Sabitlenmiş Tweet
NetralID®️🇵🇸
51.9K posts

NetralID®️🇵🇸
@NetralID62
#StandWithPalestine 🇵🇸‼️waspada bahaya #PKI #Komunis #Atheist di #NKRI ‼️#TangkapAdiliJokowi #StopBayarPajak #sayNOlgbt
NKRI Katılım Eylül 2023
271 Takip Edilen358 Takipçiler

@Hnirankara @orbaniaa Tolong hentikan penghinaan ini
Kita semua harus menghormati ibu negara kita
Indonesia
NetralID®️🇵🇸 retweetledi
NetralID®️🇵🇸 retweetledi

ANALISIS EVOLUSI WAJAH “JOKO WIDODO” 1980-1985 DENGAN MODEL INTEGRATED CRANIOFASCIAL & FORENSIC AGE PROGRESSION ANALYSIS
Oleh Tifauzia Tyassuma
Neuroscience Behavior, Neuropolitika
Berdasarkan foto yang diakui sebagai foto Joko Widodo Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM Angkatan 1980, dengan foto ini ditempel pada lembar pendaftaran Klub Pecinta Alam FKT UGM Mapala Silvagama.
Dengan metode Integrated Craniofascial and Forensic Age Analysis maka saya membuat simulasi foto ini berdasarkan perubahan anatomi, biologi, dan morfologi yang menghasilkan proyeksi foto sebelah kanan.
Apa saja yang menyebabkan wajah seseorang berubah dalam lima tahun? Joko Widodo yang ini jika memang benar masuk UGM tahun 1980, dengan kelahiran 1961 maka usia saat itu adalah 19 tahun, secara fase biologi dari late adolescence (remaja dewasa) menuju usia 24 tahun, atau fase early adulthood (dewasa muda). Artinya dalam lima tahun masa pubertas akhir menuju fase maturase penuh hormon androgen.
Apa yang terjadi pada anatominya? Pada masa ini terjadi perubahan tulang wajah atau craniofacial remodelling, Dimana mandibula atau rahang bawah memanjang ke depan, dengan gonial angle atau sudut rahang menjadi lebih tegas. Dampak wajah akan berubah dari oval lembut menjadi lebih maskulin dan terdefinisi.
Zygoma atau tulang pipi akan sedikit lebih menonjol, midface menjadi lebih terangkat. Wajah terlihat lebih “berisi struktur”, bukan sekadar kurus.
Menton atau dagu lebih protrusive (lebih maju), lebih tegas karena pertumbuhan tulang dan jaringan lunak di area dagu.
Dalam kurun waktu lima tahun hormon testosterone meningkat dengan efek terjadi penebalan tulang wajah, dan pembesaran otot masseter (otot kunyah).
Terjadi perubahan jaringan lunak sehingga lemak subkutan di pipi berkurang, dan wajah terlihat lebih “kering” dan tegas. Ekspresi berubah dari: remaja: netral/polos menjadi dewasa: lebih “berisi makna” (confidence / kontrol emosi).
Ekspresi neurologis menunjukkan tatapan mata lebih fokus akibat otot orbicularis oculi lebih aktif.
Secara neuroscience seseorang dalam lima tahun, Prefrontal cortex berkembang signifikan, kontrol emosi & sosial meningkat.
Rambut tetap tebal akibat hormon androgen di puncak optimal
Analisis yang saya lakukan bukan satu metode tunggal, tetapi gabungan beberapa pendekatan ilmiah yang biasa dipakai dalam forensik, biologi, dan antropologi, yaitu:
1. Craniofacial Growth Analysis atau Analisis pertumbuhan tulang wajah
2. Forensic Age Progression atau Rekonstruksi wajah berdasarkan pertambahan usia.Biasanya dipakai oleh: Kepolisian atau Ahli forensic, untuk memprediksi bagaimana wajah berubah dari waktu ke waktu.
3. Biological Aging Analysis (Human Developmental Biology), kemudiah yang sangat penting 4. Morphological Facial Analysis atau Analisis bentuk dan struktur wajah), dan
5. Neurofacial Expression Analysis atau Analisis ekspresi berbasis perkembangan neurologis, mencakup Perubahan ekspresi akibat kematangan otak.
(Penjelasan lebih lengkap pada buku saya berikutnya: JOKOWI'S DARK FILE).
Dengan paparan saya di atas, maka dengan melihat kedua foto ini, anda bisa menarik simpulan, jika wajah Joko Widodo Ketika “diterima” di Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980 adalah foto yang sebelah kiri, maka ketika dia “wisuda” 5 tahun kemudian, wajah yang akan tampil di foto adalah seperti pada foto sebelah ini. Bukannya wajah entah siapa dengan kacamata, bibir tebal, dan kumis dicomot sembarangan.
-----
Sungguh, perkembangan ilmu dan teknologi Abad 21 mengakibatkan tak ada siapapun makhluk hidup bisa menyembunyikan kebohongan, melakukan rekayasa, manipulasi, apalagi dengan cara amatiran macam cara yang dilakukan Pasar Pramuka.


