nobilusprme
6.9K posts



@SumandoGaek pak yusril bilang klo negara ini diserang USA ga nyampe 4 hari udah keokm udh fokusin itu aja ya yang jadi job desk kalian.
Indonesia

@textfromalter yuk, cari temen yg suka ngobrol juga nihm hit me up
Indonesia

@archeerl gen kepandaian bapak tidak menurun ke anak. brarti tolol ya karena turunan ibunya
Indonesia
nobilusprme retweetledi

orang se soft spoken, humble, dan penuh rispek seperti bang windah sampe ikut berkomentar !!
Berati sudah sangat meresahkan itu pidato.
#presiden #windahbasudara
Indonesia
nobilusprme retweetledi

guys lu pada tau gk
ini berita paling lawak sih hari ini
ada cerita pembangunan jembatan di Karanganyar hasil gotong royong gabungan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Harusnya kabar bagus dong.
Tapi yang bikin warga geleng-geleng justru pas momen peresmiannya.
Katanya warga sampai nyeletuk:
“ini biaya bangun jembatannya jangan-jangan lebih murah daripada biaya seremoni peresmiannya.”
Karena peresmiannya disebut ramai banget:
ada potong pita, acara formal, penyambutan, konsumsi, perlengkapan acara, sampai urusan akomodasi tamu.
Belum lagi kalau yang datang banyak pejabat atau rombongan:
transportasi, pengamanan, dokumentasi, konsumsi, dan kebutuhan teknis lainnya.
Dan ini yang sering bikin rakyat sensitif.
Bukan karena gak mau ada apresiasi.
Tapi kadang yang dibutuhkan warga itu jembatannya berfungsi dengan baik… selesai.
Bukan seremoni berlebihan yang kesannya lebih mahal dari manfaat simboliknya.
Rakyat tuh simpel:
jalannya bagus → senang
jembatan jadi → senang
akses lancar → senang
Yang bikin kesel itu kalau substansi kecil, pencitraan besar.
Kalau memang proyeknya untuk rakyat, fokusnya harus di hasil yang benar-benar dipakai warga tiap hari.
Bukan bikin acara megah cuma buat foto lalu upload caption “demi masyarakat.”
Warga sekarang makin kritis.
Mereka bisa bedain mana pembangunan beneran, mana yang terlalu sibuk sama seremoni.



Indonesia


























