereka yang sudah jadi tumbal. Berhentilah bersikap arogan di atas penderitaan rakyat. share.google/B5rPJNtbwYnH2t…
kiv z tweet media
Indonesia
113
1.8K
3.3K
84.5K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@ardisatriawan lah ada pembela juga, kira2 apa dasar pembelaan mereka yaa, menjaga nama istitusi atau karena rajin potong rumput ama ngecet pagar.
Indonesia
0
0
0
1.2K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@KangManto123 hidup tni, gapain juga susah payah mejelekkan tni ama yg satu itu, mereka udah melakukannya sendiri, sukarela lagi.
Indonesia
0
0
0
470
MANTO
MANTO@KangManto123·
WKWKWKWK....
MANTO tweet media
Indonesia
1.3K
4.8K
18.5K
526.5K
viCee🌊
viCee🌊@Nehmiaaw·
@TirtoID maksudnya indonesi di hormati bangsa lain dari segi apa?inovasi gak ada, produk unggulan gak ada, yg ada cuma nikel ama sawit..bukan di hormati tapi di mannfatin yg ada, tambah lagi pemimpin kayak gini yg ada ancur indonesia
Indonesia
0
0
3
573