Muhammad Taufik 🇮🇩🇮🇩🇯🇴🇯🇴

3K posts

Muhammad Taufik 🇮🇩🇮🇩🇯🇴🇯🇴

Muhammad Taufik 🇮🇩🇮🇩🇯🇴🇯🇴

@OpieOcean

Balikpapan, Kalimantan Timur Katılım Eylül 2010
121 Takip Edilen35 Takipçiler
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Rapor Pemanasan Menuju 2024: Ganjar Paling Oke, Prabowo Too Old, dan Anies Salah Tempat Ibarat mobil, mesin menuju Pilpres 2024 tampak semakin menghangat melibatkan persaingan kandidat Capres 2024, meski tampaknya masih terlalu dini. Dalam acara Rakernas Apeksi 2023 Makassar tentang Visi-Misi Kandidat Capres Membawa Indonesia 2024, ketiga nama terkuat pada berbagai lembaga survei untuk Pilpres 2024 diundang buat berbicara, guna mendapat penilaian awal dari masyarakat terhadap ketiga kandidat itu. Hasilnya, seperti yang saya ikuti dari berbagai pemberitaan, sosok Prabowo Subianto dianggap sudah terlalu tua buat maju pada Pilpres 2024 nanti. Tidak ada visi dan misi yang segar untuk membawa negeri ini maju, bahkan sekadar melanjutkan program Jokowi saja akan susahnya bukan main. Lihat saja ketika diminta mendeskripsikan sosok Ganjar dan Anies, eh Prabowo malah menyebut jabatan Ganjar (Gubernur) dan gelar akademik Anies (Profesor). Ada benarnya sih, tapi nggak seperti yang diharapkan oleh pendengar atau pemirsa. Untung saja deskripsi nama yang terakhir nggak dibilang "kadrun" atau "tukang ngoceh" atau "ngibul", yang tampaknya ada benarnya juga, meskipun akan langsung bikin ngamuk seluruh gerbong koalisi dan pendukung eks Mendikbud pecatan itu. Bagaimana dengan Anies? Ah, yang ini lebih parah, karena malah beretorika dan membahas hal-hal terkait Jakarta, yang menjadi seperti panggung kusam dan roboh di sana-sini, tapi masih dipakai sebagai bahan jualan Anies. Kalau Anies nekat terus menjual Jakarta sebagai materi kampanye, lihat saja ke depan dia akan semakin ditertawakan, juga ditinggalkan, karena nyaris tidak ada prestasi hebat yang bisa mengarah ke Jakarta yang lebih baik. Jadi kesimpulan saya akan performa Anies dalam acara itu ... orang yang salah tempat, atau bisa dibilang acara itu menghadirkan orang yang salah, dengan penjelasan yang mbuletnya nggak karuan! Satu-satunya kandidat yang menampilkan performa apik ya cuma Ganjar. Pembawaan santai, kalem, tapi pemaparan lugas dan mudah dipahami. Gubernur Jawa Tengah itu terlihat tidak sekadar menjual atau menyebutkan program Jokowi (kayak pemaparan Prabowo), tapi memberi gambaran apa yang akan dia lakukan kalau menjadi RI-1 kelak. Meskipun acara semacam ini cukup bagus, tapi bagi saya tampak agak prematur. Apalagi menghadirkan Anies, yang sekali lagi tampak seperti salah mengundang orang sehingga terkesan membuang waktu saja. Mendingan mengundang Cak Lontong, yang bisa menghibur dengan materi stand-up comedy yang lebih berisi daripada ocehan Anies. Jadi bagaimana ... masih ada yang nekat mengusung Prabowo, kayak Bang Permadi Arya atau Budi Arie, atau mengusung Anies, kayak Bang Surya Paloh dan komplotannya? Mendingan menyeberang ke Ganjar Pranowo saja ...!
KakekHalal tweet media
Indonesia
690
160
783
85.5K
VivaCoid
VivaCoid@VIVAcoid·
Masalah korupsi merupakan hal utama yang akan dibereskan Ganjar Pranowo jika nantinya dia terpilih menjadi Presiden 2024 mendatang. Gubernur Jateng itu mengaku akan membentuk pemerintahan yang bersih dengan menyelesaikan masalah korupsi di Indonesia. buff.ly/3NR3zqd
VivaCoid tweet media
Indonesia
3.6K
218
2K
736.6K
Muhammad Taufik 🇮🇩🇮🇩🇯🇴🇯🇴
@TsamaraDKI Mba yg pintar, ngapain renovasi verifikasi FIFA aja belum! Yg nentuin standar tidaknya siapa?? Klo misalnya nih, diverifikasi FIFA terlebih dahulu ternyata lolos verifikasi gimana? Dana buat renovasi apa gak sia2 nantinya. Susah klo org politik ngomong olahraga
