Bima

3.3K posts

Bima banner
Bima

Bima

@Oxbims

Ph.D wannabe

Katılım Eylül 2024
219 Takip Edilen893 Takipçiler
Bima retweetledi
Time Capsule Tales
Time Capsule Tales@timecaptales·
Rick Astley & the Foo Fighters perform "Never Gonna Give You Up" in the style of "Smells Like Teen Spirit", after Dave Grohl spotted Rick on the side of the stage and just pulled him up to do the song
English
247
4.1K
25K
1.2M
Bima
Bima@Oxbims·
@angga_fzn Mojacko, Seandainya Sahabatku Dari Luar Angkasa
Indonesia
2
0
3
317
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Lagu anime terbaik apa gaes? One Piece - Shining Ray Naruto - Haruka Kanata Digimon - Butterfly
Indonesia
141
2
79
12.2K
Bima
Bima@Oxbims·
@viztur Sōsuke Aizen. He planned five moves ahead, betrayed everyone with perfect posture, and stopped a theme song with one finger. When the villain explains the plot better than the narrator, that’s not just aura, that’s administrative control of reality. 😌
Bima tweet media
English
0
0
1
39
viz
viz@viztur·
Which anime villian has the most hardest aura in whole anime fandoms?
viz tweet media
English
4
1
12
812
Bima
Bima@Oxbims·
Bahkan di banyak negara Barat, ciuman di ruang publik tetap dibatasi. Afeksi singkat dianggap wajar, tetapi ciuman berlebihan seperti ciuman brutal atau bernuansa seksual bisa masuk kategori public indecency, terutama bila mengganggu orang sekitar. Artinya, ruang publik bukan tempat ekspresi tanpa batas, kebebasan tetap berhenti ketika kenyamanan bersama mulai terusik.
Indonesia
0
0
0
243
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 Gw orangnya lumayan open minded but gw gak setuju sama opini akun ini “I mean, lo pikir lo tinggal di mana? Semua orang bakal santai aja lihat begituan di depan umum gitu??? 🙄
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
183
47
1.2K
105.9K
Bima
Bima@Oxbims·
@piokharisma Kalau memang punya bekingan kuat juga silahkan diambil. Karena bila tidak bukan hanya kejadian seperti Amsal, tapi yang paling sering ya keterlambatan pembayaran.
Indonesia
0
0
0
545
Bima
Bima@Oxbims·
@ekraf_ri Pernyataan ini mengakui jasa kreatif kompleks dan pedoman belum tuntas, namun proses hukum sudah berjalan. Ironinya, ketidakjelasan standar diakui setelah perkara muncul. Jika acuannya belum solid, yang diproses sebenarnya apa: pelanggaran, atau sekadar perbedaan tafsir?
Indonesia
0
0
5
915
Bima
Bima@Oxbims·
@tempodotco Cuma jendral-jendral hebat yang bisa berfoto berdampingan dengan kaisar jepang.
Bima tweet media
Indonesia
1
0
0
431
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo Bertemu Kaisar Jepang Naruhito di Istana Tokyo
tempo.co tweet media
Indonesia
139
26
294
28.4K
Bima
Bima@Oxbims·
Argumen “anak-anak bisa melihat” berangkat dari perkembangan kognitif: pada fase awal, anak meniru sebelum memahami konteks. Di beberapa negara, ciuman publik dianggap biasa karena dibentuk oleh kebiasaan sosial dan edukasi sejak dini. Menganggapnya universal keliru; penerimaan berbeda karena konteks sosialnya berbeda. Jadi sebelum menyederhanakan persoalan, mungkin yang perlu diperluas bukan ruang publiknya, melainkan sudut pandangnya.
Maria Magdalena 🌻@toketriot

“Kalo dilihat anak-anak gimana?” Pertama, kita perlu membedakan secara tegas bahwa afeksi bukanlah seksualitas eksplisit. Ciuman adalah ekspresi kedekatan, bukan tindakan seksual yang melibatkan eksploitasi atau paksaan.