Indonesia
NetralID®️🇵🇸 retweetledi
NetralID®️🇵🇸 retweetledi
NetralID®️🇵🇸 retweetledi
NetralID®️🇵🇸 retweetledi

Seorang netizen di Threads curhat suaminya mengeluarkan modal Rp 2 miliar untuk membangun SPPG.
Namun sayangnya sebelum balik modal, pihaknya harus berurusan dengan pihak yayasan dan oknum TNI yang menitipkan keluarganya untuk menjadi Kepala SPPG.
Menurutnya, Kepala SPPG titipan itu masih berusia 23 tahun dan tidak pernah terlibat dalam manajemen SPPG.
Mirisnya, oknum TNI yang menitipkan keluarganya itu minta jatah Rp 500 perak tiap siswa.

Indonesia

@ImamBesar212 @IndraAngkola2 Ntar justru sama polisi yg di tangkap malah keluarga korban
Indonesia
NetralID®️🇵🇸 retweetledi
NetralID®️🇵🇸 retweetledi

Ini Keluarga Koq Bermasalah Semua
Apa Iya Kita Gak Boleh Bersuara Dengan Kenyataan Ini
Salam Akal Waras
#KasKosongRupiahGosong
#KasKosongRupiahGosong
Indonesia

@KoboiBengek @muchlis_ar fakta sejarah dari kaum babu pesek yahudi ?
🤡
Indonesia

@muchlis_ar Umat kesurupan Konoha mana mo paham fakta sejarah....? Walo pun fakta2 di sodorkan oleh seorang muslim yg pernah meliput perang di sono mrk susah terima ! Krn otak bawah sadar telah di cekokin Taqiyah sepanjang hidupnya !
Kebohongan terus2 an... Lalu dianggap kebenaran! ,😜
Indonesia

Sinai dan Lebanon Selatan
Banyak yang ngecam serangan Israel memburu Hizbullah di Lebanon Selatan, dan menganggapnya sebagai agresi dengan niat membangun greater Israel. Israel Raya.
Asumsinya: menguasai Gaza di selatan, dan Lebanon Selatan di utara.
Kecaman2 itu mengabaikan dua hal.
Pertama, pihak pengecam selalu mengabaikan fakta bahwa Israel masuk Gaza lagi karena serangan Hamas 7 Oktober.
Lalu Israel juga merengsek memburu Hizbullah karena Hizbullah mengirim rudal dulu paska kematian Khamenei.
Kedua, kecaman2 itu juga mengabaikan fakta sejarah.
Adalah fakta bahwa Israel memang sudah mundur dari Gaza tahun 2005, sebelum Gaza direbut Hamas dari Otoritas Palestina.
Sejarah yang lebih menarik adalah pengembalian Gurun Sinai ke Mesir tahun 1978.
Israel merebut Sinai setelah menang perang dengan Mesir pada 1967. Siapa yang mulai perang saat itu? Mesir.
Sinai dikembalikan ke Mesir setelah Mesir mau neken perjanjian damai. Dan itu terjadi saat Anwar Sadat jadi Presiden Mesir.
Kita tahu, setelah perjanjian damai ini Anwar Sadat ditembak mati tentaranya sendiri. Tentara yang gak mau damai.
Kasus Sinai penting untuk melihat kembali perang di Lebanon Selatan.
Lebanon Selatan faktanya memang dikuasai Hizbullah atas dukungan Iran. Dan Tentara resmi Pemerintah Lebanon maupun PBB gagal melucuti senjata dan rudal Hizbullah dan membiarkan mereka menyerang Israel.
Apakah serangan Israel ke Lebanon Selatan aksi agresi atau mempertahankan diri..
Bukti sejarahnya ada di Sinai.
~gambar peta Israel ketika masih menguasai Sinai dan setelah menyerahkannya kembali ke Mesir.