Indonesia
0
0
0
6
Tsamara Amany
Tsamara Amany@TsamaraDKI·
Renovasi JIS itu kan niatnya agar stadium tersebut memenuhi standar FIFA dan bisa dipakai untuk Piala Dunia U-17. Sama seperti stadion-stadion lainnya yg akan diajukan sbg venue. Seharusnya kita mendukung. Jangan dikaitkan dengan politik 2024.
Indonesia
2K
227
2.4K
726.6K
Dede Budhyarto
Dede Budhyarto@kangdede78·
Haji Furoda Haji yg tdk lewat jatah kuota haji. Yang dimaksud haji furoda atau disebut juga haji mujamalah adalah haji yg visanya diperoleh dari undangan pemerintah Arab Saudi, siapa saja bisa dgn BIAYA TINGGI. Travel Haji rerata mematok Biaya: $24.000 atau setara dgn Rp360 jutaan (fasilitas lengkap) Trus pendukung mantan Gubernur terburuk sepanjang sejarah DKI @aniesbaswedan memframing seolah-olah diundang pemerintah Kerajaan Arab Saudi scr resmi.😀 …dan jalan ninja-nya edit foto Orowodolll….😀😂 Asli Palsu
Dede Budhyarto tweet mediaDede Budhyarto tweet media
Indonesia
419
524
2.3K
697.2K
Muhammad Taufik 🇮🇩🇮🇩🇯🇴🇯🇴 retweetledi
Lambe Waras
Lambe Waras@abu_waras·
Salahnya Dimana Kalau Rakyat Melakukan Gerakan People Power? Tidak Salah = Retwit 🔄 Salah Dong = Like 💙
Lambe Waras tweet media
Indonesia
147
3.4K
720
120.1K
𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾
“𝗕𝗶𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗣𝗶𝗻𝘁𝗮𝗿, 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗣𝗶𝗻𝘁𝗮𝗿 𝗕𝗶𝗰𝗮𝗿𝗮 ?”. Bicara data dan angka-angka pembangunan jalan masa kepemimpinan Jokowi dan SBY belakangan dijadikan “achievement war” oleh masing-masing pendukungnya. Bahkan tak tanggung-tanggung, kubu Jokowi sampai menurunkan M.Zainul Majdi, “Ulama Plat Merah” andalannya untuk menjawab kritikan atas adu data tersebut. Adu data ini jadi semakin menarik ketika akhirnya media CNBC pun ikut menghimpun data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tentang perbandingan pembangunan jalan di era Jokowi dan SBY. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), total panjang jalan pada era pemerintah Jokowi sejak 2014 sampai dengan 2020, hanya mengalami penambahan sepanjang 30.613 kilometer (km) atau 5,91% dari 517.713 km pada 2014 menjadi 548.366 km pada 2020. Sedangkan pada masa pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2004-2014, total panjang jalan bertambah 144.825 km atau 38,83% dari total panjang nasional 372.928 km pada 2004 menjadi 517.753 km pada 2014. Kesimpulan Total Panjang Jalan : Era Jokowi : 30.613 km Era SBY : 144.825 km —————— Di masa Jokowi total panjang jalan negara bertambah 592 km dari 46.432 km menjadi 47.024 km. Sedang di masa SBY selama 1 dekade, jalan negara tercatat bertambah 11.804 km, dari 34.628 km pada 2004 menjadi 46.432 km. Kesimpulan Panjang Jalan Negara : Era Jokowi : 592 km Era SBY : 11.804 km ———————— Di masa Jokowi total panjang jalan provinsi bertambah 1.317 km menjadi 54.845 km pada 2020 dari total panjang jalan 53.528 km pada 2014. Sedang di masa SBY total panjang jalan provinsi bertambah 13.403 km menjadi 53.528 km dari sebelumnya 40.125 km pada 2004. Kesimpulan Panjang Jalan Propinsi : Era Jokowi : 1.317 km Era SBY : 13.403 km ————————- Di masa Jokowi penambahan jalan kabupaten/kota dari 417.793 km menjadi 446.497 atau bertambah 28.794 km. Sedangkan di masa SBY jalan kabupaten/kota bertambah sepanjang 119.618 km menjadi 417.793 km dari 298.175 pada 2004. Kesimpulan Panjang Jalan Kab/Kota : Era Jokowi : 28.794 km Era SBY : 119.618 km ———————- Yang uniknya, Zainul Majdi atau TGB mengangkat data pembangunan jalan desa dimasa pemerintahan Jokowi dan mengusung isue tentang penguatan ekonomi ditingkat desa. Masyarakat dapat memahami maksud dan tujuan TGB adalah ingin agar era Jokowi pembangunan