Indonesia
0
0
0
46
Bima
Bima@Oxbims·
@cinephileintern Harusnya Kuch Kuch Hota Hai, tapi karena tiket sold out di 4-5 studio jadinya nonton Titanic.
Indonesia
0
0
0
263
Bima
Bima@Oxbims·
@tang__kira Ah saya sempat mikir Eun-young bakal jadinya sama Son Jong-won.
Indonesia
0
0
0
2.2K
Bima
Bima@Oxbims·
Perbandingan ini keliru. Protes ciuman di ruang publik soal norma ruang bersama, bukan pembenaran kejahatan. Kekerasan seksual adalah tindak pidana; respons publik bergantung proses hukum & bukti. Menyamakan keduanya bukan kritik sosial, itu sekadar menunjukkan standar berpikir yang kurang konsisten.
Indonesia
0
0
0
186
SERIE A LAWAS
SERIE A LAWAS@SerieA_Lawas·
Ada yang masih ingat dengan logo klub ini? Siapa pemain yang paling kalian suka dari klub ini?
SERIE A LAWAS tweet media
Indonesia
197
4
44
14.5K
Bima
Bima@Oxbims·
@yappingfess Sudah benar. Di lain waktu kalau ada teman yang memberikan anda jam Richard Mille seharga 2 M juga harus dibuang dengan logika serupa, karena berarti teman anda ngatain anda lelet dan tidak tepat waktu.
Indonesia
0
1
3
1.2K
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
Salah nggk sih sender cut off temen sender yang hadiahin deodorant? maksudnya scra nggk lngsg dia ngatain ketek sender bau gitu hah? emng sih sender nggk pernah pke deodorant, soalnya menurut sender ketek sender nggk bau. Jadi deodorantnya sender buang yap!
Indonesia
2.4K
68
2.7K
1.2M
Some Recom
Some Recom@somexrecom·
RESPECT PAK POL🔥🔥
HT
102
222
1.7K
32.4K
Bima
Bima@Oxbims·
@Kinanty0 @BukuDiponegoro Tanpa mengurangi rasa hormat ke Pram, saya juga berpikir seperti ini saat membaca judulnya. 😶
Indonesia
0
0
0
35
Toko Buku Diponegoro
Toko Buku Diponegoro@BukuDiponegoro·
Ini karya Pramoedya yg mana ya?ada yang tau
Toko Buku Diponegoro tweet media
Indonesia
14
34
488
15K
Bima
Bima@Oxbims·
Pernyataan Puang Amran menegaskan posisi strategis sawit, namun membandingkannya dengan penutupan Selat Hormuz kurang sepadan. Indonesia memang dominan, tapi menghentikan ekspor juga berisiko pada petani, devisa, dan stabilitas dalam negeri. Retorikanya kuat, realitasnya lebih kompleks.
Indonesia
0
0
1
554
Never
Never@neVerAl0nely___·
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, nyinggung soal penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Dirinya bilang, Indonesia bisa kasih dampak yang lebih besar dibanding penutupan Selat Hormuz, yakni dengan tutup ekspor minyak sawit ke pasar dunia. Amran nyebut, jika hal tersebut dilakukan Indonesia, dunia akan kiamat. Pasalnya, ia klaim kalau Indonesia merupakan penguasa pangsa pasar minyak sawit dunia.
Indonesia
910
131
444
131.2K
Bima
Bima@Oxbims·
Ekspresi afeksi di ruang publik memang tak melukai siapa pun. Namun ruang publik juga tempat berbagi kenyamanan beragam nilai. Kebebasan berekspresi idealnya berjalan berdampingan dengan sensitivitas sosial, bukan tunduk pada moral tertentu, tapi juga tak mengabaikan konteks bersama.
Indonesia
0
0
0
76