Indonesia
NetralID®️🇵🇸 retweetledi

Kecelakaan maut melibatkan iring-iringan lima truk TNI pengangkut pelajar terjadi di Jalan Hutan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (3/4/2026). Seorang ibu rumah tangga bernama Ani tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya tersenggol rombongan tersebut. Korban terjatuh ke sisi kanan jalan dan terlindas ban truk kedua yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Petugas Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Tangerang. Polisi masih mendalami unsur kelalaian dalam insiden tragis ini dengan memeriksa saksi-saksi. Suasana duka pecah saat suami korban tiba di lokasi dan menangis histeris melihat istrinya terbujur kaku.
Simak berita selengkapnya di BeritaSatu.com, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #Kalideres #TrukTNI #KecelakaanTrukTNIKalideres
Indonesia
NetralID®️🇵🇸 retweetledi

“Karni Ilyas dan Aiman Witjaksono diperiksa polisi sebagai saksi dalam kasus dugaan penyebaran isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo.”
Yang jadi pertanyaan sekarang bukan lagi siapa yang diperiksa…
tapi kenapa masalah ini jadi ke mana-mana?
Dari isu ijazah → ke laporan polisi
Dari diskusi publik → ke pemeriksaan jurnalis
Padahal kalau memang semuanya jelas, harusnya ini perkara paling sederhana di dunia:
Tunjukkan saja ijazah aslinya. Selesai.
Gak perlu melebar.
Gak perlu tarik sana-sini.
Gak perlu sampai jurnalis ikut diperiksa.
Semakin diputar ke mana-mana, justru publik makin bertanya-tanya:
sebenarnya ini mau diluruskan… atau malah ditutupi?
Ini bukan soal benci atau dukung.
Ini soal logika sederhana yang semua orang paham.
Kalau memang ada dan sah, kenapa tidak ditunjukkan secara terbuka dan tuntas?
Kenapa harus berujung pada proses hukum terhadap yang membahas?
Negara ini butuh kejelasan, bukan drama berkepanjangan.
Butuh transparansi, bukan eskalasi.
Karena semakin jauh kasus ini dibawa,
yang rusak bukan cuma kepercayaan publik… tapi juga akal sehat kita bersama. @jokowi @prabowo @ListyoSigitP

Indonesia
NetralID®️🇵🇸 retweetledi

Kasih tau kekuatan netizen
Guys, lu pada tau gak ini kejadian bener-bener bikin miris…
Seorang ibu meninggal dunia setelah terserempet iring-iringan truk TNI di jalan.
Dari kesaksian warga di lokasi, kronologinya cukup jelas dan bikin geleng kepala.
Awalnya korban lagi naik motor seperti biasa.
Tiba-tiba dari belakang ada iring-iringan truk tentara (sekitar 3 sampai 5 unit) yang melaju cukup cepat sambil klakson terus.
Korban sudah berusaha minggir ke pinggir jalan, bahkan saksi bilang posisi mereka sudah ngalah.
Tapi masalahnya, iring-iringan ini seperti lagi ngebut atau ngejar kendaraan di depan.
Salah satu truk akhirnya nyenggol motor korban dari samping/belakang, bukan sekadar mepet tapi sampai bikin korban jatuh.
Begitu jatuh:
Korban langsung terpental dan nyungsep di jalan
Posisinya masih dekat motor
Kondisinya langsung mengenaskan di tempat
Saksi yang juga ikut jatuh bilang kalau kejadian itu cepat banget mereka udah minggir tapi tetap kena.
Yang bikin makin nyesek:
- Ini bukan satu kendaraan, tapi iring-iringan besar (beberapa truk sekaligus)
- Korban itu cuma pengendara biasa yang udah berusaha ngalah
- Tapi tetap jadi korban karena situasi di jalan yang nggak terkendali
Kalau ditarik garis besar:
Ada iring-iringan kendaraan besar (militer)
Jalan dipakai dengan kecepatan tinggi
Pengendara sipil sudah mengalah
Tapi tetap terjadi senggolan fatal
Dan sampe sekarang belum ada kejelasan kasusnya gimana
media juga kagak ada yang beritain
cuma liputan 6 doang nih yang angkat

Indonesia

@GamawanMaskar Gak papa bang
Gw yg bilang
@NataliusPigai2 = kunyuk bego
Indonesia

@NetralID62 Hihihihihihi...
Aku ga bilang gitu lo yaAa....
Kang baso lewat ntar...
Teng teng teng
Indonesia

Indonesia punya mentri HAM, yang katanya sudah paham HAM sejak dia berumur 5 tahun.
Kemarin dia mengutuk serangan balasan Iran sudah melanggar HAM.
Anehnya dia tidak pernah sekalipun memberikan komentar tentang israel dan amerika yang sudah ratusan kali melanggar ham, apalagi mengutuk nya.
Bagaimana pendapat kamu...?

Indonesia
NetralID®️🇵🇸 retweetledi

