infrastruktur jalan dinilai lebih berpihak pada penguatan ekonomi kerakyatan ditingkat desa. Namun sayangnya, entah Zainul Majdi lupa atau disengaja, tapi mengingat posisinya sebagai mantan Gubernur Kepala Daerah Provinsi seharusnya ia ingat dan paham betul tentang amanat yang tuangkan dalam UU Otonomi Daerah. Karena pada dasarnya kebijakan otonomi daerah dilakukan dengan mendesentralisisaikan kewenangan yang sebelumnya tersentralisasi oleh pemerintah pusat. Sehingga pembangunan infrastruktur desa sebenarnya adalah kewenangan dan kewajiban pemerintah daerah kota/kabupaten. Okey lah, namanya politisi pro pemerintah pusat, bisa dimaklumi juga jika pada setiap kesempatan TGB berusaha untuk menyampaikan data capaian yang mengangkat prestasi pemerintah Jokowi yg didukungnya, tapi yang juga tak boleh dilupakan adalah posisinya sebagai ulama juga mengikat TGB untuk jujur menyampaikan kebenaran kepada umat, apalagi jika mengawalinya dengan Nama Allah. Sebagaimana Hadits, “Katakanlah yang benar meskipun itu pahit (berat untuk dikatakan).” (HR. Ibnu Hibban).
Indonesia
400
575
1.1K
160.2K
Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul@ruhutsitompul·
Karena itu dari dulu tegas Aku katakan 👺kadrun pe’ak ga’benar kerjaannya bohong melulu eh nggak ada malunya karena telmi telat mikir, eh nyuruh Rakyat Indonesia ter❤️Cinta melihat rekam jejaknya ya jeblok MERDEKA🤟👍🙏🇮🇩
Ruhut Sitompul tweet media
Indonesia
533
52
270
40.7K
Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo@ganjarpranowo·
Karena semua mesti menjaga integritas. Bukan cuma ASN maupun pejabat pemerintahan. Tapi seluruh lapisan masyarakat. Apalagi para cerdik pandai negeri ini. Kita ini kan sedang berjuang memberantas korupsi. Yang namanya berjuang ya harus bareng-bareng. Gimana bro, ok?
Indonesia
174
159
911
93.4K
Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo@ganjarpranowo·
Pagi ini di Pantai Losari, Makassar, mewakili teman-teman jajaran Pemprov Jateng menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri. Alhamdulillah Jawa Tengah tahun ini dinobatkan sebagai Provinsi Berkinerja Terbaik Nasional. Penghargaan ini adalah buah kerja keras teman-teman saya di Pemprov dan tentu saja berkat dukungan seluruh masyarakat Jawa Tengah. Semoga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki diri meningkatkan pelayanan kepada rakyat.
Ganjar Pranowo tweet media
Indonesia
2.8K
842
7.1K
3.8M
Jhon Sitorus
Jhon Sitorus@JhonSitorus_18·
✅️ Tidak memiliki catatan HITAM ✅️ Bukan bagian dari kelompok RADIKAL ✅️ Anti POLITIK IDENTITAS ✅️ Merakyat ✅️ Anak Kandung Rakyat ✅️ Blusukan bukan saat kampanye saja ✅️ Nasionalis sejati Saya tak punya BEBAN mendukung Ganjar Pranowo
Jhon Sitorus tweet media
Indonesia
724
123
810
152.5K
ferizandra
ferizandra@ferizandra·
Apa yang bisa diharapkan dari kepala daerah yang warganya kebanjiran selama berbulan2, tapi dia malah asyik sendiri wara-wiri keliling Indonesia demi ambisi jadi RI-1...?!?! Btw, sorry dicuekin warga Sumatera... 😅
ferizandra tweet mediaferizandra tweet media
Indonesia
190
706
2.2K
173.5K
Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo@ganjarpranowo·
Alhamdulillah perbaikan yang kita lakukan ini membawa berkah bagi panjenengan semua. Tapi saya harap kita semua tetap istiqomah dengan cara ini agar pelayanan dan penjagaan kita tetap optimal.
Indonesia
85
64
836
93.3K
Joko Widodo
Joko Widodo@jokowi·
Kawasan Ibu Kota Nusantara akan memiliki pusat latihan untuk mendukung persepakbolaan Indonesia. Di IKN akan dibangun setidaknya delapan lapangan sepak bola dan diharapkan selesai dalam satu tahun. Pembangunan lapangan sepak bola di IKN akan dibiayai FIFA.
Joko Widodo tweet media
Indonesia
961
651
7.3K
1.2M